Sumatera-Selatan

Sumatera-Selatan (1017)

KALDERANEWS - Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Musi Banyuasin menggelar pertemuan rutin sekaligus memperingati Isra Miraj Nabi Muhammad saw tahun 1442 H, bertempat di Gedung DWP Kabupaten Muba, Kamis (18/3/2021).
 
Kegiatan rutin DWP yang biasanya dilaksankan setiap bulan sebelumnya terhenti dikarenakan dalam situasi pandemi COVID-19, berangsur-angsur mulai dapat dilaksanakan kembali, tentunya dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yang telah ditetapkan.
 
Penasehat DWP Kabupaten Muba, Hj Thia Yufada Dodi Reza menyampaikan ucapan syukur bisa kembali melaksanakan pertemuan rutin dan bersilaturahmi langsung dengan seluruh pengurus dan anggota DWP Kabupaten Muba.
 
"Saya mengucapkan terima kasih pada Ketua dan Pengurus DWP Kabupaten Muba yang senantiasa proaktif dalam berkegiatan, dan saya juga mengucapkan selamat atas prestasi-prestasi yang di raih oleh DWP Kabupaten Muba, dimana tahun 2020 kemarin mendapat juara E-reporting DWP tingkat kabupaten/kota se Sumsel dan masuk dalam 25 desain masker fashion terbaik dalam lomba desain masker yang diadakan oleh Dekranas pusat,"ucap Thia.
 
Istri Bupati Muba ini berharap, semoga prestasi ini dapat dipertahankan dan menjadi semakin baik lagi, semoga kedepan banyak lagi program kegiatan yang berkenaan dengan pemberdayaan perempuan, ketahanan keluarga serta peningkatan taraf ekonomi keluarga yang bisa dilaksanakan nantinya.
 
"Pertemuan sekaligus dirangkaikan dengan peringatan Isra Miraj Nabi Muhammad saw tahun 1442 H , diharapkan dapat jadi pembinaan mental dan spritual semua anggota DWP agar menjadi manusia yang bertaqwa, berkepribadian, serta budi pekerti yang luhur,"harapnya.
 
Pada kesempatan yang sama Ketua DWP Kabupaten Muba, H Asna Aini Apriyadi melaporkan program singkat di tahun 2021,  yaitu di bidang sekretariat berupa kegiatan pendataan anggota, konsolidasi ke setiap kecamatan, melakukan kunjungan kerja dan terus melakukan sosialisasi e-reporting.
 
"Meski masih di masa pandemi, anggota DWP tetap semangat melaksanakan kegiatan, seperti bidang pendidikan, kegiatan ke lapangan outbound ke danau kongar, pembinaaan dan sosialisasi ke sekolah dari tingkat SD hingga SMP. Untuk di bidang sosial budaya kita melakukan peringatan hari besar agama di bulan ramadhan. Selain itu juga menggelar kegiatan secara virtual yasinan di instansi masing-masing," lapornya.
 
Peringatan Isra Miraj di isi dengan ceramah agama yang disampaikan oleh Ustad H Muhammad Albar LC.
KALDERANEWS - Keberhasilan RSUD Sekayu,Musi Banyuasin  melakukan operasi jantung terbuka mendapat dukungan penuh rumah sakit pusat. Muba di bawah nahkoda Bupati Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA yang tercatat sukses melaksanakan sejumlah operasi jantung terbuka dapat respon positif dan diakui banyak  pihak. 
 
Prestasi ini menghasilkan pujian dan penghargaan dari Perhimpunan Dokter Spesialis Bedah Toraks, Kardiak dan Vaskular Indonesia sebagai Inisiator Pelayanan Bedah Jantung Terpadu pada
Rumah Sakit Umum Daerah Tingkat Kabupaten Pertama di Indonesia.
 
Penghargaan diberikan karena RSUD Sekayu setahun ini sudah berhasil melaksanakan operasi jantung terbuka kepada 10 pasien dari berbagai daerah di Indonesia. 
 
"Dalam rangka mewujudkan pelayanan jantung terpadu di Kabupaten
Musi Banyuasin ini kami mengajukan permohonan  Rekomendasi dari RS Pusat Jantung Nasional (PJN) Harapan Kita Jakarta agar RSUD Sekayu dapat ditetapkan menjadi RS Jejaring Layanan Kardiovaskular di wilayah kerja Provinsi Sumatera Selatan," ungkap Direktur RSUD Sekayu, dr Makson Parulian Purba MARS saat audiensi rencana menjadikan  RSUD Sekayu sebagai  jejaring layanan jantung terpadu di RS Kabupaten dengan Jajaran RS Jantung Harapan Kita. 
 
