Sumatera-Selatan

Sumatera-Selatan (1017)

KALDERANEWS - Ketua TP PKK Kabupaten Musi Banyuasin Hj Thia Yufada didampingi Kepala Dinas Koperasi UKM Muba Ir Zulfakar, meninjau dan membuka secara resmi Pasar Bedug dalam rangka Menyambut
Bulan Suci Ramadhan 1442 H / 2021 M di Lapangan Gelanggang Remaja Sekayu, Selasa (13/4/2021).
 
Terpantau di lokasi para pelaku UMKM kuliner sangat antusias berjualan di lokasi walaupun ditengah Pandemi COVID-19, pedagang dan pengunjung juga sangat mengedepankan Protokol Kesehatan COVID-19. Dalam kesempatan tersebut, Ketua TP PKK Muba Hj Thia Yufada Dodi Reza mengatakan bahwa tempat ini menjadi satu alternatif kunjungan bagi warga Sekayu dan siapapun yang melintas.
 
Selain itu, ia juga mengajak masyarakat untuk berbelanja dipusat jajanan kuliner yang telah disediakan. "Bangunan ini didirikan atas bantuan atau biaya dari APBN, serta bantuan DID untuk Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin melalui Disdagperin,"katanya.
 
Kemudian, lanjut perempuan inspiratif Sumsel ini, "Setelah bicara dengan Dinas Koperasi, PKK Muba menyanggupi untuk mengelola lokasi ini, karena begitu banyak kegiatan masyarakat yang perlu dan bisa difasilitasi di gedung ini yang pertama tentu menjadi tempat pujasera. InshaAllah yang kita saksikan dan kita datangi pada hari ini adalah cikal bakal pujasera di Sekayu nanti akan segera terwujud,"ujarnya.
 
Ia juga berpesan agar para pelaku UMKM kuliner yang berjualan di pasar bedug tersebut untuk menjaga mutu baik dari rasa, kesehatan, dan kemasannya.
 
"Kami sangat mengapresiasi respon cepat dari IWAPI Muba dalam membantu Pemerintah membangkitkan perekonomian masyarakat dimasa pandemi saat ini", tambahnya
 
Sementara, Kepala Dinas koperasi UMK Ir Zulfakar dalam laporannya menyampaikan dengan jelas bahwa tempat tersebut sudah difasilitasi pihaknya untuk UMKM kuliner Sekayu secara gratis tidak ada sewa menyewa.
 
Ia juga mengatakan bahwa pihaknya menyambut baik atas pengelolaan pasar bedug yang dilakukan ketua PKK Muba bersama IWAPI Muba.
 
"Ini salah satu upaya pemerintah Kabupaten Muba untuk memulihkan perekonomian masyarakat khususnya bagi pedagang kuliner dalam wilayah Kabupaten Muba ini. Jadi silahkan manfaatkan tempat ini dengan sebaik-baiknya. Dan kedepanya nanti kita bisa kembangkan menjadi tempat pusat jajanan kuliner UMKM Sekayu,"pungkasnya.
KALDERANEWS – Guna meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) melalui Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Musi Banyuasin kembali melakukan pemulihan Keuangan Negara atau daerah. 
 
Kajari Muba Marcos MM Simare-mare SH MHum didampingi Kasi Datun Lidya Desrika SH, mengatakan tujuan kesepakatan MoU itu adalah untuk menangani bersama penyelesaian permasalahan hukum perdata dan tata usaha negara yang dihadapi BPPRD, baik di dalam maupun di luar pengadilan.  
Pihaknya pun menambahkan dalam hal bantuan hukum nonlitigasi, bantuan yang diberikan Kejari salah satunya dalam melakukan penagihan kepada wajib pajak, yang menjadi salah satu item penerimaan pajak daerah. 
 
“Jadi pemberian bantuan atau pendampingan hukum, pemberian pertimbangan hukum, tindakan hukum lainnya. Pastinya dalam penagihan bisa kita dampingi, bisa mediasi. Intinya Kejari membantu BPPRD sekaligus memulihkan tunggakan pajak daerah,” pungkasnya. 
 
Terpisah, Bupati Muba Dr H Dodi Reza Alex Noerdin, mengatakan, kegiatan ini adalah kolaborasi yang baik antara Pemkab dan Kejaksaan Muba, dalam hal ini BPPRD merupakan tindak lanjut MoU, yang telah dilakukan antara Bupati dan Kajari Muba. Lalu turunannya Surat Kuasa Khusus (SKK) yang diberikan OPD kepada jaksa pengacara negara untuk melaksanakan tugas yang telah dikuasakan. 
 
