KALDERANEWS - Gubernur Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) H. Herman Deru  menghadiri rapat paripurna Istimewa XXVIII (28), dengan agenda penyampaian Rekomendasi DPRD Provinsi Sumsel terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban Gubernur Sumsel Tahun Anggaran 2020 .  Rapat Paripurna DPRD Provinsi Sumsel Senin (3/5) dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Provinsi Sumsel Hj. RA. Anita Noeringhati, SH, MH. 

Dalam kata sambutannya, Gubernur Provinsi Sumsel H. Herman Deru menuturkan, pada tanggal 13 April sampai dengan 23 April 2021, sesuai dengan jadwal kegiatan telah dilaksanakan rapat-rapat pembahasan dan Penelitian Pansus-Pansus dengan Organisasi Perangkat Daerah terkait terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban Gubernur Sumsel  Tahun Anggaran 2020. 

“Pada pembahasan dan penelitian tersebut melalui rapat Pansus-Pansus DPRD Provinsi Sumatera Selatan telah banyak masukan-masukan pelaksanaan yang kami terima terhadap program dan kegiatan serta kinerja Organisasi Perangkat Daerah yang pada akhirnya telah dapat diperoleh catatan-catatan kinerja dibidang Pemerintahan, Perekonomian dan Keuangan, Bidang Pembangunan dan Bidang Kesejahteraan Rakyat,” tuturnya.

Herman Deru  menambahkan,  keberhasilan program yang telah dicapai dengan baik pada laporan pembahasan dan penelitian oleh Pansus-Pansus DPRD Sumsel. Pemprov Sumsel menyampaikan apresiasi yang tinggi dan kedepan akan lebih ditingkatkan. “Selanjutnya terhadap program dan kegiatan yang masih merupakan catatan atas rekomendasi yang disampaikan oleh Pansus-Pansus DPRD Provinsi Sumatera Selatan yang masih memerlukan penyempurnaan di bidang administrasi dan pelaksanaan kegiatan,  akan menjadi perhatian Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dan akan ditindaklanjuti penyempurnaannya sesuai target pembangunan yang telah ditetapkan,” tandasnya.

KALDERANEWS - Pembangunan yang merata hingga pelosok desa sudah semakin nyata dan kian terasa memberikan manfaat bagi masyarakat di Sumsel, tak terkecuali bagi masyarakat Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI). Seperti hari ini, Minggu (1/5) bertempat di SDN 17 Talang Ubi Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI). Gubernur Sumsel H Herman Deru kembali meresmikan puluhan proyek infrastruktur Provinsi Sumsel. Pemerataan pembangunan tersebut diharapkan segera memberikan dampak yang positif bagi percepatan perputaran ekonomi, pengentasan kemiskinan, terhubungnya konektivitas antar daerah antar provinsi hingga mobilitas yang lebih murah dan internet desa. Ini merupakan bukti nyata Herman Deru demi mewujudkan Sumsel Maju untuk Semua. 

"Peresmian infrastruktur di Kabupaten PALI ini yang ke 15 dari 17 Kabupaten/Kota saya resmikan. Peresmian ini bukan pamer tapi ini gambaran kepada masyarakat bahwa Pemprov Sumsel selalu hadir di dalam kegiatan termasuk dalam geliat pembangunan daerah," katanya. HD merinci Pemprov Sumsel pada tahun 2019 melakukan sebanyak 6 kegiatan  infrastruktur dan di tahun 2020 ada 53 kegiatan proyek infrastruktur. Artinya ada 59 proyek infrastruktur yang telah diresmikan mulai dari pembangunan fisik maupun non fisik dan jalan sampai rumah sakit. 

"17 Kabupaten/kota punya pendanaan yang sangat bervariatif. Tidak ada satupun APBD di Sumsel kabupaten/ kotanya sama. Saya lihat Pali ini termasuk APBD nya menengah tapi punya permasalahan infrastrukturnya yang harus di mulai dari awal, sebab kabupaten ini baru berusia delapan tahun," tutur HD. Dengan begitu, dia harap kepada Bupati terpilih ada kesinambungan pembangunan yang dapat dilanjutkan dari RPJMD sebelumnya. Karena HD juga mempunyai cita-cita besar untuk menjadikan Kabupaten PALI sebagai segitiga emasnya Sumsel. 