Dikatakan, bahwa RSUD Sekayu telah memiliki SDM yang berlisensi dan kompeten  untuk terlibat dalam operasi jantung terbuka 2 Dokter Spesialis BTKV(K), 1 dokter spesialis jantung dan pembuluh darah.
 
"Kemudian, 3 Dokter spesialis bedah umum, 3 dokter spesialis anastesi, 4 dokter umum asistensi 
jantung, 5 perawat spesialisasi jantung," ulasnya.
 
Direktur Utama RS Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita, Dr dr Iwan Dakota Sp JP (K) MARS FACC FESC, sangat mengapresiasi Bupati Muba Dr Dodi Reza serta pimpinan RSUD Sekayu yang sangat komitmen memberikan pelayanan kesehatan khususnya kesehatan jantung untuk warga Sumsel. 
 
"Kenapa tidak kita jadikan pusat jejaring kardiovaskular nasional, pemikiran ini bergulir akan didiskusikan dengan kementerian kesehatan dan seperti nya akan mendapatkan persetujuan untuk menjadi jejaring kita, kalau menjadi jejaring kardiovaskular nasional tentu kita akan mempunyai kewajiban untuk melakukan pendampingan sampai RSUD Sekayu bisa melakukan pelayanan kardiovaskular yang mandiri," ucapnya. 
 
Hal ini pula, lanjutnya, dapat menjadi percontohan sehingga dapat mentrigger RSUD Kabupaten di seluruh Indonesia. "Program pembinaan dari RS Jantung Harapan Kita sebagai pusat jantung nasional ke RSMH di level Provinsi dan level kabupatennya yaitu RSUD Sekayu. Dengan dukungan dari Pemkab dan  Bupati Dodi saya yakin dan optimis  dapat berkembang dengan baik," ungkapnya. 
 
Bupati Muba Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA menyebutkan, 
kesehatan dan sarpras rumah sakit yang lengkap menjadi konsen utama dirinya sejak memulai kepemimpinan di Bumi Serasan Sekate. 
 
"Bukan hanya penyintas jantung, namun sejak 2017 Pemkab Muba telah merealisasikan asuransi kesehatan UHC yang mengcover seluruh warga masyarakat prasejahtera di Muba untuk mendapatkan pelayanan kesehatan gratis yang mana anggarannya dibebankan ke APBD Muba," jelas Pembina dan Penggerak Olahraga Terbaik Indonesia itu. 
 
Menurutnya, penyakit jantung adalah salah satu penyakit periodenya pendek dan juga cukup tinggi angka kematiannya. Ketika pasien harus antri dengan waktu yang cukup lama maka menjadi problema tersendiri. 
 
"Muba mempunyai kemampuan untuk menjadi salah satu yang menyediakan fasilitas tersebut. Kita berusaha semaksimal mungkin untuk melaksanakannya," ucapnya. 
 
Saat ini, lanjut Dodi Reza, Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin pada tahun anggaran 2021 ini tengah melakukan peningkatan gedung Rumah Sakit Umum Daerah Sekayu dengan membangun gedung Penunjang Medik empat lantai dan penambahan gedung rawat untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. 
 
"Ini juga bagian dalam rangka terus meningkatkan pelayanan kesehatan di Muba, dan InshaAllah November 2021 target kami peningkatan gedung RSUD Sekayu selesai dan pelayanan lebih maksimal lagi," ujarnya.
 
Ia menambahkan, dengan mengusulkan RSUD Sekayu menjadi RS Jejaring Layanan Jantung Terpadu di RS Kabupaten akan lebih memaksimalkan lagi pelayanan RSUD Sekayu di bidang kesehatan jantung. "Ini semata-mata demi masyarakat Muba," pungkasnya. 
 
Dalam kesempatan audiensi rencana RSUD Sekayu sebagai RS Jejaring Layanan Jantung terpadu di RS Kabupaten dengan Jajaran RS Jantung Harapan Kita juga turut dihadiri Direktur Pelayanan Medik Keperawatan dan Penunjang RS Jantung Harapan Kita Dr dr Dicky Fakhri Sp B Sp BTKV(K), Direktur Perencanaan, Organisasi dan Umum RS Jantung Harapan Kita Dr dr Lia G Partakusuma Sp PK (K) MM MARS, Direktur Sumber Daya Manusia, Pendidikan dan Penelitian RS Jantung Harapan Kita 
Dr dr Basuni Radi Sp JP (K), dan Direktur Keuangan RS Jantung Harapan Kita Liliek Mahaendra Susilo AK MM.
 
 
 
KALDERANEWS - Kabupaten Musi Banyuasin ditunjuk sebagai tuan rumah pergelaran turnamen Futsal U-18 tingkat Provinsi Sumatera Selatan. Turnamen futsal Road To Popnas 2021 yang dipusatkan di Stable Berkuda Sekayu ini dibuka oleh Bupati Muba Dr H Dodi Reza Alex Noerdin diwakili Sekretaris Daerah Kabupaten Muba Drs H Apriyadi MSi, Selasa (16/3/2021).
 