"Atas nama Pemkab saya mengucapkan terimakasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Kejaksaan Negeri Muba. Meski di tengah Pandemi COVID-19 tetap menjalankan tugas dengan baik, dan hal tersebut bisa meningkatkan PAD,” tukasnya 
 
Kepala BPPRD H Riki Junaidi AP MSi mengatakan, penyerahan SKK ini sendiri merupakan tindaklanjut dari Memorandum Of Understanding (MoU) Pemkab Muba dengan Kejari beberapa waktu lalu.  
 
"Dengan ditandatanganinya SKK ini, pihak Kejari melalui Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun) akan membantu kami terutama dalam penagihan utang pajak daerah khususnya pajak Restoran," ungkap Riki 
 
Mengingat, Riki menerangkan, bahwa tunggakan tahun 2020 untuk pajak Restoran mencapai Rp 4.979.972.874. Selain itu,  dengan kembali melakukan kerjasama, bisa memberikan edukasi bahkan peringatan bagi wajib pajak (WP) agar tidak melalaikan kewajiban dengan melakukan pembayaran pajak, bilamana tidak membayar pajak bisa ke ranah pidana.  
 
"Berdasarkan Undang-Undang Nomor 23 tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, setiap daerah memiliki kewenangan untuk bekerja sama dengan pihak lain, termasuk di antaranya dengan Kejari Muba, " tegasnya.
 
 
 
 
KALDERANEWS - Setelah sabar menanti, kini kendaraan dan warga yang ingin melintasi Jalan Sri Damai - Mekar Jaya, Kecamatan Keluang Kabupaten Musi Banyuasin bisa menikmati fungsi jalan yang laik. 
 
Ini setelah dilakukannya perbaikan oleh Dinas PUPR Muba melalui Bidang Preservasi Jalan dan Jembatan Dinas.
 
"Perbaikan ini sudah dimulai sejak hari Jumat yang lalu. Terima kasih atas kesabaran dari masyarakat dan aparat Desa Sri Damai yang telah lama menunggu perbaikan ruas jalan tersebut," ucap Kepala Dinas PUPR Muba, Herman Mayori ST MT. 
 
Dikatakan, keterlambatan tersebut bukan karena tidak merespon dengan cepat aduan masyarakat, namun karena keterbatasan alat berat untuk melakukan perbaikan. 
 
"Perbaikan dilakukan mulai dari jalan Dusun 2 dan Dusun 5 Menuju Desa Sri Damai Menuju Desa Mekarjaya," terangnya. 
 
Herman merinci, adapun perbaikan yang dilakukan meliputi Pembuangan Lumpur Pada Badan Jalan sekitar 500 M, Pembentukan Badan Jalan Sepanjang 4.000 M dengan Lebar 6 M. 
 
"Kemudian, pengerasan dengan Krokos untuk Titik Spot yang parah sepanjang +- 150 M dengan Lebar Perkerasan 4 M," urainya. 
 
Sementara itu, Bupati Muba Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA mengatakan, pembangunan dan perbaikan infrastruktur merupakan prioritas utama Pemkab Muba.
 
"Saya minta warga bersabar, satu persatu persoalan Infrastruktur jalan ini akan dituntaskan di tahun 2021 ini. Bertahap akan kita selesaikan demi kenyamanan warga Muba," pungkasnya.
KALDERANEWS - Kepemimpinan Bupati Dr H Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA bersama Wabup Beni Hernedi SIP sudah mengukir senyum baru dan harapan pada anak penderita bibir sumbing dan celah langit di Kabupaten Musi Banyuasin melalui Kegiatan bakti sosial operasi secara gratis.
 
Kegiatan bakti sosial operasi gratis bibir sumbing dan celah langit-langit dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Sedunia 07 April 2021 oleh Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin yang bekerjasama dengan Smile Train Indonesia dan Yayasan Ummi Romlah ini sudah keempat kalinya terselenggara di Muba.
 
Baksos Wujud kepedulian yang tulus yang diberikan oleh Kepala Daerah Inovatif ini untuk masyarakat dirasakan langsung oleh 25 pasien penderita bibir sumbing dan celah langit yang sedang menjalankan operasi tepatnya pada hari ini, Sabtu (10/04/2021) di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sekayu.
 
Terpantau di lokasi, kebanyakan mereka dari masyarakat tidak mampu diantaranya ada 2 orang pasien suku anak dalam (SAD) yang berasal dari Kecamatan Bayung Lencir Muba, dan dengan adanya operasi gratis ini tentu mereka sangatlah terbantu.
 
Walaupun Operasi dilaksanakan ditengah Pandemi COVID-19, tim RSUD Sekayu sukses menuntaskan tugasnya dalam menangani pasien.
 
