Lita Indriani

Lita Indriani

KALDERANEWS - Ramadhan di tengah pandemi Covid-19 untuk kali kedua tak melunturkan semangat berbagi dan peduli kepada sesama. Hal tersebut yang dilakukan PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk (“WOM Finance”) dengan menggelar kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR) dengan membagikan Bingkisan Ramadhan di 16 (enam belas) kota.

Lewat program bertema  “Bulan Ramadhan untuk Meningkatkan Keimanan dan Ketakwaan”, WOM Finance Kantor Cabang Betung membagikan bingkisan yang terdiri dari kue kering, mie instant, gula, minyak sayur, teh, tepung dan sirup kepada para janda dan kaum dhuafa yang berada di sekitar kantor cabang. 

Bingkisan Ramadhan ini diserahkan langsung oleh Agus Siswanto, Branch Head WOM Finance Kantor Cabang Betung dan dihadiri oleh beberapa perwakilan karyawan WOM Finance di Kantor Kelurahan Pangkalan Balai, Kecamatan Banyuasin III, Banyuasin, Sumatera Selatan. Karena masih dalam pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), maka kegiatan ini menerapkan protokol kesehatan yang ketat tanpa melibatkan kerumunan massa.

 Agus mengatakan bahwa kegiatan CSR pembagian paket Bingkisan Ramadhan ini merupakan kegiatan lanjutan dari program CSR WOM Finance yang ditujukan untuk membantu mengurangi dampak sosial ekonomi pandemi COVID-19 khususnya bagi masyarakat marginal.

 “Secara bersamaan kita juga telah memasuki Bulan Suci Ramadhan, semoga kegiatan CSR ini juga dapat membantu meringankan kebutuhan pangan warga masyarakat selama menjalankan ibadah puasa, menjadi amal ibadah bagi kami serta  membawa keberkahan bagi seluruh keluarga besar WOM Finance” sambungnya.

Lebih lanjut Agus menjelaskan bahwa kegiatan CSR ini menunjukkan bahwa perusahaan ini bukan hanya bicara soal profit belaka. “WOM Finance hadir di tengah masyarakat bukan hanya dilihat dari banyaknya profit yang didapatkan perusahaan, tapi juga dilihat dari rasa bersyukur atas hasil yang didapatkan selama ini dan ingin berbagi lebih banyak lagi,” pungkasnya.

KALDERANEWS - Tidak hanya kondang  perempuan inspiratif, ketua TP PKK Kabupaten Musi Banyuasin Hj Thia Yufada Dodi Reza juga dikenal sebagai  perempuan yang sangat agamis. Thia membuat masyarakat Muba bisa  pengajian rutin satu kali sepekan melalui Pengajian An-Nurdin Serasan Sekate. Ini  menjadi agenda rutin Ketua TP PKK Kabupaten Muba Hj Thia Yufada bersama ibu-ibu pengajian Muba.
 
"Pelaksanaan pengajian yang kita laksanakan ini tetap mengedepankan protokol kesehatan. Memasuki 10 Ramadhan terakhir semoga kita selalu mendapatkan kesehatan,"ucap Thia Yufada yang juga Ketua Pengajian An-Nurdin Serasan Sekate Kabupaten Musi Banyuasin saat acara pengajian berlangsung, Selasa (4/5/2021) di Pendopoan Griya Bumi Serasan Sekate Sekayu.
 
Lanjutnya, dia berharap minggu-minggu terakhir puasa dapat tetap Istiqomah dan dapat dipertemukan lagi pada bulan puasa di tahun berikutnya.  "Semoga pandemi COVID-19 ini segera berakhir, sehingga tidak ada lagi rasa khawatir saat melakukan perkumpulan bersama dengan ibu-ibu pengajian,"harapnya. 
 