Ketua Asosiasi Futsal Provinsi Sumatera Selatan Ir Islah Taufik MSi  mengatakan mini Turnamen Futsal U-18 diikuti oleh 12 kabupaten/kota dalam Provinsi Sumatera Selatan yang telah diseleksi. Mereka ini akan diseleksi ulang untuk menjadi skuad tim Sumsel pada ajang Popnas Agustus 2021 mendatang.
 
"Kepada peserta silahkan bermain dengan sportif, sebaik mungkin tunjukkan skill adik-adik, karena nanti kita akan menurunkan tim untuk menilai dan menentukan tim mewakili Sumsel pada Popnas 2021," ujarnya.
 
Islah juga mengucapkan terima kasih kepada Pemkab Muba yang telah bersedia menjadi tuan rumah dalam kegiatan ini. Dan akan menunjuk Muba kembali menjadi tuan rumah penyelenggaraan Liga Futsal Nusantara Agustus 2021 yang akan datang.
 
"Saya yakin Muba selalu siap dan tidak diragukan lagi. Terima kasih atas dukungan semua pihak atas terselenggaranya mini Turnamen ini, mudah-mudahan akan lahir atlet terbaik Sumsel di ajang ini dan jadi kebanggaan kita semua," ucapnya.
 
Sekda Muba Drs H Apriyadi MSi  menyambut baik turnamen yang juga jadi persiapan pengiriman kontingen Sumsel Pada Popnas 2021. Ia berpesan kepada panitia dan peserta serta supporter untuk tetap mematuhi protokol kesehatan pencegahan COVID-19.
 
"Kami minta komitmen semua pihak bahwa kita harus patuh Prokes COVID-19. Kita wajib menjaganya supaya kegiatan ini berlangsung aman," tegasnya.
 
Apriyadi menyampaikan, Muba dibawah kepemimpinan Bupati Dr H Dodi Reza Alex Noerdin dan Wakil Bupati Beni Hernedi sangat komitmen dibidang olahraga. Dikatakannya Stable Berkuda yang dibangun sebagai Fasilitas PON tahun 2004 lalu ini dirawat dengan baik dan saat ini digunakan para atlet binaan Pemkab Muba untuk tempat latihan berbagai cabang olahraga.
 
"Alhamdulillah, kalau di Agustus nanti dalam event Liga Nusantara dan Muba ditunjuk kembali sebagai tuan rumah InsyaAllah kondisi Stable Berkuda ini akan jauh lebih baik dari sekarang," kata Sekda.
 
Plt Kepala Dinas Perkebunan Muba Ahmad Toyibir SSTP MM yang juga i Ketua Asosiasi Futsal Kabupaten Muba mengucapkan terima kasih kepada Asosiasi Futsal Sumsel yang telah memberikan kepercayaan untuk Muba menjadi tuan rumah.
 
"Mohon dukungan kepada kita semua supaya turnamen ini dapat terlaksana dengan sukses. Dan untuk pendukung bisa menyaksikan siaran langsungnya di akun Facebook Futsal Musi Banyuasin," ucapnya.
 
Lanjut Toyibir, seluruh peserta dan official diwajibkan membawa hasil swab antigen atau anti body, untuk mencegah terjadinya penyebaran COVID-19.
 
"Insyaallah yang hadir disini terbebas dari COVID-19," tandasnya
 
Adapun 12 tim yang mengikuti Mini turnamen ini , Kabupaten Muba, Palembang, Lubuk Linggau, Prabumulih, Empat Lawang, Oku Selatan, Pagar Alam, Ogan Ilir, Lahat, Pali, OKU, dan Kabupaten Musi Rawas. 
 
Turut hadir, Asisten Bidang Administrasi Umum Setda Muba Sunaryo SSTP MM, Staf Khusus Bupati Bidang Pemuda dan Olahraga Achamd Haris, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Muba Musni Wijaya SSos MSi, Kepala Dispopar Muba M Fariz SSTP MM, Kepala Dinas Kesehatan Muba dr Azmi Dariusmansyah MARS, Camat Sekayu M Taisir Gunawan, dan Ketua KONI Muba Agus Raflen.
KALDERANEWS - Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) dibawah kepemimpinan Bupati Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA tak pernah berhenti melakukan terobosan yang sangat berkontribusi positif ke warga masyarakatnya. 
 
Bahkan, refocusing hingga pemangkasan anggaran seakan tidak berdampak signifikan kepada pertumbuhan perekonomian dan percepatan pembangunan serta pemenuhan sarana prasarana pendidikan yang merata. 
 