Pada kesempatan ini, dr Iqmal Parlianta, S PbP-RE menjelaskan bahwa sebelum menjalani operasi, setiap pasien terlebih dahulu menjalani pemeriksaan awal dan menginap di RSUD Sekayu. Mereka juga dipastikan sudah memenuhi kriteria dan kaidah-kaidah kesehatan kedokteran.
 
"Jadi setiap pasien yang akan kita operasi tentunya harus memenuhi kaidah-kaidah kesehatan kedokteran, salah satunya pada masa pandemi ini harus memenuhi protokol kesehatan yaitu selain diperiksa kesehatannya apakah ada kelainan lain-lain seperti batuk, pilek, demam juga kita bisa cek darahnya, kita periksa apakah ada gejala COVID-19 dengan tujuan pasien agar mendapatkan pasien sudah optimal untuk di operasi. Alhamdulillah operasi selesai hari ini dari kita persiapan sampai pelaksanaan dan beberapa yang telah kita operasi berjalan lancar syukur alhamdulillah," ungkapnya.
 
Menurut, dr Iqmal Parlianta, S PbP-RE dari seluruh pasien mendaptar terdapat satu pasien yang tidak memenuhi kriteria untuk dioperasi karena berat badannya kurang cukup dan nanti dipenuhi sesuai umur dan berat badannya setelah itu akan dijadwalkan kembali.
 
"Program kita ini InshaAllah tidak hanya berhenti disini, kita sudah punya komitmen dengan pemerintah daerah bapak Bupati Dodi Reza Alex Noerdin bahwa kegiatan ini akan kita teruskan agar semua masyarakat mendekati dengan pelayanan bedah plastik operasi bibir sumbing. Jadi kita akan rencana reguler, RSUD akan menjadi Center Bedah Plastik untuk penanganan operasi bibir sumbing di daerah Kabupaten Muba dan juga akan dibantu oleh tim bedah plastik dari Palembang,"ungkapnya.
 
Terakhir, dr Iqmal lanjutkan bahwa "Pasien akan sembuh kembali sekitar lebih kurang 4-5 hari karena akan angkat jahitan. Kalau untuk langit-langit tidak perlu angkat jahitan karena sudah pakai benang yang sudah bisa diserap oleh tubuh,"tandasnya.
 
Sementara, Yati salah satu orang tua dari pasien Arsilah menyampaikan ucapan terima kasih kepada pihak-pihak terkait, khususnya kepada Pemkab Muba dan RSUD Sekayu.
 
Menurutnya dengan adanya operasi gratis tersebut pihaknya sangat terbantu sekali. "Kegiatan mulia ini sangat bermanfaat sekali bagi kami. Kami sangat berterimakasih sekali kepada pihak-pihak terkait, terutama kepada Pemkab Muba khususnya Bupati Dr H Dodi Reza Alex Noerdin dan pihak RSUD Sekayu. Semoga kebaikan yang diberikan kepada kami dibalas oleh Allah SWT. Terima kasih nian,"pungkasnya.
 
Terpisah, Bupati Dr H Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA mengapresiasi seluruh tim medis penanganan operasi bibir sumbing dan celah langit yang sudah bekerja keras dan sukses dalam hal tersebut. "Saya bangga dengan pelayanan RSUD Sekayu. Selamat kepada Tim medis yang profesional menjalankan tugas dan tindakan. Kepercayaan masyarakat Sumsel khususnya Muba harus tetap kita jaga,"katanya.
 
Ia juga berharap semua pasien cepat sembuh, kembali ceria dan berkumpul bersama keluarganya masing-masing.
 
"Alhamdulillah operasi sudah berjalan dengan lancar. Kepada keluarga pasien saya ucapkan selamat semoga pemulihan berjalan sempurna dan semoga pasien cepat sembuh, bisa bermain dengan keluarga dan teman yang lain dengan percaya diri,"ucap Dodi.
KALDERANEWS - Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) memiliki kekayaan sumber daya alam (SDA) yang melimpah khususnya di sektor minyak dan gas bumi (migas). Teranyar,  telah ditemukan cadangan gas terbesar nomor empat dunia yang tepatnya berada di blok Saka Kemang Kecamatan Bayung Lencir. 
 
Di bawah kepemimpinan Bupati Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA, kekayaan SDA migas dikelola dengan sangat baik mulai dari industri hulu hingga hilir-nya. Dodi paham bahwa migas merupakan potensi luar biasa demi  meningkatkan perekonomian daerah. SDA sektor ini  juga mendongkrak pengembangan sumber daya manusia di Musi Banyuasin. 
 