Kali ini, ceramah agama oleh Drs H Thamrin Nawawi M Pd I yang pada kesempatan ini memberikan tausiyah tentang zakat fitrah, merupakan zakat yang dikeluarkan sesuai dengan jumlah anggota keluarga. Hukum mengeluarkan zakat fitrah adalah wajib bagi setiap muslim baik yang masih kecil ataupun dewasa. Zakat fitrah dilakukan di bulan ramadhan sebagai upaya menyucikan diri dari perbuatan dan ucapan yang tidak berguna. Sehingga, ketika hari raya Idhul Fitri tiba, umat muslim dapat kembali suci atau fitrah.
 
Zakat memiliki manfaat yang sangat berguna bagi kehidupan dunia maupun akhirat, yaitu sebagai bentuk membersihkan harta dari yang bukan haknya kita. Dengan melakukan zakat kita juga telah menolong kepada sesama umat Islam dengan memberikan sebagian harta kita, agar para penerima zakat dapat menjalankan ibadah dengan baik tanpa perlu kesulitan lagi.
 
"Dengan melaksanakan zakat, maka kita telah menggugurkan kewajiban yang merupakan bagian dari rukun islam tersebut. Selain itu, kita juga telah berupaya untuk berbagi rezeki kepada orang-orang yang membutuhkan. Semoga Allah menerima amalan zakat fitrah kita di tahun ini,"tandasnya.

KALDERANEWS - Gubernur Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) H. Herman Deru  menghadiri rapat paripurna Istimewa XXVIII (28), dengan agenda penyampaian Rekomendasi DPRD Provinsi Sumsel terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban Gubernur Sumsel Tahun Anggaran 2020 .  Rapat Paripurna DPRD Provinsi Sumsel Senin (3/5) dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Provinsi Sumsel Hj. RA. Anita Noeringhati, SH, MH. 

Dalam kata sambutannya, Gubernur Provinsi Sumsel H. Herman Deru menuturkan, pada tanggal 13 April sampai dengan 23 April 2021, sesuai dengan jadwal kegiatan telah dilaksanakan rapat-rapat pembahasan dan Penelitian Pansus-Pansus dengan Organisasi Perangkat Daerah terkait terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban Gubernur Sumsel  Tahun Anggaran 2020. 

“Pada pembahasan dan penelitian tersebut melalui rapat Pansus-Pansus DPRD Provinsi Sumatera Selatan telah banyak masukan-masukan pelaksanaan yang kami terima terhadap program dan kegiatan serta kinerja Organisasi Perangkat Daerah yang pada akhirnya telah dapat diperoleh catatan-catatan kinerja dibidang Pemerintahan, Perekonomian dan Keuangan, Bidang Pembangunan dan Bidang Kesejahteraan Rakyat,” tuturnya.

Herman Deru  menambahkan,  keberhasilan program yang telah dicapai dengan baik pada laporan pembahasan dan penelitian oleh Pansus-Pansus DPRD Sumsel. Pemprov Sumsel menyampaikan apresiasi yang tinggi dan kedepan akan lebih ditingkatkan. “Selanjutnya terhadap program dan kegiatan yang masih merupakan catatan atas rekomendasi yang disampaikan oleh Pansus-Pansus DPRD Provinsi Sumatera Selatan yang masih memerlukan penyempurnaan di bidang administrasi dan pelaksanaan kegiatan,  akan menjadi perhatian Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dan akan ditindaklanjuti penyempurnaannya sesuai target pembangunan yang telah ditetapkan,” tandasnya.

KALDERANEWS - Meski angka penderita COVID-19 di Sumsel secara umum meningkat drastis mencapai angka 65 persen, namun penanganan dan identifikasi penderita COVID-19 di Kabupaten Musi Banyuasin dapat berjalan baik.  Hal ini pula diperkuat dengan pengetatan larangan pulang kampung serta Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) oleh Bupati Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA. 
 
"Memang bulan Ramadan dan Idul Fitri ada tradisi pulang ke kampung untuk berkumpul dengan keluaraga. Namun, dengan sangat menyesal untuk tahun ini belum dapat dilakukan, ini demi kebaikan kita semua warga Muba akan terhindar dari lonjakan penularan wabah COVID-19," tegas Bupati Muba Dr Dodi Reza Alex Noerdin didampingi Wakil Bupati Beni Hernedi usai Rapat Koordinasi dengan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Prof Tito Karnavian PhD dalam rangka Penegakan Disiplin Protokol Kesehatan dan Penanganan Covid-19 di Daerah Secara Virtual di Kantor Perwakilan Musi Banyuasin di Palembang, Senin (3/5/2021). 
 