Kali ini, lewat inisiasi TP PKK Kecamatan Bayung Lencir bersama pihak swasta yakni PT Marga Bara Jaya akan menggarap pembagunan fasilitas sarana prasarana sekolah yang dikhususkan untuk anak-anak Suku Anak Dalam (SAD). 
 
"Terdapat 2 lokasi yang akan dibangun saung belajar yaitu di desa Pagar Desa dan Desa Pangkalan Bayat. Saat ini pekerjaan sudah dimulai dengan  pengumpulan material dan pembersihan lokasi, tentu inisiasi ini tidak terlepas dari dukungan Ketua TP PKK Muba ibu Thia Yufada dan pak Bupati Dodi Reza yang selalu mensupport program-program yang menyentuh langsung warga masyarakat Muba," ungkap Ketua TP PKK Bayung Lencir, Agustuti.
 
Dikatakan, ada 25 kepala keluarga dan 93 jiwa, terbagi  50 pria dan  43 wanita.  "Saat ini juga tercatat ada 15 balita dan 2 ibu hamil yang berdomisili di wilayah ini. Sedangkan 20 orang anak diketahui masih usia pelajar," bebernya.
 
Agustuti menyebut sanggar belajar  ukuran 6 x 8 khusus untuk anak-anak SAD segera ditegakkan. "Tentu anak-anak SAD ini butuh perhatian lebih, kita ingin agar mereka tetap tersentuh pendidikan dan kesehatan mereka diperhatikan," kata dia.
 
Agustuti pun mengakomodir dan meunyiapkan beasiswa bagi anak-anak SAD yang berprestasi dan memiliki keinginan bersekolah ke jenjang lebih tinggi.
 
"Kita harus dukung mereka meraih masa depan. Nah kemarin kita ke lokasi juga melakukan pemeriksaan kesehatan dimotori Dinkes Muba melalui Puskesmas Bayung Lencir. Anak balita, ibu menyusui dan ibu hamil  juga dicek kesehatan," tutupnya.
 
Sementara itu, Ketua TP PKK Muba Thia Yufada Dodi Reza menyebutkan, dirinya akan selalu mensupport program TP PKK di seluruh Kecamatan Muba hingga menyentuh kawasan pelosok. "Pemenuhan fasilitas pendidikan untuk SAD ini memang menjadi konsen utama TP PKK Muba," ungkap Wanita Inspirasi Sumsel ini. 
 
Bupati Muba Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA mengapresiasi inisiasi TP PKK Bayung Lencir yang turut andile memenuhi sarpras dan fasilitas pendidikan hingga ke daerah pelosok dan menyentuh kalangan SAD. 
 
"Apalagi sudah menjadi hak seluruh anak Indonesia untuk mendapatkan pendidikan, saya apresiasi dan program ini harus terus berlanjut dan ditukarkan ke Kecamatan lainnya di Muba," pungkasnya.
 
 
 
KALDERANEWS - Lingkungan dan fasilitas sarana prasarana olahraga Kabupaten Musi Banyuasin dibawah kepemimpinan Bupati Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA lagi-lagi menyedot perhatian banyak pihak. 
 
Kali ini, katan Sport Sepeda Indonesia (ISSI) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) optimis Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) bisa menjadi tuan rumah balap sepeda tingkat nasional yang akan diikuti ribuan pecinta olahraga bersepeda ini.
 
Ketua ISSI Sumsel Leonardi Sohe, SH melalui Binpres ISSI Sumsel, Asnawi mengatakan, pihaknya tengah melakukan penjajakan dengan pemerintah Kabupaten Muba khususnya Dinas Pemuda Olahraga Pariwisata (Dispopar) Muba untuk pelaksanaan event balap sepeda ini.
 
“Balap sepeda akan berlangsung 2 kategori, yaitu Cycling for all dan race (balapan). Untuk cycling for all akan dilaksanakan Bike Adventure dan untuk race akan digelar nomor criterium,” katanya.
 
Untuk kelas adventure sendiri, menurutnya, sudah bisa dipastikan akan dilaksanakan di Kota Sekayu. “Kelas adventure ini akan mengeksplore potensi-potensi wisata dan petualangan di Bumi Serasan Sekate, dan untuk kreteria kami masih mempelajari semua persiapan agar kelas ini dapat terselenggara di Sirkuit Skyland nantinya,” katanya.
 
Sedangkan, untuk kualitas lintasan dan tikungan sirkuit yang memiliki julukan mini catalunya ini menurutnya tidak perlu diragukan lagi.
 
“Kalau selama ini balap motor dan mobil kini giliran sepeda yang akan menjajalnya,” katanya.
 
Ketua Pengcab ISSI Muba, Djonny Aking  menambahkan, dirinya sangat optimis jika pelaksanaan event ini akan berjalan sukses dan meriah terkhusus untuk di kelas adventure yang ia targetkan akan diikuti sekitar 1.000 peserta dari seluruh wilayah Sumsel saja.
 