"Saya punya harapan besar kepada kabupaten ini karena saya ingin PALI menjadi segita emas di Sumsel. Penghubung Musi Raya dan Lematang. Kerena inilah ruas terdekat, bahwa tahun ini kita sambungkan akses besar, jalan besar dengan kualitas yang tinggi agar PALI menuju Musirawas -Lubuklinggau -Muratara menjadi jalan utama dengan waktu kurang lebih 4 jam," terangnya. Mengakhiri sambutannya, HD meminta kepada Bupati terpilih nanti untuk merencanakan pembangunan kantor yang baru. Karena HD menilai Kabupaten PALI sudah selayaknya mempunyai sebuah bangunan yang menjadi tempat pusat layanan bagi masyarakat. 

Sementara itu, Pj. Bupati Kabupaten PALI, H Rosidin Hasan mengatakan berkat jalan mulus dan pembangunan jembatan menjadikan geliat ekonomi masyarakat PALI semakin meningkat. "Kami ucapkan terima kasih kepada pak Gubernur atas perhatian dan bantuannya, Dengan infrastruktur yang bagus dan baik maka perputaran ekonomi menggeliat," tutupnya. 

Ditempat yang sama, Kepala Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) Sumsel, Ir Herwan melaporkan bahwa pembangunan infrastruktur yang bersumber dari dana APBD Provinsi Sumsel di Kabupaten PALI tahun 2019 sejumlah 6 kegiatan dengan menelan anggaran Rp. 38.699.621.00. Dan ditahun 2020 sejumlah 53 kegiatan dengan menelan anggaran Rp. 115.834.600.002.

KALDERANEWS - Ditunjuknya Provinsi Sumatera Selatan (Sumel) sebagai tuan rumah Pekan Tilawatil Qur'an ( PTQ) ke 51 Tingkat Nasional Tahun 2021 menjadi kebanggan tersendiri bagi provinsi ini. Karena menjadi bukti nyata bahwa Sumsel sebagai daerah religius yang terus berupaya menyeimbangkan antara  pembangunan fisik dengan pembangunan mental spiritual. "PTQ Tingkat Nasional ini menjadi pestasi bagi Provinsi Sumatera Selatan. Harapan kita ke depan RRI dapat menjadi mitra bagi Pemprov Sumsel dalam  menyeimbangkan antara program pembangunan infrastruktur dan pembangunan mental spiritual,” ungkap Gubernur Herman Deru  saat mengawali sambutan pada  pembukaan PTQ Ke-51 Tingkat Nasional  di Provinsi Sumsel bertempat di Griya Agung, Sabtu (1/5) petang.

Menurut Herman Deru ada  yang berbeda dengan kegiatan  PTQ Nasional tahun 2021 dengan PTQ pada tahun-tahun sebelumnya. Karena PTQ kali ini digelar di tengah pandemi. Meski demikian lanjut dia,   tidak menyurutkan semangat peserta dari seluruh wilayah di Indonesia. Terbukti, meski masih dalam pandemi  PTQ yang berlangsung  tanggal 1 hingga 4 Mei tersebut tetap diminati ratusan peserta. 

"Sumatera Selatan mendapatkan  kehormatan  jadi tuan rumah penyelenggaraan PTQ RRI tingkat Nasional ke-51. Acara ini sangat bergengsi dan  dinantikan oleh pencinta Al-Qur'an di seluruh wilayah Indonesia. Ini juga membuktikan Sumsel sebagai Provinsi yang  religius ," tambahnya. Herman Deru berharap,  melalui PTQ RRI, para qori dan qoriah dapat memberikan dorongan energi positif dalam mensukseskan program  Pemerintah Provinsi Sumsel "Satu Desa Satu Rumah Tahfidz".

