Sumatera-Selatan

Sumatera-Selatan (1017)

 
KALDERANEWS - Muba Sports Day yang menjadi Program kerja Tahunan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), akan dilaksanakan kembali pada 17 - 21 Maret 2021 mendatang. Kegiatan Muba Sports Day sekaligus dalam rangka Road To Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XIII Sumatera Selatan (Sumsel) Tahun 2021 di OKU Raya serta mempersiapkan Kontingen Kabupaten Muba dalam ajang bergensi tersebut.
 
Demikian disampaikan Ketua KONI Kabupaten Muba Raflen ST pada rapat Rapat Paparan Pelaksanaan Kegiatan “Muba Sport Day” dan Persiapan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XIII Sumsel Tahun 2021 di Kabupaten Ogan Komering Ulu Raya. Rapat berlangsung di Ruang Rapat Randik, Kamis (4/3/2021).
 
"Acara Muba Sports Day kali ini menghadirkan tournament sebagai ajang test event bagi atlet dalam rangka menuju PORPROV XIII Tahun 2021 di OKU Raya. Panitia pelaksana dibawah komando KONI dan Dispopar melaksanakan tournament Lima cabang olahraga yaitu, Futsal, Tenis Meja, Pencak Silat, Sepak Takraw dan E-Sport,"papar Raflen.
 
Ketua KADIN Muba ini juga menjelaskan, Muba Sports Day ini juga sebagai Launching Training Center (TC) atlet berjalan untuk kesiapan atlet mengikuti ajang Porprov XIII Tahun 2021 di OKU Raya. Sekaligus monitoring atlet dan pelatih dibawah kepengurusan PENGCAB  dan PPLPD untuk seluruh cabor yang dipertandingkan di Porprov XIII tahun 2021 di OKU Raya.
 
"Pada Porprov XIII kali ini diadakan di Kabupaten OKU, terbagi di tiga tempat yaitu OKU Induk, OKU Selatan dan OKU Timur. Dari 33 cabor yang dipertandingkan, kontingen Muba mengikuti sebanyak 32 Cabor dengan kekuatan atlet sebanyak 446 atlet yang terdiri dari atlet binaan KONI Muba dan PPLPD,"jelas Raflen.
 
Sementara itu Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Muba, Muhammad Fariz SSTP MM mengatakan, secara teknis sudah dipersiapkan semua tinggal nanti bekoordinasi dengan Dinas Komunikasi dan Informatika untuk menyebarluaskan informasi bahwa Kabupaten Muba akan menggelar event pada 17 -21 Maret mendatang.
 
"Penting untuk disampaikan informasi kepada masyarakat, karena selama pelaksanaan semua cabor tournament tidak diperbolehkan ada penonton yang datang langsung ke lokasi, dikarenakan masih dalam masa pandemi COVID-19. Oleh karena itu perlu di informasikan medsos resmi yang menayangkan setiap perandingan cabor,"ucapnya.
 
Bupati Muba Dr H Dodi Reza Alex Noerdin melalui Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Muba, Drs H Yusuf Amilin menyampaikan, karena Muba Sport Day ini merupakan kegiatan rutin tahunan Pemkab Muba maka sudah sepatutnya dapat berjalan dengan sukses dan lancar.
 
"Harus ada pembagian tugas dengan jelas, saling berkoordinasi dan komunikasi dengan baik. Perlu diperhatikan izin keramaian, jangan sampai menyalahi aturan dan tetap menerapkan protokol kesehatan COVID-19 selama pelaksanaan Muba Sports Day berlangsung,"pungkas Yusuf.
 
 
 
KALDERANEWS -  Dua kasus mutasi virus SARS-CoV-2 B117 asal Inggris telah menyebar di 38 negara termasuk  Indonesia.  Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) tengah waspada dan kini meningkatkan antisipasi pencegahan agar  tidak mewabah di Muba. 
 
"Pelaksanaan 3 T kita massifkan, diantaranya bersedia melakukan Testing atau pengecekan kesehatan melalui rapid test dan tes swab jika diperlukan; membuka diri terhadap proses Tracing atau penelusuran kontak kasus positif, serta segera menjalani Treatment atau perawatan dengan benar," ungkap Kadinkes Muba, dr Azmi Dariusmansyah MARS. 
 