Sedangkan Bupati Muba H Dodi Reza menyambut baik gagasan dari ISSI Sumsel untuk penyelenggaraan event balap sepeda di kabupaten Musi Banyuasin ini
 
Pihaknya akan terus berkoordinasi untuk mempersiapkan fasilitas yang dibutuhkan baik penyelenggara maupun peserta agar bisa berjalan dengan baik.
 
“Rencananya event ini akan kita laksanakan di bulan Oktober bertepatan dengan peringatan Hut TNI agar kemeriahan event semakin terasa,” harapnya.
 
 
 
Attachments area
 
 
 
KALDERANEWS -  Capaian prestasi membanggakan kembali ditorehkan Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Musi Banyuasin di bawah kepemimpinan Bupati Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA dan Wakil Bupati Beni Hernedi SIP. Baru-baru ini Arsip Nasional Republik Indonesia ( ANRI) mengumumkan hasil pengawasan kearsipan Pemerintah Daerah.  Isinya, Kabupaten Muba dinobatkan sebagai peringkat satu Sumsel dan  10 besar  Nasional Penghargaan Pengawasan Kearsipan Tahun 2020.
 
"Dari hasil penilaian ANRI, Muba peringkat 1 di Sumsel dan masuk 10 nasional dengan capaian nilai 94.47 (sangat memuaskan)," ungkap Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Musi Banyuasin, Drs Yohanes Yubhar MM, Junat (12/03/2021).
 
Muba menjadi jawara  bergengsi penilaian ANRI lewat banyak aspek penilaian   mulai  aspek Pelaksanaan Tertib Arsip, Pengelolaan Arsip OPD, Pengawasan Arsip OPD. Ada lagi Aspek Ketaatan Terhadap Peraturan Perundang- undangan Bidang Kearsipan, Aspek Program Kearsipan, dan Aspek Pengolahan Arsip Inaktif. 
 
Aspek penilaian juga menyangkut  Aspek Penyusutan Arsip, Aspek Pengelolaan Arsip Statis, Aspek SDM Kearsipan, Aspek Kelembagaan, dan Aspek Prasarana dan Sarana Kearsipan. 
 
"Item yang dinilai sangat banyak. Capaian prestasi ini tidak terlepas dari support Bupati Dodi Reza dan seluruh OPD di lingkungan Pemkab Muba dan masyarakat," ucapnya. 
 
Bupati Muba Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA mengucapkan selamat atas Penghargaan Pengawasan Kearsipan Tahun 2020 serta capaian dan ketelatenan 
Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Musi Banyuasin yang selalu maksimal dalam upaya tertib Arsip. 
 
"Prestasi yang sangat baik, harus dipertahankan dan terus ditingkatkan," ungkap Kepala Daerah Inovatif 2020 itu. 
 
Dodi berharap,  Kearsipan Muba dapat selalu dijaga dengan baik untuk kebutuhan seluruh pihak dan warga masyarakat Muba. "Semoga capaian prestasi ini terus memotivasi Pemkab Muba untuk selalu bekerja dengan maksimal," tandasnya.
KALDERANEWS - Bupati Musi Banyuasin (Muba) Dr H Dodi Reza Alex Noerdin mendorong program revitalisasi dan pembangunan pasar rakyat tradisional untuk pemulihan ekonomi masyarakat pasca pandemi COVID-19. "Pasar adalah pusat perputaran ekonomi masyarakat. Banyak uang yang beredar di sana. Untuk itu, revitalisasi harus dilakukan. Pasar harus menjadi sentral pemulihan ekonomi masyarakat pasca-pandemi,"ujar Bupati Muba Dr H Dodi Reza Alex Noerdin.
 
Dodi sengaja melakukan kunjungan kerja dan silaturahmi sekaligus blusukan ke pasar tradisional Desa Karya Maju Kecamatan Keluang, untuk bertemu para pedagang Jum'at (12/3/2021).
 
Kepada pedagang dan warga Dodi mengatakan di masa pandemi COVID-19 ada program pemulihan ekonomi nasional, salah satunya bantuan untuk  UMKM berupa bantuan permodalan dan bansos langsung serta program pembangunan sarana dan prasarana pusat perekonomian. 
 
"Pemkab Muba sudah memberikan bantuan-bantuan kepada pelaku usaha, seperti bantuan kios-kios yg representatif, kita juga berikan bentor supaya bisa layani masyarakat sampai ke pelosok. Karena pandemi ini membuat ekonomi terpuruk, maka salah satu pemulihan ekonomi ialah membantu pedagang,"ucapnya.
 
Kepala daerah inovatif ini  yakin revitalisasi  pasar tradisional Desa Karya Maju  bisa mendorong pemulihan ekonomi. 
 