Jika disiplin dan protokol kesehatan ditegakkan dengan baik. Maka, kata Dodi, penyebaran Covid-19 dapat dicegah. "Apabila disiplin ini dilakukan, Insyaallah mudik lebaran tahun depan dapat dilakukan dengan normal," ujar Kepala Daerah Inovatif 2020 ini. 
 
Lanjut Dodi, dirinya juga memperketat pengawasan wilayah Muba serta memaksimalkan vaksinasi dan penerapan 3 T (Testing, Tracing, dan Treatment) dan 3 M (Memakai masker, mencuci tangan, dan menghindari keramaian). 
 
"Selain itu, saya juga menginstruksi semua Camat di Muba wajib berada ditempat dan turun tangan dengan baik dalam melakukan pengetatan wilayah dan prokes COVID-19," tegasnya. 
 
Dikatakan, dirinya akan segera memindaklanjuti hasil rapat dengan Mendagri. Kita akan segera gelar Rakor teknis dengan melibatkan Dinkes, RSUD, Kemenag, Kesra, Dishub, PolPP,  TNI-Polri, Camat. Targetnya, jangan cuma sebatas surat edaran tapi paling penting implementasikan di lapangan," tegas Dodi. 
 
Sementara itu, dalam kesempatan melakukan kunjungan ke Sumatera Selatan beberapa waktu lalu, Mendagri Prof Tito Karnavian PhD mengaku kaget dengan kelonggaran PPKM di Sumsel dan peningkatan penderita COVID-19 yang mencapai 65 persen. 
 
"Sumsel ini sudah lampu kuning, kenaikan penderita COVID-nya sangat tinggi. Saya minta betul peran Kepala Daerah harus maksimal dalam upaya pengetatan penerapan PPKM," tegasnya. 
 
Saat ini, lanjut Mantan Kapolri RI ini menambahkan Sumsel ada di urutan pertama dengan penambahan penderita COVID-19. "Saya lihat kerumunan masih terjadi serta masyarakat masih cuek dengan kewajiban untuk memakai masker," bebernya. 
 
Tito menambahkan, dirinya mengapresiasi upaya Kepala Daerah yang sangat maksimal dalam upaya pengetatan wilayah guna mencegah penularan wabah COVID-19. "Saya apresiasi daerah yang All out melakukan pengetatan wilayah serta menggencarkan penerapan PPKM, pertahankan dan selalu edukasi masyarakat," ungkap Tito. 
 
Kepala Dinas Kesehatan Muba dr Azmi Dariusmansyah MARS menyebutkan, saat ini pelaksanaan pencegahan dan penanganan wabah COVID-19 terus digencarkan. "Meski warga yang sadar akan prokes di Muba sangat berjalan baik, tetapi sosialisasi serta edukasi prokes terus kita gencarkan," ucap Azmi. 
 
Azmi menambahkan, warga Muba di perantauan untuk terlebih dahulu menahan rindu dengan tidak pulang kampung agar juga upaya ini melindungi keluarga terhindar dari penularan wabah COVID-19. 
 
"Saya yakin warga Muba di perantauan sangat mengerti dengan kondisi saat ini, mari kita patuhi bersama imbauan pak Bupati ini demi kebaikan kita bersama," pungkasnya.
 
Pada kesempatan tersebut juga dihadiri secara virtual oleh Wakil Bupati Muba Beni Hernedi, Dandim 0401 Muba Letkol Arh Faris Kurniawan SST MT, Kapolres Muba AKBP Erlin Tangjaya SIK, Sekda Muba Drs H Apriyadi MSi dan Kepala Perangkat Daerah terkait.
 
 
 
KALDERANEWS - Dinas Perikanan Kabupaten Musi Banyuasin kembali melakukan penebaran 140 ribu benih ikan. Penebaran kali ini dilakukan Danau Ulak Lia Kelurahan Soak Baru Kecamatan Sekayu, Jumat (30/4/2021).
 