Dikatakan Azmi, pihak nakes dan seluruh tim Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Muba tetap memaksimalkan pelayanan kesehatan di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) maupun di RS Rujukan dengan menambah fasilitas sarana dan prasarana-nya. 
 
"Selain itu upaya untuk menimbulkan herd imunity kekebalan kelompok dengan cara vaksinasi. Dalam persoalan mutasi gen kita tetap berkoordinasi dengan pemerintah pusat untuk memantau perkembangannya," terang Azmi. 
 
Bupati Muba Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA mengingatkan kepada seluruh pegawai di OPD dan warga Muba tetap mengedepankan protokol kesehatan saat bepergian dan ketika berada di luar rumah. 
 
"Prokes sangat penting dipatuhi, kalau kita patuh prokes InshaAllah kita akan terhindar dari penularan wabah," ujarnya. 
 
Kepala Daerah Inovatif 2020 ini mengatakan, temuan mutasi baru ini pun menjadi catatan baru di tengah momen genap setahun pandemi virus corona menjangkit Indonesia. 
 
"Mari kita sama-sama berkolaborasi untuk menghadapi pandemi COVID-19 dan jangan sampai wabah mutasi baru ini masuk ke Kabupaten yang kita cintai ini," tandasnya.
KALDERANEWS - Bupati Dr H Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ ternyata bukan hanya dikenal sebagai sosok pemimpin yang Inovatif saja, ia juga Bupati yang dikenal bijaksana dan punya rasa simpatik tinggi terhadap warganya yang kecil. Selalu mendengarkan suara hati dan perhatian terhadap rakyatnya. Salah satu bentuk perhatian nyatanya adalah ia selalu sigap dan cepat memberikan bantuan kepada warga yang kurang mampu.
 
Seperti halnya, memberikan perhatian kepada warga asal Dusun 5 Desa Lais Kecamatan Lais, ibu Tuna Netra dengan kondisi sedang hamil dan kondisi suaminya sakit-sakitan.
 
Bupati Dodi Reza Melalui Asisten Bidang pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Yudi Herzandi SH MH di dampingi Camat Lais, kades Lais dan Ketua Baznas Lukman Hakim, Selasa (2/3/2021) mendatangi sepasang suami istri bernama Yayan Haryanto dan istrinya Susi sekaligus menyerahkan bantuan Sembako dan uang 1 juta dari Baznas Muba.
 
Sedangkan untuk pengobatan suaminya akan dirujuk ke RSUD Sekayu. Selain itu, pemerintah juga telah menyelesaikan permintaannya terkait biaya akta nikah. Pemkab Muba juga telah memberikan susu, beserta vitamin sekaligus mengecek kondisi kehamilannya di Puskesmas terdekat.
 
Atas ini semua, Sontak keceriaan terpancar di wajah sepasang suami istri, karena merasa tersanjung dan diperhatikan oleh pemimpinnya. 
 
Pada kesempatan ini dengan rasa bahagia sepasang suami istri mengucapkan terima kasih kepada Bupati Dr H Dodi Reza Alex Noerdin beserta jajarannya atas bantuan dan kepedulian.
 
"Kepada pak Bupati Dodi Reza kami mengucapkan terima kasih pak atas bantuan dan telah hadir ditengah tengah kami melalui pak asisten, semoga semua kebaikan pak Dodi dan Pemerintah Kabupaten Muba dibalas oleh Allah SWT,"pungkasnya.
KALDERANEWS - Kemajuan pembangunan Kabupaten Musi Banyuasin dibawah kepemimpinan Bupati Dr H Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA bersama Wabup Beni Hernedi SIP kian menjadi magnet.  Berbagai perusahaan tertarik dan berminat  bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Muba.
 
Tak terkecuali lembaga keuangan perbankan ikut tertarik. Contohnya  hari ini, Selasa (2/3/2021) Pemerintah Kabupaten Muba mendapat tawaran kerjasama dari President Director PT Bank KB Bukopin. Bank ini berminat dalam sistem operasional pengelolaan dana BUMD, Bumdes dan Rumah Sakit.
 