"Hari ini saya datang dan melihat langsung kondisi pasar Desa Karya Maju yang sejak tahun 1983 sudah menjadi sentra ekonomi, melayani enam desa di Kecamatan Keluang. Nanti kita jadikan pasar Karya Maju menjadi pasar modern, namun pengelola harus diperhatikan, dijaga sarana dan prasarananya nanti. Kalau pasar ramai didatangi masyarakat maka ekonomi akan tumbuh. Desa Karya Maju akan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi msyarakat Kecamatan Keluang,"pungkasnya.
 
Pada kesempatan yang sama Bupati DRA menjawab keinginan masyarakat Kecamatan Keluang, yaitu permintaan perkerasan jalan dalam desa dan peningkatan jalan
 
"Selain revitalisasi pasar dan pembangunan sarana dan prasarana olahraga, tahun ini untuk Kecamatan Keluang akan dilakukan perbaikan infrastruktur melalui Dinas PUPR dengan total anggaran 32,450 milyar. Ada Peningkatan ruas jalan Sp. Selabu-Keluang, Lapis Ulang ruas jalan Keluang - Talang Siku, peningkatan jalan dalam Desa Tanjung Dalam, peningkatan jalan dari Sidorejo (A6) - Cipta Praja (A7) dengan aspal hotmix, peningkatan ruas jalan dari Desa Sumber Agung (A.2) menuju Desa Karya Maju (A.1) dengan aspal hotmix, supervisi lapis ulang ruas jalan Keluang - Talang Siku. Kemudian pembangunan turap_talud/beronjong, pembangunan tembok penahan tanah Desa Sidorejo (A6), pembangunan jalan cor beton Sumber Agung (A2) - Karya Maju, Sri Damai - Tegal Mulyo. Kita juga  revitalisasi sungai Desa Tanjung Dalam,"bebernya.
 
Camat Keluang, Deby Heryanto SSTP MSi melaporkan, sesuai permintaan masyarakat Desa Karya Maju, agar dukungan dari Pemkab Muba untuk segera dilakukan revitalisasi pasar tradisional disini. 
 
"Besar harapan kiranya pasar segera dapat direvitalisasi, karena pasar tradisional Desa Karya Maju tidak hanya sebagai  pusat perekonoian saja ,tapi ada enam desa yang melakukan transaksi jual beli. Pasar tradisional Desa Karya Maju berdiri sejak tahun 1983, di atas lahan dengan luas 8500 persegi, jumlah los 170,  pedagang  pelataran sebanyak 75, dan jumlah total sebanyak 245 pedagang,"lapornya.
 
Pada acara ini Bupati Muba secara simbolis menyerahkan bantuan dari Baznas berupa bantuan modal usaha untuk 69 orang pelaku UKM Kecamatan Keluang sejumlah Rp 89.700.000, dengan rincian masing-masing mendapat Rp 1.300.000. Bantuan bedah rumah kepada Sunaryo warga Desa Mekar Jaya Rp 28.000.000
 
Penyerahan bantuan Sarana Bermain Ramah Anak (SBRA) berupa ayunan, appolo, perosotan dengan tapakan dan Mangko Putar kepada Kades Tanjung Dalam Kecamatan Keluang, Kades Peninggalan Kecamatan Tingkal Jaya, Lurah Sungai Lilin dan Kades Mekar Jaya Kecamatan Bayung Lencir. Kemudian juga penyerahan bantuan alat bantu pendengaran dan bantuan sembako.
 
Turut dihadiri, Kajari Muba Marcos Marudut Mangapul Simaremare SH MHum, Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Muba Irwin Zulyani SE, Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Muba Dapil I H Rabik HS SH MH, Anggota DPRD Muba Ferri Yusmadi SE, Alpian, Damsih SE, Dandim 0401 Muba diwakili Kasdim 0401 Muba Mayor Inf M Daud, Kapolres Muba diwakili Kabag Ops Polres Muba Kompol Zulkifli SH MH, Sekda Muba Drs H Apriyadi MSi, Para Kepala Perangkat Daerah, Pimpinan BRI Cabang Sekayu Elizabeth, Para Kades dalam wilayah Kecamatan Keluang, Tokoh agama dan masyarakat.
KALDERANEWS - Sepekan belakangan harga komoditas karet di kalangan petani rakyat Muba terus meroket tinggi. Harga kisaran mencapai Rp11.000-Rp12.0000. Memastikan hal tersebut berjalan baik, Sekretaris Daerah Muba Drs Apriyadi MSi, Rabu (10/3/2021) pagi mengecek operasional pabrik aspal karet di gedung workshop PUPR. 
 
"Operasional berjalan lancar, alhamdulillah kesiapan laboratorium dalam menunjang pabrik aspal karet Muba juga berjalan baik," ungkap Apriyadi. 
 