"Melalui ajang  PTQ ini, saya mengharpkan para qori dan qoriah akan dapat lebih menyuburkan lagi tumbuhnya rumah tahfidz di Sumsel. Saat ini 3500 rumah tahfid sudah berdiri di desa desa dalam 17 Kabupaten/kota di Sumsel. Penyebarannya kita harapkan akan lebih masif lagi,  qori-qoriah yang dihasilkan dari PTQ ini akan lebih menyemarakan   penyebaran rumah tahfidz  di Sumsel,” tandasnya. Sementara itu Direktur Utama (Dirut) Lembaga Penyiaran Publik Radio Republik Indonesia (LPP RRI) M. Rohanuddin mengatakan, Provinsi Sumsel memang terpilih sebagai tuan rumah PTQ  ke 51 Tingkat Nasional tahun 2021. Dimana PTQ kali ini melibatkan  peserta 130 orang tilawah, 34 orang tausiyah, 34 tahfidz Alquran 15 juz. 

“PTQ ini sebenarnya embrio MTQ, karena jauh sebelum MTQ, RRI telah mengadakan lomba-lomba tilawah. Ide PTQ ini dilahirkan oleh para  tokoh-tokoh RRI dalam rangka  syiar Islam. RRI mendukung paling depan untuk itu,” katanya. Dia menilai, Provinsi Sumsel adalah pusat pertumbuhan Islam,  dimana PTQ hadir disini untuk kebanggaan Republik Indonesia. Dia menyebut  pelaksanaan  PTQ berbeda dengan MTQ.  karena PTQ dilaksanakan pada saat bulan Ramadhan, yang filosofinya dari Nuzul Qur'an menjadi sangat penting dan menjadi acuan. 

“Oleh karena itu tidak pernah PTQ itu di laksanakan diluar Ramadhan, RRI lembaga yang mempunyai tanggung jawab besar untuk mencerdaskan anak bangsa, karena itu dalam kesempatan yang berharga ini Saya ucapkan terimakasih Bapak Gubernur," tegasnya. Dia juga mendoakan agar  kepemimpinan Gubernur Sumsel mendapat rahmat dari Allah SWT dalam memimpin Sumsel lebih maju. "Izin pak Gubernur, PTQ RRI ini disiarkan 224 stasiun RRI di seluruh Indonesia,” pungkasnya. 

Untuk diketahui  PTQ RRI tahun 2021  mempetandingkan  tiga jenis lomba, yakni  Tilawah, Tausiah dan Tahfidz Qur'an. Lomba ini diperuntukan bagi masyarakat umum berusia 17 hingga 30 tahun. 

KALDERANEWS -  Gubernur Provinsi Sumaetara Selatan (Sumsel) bersama kepala daerah se-Indonesia menerima arahan dari Presiden Republik Indonesia (RI), Jowo Widodo secara virtual, Rabu (28/4/21) terkait dengan perketat penerapan disiplin protokol kesehatan (Prokes) bagi masyarakat. “Kita belajar dari India. Intinya jangan lengah menerapkan disiplin prokes. Ini yang saya imbau untuk menjadi perhatian kepala daerah di Indonesia,” ungkapnya Jokowi dalam arahannya. 
 
Selain itu, Jokowi juga mengajak kepala daerah untuk aktif memperhatikan perkembangan kasus Covid-19 di daerah masing-masing. Sehingga jumlah dan perkembangan kasus Covid-19 bisa terpantau dengan baik. “Sangat rawan saat hari libur, hari lebaran dan musim mudik. Harus diperketat prokes masyarakat jangan sampai terjadi penyebaran lebih besar lagi. Kita harus tekan penyebaran itu bersama-sama,” tegasnya. Sementara itu, Gubernur Sumsel, Herman Deru mengatakan, siap untuk melaksanakan arahan dari presiden tersebut dengan mengajak masyarakat memperketat prokes. 
 
“Mulai dari sekarang menjelang Idul Fitri ini kita harus perketat prokes. Presiden menekankan untuk kita lebih mendisiplinkan masyarakat dalam  penerapan prokes Covid-19,” terangnya. Dijelaskannya,  keberadaan posko di sejumlah titik dan perbatasan daerah, sebagai upaya untuk meningkatkan disiplin prokes bagi masyarakat. Dan bukan untuk menyekat aktifitas ataupun pengguna jalan. “Mudik tidak dilarang, namun harus menerapkan prokes ketat. Jika tidak, dikhawatirkan terjadinya penyebaran Covid-19,” terangnya. 
 