President Director PT Bank KB Bukopin Rivan A Purwantono, menyebut tengah mengembangkan teknologi informasi bagi masyarakat khususnya digitalisasi perbankan. Rivan Achmad Purwantono juga menerangkan, pengembangan IT akan menjadi roadmap pada 2021 dan akan mulai dieksekusi pada 2022. Di sisi lain, Purwantono sangat mengapresiasi pembangunan di Muba, salah satunya Inovasi Kabupaten Muba  yang sudah melakukan peremajaan sawit rakyat (PSR) pertama di Indonesia disamping juga daerah pertama pengelola listrik selain PLN serta mengembangkan RSUD bertaraf internasional.
 
"Alhamdulillah, terima kasih Pak Bupati sudah bersedia meluangkan waktu untuk kami ditengah kesibukan. Mudah-mudahan  silaturahmi kita di tengah pandemi COVID-19 bisa memberikan kontribusi untuk Kabupaten Muba,"ungkapnya saat menemui Bupati Dodi Reza di ruang audensi.
 
Bupati Dr H Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA menyambut baik rencana kerjasama yang ditawarkan ini. Dodi berharap kerjasama yang akan terjalin dapat berjalan dengan baik dan lancar.
 
Dodi juga menyampaikan kepada pihak PT Bank KB Bukopin bahwa Kabupaten Muba sudah mereplanting sawit 15 ribu hektare, dan sebelum puasa bakal panen pertama di kecamatan Sungai Lilin yang bakal dipanen  langsung oleh presiden Republik Indonesia Bapak Jokowi.
 
Selain itu, lanjutnya RSUD Sekayu  sudah menjadi rumah sakit center operasi jantung untuk wilayah Sumatera. "Jadi intinya Pemkab Muba siap- siap saja bekerjasama dibidang apapun. Kita akan siapkan waktu untuk dialog lebih banyak lagi membahas rencana kerjasama ini dengan harapan kerjasama ini agar dapat kita laksanakan dengan baik, maksimal dalam pengelolaan BUMD, Bumdes, dan rumah sakit, "pungkasnya.
 
Turut hadir dan Vice President Independent Commissioner PT. Bank KB Bukopin,Tbk Sapto Amal Damandari,  SPV REG III  Ferdy Ardian, Branch Manager Cabang Palembang Munarco Maladi, Branch Sales Maneger Ratna Sari, Kepala BPKAD Muba Mirwan Susanto SE MM.
KALDERANEWS - Proses pembangunan Kawasan Industri Hijau (KIH) di Kabupaten Musi Banyuasin saat ini telah dilanjutkan ke tahap draft Surat Keputusan (SK) Bupati Muba terkait penetapan lokasi KIH. Menurut Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Muba Azizah SSos, SK Bupati tersebut berisikan penetapan lokasi KIH berdasarkan hasil feasibility study, studi kelayakan, melalui konsultan Universitas Sriwijaya. Ada lima lokasi pilihan pembangunan KIH di Kabupaten Muba pada empat kecamatan yakni Bayung Lencir, Tungkal Jaya, Sungai Lilin dan Babat Supat.
 
"Kita sepakati berdasarkan FS dan Peraturan Menteri Perindustrian Republik Indonesia Nomor 40/M-IND/7/2016 tentang Pedoman teknis pembangunan kawasan industri, bahwa lokasi yang paling layak dan memenuhi kriteria paling tinggi adalah lokasi yang ada di Kecamatan Sungai Lilin tepatnya di Desa Mulyo Rejo," kata Azizah pada rapat Pemantapan Penetepan Arahan Lokasi Kawasan Industri Hijau Kabupaten Muba di Ruang Rapat Randik Setda Muba yang dipimpin Bupati Musi Banyuasin Dr H Dodi Reza Alex Noerdin melalui Sekretaris Daerah Kabupaten Muba Drs H Apriyadi MSi bersama pihak konsultan dan Perangkat Daerah Muba terkait, Senin (1/3/2021).
 
Azizah mengatakan langkah selanjutnya adalah persiapan penyusunan master plan Kawasan Industri Hijau.
 
"Rasionalitas KIH Kabupaten Muba diantaranya, memiliki daya dukung sumber daya alam (hutan, gas dan batubara), memiliki input sumber daya sebagai bahan baku industri pengolahan, karet, kelapa sawit, dan industri turunan (hilirisasi), kemudian KIH mendukung keberlanjutan sektor primer pertanian dan pertambangan, dan infrastruktur jalan yang memadai dilalui jalan negara dan rencana pengembangan Jalan Tol Trans Sumatera," ungkapnya.
 