"Ya, hari ini 140 ribu bibit ikan ditebar, itu terdiri dari 100 ribu benih ikan Jelawat dan 40 ribu benih ikan Nilem," ujar Plt Kepala Dinas Perikanan Muba, Hendra Tris Tomy, melalui Kabid Sumber Daya Ikan, Hj Mona Pebriza.
 
Dikatakan Mona, benih ikan tersebut merupakan bantuan yang diberikan oleh Balai Perikanan Budidaya Air Tawar (BPBAT) Jambi. "Ini bantuan dan kita lakukan penebaran di Danau Ulak Lia Sekayu," kata dia didampingi Kasi Potensi Sumber Daya Ikan, Bastian.
 
Adanya penebaran benih ikan ini dinilai sangat penting karena dapat menambah pasokan atau stok ikan dan juga sebagai upaya mengembalikan Danau Ulak Lia sebagai ekosistem biota air sungai.
 
"Ini untuk jaga ekosistem di sungai. Kita mengimbau kepada masyarakat untuk dapat memahami dan bekerjasama menjaga kelestarian sumber daya perikanan air tawar di Muba. Jadi, yang ingin menangkap ikan harap menggunakan cara-cara yang dianjurkan. Jangan menyetrum, putas, meracun. Selain melanggar aturan juga ada pidananya ke depan," tandas dia.
 
 
 
KALDERANEWS - Berbagai organisasi dari Forum Silaturahmi Keluarga Besar TNI yang terdiri dari PEPABRI, FKPPI, PPM, dan beberapa organisasi lainnya, Kamis (29/4/2021) melaksanakan silaturahmi dengan Pangdam II Sriwijaya Mayjen TNI Agus Suhardi bersama Bupati Muba Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA di Gedung Sudirman Makodam II/Sriwijaya. "Berada di tengah-tengah keluarga besar TNI ini saya berasa seperti di rumah sendiri," ungkap Cucu Pejuang Noerdin Pandji tersebut. 
 
Kepala Daerah Inovatif 2020 ini menyebutkan, dirinya tidak bisa dipisahkan dengan keluarga besar TNI, terlebih semasa kecil dirinya sangat akrab dengan lingkungan TNI. "Kalau untuk keluarga besar TNI saya selalu menjadikannya prioritas," ucapnya. 
 
Dodi mengajak, agar Forum Silaturahmi Keluarga Besar TNI selalu mengedepankan untuk patuh protokol kesehatan untuk memininalisir penularan wabah COVID-19. "Tetap patuhi prokes dan menerapkan pola hidup sehat," ajaknya. 
 
Sementara itu, Pangdam II/Sriwijaya Mayjen TNI Agus Suhardi mengucapkan Terima kasih kepada Bupati Muba Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA yang telah menyempatkan waktu hadir pada kegiatan silaturahmi. 
 
"Kalau pak Dodi tidak bisa dipisahkan dengan keluarga besar TNI, nah kalau saya sendiri juga tidak bisa dipisahkan dengan pak Dodi, karena saat ini beliau tengah menjadi dosen saya pada program Doktoral di kampus Unsri," bebernya. 
 
Ia menambahkan, berdasarkan data BMKG pada Mei nanti Sumsel akan dihadapkan pada musim kemarau kering tentu warga masyarakat diajak untuk menjaga linkungan masing-masing. "Kita cegah karhutlah bersama-sama, dan lindungi wilayah kita agar terhindar dari bencana karhutlah," ucapnya. 
 
Ketua Persatuan Purnawirawan Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (PEPABRI) Sumsel Mayjen TNI (Purn), Syahrial BP Peliung mengucapkan Terima kasih kepada Bupati Dr Dodi Reza Alex Noerdin dan Pangdam II Sriwijaya yang selama ini sangat maksimal memberi support untuk Forum Silaturahmi Keluarga Besar TNI. 
 
"Pak Dodi selalu support untuk Keluarga Besar TNI, semoga beliau selalu diberikan kesehatan dan selalu menjalankan amanah dengan baik," ujar Mantan Pangdam II Sriwijaya tersebut. 
 