Menurutnya, upaya tersebut sebagai bentuk keselasan antara pemerintah pusat dengan pemerintah daerah dalam mencegah penyebaran Covid-19 di Indonesa.
KALDERANEWS- Gubernur Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) H. Herman Deru mengingatkan  petugas di pusat-pusat layan masyarakat  untuk tidak melakukan praktik pungutan liar (pungli), demikian juga hal dengan masyarakat yang mendapatkan layanan jangan sekali-kali mencoba melakukan tindakan  upaya  menyogok atau memberikan sesuatu atas layanan yang telah diberikan oleh petugas.  "Tidak akan pernah terjadi pungli  kalau tidak ada yang memberi.  Pungli  juga bisa terjadi karena tekanan,  kewajiban, dan  inisiatif memberi,” tegasnya usai menghadiri sosialisasi membangun pola pikir  dan budaya kerja menuju kota bebas dari pungli di era pandemi covid 19 di Unit Pemberantasan Pungli (UPP) Provinsi Sumsel yang digelar di Hotel Aryaduta,  Rabu (28/4). 
 
Oleh sebab itu Ia menghimbau masyarakat harus berupaya untuk tidak melakukan pemberian apapun, dan menghindari perbuatan tercela utamanya melakukan pungutan liar pada pelayanan perizinan di semua sektor layanan publik. “Pemprov Sumsel mendukung program pemerintah mencegah dan pemberantasan pungli melalui membangun pola pikir dan budaya kerja menuju wilayah kota bebas dari pungli di era pandemi Covid-19,” tambahnya. Sementara Inspektur Pengawasan Umum Kepolisian RI Komjen Pol Agung Budi Maryoto mengatakan, berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 87 Tahun 2016 Tetang Satuan Tugas Saberpungli, diharapkan  seluruh jajaran dapat  menyerderhanakan  birokrasi, mempermudah perizinan dan menjadikan kota bebas dari pungli.
 
“Ini harapannya bisa dilaksanakan sehingga pertumbuhan perekonomian masyarakat akan jauh lebih baik lagi dengan adanya bebas dari pungutan liar,” katanya. Hingga saat ini, lanjut Agung pihaknya  sudah banyak  melakukan yustisi dan berhasil mengamankan  total barang bukti sekitar Rp. 525 miliar yang bisa diamankan, dan dengan jumlah tersangka yang diajukan ke pengadilan itu 5.000  orang lebih. “Jadi ini merupkan hasil kerja  dari UPP yang ada di daerah. Utamanya dalam upaya  pencegahan, pencegahan itu lebih baik jadi itu sosialisasi dari inisiatif dari gubernur," tambahnya. Agung mengapresiasi Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan beserta Forkopimda Sumsel yang telah  jmenginisiasi menyelenggarakan sosialisasi  tentang Satgas Saberpungli,” tandasnya. 
Halaman 1 dari 47
Ad Sidebar

Latest Tweets

Feby Deru Dampingi Iriana Jokowi Sosialisasi Bahaya Narkoba dan Tes IVA Hingga Temui Pengrajin Songket… https://t.co/yxjLiPEQUl
Kunjungi Stan Dekranasda Sumsel, Iriana Jokowi Janji Temui Pengrajin Kain di Palembang https://t.co/6FQb5LcCCy via @tripplesworld
Menang Tipis Atas PSGC Ciamis, Sriwijaya FC Makin Kokoh di Puncak Klasemen https://t.co/V0DFFAlQDG lewat @tripplesworld
Metzelder Diduga Terlibat Kasus Pornografi Anak https://t.co/knEQDSYopZ lewat @tripplesworld
Icardi Tuntut Inter Milan Bayar Kompensasi 1,5 Juta Euro https://t.co/IZVf4wvhGn lewat @tripplesworld
Napoli Boyong Fernando Llorente dari Tottenham https://t.co/FnVARyGvqx
Follow Kaldera News on Twitter

Please publish modules in offcanvas position.