Sekretaris Daerah Kabupaten Muba Drs H Apriyadi MSi mengatakan setelah penyampaian SK Bupati tentang penetapan lokasi, akan ditindaklanjuti oleh Dinas PU PR Muba untuk mereview dan memasukkan rencana KIH kedalam tata ruang.
 
"Kalau KIH ini terealisasi kedepan akan menjadi potensi yang luar biasa, apalagi lokasi ini tidak jauh dari exit Jalan Tol Trans Sumatera yang akan dibangun," ujar Sekda.
 
Lanjutnya, jika proses penetapan lokasi selesai perusahaan yang akan berinvestasi di Kabupaten Muba dapat diarahkan ke KIH tersebut.
 
"Untuk itu kepada Disdagprin Muba  sebagai leading sector, tolong lengkapi dan ikuti prosedur, supaya cepat dan tidak menimbulkan masalah dikemudian hari," tandasnya.
 
Turut hadir, Kepala Dinas PU PR Muba Herman Mayori, Staf Khusus Bupati Bidang Infrastruktur dan investasi Jhonson, Konsultan UNSRI Prof Syamsu Rizal, dan Plt Kepala Dinas Perkebunan Muba Ahmad Toyibir.
KALDERANEWS - Serapan Tenaga Kerja Lokal (TKL) di perusahaan perusahaan yang berdomisili di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) menjadi perhatian serius Bupati Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Eco MBA. Aksi nyata yang di gebrak Kepala Daerah Inovatif 2020 ini yakni dimana mulai Maret 2021 akan dilakukan rekrutmen di Pertamina-Ramba, dan tercatat sebanyak 30 tenaga kerja nantinya wajib Tenaga Kerja Lokal (TKL) asal Muba. 
 
"Pak Bupati Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Icon MBA minta semua perusahaan yang beroperasi di Kabupaten Muba, harus memprioritaskan rekrutmen Tenaga Kerja Lokal, dan ini menjadi perhatian serius pihak Pemkab Muba," ungkap Kepala Disnakertrans Muba, Mursalin SE MM. 
 
Lanjut Mursalin, sebab keberadaan perusahaan yang berinvestasi di daerah Muba menjadi salah satu potensi untuk membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat sekitar. 
 
"Bupati juga menegaskan  agar  prioritas Tenaga Kerja Lokal ini berlaku untuk direkrut di setiap bidang pekerjaan yang dibutuhkan," ungkapnya. 
 
"Arahan dan penegasan Pak Bupati ini di tanggapi dengan serius  oleh Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi dengan mulai merealisasikannya melalui  Rekrutmen Penerimaan Karyawan Untuk Pertamina Ramba sebanyak 30 orang dengan memprioritaskan bagi Tenaga Kerjal Lokal (TKL)," tambah Mursalin. 
 
Ia mengungkapkan, sudah dibentuk Tim Rekrutmen antara pihak Pertamina Ramba dan Disnakertrans Muba. "Ya, upaya yang kami lakukan kali ini sangat serius untuk menyerap Tenaga Kerja Lokal  dan akan dilakukan  semaksimal mungkin Untuk Warga Muba, sesuai Program Pak Bupati," imbuhnya. 
 
"Intinya Disnakertans Muba Hadir untuk kepentingan Tenaga Kerja Lokal ( TKL ) berdasarkan peraturan dan perundang undangan yang berlaku serta dukungan dari semua pihak, sesuai Program Pak Bupati," tambah Mursalin. 
 
Disinggung tentang kapan dan dimana pengumuman rekrutmen ini akan di lakukan, Mursalin menambahkan bahwa pengumuman akan dilakukan  terbuka melalui media masa baik cetak maupun elektronik, media sosial, surat pemberitahuan ke pihak Kecamatan dan lain lain, mulai tanggal 1 maret 2021. "Informasi ini akan dibuka seluas luasnya bagi Warga Musi Banyuasin," ulasnya. 
 
Bupati Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA mengapresiasi langkah PT Pertamina EP Aset 1 Ramba Field, yang telah berkomitmen dan melakukan rekrutmen bekerjasama dengan Disnakertrans Muba dengan memberikan prioritas kepada Tenaga Kerja Lokal. 
 
"Ini sangat sejalan dengan visi misi, dimana prioritas utama dalam bidang Ketenagakerjaan adalah dengan memberikan prioritas penempatan pada Tenaga Kerja Lokal Warga Musi Banyuasin," ucapnya. 
 