Dalam kesempatan tersebut Bupati Dr Dodi Reza turut didampingi Dandim 0401 Muba Letkol Arh Faris Kurniawan SST MT, Kadin Kominfo Muba Herryandi Sinulingga AP dan juga turut dihadiri Ketua PD LVRI Sumsel, Drs Ramses Nababan.
KALDERANEWS - Beragam suku dan agama terdapat di tiap warga masyarakat di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), namun meski demikian daerah yang dipimpin Bupati Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA ini sangat komitmen dan konsisten menjaga daerahnya zero konflik. 
 
"Tanamkan jiwa Kebangsaan di setiap individu adalah salah satu cara jitu menjaga Muba agar selalu zero konflik, dan ini terus digencarkan Pemkab Muba bersama Forkopimda," ungkap Sekretaris Daerah Muba, Drs Apriyadi MSi di sela mengikuti acara Apel Kebangsaan Tahun 2021, Jum'at (30/4/2021) bertempat di Halaman Polres Musi Banyuasin. 
 
Apriyadi juga mengapresiasi atas langkah-langkah yang telah dilakukan oleh Kapolres dan jajaran hingga hari ini melaksanakan apel kebangsaan tahun 2021. 
 
"Alhamdulillah kalau sinergi di Kabupaten Muba antara Tni, Polri dan juga masyarakat sudah berjalan dengan baik. Dengan adanya kegiatan hari ini, semoga dapat ditingkatkan lagi sinergi tentang rasa kebersamaan dalam rangka menghadapi dan menangani COVID-19,"ujarnya. 
 
Adapun untuk persoalan mudik di Hari Raya Idul Fitri, Pemkab Muba mendukung dan mengikuti perintah dari pusat, bahwa akan melakukan penyekatan dan melakukan pelarangan. Serta akan menyiapkan peralatan-peralatan untuk melakukan uji klinis pada masyarakat yang apabila mereka masuk Kabupaten Musi Banyuasin juga wajib membawa hasil uji klinis yang telah dilakukan. 
 
"Jika dari hasil uji klinis ternyata ada terindikasi positif harus balik arah atau masuk rumah karantina," tegasnya. 
 
Kapolres Muba AKBP Erlin Tangjaya SH SIK mengatakan, Apel Kebangsaan Tahun 2021 ini mengusung tema "Membangun Kebersamaan Dalam Keberagaman Guna Bhakti Untuk Negeri Menuju Indonesia Unggul Dan Sehat". 
 
"Sebagaimana kita ketahui Negara Kesatuan Republik Indonesia merupakan negara yang berdiri atas perjuangan seluruh anak bangsa. Untuk kemajuan serta kesejahteraan bangsa Indonesia tanpa mengenal batas wilayah, suku, ras, agama dan golongan serta status sosial," imbuhnya. 
 
"Semua elemen anak bangsa tidak ada yang tertinggal dalam kiprahnya mengambil peran untuk memajukan bangsa guna mewujudkan cita dan tujuan nasional sebagaimana yang diamanatkan dalam pembukaan UUD 1945. Sementara itu, kondisi yang aman dan kondusif merupakan dambaan setiap warga negara, karena masyarakat dapat menjalankan aktifitasnya dengan optimal tidak diliputi oleh rasa khawatir dan takut," tambahnya. 
 
Namun pada era revolusi 4.0 & society 5.0 ini kita dihadapkan pada tantangan yakni pandemi COVID-19 yang membuat dampak pada berbagai sektor kehidupan. Hingga saat ini kondisi penambahan kasus aktif masih terus meningkat. 
 
Menyikapi kondisi tersebut, selaras dengan program prioritas Kapolri pada transformasi operasional bidang pemantapan dukungan Polri dalam penanganan COVID-19. Polda Sumsel termasuk Polres Muba hari ini melaksanakan apel kebangsaan dengan tujuan menyatukan visi dan misi seluruh Stakeholder, TNI, Polri, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat dan Ormas dalam menghadapi tantangan pandemi COVID-19. 
 