Kandidat Doktor Universitas Sriwijaya ini juga mengecek beberapa item diantaranya daktalitas, softening point, penetarasi, dan timbangan digital. 
 
"Semuanya siap dan semoga harga karet di Muba terus naik," harapnya. 
 
Plt Kadisbun Muba, Akhmad Toyibir SSTP MM, mengatakan kenaikan harga karet yang terjadi akhir-akhir ini kembali menggairahkan semangat petani karet di Muba. "Ini juga tidak terlepas dari support  Bupati Dodi Reza, yang sangat maksimal dan konsen menstabilkan harga karet petani di Muba," ujarnya. 
 
Lanjut dia, upaya nyata Bupati Dodi Reza dalam menstabilkan harga karet yakni melalui terobosan inovasi pembangunan infrastruktur jalan aspal yang bercampur karet. "Karet yang diolah untuk campuran aspal langsung diserap dari petani rakyat di Muba," jelasnya.
KALDERANEWS - Kepala Daerah yang mampu memaksimalkan potensi daerah dengan berbagai inovasi adalah kunci sukses otonomi daerah. "Daerah yang mempunyai kepemimpinan dan inovasi yang baik bisa memberikan kemudahan kepada rakyat dan membuat otonomi berjalan baik," ungkap Bupati Musi Banyuasin (Muba) Dr H Dodi Reza Alex Noerdin di hadapan lembaga Centre for Strategic and International Studies (CSIS) secara virtual, di Ruang Rapat Bupati Muba, Rabu (10/3/2021).
 
Dodi dengan ngamblang merinci jawaban sejumlah pertanyaan  CSIS. Semisal otonomi daerah yang maningkatkan kesejahteraan bagi daerah. Di Muba, kata Dodi, dengan kewenangan yang ada pemerintah daerah  bisa melakukan berbagai solusi untuk kesejahteraan masyarakat.
 
"Kabupaten Muba diketahui punya SDA melimpah sebagai daerah penyumbang gas terbesar di negeri ini,  tapi warga kami tidak bergantung pada SDA saja. Masyarakat Muba justru menggantungkan hidup pada komoditas kelapa sawit dan karet. Oleh karena itu kami carikan inovasi agar masyarakat bisa sejahtera dengan komoditas yang mereka gantungkan,"ucap Dodi.
 
Dodi lalu membeberkan terobosannya berupa aspal karet. Bahannya  lateks pekat hasil proses pemisahan partikel cair dan padat (centrifuge) berbahan baku bokar. Kelebihannya, secara ekonomis  keuntungan yang didapat rakyat meningkat. Hadirnya pabrik aspal karet ini meningkatkan nilai jual karet petani hingga dua kali lipat, bisa Rp 20.000 perkilogram.
 
Untuk komoditas kelapa sawit, Dodi menghadirkan  pengolahan kelapa sawit menjadi bensin atau bahan bakar nabati (BBN) biofuel.
 
Dodi juga menuntaskan keingintahuan  para peneliti CSIS soal kinerja ASN yang otpimal dan sejalan dengan kepala daerah. Dikatakan Dodi,  Pemkab Muba sendiri menyediakan program pembinaan bagi ASN sehingga mempunyai kapasitas.
 
"Kita Pemkab Muba pasang target untuk para ASN, siapa yang bisa capai target tepat waktu maka akan diganjar reward. Sebaliknya jika tidak tercapai ada punishment. Konsep kerja yang diterapkan harus terukur, sehingga mau bekerjasama untuk menjalankan visi dan misi kepala daerah,"bebernya.
 
Nicky Fachrizal, dari CSIS menjelaskan sedang melakukan penelitian tentang, Pemetaan Masalah-Masalah Otonomi Daerah dan Pengukuran Indeks Otonomi Daerah. Daerah yang dipilih untuk mendapatkan variasi tantangan dan  pencapaian otonomi daerah di tingkat lokal dan pada setiap daerah tersebut juga mempunyai karakter-karakter unik dari sisi penyelenggaraan pemerintahan dan kondisi politik lokal. 
 
"Fokus kegiatan wawancara ini yaitu, melihat pengaruh aspek kepemimpinan, kelembagaan dan stabilitas  politik di tingkat lokal  terhadap keberhasilan  pelaksanaan otonomi  daerah dan demokratisasi di tingkat lokal. Kemudian mengetahui faktor-faktor yang penting dalam mempengaruhi baik-buruknya pencapaian daerah dalam aspek kesejahteraan dan pelayanan publik,"jelasnya.
KALDERANEWS - Isu kesetaraan gender di Musi Banyuasin dimaknai dengan capaian prestasi yang luar biasa. Tepat pada perayaan Hari Perempuan Internasional atau International Womens Day 8 Maret 2021, TP PKK Muba berhasil meraih capaian prestasi di level Nasional berkat tangan dingin Ketua TP PKK Muba Thia Yufada yang menginisiasi dan mengembangkan Gambo Muba 
 
Dibawah nahkoda Thia Yufada Dodi Reza, TP PKK berhasil menyabet juara satu tingkat Nasional dalam lomba Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K) dengan mengangkat pemberdayaan perempuan melalui usaha Gambo Muba. Prestasi TP PKK Muba ini membuat Provinsi Sumatera Selatan untuk pertama kalinya meraih Juara 1 Nasional dalam Lomba PKK se-Indonesia. 
 