Menurutnya, tahun 2021 ini Pemerintah punya target mengembangkan SDM unggul yang bertujuan meningkatkan kompetisi di level global. "Nah, ini sejalan dengan tuntutan industri hulu migas yang SDM maupun teknologinya selalu ditantang untuk selalu memiliki kompetensi tinggi sesuai standar kerja," pungkasnya. 
 
Diketahui, sebelumnya Kepala Disnakertrans Muba sudah melakukan sosialisasi Perda No 2 Tahun 2020 Tentang Pengembangan dan Penempatan  Tenaga Kerja terhadap 13 Kepala  Desa diwilayah Operasi Pertamina- Ramba di Hotel Permata Randik pada 24 februari 2021 lalu.

KALDERANEWS - Di masa pandemi Covid-19, menerapkan protokol kesehatan (Prokes) menjadi hal wajib. Untuk itu Prokes bisa diterapkan mulai dari keluarga hingga lingkungan sekitar.

Hal ini seperti yang dilakukan oleh Indah Rizky Ariani atau dikenal dengan sebutan Indah Mujyaer yang merupakan selebgram di Palembang. Ia selalu menerapkan Prokes dimulai dari keluarga hingga lingkungan sekitar.

"Di rumah dan beserta keluarga besar saya sangat mematuhi protokol kesehatan, dalam hal ini khususnya adalah 3M," kata Indah yang juga Ketua TP PKK Kecamatan Kemuning

Indah mengatakan, bahwa anak-anaknya juga diberikan edukasi tentang betapa pentingnya cuci tangan dan memakai masker. Bahkan jika mereka ikut keluar ke Indomaret atau Alfamart, meskipun cuma sebentar sebisa mungkin setalah sampai rumah mandi dan berganti pakaian.

"Saya menerapkan Prokes dalam kehidupan sehari-hari. Hanya saja untuk kebutuhan khusus misalnya dalam rangka iklan produk atau visit kunjungan saat foto dan video buka masker dulu, kalau sudah pakai lagi," kata Indah yang memiliki follower sebanyak 81 ribu lebih.

Sebagai Ketua TP PKK dan Selebgram, Indah juga aktif mengedukasi masyarakat di lingkungan sekitarnya untuk menerapkan Prokes. Tak jarang ia juga membagi-bagikan masker untuk warga dan memberikan bantuan kepada yang membutuhkan.

"Kebetulan saya adalah aktivis sosial yang selalu bergerak untuk membantu banyak masyarakat yang membutuhkan. Secara berkala, saya selalu terjun ke beberapa wilayah untuk memberikan bantuan. Konsen utamanya adalah mereka yang berkebutuhan khusus, apalagi mereka yang tetap berusaha keras untuk mencari uang tidak dengan meminta minta," ungkapnya.

Untuk itulah, ia selalu menyiapkan masker kain didalam mobil dalam jumlah cukup banyak yang sampai saat ini pun selalu ready dibawa kemana-mana. Bahkan baru beberapa hari lalu ia memesan masker sebanyak 2000 pcs, untuk dibagikan kepada masyarakat yang membutuhkan.

"Saya selalu memberikan masker kepada mereka sambil mengedukasi betapa pentingnya pemakaian masker di kala pandemi saat ini. Termasuk juga mengingatkan untuk mengganti maskernya 4 jam sekali dan mengedukasi menggunakan masker yang benar," Kata Indah yang juga sebagai pengusaha.

Bahkan ia tidak sungkan untuk stop di pinggir-pinggir jalan ketika melihat orang-orang yang berkesusahan, misalnya penjual koran dan lain-lain, jika mereka tidak memakai masker diberikannya masker secara gratis. Dengan tak lupa tetap sembari memberikan edukasi singkat tentang Prokes.

"Saya senang membantu orang-orang yang tidak meminta minta. Mereka berjuang dengan kerja keras, tapi tidak dengan menghinakan diri. Saya sangat senang dengan keuletan mereka mengejar rezeki tanpa meminta-minta," katanya.

Masih kata Indah, bahwa sudah sepatutnya percaya bahwa rezeki itu Allah yang punya kekuasaan untuk mengaturnya. Jadi tidak akan sampai mati karena kelaparan kalau mau berusaha.