"Serta melalui apel kebangsaan ini saya mengajak untuk kita bersama-sama merajut kemajemukan dalam jalinan persaudaraan sesama anak negeri mencegah dan menghindari permusuhan, pertikaian, dan perpecahan demi mewujudkan 
Indonesia unggul dan sehat,"ucapnya. 
 
Melalui momen ini juga, dalam menyambut hari Raya Idul Fitri 1442H  Polri telah menyiapkan pengamanan melalui operasi kepolisian terpusat dengan sandi Operasi Ketupat-2021 dengan mengedepankan penerapan protokol kesehatan. 
 
Kegiatan Ops Ketupat 2021 merupakan bentuk dukungan Polri Beserta Stake Holder, TNI, Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat dalam mendukung Bijak Presiden Dan Surat Edaran & Adendum Kasatgas COVID-19 Nomor 13 Tahun 2024 Tentang Diberlakukannya Peniadaan Mudik Pada Hari Raya Idul Fitri 1442 H, guna menekan angka penyebaran COVID-19 di Indonesia.
 
 
 
KALDERANEWS - Fasilitas dan sarana prasarana Bandara Pangeran Abdul Hamid Sekayu Kabupaten Musi Banyuasin menarik perhatian banyak pihak. Bandara yang dibangun di era Bupati Ir Alex Noerdin SH dan dikembangkan dengan masif di era Bupati Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA ini  memiliki potensi besar. 
 
"Kami mengharapkan Pemerintah Kabupaten Muba dapat ikut membantu menyalurkan masyarakat Muba masuk sekolah penerbangan di Nam Flying School (NFS). Ini dapat menjadi langkah awal kami, yang juga tertarik ingin menghidupkan bandara yang ada di Muba," ungkap Plt Wakil Kepala Sekolah Nam Flying School Captain Hardensi saat audiensi dengan Bupati Muba Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA, Rabu (28/4/2021). 
 
Menurutnya, melihat kondisi bandara yang ada di Muba secara fasilitas sudah sangat memungkinkan. "Di Nam Flying School, para calon penerbang di didik berbasis CSR yaitu Care, Share dan Respect, jadi para calon penerbang tidak hanya menguasai teknik penerbangan sebagai pilot, tapi juga  memiliki akhlak yang baik agar dapat menjadi panutan bagi masyarakat," ujarnya. 
 
Bupati Musi Banyuasin Dr H Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA dirinya terbuka kepada siapapun yang tertarik dengan bandara di Muba. Dia mendorong adanya Jalinan kerjasama yang baik. "Saling support dan tentunya dapat membuat bandara dan pesawatnya semakin baik dan berkembang," ungkap Dodi. 
 
Lanjutnya, selama pandemi COVID-19 banyak hal yang tertunda dan beberapa problem muncul. Tak terkecuali juga terhadap dunia penerbangan yang ikut terpukul  pandemi. 
 
"Muba mempunyai fasilitas  penerbangan, maka  kami terima dengan sangat baik kunjungan dari Nam Flying School Pangkal Pinang. Semoga dunia penerbangan semakin terbuka dan sekolah penerbangan semakin membaik," ungkap Kepala Daerah Inovatif tersebut. 
 
"Jika bandara dan pesawatnya semakin baik, penerbangan komersial juga masuk. Saya yakin akan ada masyarakat Muba yang tertarik untuk mengikuti sekolah Nam Flying School Pangkal Pinang, karena dapat menerbangkan pesawat di tempatnya sendiri," tandasnya. 
 
Hadiri dalam kegiatan audiensi tersebut Kepala Bappeda Muba Drs Iskandar Syahrianto, Kepala Dishub Muba H Pathi Riduan SE ATD MM, Kabag Kerjasama Muba Dicky Meiriando SSTP MH dan Kepala Dinkominfo Muba Herryandi Sinulingga AP diwakili Kabid Komunikasi Publik Yettria SKM MSi
 
KALDERANEWS - Bupati Musi Banyuasin Dr H Dodi Reza Alex Noerdin kembali melanjutkan Safari Ramadhan 1442 H Pemerintah Kabupaten Muba dengan mengunjungi tiap kecamatan. Kali ini Bupati Muba melangsungkannya di Desa Rantau Sialang Kecamatan Sungai Keruh, Sabtu (24/4/2021).
 