"Alhmdulillah dengan kerja keras Tim PKK Muba, masyarakat dan dinas terkait yg selalu mendukung usaha UP2K di Muba, kita bisa mencapai target, sehingga menjadi yang terbaik di tingkat nasional. Semoga kedepannya, prestasi ini terus menjadi pemicu semangat kita untuk meraih hasil yang lebih baik,"ungkap Thia Yufada yang juga peraih penghargaan Wanita Inspiratif Sumsel. 
 
Ketua Persatuan Wanita Olahraga Indonesia (Perwosi) Sumsel ini menyebutkan, Gambo Muba salah satu program yang menjawab kesetaraan gender di Muba, terbukti melalui kerajinan inovasi Gambo Muba kalangan ibu-ibu di pedesaan mampu menunjukkan eksistensinya dalam berkarya dan berinovasi. 
 
"Hasilnya, saat ini Gambo Muba yang merupakan kain jumputan berbahan pewarna limbah getah gambir tersebut bisa mendunia dan menjadi produk eco fashion yang menjadi trend fashion di kancah Nasional maupun International," bebernya.
 
Ketua TP PKK Pusat Tri Suswati Tito Karnavian dalam sambutannya mengucapkan selamat dan kagum terhadap karya dan Inovasi yang lahir dari kabupaten Muba yang berhasil berkibar di dunia fashion.
 
Dirinya juga berharap kepada seluruh Ketua Tim Penggerak PKK di Indonesia untuk terus membina kegiatan-kegiatan di tiap kelompok UP2K, sehingga kelompok-kelompok yang ada dapat hidup dan aktif memproduksi produk dan kerajinan daerah.
 
"Luar biasa, masyarakat Muba patut bangga dengan produk Gambo Muba ini. Semoga dengan telah diselenggarakan lomba ini dapat meningkatkan tekad para peserta untuk lebih giat lagi kedepannya demi tercapainya kesejahteraan keluarga dan kemajuan daerahnya masing-masing,"ucap  
Tri Suswati Tito Karnavian Lewat zoom, Senin (8/3/2021).
 
Sementara Bupati Dr H Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA menyampaikan apresiasi kepada TP PKK Muba atas Keberhasilan dalam lomba UP2K tersebut.
 
"Saya mengucapakan selamat kepada TP PKK Muba yang berhasil raih juara satu tingkat Nasional. Dan saya juga memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas upaya
dalam menjamin keberlangsungan dan eksistensi suatu produk yang kita cintai. Semoga produk kebanggaan kita ini juga menjadi yang terbaik juga di tingkat Internasional," ungkap Kepala Daerah Inovatif 2020 itu. 
 
Dodi mengaku takjub, pasalnya selama ini capaian prestasi di level Nasional kebanyakan diraih oleh Provinsi di Jawa dan Bali. Terima kasih atas kerja keras jajaran TP PKK se-Muba atas upaya pemberdayaan perempuan dalam meningkatkan pendapatan keluarga. Terus semangat, pertahankan dan tingkatkan prestasi. Pemkab Muba akan selalu memberikan dukungan, pungkasnya.
Ad Sidebar

Latest Tweets

Feby Deru Dampingi Iriana Jokowi Sosialisasi Bahaya Narkoba dan Tes IVA Hingga Temui Pengrajin Songket… https://t.co/yxjLiPEQUl
Kunjungi Stan Dekranasda Sumsel, Iriana Jokowi Janji Temui Pengrajin Kain di Palembang https://t.co/6FQb5LcCCy via @tripplesworld
Menang Tipis Atas PSGC Ciamis, Sriwijaya FC Makin Kokoh di Puncak Klasemen https://t.co/V0DFFAlQDG lewat @tripplesworld
Metzelder Diduga Terlibat Kasus Pornografi Anak https://t.co/knEQDSYopZ lewat @tripplesworld
Icardi Tuntut Inter Milan Bayar Kompensasi 1,5 Juta Euro https://t.co/IZVf4wvhGn lewat @tripplesworld
Napoli Boyong Fernando Llorente dari Tottenham https://t.co/FnVARyGvqx
Follow Kaldera News on Twitter

Please publish modules in offcanvas position.