"Jika orang yang berkebutuhan khusus saja tidak menghinakan diri mereka dengan meminta minta, lalu kenapa kita yang memiliki tubuh lengkap malas sekali untuk berusaha?. Ini saya lakukan untuk memberikan teguran pada orang-orang yang malas, apalagi kalau kerjanya hanya meminta-minta dari orang lain," cetusnya.

Menurutnya, dengan membantu orang-orang yang berkebutuhan khusus membuatnya selalu bersyukur atas kesempurnaan yang Allah titipkan. Banyak pelajaran yang saya justru dapatkan dari mereka yang diberikan kesabaran luar biasa dalam hidup.

"Untuk membantu orang lain yang membutuhkan, saya tidak pandang bulu. Saya tidak hanya membantu orang-orang muslim saja, beberapa waktu lalu saya menjenguk orang yang kerja nya adalah sebagai penjaga gereja. Bagi saya membantu itu tidak pandang bulu," katanya.

KALDERANEWS- Ratusan pengurus dan Ketua Kamar Dagang Industri (KADIN) periode 2020-2025 dari 10 Kabupaten/Kota di Sumatera Selatan, Minggu (6/12/2020) malam secara resmi dilantik secara langsung oleh Ketua Umum KADIN Sumsel Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA di Hotel Santika Premiere Bandara Palembang. 
 
Adapun pengurus dan Ketua KADIN 10 Kabupaten/Kota periode 2020-2025 yang dilantik yakni diantaranya dari Lubuklinggau, Banyuasin, OKU, Mura, Palembang, Muba, Empat Lawang, Prabumulih, OKU Selatan, dan Muaraenim. 
 
"Selamat mengemban amanah baru kepada pengurus dan Ketua KADIN di periode 2020-2025," ucap Ketua Umum KADIN Sumsel, Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA. 
 
Bupati Muba ini menambahkan, meski masih dihadapkan pada pandemi COVID-19 namun usai pelantikan ini pengurus KADIN di Sumsel harus tetap maksimal dan optimal memberikan kontribusi positif kepada warga dan masyarakat di Sumsel. 
 
"Dalam kesempatan ini pula saya mengajak seluruh pengurus KADIN Kabupaten/Kota di Sumsel untuk maksimal turut andil memulihkan perekonomian di Sumsel di masa pandemi COVID-19 saat ini," ujar Peraih penghargaan Kepala Daerah Inovatif di Indonesia tersebut. 
 
Sementara itu, Ketua Bidang Organisasi KADIN Sumsel, H Affandi Udji menyebutkan saat ini terdata ada sebanyak 2 ribu lebih anggota yang tergabung dalam KADIN di Sumatera Selatan.
 
"Anggota KADIN di Sumsel ini terus bertambah, terlebih semenjak 5 tahun belakangan ini dibawah kepemimpinan Ketua Umum KADIN Sumsel Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA," ungkapnya.
 
Lanjutnya, 10 perwakilan pengurus KADIN Kabupaten/Kota yang dilantik ini juga akan menjadi peserta Musyawarah Provinsi (Muprov) KADIN Sumsel ke-VII yang akan dilaksanakan Senin 7 Desember 2020. 
 
"Kita berharap agar pelaksanaan Muprov KADIN ke-VII nantinya berjalan lancar dan KADIN Sumsel dapat kembali dipimpin oleh sosok yang pemimpin cerdas dan nyata membawa kemajuan KADIN Sumsel," tandasnya. 
 
Turut hadir dalam rangkaian Pelantikan Ketua Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN) Kabupaten/Kota se-Sumatera Selatan Periode 2020-2025 yakni diantaranya Anggota DPRD Sumsel Fatra Radezayansyah, Sekretaris Daerah Muba Drs Apriyadi MSi, Kepala Dinkominfo Muba Herryandi Sinulingga AP, Plt Kadispopar Muba Muhammad Fariz SSTP MM, dan Plt Kabag Protokol Muba Rangga Perdana Putera SSTP MSi.
KALDERANEWS - Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sumsel H.Nasrun Umar menghadiri Puncak Acara Hari Ulang Tahun ke-21 Dharma Wanita Persatuan (DWP) Sumsel, di Gedung Wanita Seiwijaya Rajawali, Senin (7/12). Di usianya yang demikian itu, Sekda Sumsel berharap peran DWP semakin matang mendampingi ASN serta berkontribusi nyata bagi pembangunan menuju Sumsel Maju untuk Semua.
 