Dalam kesempatan yang baik itu Bupati Muba memberikan kabar baik kepada masyarakat Sungai Keruh bahwa kecamatan ini akan terus jadi prioritas pembangunan Pemkab Muba hingga tahun-tahun mendatang.
 
"Sungai Keruh sejak dahulu adalah kecamatan prioritas pembangunan, dan terus akan kita bangun. Masyarakatnya akan terus kita berikan kesejahteraan dengan program-program yang ada," ujarnya.
 
Dikatakan pada tahun mendatang Pemkab Muba akan merealisasikan kegiatan pembangunan di Sungai Keruh diantaranya peningkatan dan pembangunan jalan antar desa, hingga pembangunan jalan dan Jembatan Musi III yang akan menghubungkan Desa Sindang Marga Sungai Keruh dengan Kelurahan Kayuara Kecamatan Sekayu.
 
"Semoga kecamatan Sungai Keruh dan desa-desanya terus mendapatkan perhatian yang lebih dari pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin," tandasnya.
 
Sementara Camat Sungai Keruh Edy Haryanto SH mewakili masyarakat mengucapkan terima kasih kepada Bupati Muba yang telah mendirikan pabrik aspal karet, sehingga harga jual karet meningkat yang berimbas terhadap pekonomian petani karet di Kecamatan Sungai Keruh.
 
"Pembangunan di Kecamatan Sungai Keruh ini sangat pesat, salah satunya pembangunan jalan penghubung dari Muba ke Kabupaten Pali di Desa Sungai Dua. Selanjutnya masih banyak pembangunan yang kami harapkan terutama jalan penghubung antara Desa Tebing Bulang dan Desa Keramat Jaya, kemudian pembangunan Dam Sungai di Desa Gajah Mati, termasuk jalan dari Desa Sindang Marga menuju Kelurahan Kayuara Kecamatan Sekayu. Insyaallah kalau jalan itu terbuka akses kami menuju pusat Kabupaten akan semakin cepat," harap Camat Sungai Keruh.
 
Sebelumnya Bupati Muba Dr H Dodi Reza Alex Noerdin menyerahkan beberapa bantuan secara simbolis, yakni Bantuan Langsung Tunai Dana Desa, Program Bedah Rumah Tidak Layak Huni BAZNAS Muba, Program Bedah Rumah dari Dinas Sosial Muba, serta bantuan modal usaha UMKM, kelompok dan perorangan.
 
Pada acara ini dilakukan juga pengukuhan Pengurus Pengajian An-Nurdin Serasan Sekate Kabupaten Muba, dan pengukuhan Ikatan Remaja Masjid Kecamatan Sekayu, Kecamatan Jirak Jaya, dan Kecamatan Sungai Keruh oleh Ketua Pengajian An-Nurdin Serasan Sekate Hj Thia Yufada Dodi Reza yang juga Pembina Ikatan Remaja Masjid Kabupaten Musi Banyuasin.
 
Safari Ramadhan Pemkab Muba ini dilanjutkan dengan ceramah agama oleh H M Syauqi MZ anak kandung Almarhum KH Zainuddin MZ.
 
Turut hadir Dandim 0401 Muba Letkol Arh Fariz Kurniawan SST MT, Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Muba H Yudi Herzandi SH MH, serta Para Kepala Perangkat Daerah Muba.
KALDERANEWS - Bupati Musi Banyuasin Dr H Dodi Reza Alex Noerdin menyampaikan pertanggungjawaban pelaksanaan APBD Pemkab Muba tahun anggaran 2020 dan penjelasan Lima Raperda Inisiatif Kabupaten Muba tahun 2021, pada Rapat Paripurna Masa Persidangan II Rapat Keenam, dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Muba Sugondo SH, Senin (26/4/2021).
 