"Usia 21 itu artinya DWP sudah cukup dewasa. Makanya pesan Saya DWP harus semakin dewasa dan matang mengemban tugasnya sebagai pendamping ASN. Selain itu teruslah berperan aktif  mengaktualisasikan diri memberikan kontribusi untuk kemajuan Sumsel," ujarnya.
 
Meski di tengah pandemi, Nasrun menghimbau agar DWP tetap aktif berkiprah terlebih saat ini sudah ada Pergub 37 Tahun 2020 yang dapat dijadikan acuan dalam beraktivitas.  Gubernur mengeluarkan Pergub 37 Tahun 2020 adalah kebijakan yang sangat tepat agar dapat mengantisipasi kehidupan new normal. Masyarakat menurutnya tidak boleh takut tapi dengan virus ini namun harus tetap waspada. 
 
" Karena itu silahkan lakukan program-program DWP tentunya dengan mematuhi regulasi Protokol Kesehatan. Rajin cuci tangan, hindari kerumunan dan pakai masker. Kita pakai masker itu bukan hanya melindungi diri sendiri tapi juga menyelamatkan orang lain," terangnya.
 
Sementara itu, Ketua DWP Provinsi Sumsel Hj. Renny Nasrun Umar memaparkan menginjak usianya yang ke 21, DWP diibaratkan seperti seorang wanita muda cantik smart dan memiliki potensi besar. Sehingga diharapkan DWP dapat mengembangkan dirinya menjadi pendamping setia ASN dalam memajukan organisasi dan mendukung pemerintahan.
 
"Setelah Munas 2019 lalu, Ketua DWP Pusat Erni Guntarti Tjahjo Kumolo mengajak semua bangkit dengan ide baru agar anggota DWP menyesuaikan diri di era digital dalam meningkat perekonomian keluarga," jelas Renny.
 
Lebih jauh dikatakannya, tahun 2020 merupakan tahun yang penuh perjuangan dimana semua orang di seluruh dunia harus melawan virus yang kejam. Untuk itu DWP kata Renny, harus dapat menyesuaikan diri akan dampak Covid 19, dan aktif melakukan pencegahan dengan menerapkan 3 M. yakni Mencuci Tangan, Menghindari Kerumunan dan rajin memakai masker. 
 
Dalam berbagai kegiatan jelas Renny, DWP Sumsel terus berupaya aktif berpartisipasi mengimbangi kegiatan DWP Pusat diantaranya mengikuti webinar-webinar nasional yang sangat edukatif. Juga melakukan berbagai program peningkatan ekonomi keluarga seperti bermitra dengan UMKM, melakukan program hidroponik hingga memelihara lele dalam ember dan eco printing.
 
Bahkan DWP juga ikut bakti sosial korban kebakaran, juga membantu masyarakat yang terdampak covid. Termasuk melakukan penanaman bibit pohon di aliran sungai dan lainnya.
 
"Semangat ini tetap kami hidupkan dengan melaksanakan program kerja rutin, melakukan konsolidasi kabupaten dan kota dan DWP di lingkungan OPD," jelasnya.
 
Adapun tema HUT kali ini adalah Peran Dharma Wanita Persatuan dalam Pemberdayaan Perempuan di Era Digital untuk mendukung terwujudnya ketahanan Keluarga Indonesia.
 
Dalam kesempatan tersebut hadir juga Penasehat DWP Provinsi Sumsel Hj. Febrita Lustia HD, mewakili Ikatri DPRD Sumsel, Samantha Tivani Yasser B.Bus Ketua Persit KCK Daerah II Sriwijaya Shinta Agus Suhardi, dan Ketua DWP Kabupaten/Kota se Sumsel.
 
KALDERANEWS - Bupati Muba Dr H Dodi Reza Alex Noerdin melalui Wakil Bupati Musi Banyuasin Beni Hernedi menghimbau kepada masyarakat agar lebih menggali lagi potensi-potensi yang ada di Bumi Serasan dalam konteks ketahanan pangan, menuju Muba berdaulat pangan.
 