Bupati menyampaikan bahwa, Pemkab Muba telah menyampaikan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) tahun anggaran 2020 kepada BPK RI Perwakilan Provinsi Sumsel pada 8 Januari 2021 yang lalu, dan telah di audit selama 45 hari dari tanggal 14 Januari sampai 27 Februari 2021.
 
Berdasarkan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK RI yang telah diserahkan kepada Bupati Muba dan Ketua DPRD pada 9 Maret 2021 yag lalu, Pemkab Muba mendapatkan Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).
 
"Saya bangga dan terima kasih kepada DPRD Kabupaten Muba dan seluruh Jajaran Pemkab Muba yang telah bekerja sama, mencurahkan segenap tenaga dan fikiran dalam pelaksanaan APBD TA 2020 yang lalu, sehingga kita telah menjadi kabupaten tercepat se-Indonesia untuk keempat kalinya berturut-turut dalam menerima LHP atas LKPD dari BPK RI dengan Opini WTP untuk kedelapan kalinya barturut-turut, semoga tahun mendatang dapat dipertahankan,"ucap Dodi.
 
Bupati Dodi Reza juga mengakatakan, berdasarkan hasil rapat Banmus DPRD  Kabupaten Muba pada 19 April 2021 yang lalu, juga dibahas Lima Raperda inisiatif Pemkab Muba yaitu, Raperda tentang Muba Hijau, dengan tujuan menyelaraskan kebijakan pembangunan di setiap sektor dengan kondisi sosial serta daya tampung dan daya dukung lingkungan hidup, sehingga memperkuat ketahanan ekonomi untuk peetumbuhan yang berkualitas dan berkeadilan.
 
Raperda Kedua tentang Perubahan atas Perda nomor 6 tahun 2019 tentang Pemilihan Kepala Desa. Raperda ini diubah berdasarkan Permendagri nomor 72 tahun 2020, tentang perubahan atas Permendagri nomor 112 tahun 2014 tentang pemilihan Kades.
 
Raperda Ketiga tentang Perubahan Ketiga atas Perda Nomor 9 tahun 2016 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah Kabupaten Muba, diubah berdasarkan Permendagri nomir 16 tahun 2020 tentang Pedoman Nomenklatur Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Provinsi dan Kabupaten/Kota. 
 
Raperda Keempat tentang Penataan dan Pembinaan Pasar Tradisional, Pusat Perbelanjaan dan toko modern, dimaksudkan untuk mewujudkan iklim usaha yang kondusif dengan memberikan kepastian hukum bagi pelaku usaha, masyarakat, dan Pemda dalam penataan dan pembinaan Pasar tradisional, pusat perbelanjaan dan toko modern.
 
Raperda Kelima tentang Perubahan Perda nomor 17 tahun 2011 tentang Retribusi Pelayanan Persampahan/Kebersihan, yaitu Kenaikan besaran tarif Retribusi pelayanan Persampahan/Kebersihan. Dengan tujuan guna meningkatkan Pendapatan Asli Daerah Kabupaten Muba.
 
 
 
Halaman 1 dari 60
Ad Sidebar

Latest Tweets

Feby Deru Dampingi Iriana Jokowi Sosialisasi Bahaya Narkoba dan Tes IVA Hingga Temui Pengrajin Songket… https://t.co/yxjLiPEQUl
Kunjungi Stan Dekranasda Sumsel, Iriana Jokowi Janji Temui Pengrajin Kain di Palembang https://t.co/6FQb5LcCCy via @tripplesworld
Menang Tipis Atas PSGC Ciamis, Sriwijaya FC Makin Kokoh di Puncak Klasemen https://t.co/V0DFFAlQDG lewat @tripplesworld
Metzelder Diduga Terlibat Kasus Pornografi Anak https://t.co/knEQDSYopZ lewat @tripplesworld
Icardi Tuntut Inter Milan Bayar Kompensasi 1,5 Juta Euro https://t.co/IZVf4wvhGn lewat @tripplesworld
Napoli Boyong Fernando Llorente dari Tottenham https://t.co/FnVARyGvqx
Follow Kaldera News on Twitter

Please publish modules in offcanvas position.