Hal ini disampaikan Wabup Muba pada acara Lauching Program Pemberdayaan Ekonomi Kerakyatan, Badan Pemberdayaan Ekonomi Kerakyatan (BPEK) Muba melalui Program Kemitraan Disektor Urban Farming
dari Kemang Farm, di Dusun IV Desa Kemang Kecamatan Sanga Desa, Sabtu (5/12/2020).
 
Dikatakannya kedaulatan pangan juga sejalan dengan era Pemerintahan Presiden Joko Widodo yang dicantumkan sebagai salah satu program prioritas dalam Nawacita.
 
"Kalau ingin negara berdaulat pangan, itu harus daerah dulu pangannya berdaulat. Kedaulatan pangan artinya pangan yang kita konsumsi sehari-hari itu dari yang kita tanam sendiri," kata Beni.
 
Untuk itu, ia mengatakan Pemkab Muba mendukung Program Pemberdayaan Ekonomi Kerakyatan BPEK melalui Program Kemitraan Disektor Urban Farming dari Kemang Farm, untuk memenuhi kebutuhan pangan di Muba khususnya dalam Kecamatan Sanga Desa sendiri.
 
"Ini luar biasa, contoh bagus gerakan hari ini. Dan ini akan di dukung Pemkab Muba," ujarnya.
 
Wabup Muba juga berharap perusahaan-perusahaan yang ada di Muba membantu membina kegiatan tersebut, untuk menangani atau memulihkan ekonomi dimasa Pandemi Covid-19.
 
"Tolong ini dibangun kemitraannya, agar kegiatan pertanian tersebut berjalan lancar, dengan memperhatikan pendistribusian dan pemasaran produksinya," imbuh Beni.
 
Ketua Kemang Farm Rozali mengatakan urban farming adalah konsep pertanian perkotaan, dengan sistem menggunakan media tanam air (hidroponik), dan merupakan salah satu cara yang mudah untuk masyarakat dalam bertani.
 
"Program ini inisiasi langsung dari Pak Wakil Bupati Muba. Kebun urban farming yang kita buka hari ini insyaallah yang terbesar di Muba dan insyaallah bebas pestisida, dengan menghasilkan sayuran segar sebanyak tiga ton per bulan," ungkapnya.
 
Lanjut Rozali, pihaknya juga membuka kesempatan untuk masyarakat umum, maupun instansi dan perusahaan yang tertarik untuk bertani dengan sistem hidroponik.
 
"Akan kita ajari dari awal, kita bimbing sampai panen, dan juga digaransi pasca panen, artinya seluruh hasil penennya akan kita beli," kata Rozali.
 
Lebih lanjut ia mengatakan bahwa kedepan Kemang Farm akan ada banyak lagi program yang dibangun, diantaranya sektor perikanan, peternakan, UMKM, dan koperasi.
 
"Harapan kami BPEK Muba bisa menjadi simpul utama dari seluruh kegiatan ekonomi berbasis masyarakat," pungkasnya.
 
Dalam kegiatan yang turut dihadiri Anggota DPRD Provinsi Sumsel Susi Imelda Beni Hernedi selaku Ketua BPEK Muba, Kepala Dinas Tanaman Pangan Holtikultura Muba Thamrin, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Muba Ali Badri, dan Kades Kemang Edison itu, dilanjutkan dengan peninjauan kebun hidroponik Kemang Farm.
Ad Sidebar

Latest Tweets

Feby Deru Dampingi Iriana Jokowi Sosialisasi Bahaya Narkoba dan Tes IVA Hingga Temui Pengrajin Songket… https://t.co/yxjLiPEQUl
Kunjungi Stan Dekranasda Sumsel, Iriana Jokowi Janji Temui Pengrajin Kain di Palembang https://t.co/6FQb5LcCCy via @tripplesworld
Menang Tipis Atas PSGC Ciamis, Sriwijaya FC Makin Kokoh di Puncak Klasemen https://t.co/V0DFFAlQDG lewat @tripplesworld
Metzelder Diduga Terlibat Kasus Pornografi Anak https://t.co/knEQDSYopZ lewat @tripplesworld
Icardi Tuntut Inter Milan Bayar Kompensasi 1,5 Juta Euro https://t.co/IZVf4wvhGn lewat @tripplesworld
Napoli Boyong Fernando Llorente dari Tottenham https://t.co/FnVARyGvqx
Follow Kaldera News on Twitter

Please publish modules in offcanvas position.