"Pemkab Muba ingin mewujudkan visi besar di sektor migas. Tentu ini perlu dukungan serta hubungan yang sinergi dari berbagai pihak.  Hari ini secara resmi Pemkab Muba melakukan penandatanganan nota kesepakatan dengan SKK Migas untuk mewujudkan hal tersebut," ungkap Bupati Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA di sela Penandatanganan Nota Kesepakatan Antara SKK MIGAS dengan Pemkab Muba Tentang Sinergi Penyelenggaraan Urusan Pemerintahan Berkaitan dengan Pengelolaan Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi di Kabupaten Muba di Kantor Pusat SKK Migas, Gedung Wisma Mulia Jakarta Selatan, Kamis (8/4/2021).
 
Kepala Daerah Inovatif 2020 ini merinci, visi besar sektor migas yang akan direalisasikannya yakni diantaranya menyediakan tenaga kerja lokal profesional bidang industri migas dengan kualifikasi nasional dan global, lalu menjadikan Muba sebagai pusat pelatihan sertifikasi migas di wilayah Sumbagsel khususnya dan Sumatera pada umumnya.
 
"Kemudian, Muba ingin mewujudkan sinergi dan kerjasama dalam rangka membangun perencanaan dan roadmap pengelolaan SDM lokal bidang Migas sehingga perencanaan, pengembangan dan penyiapan SDM lokal sesuai dengan kebutuhan dan tepat sasaran," imbuhnya.
 
"Lalu, sinergi dan kerjasama dalam bidang rekrutmen tenaga kerja untuk memberikan prioritas dalam penempatan SDM atau tenaga kerja lokal Muba di perusahaan KKKS dan mitra pada setiap tingkatan dan posisi manajerial, dan sinergi kerjasama khusus dengan perusahaan KKKS khususnya PT Repsol dalam membangum perencanaan dan rekrutmen tenaga kerja lokal Muba dalam pelaksanaan eksploitasi blok Saka Kemang," tambah Dodi Reza.
 
Dodi melanjutkan, dirinya juga melalui APBD TA 2022 akan siap mendukung atau mengalokasikan dana APBD untuk supporting pengembangan SDM Muba di sektor Migas. "Kita tetap akan prioritaskan di APBD tahun 2022 mendatang, ini sebagai bentuk komitmen Pemkab Muba dalam pengembangan kualitas SDM bidang migas di Muba. Kita sangat serius dan komit soal ini," tegasnya.
 
Sementara itu, Kepala SKK Migas Dwi Soetjipto melalui Wakil Kepala SKK Migas Fatar Yani menyebutkan Kabupaten Muba dibawah kepemimpinan Bupati Dr Dodi Reza mempunyai komitmen tinggi dalam pengelolaan hingga penyiapan SDM di sektor migas, tentu harus di back up dan di support secara maksimal. 
 
"Hari ini secara resmi telah dilakukan Penandatanganan Nota Kesepakatan Antara SKK MIGAS dengan Pemkab Muba Tentang Sinergi Penyelenggaraan Urusan Pemerintahan Berkaitan dengan Pengelolaan Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi di Kabupaten Muba, tentu akan dikawal dan dimaksimalkan implementasinya," ucapnya.
 
"Prinsipnya SKK Migas sangat apresiasi dan akan mendukung langkah serta visi misi Pemkab Muba di sektor Migas," tambahnya.
 
Dikatakan, target Bupati Muba Dodi Reza ini untuk mewujudkan pengelolaan serta menjaga SDA Migas yang berkelanjutan dan tentunya berdampak langsung ke masyarakat di daerah Muba. "Ini visi mulia dan berkelanjutan, tentu harus mendapat dukungan yang maksimal," tegasnya. 
 
Dalam kesempatan penandatanganan nota kesepakatan antara SKK MIGAS dengan Pemkab Muba Tentang Sinergi Penyelenggaraan Urusan Pemerintahan Berkaitan dengan Pengelolaan Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi di Kabupaten Muba tersebut juga dihadiri Deputi Dukungan Bisnis SKK Migas Rudi Satwiko, Kepala Perwakilan SKK Migas Sumbagsel Adiyanto Agus Handoyo, Kepala Divisi Formalitas SKK Migas Didik Sasono Setiyadi, Kepala Divisi SDM SKK Migas Hudi D Suryo Dipuro, dan Kepala Departemen Humas SKK Migas Sumbagsel Andi Arie Pangeran.
 
Kemudian, ikut mendampingi Bupati Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA adalah Kepala Bappeda Muba Drs Iskandar Syahrianto MH, Kepala Disnakertrans Mursalin SE MM, dan Kepala Dinkominfo Muba Heryyandi Sinulingga AP.
KALDERANEWS - Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin terus berpacu bergerak cepat dalam menyelenggarakan Satu Data Muba secara terintegrasi. Menindaklanjuti hal tersebut Pemkab Muba melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Muba menggelar Rapat Koordinasi Forum Satu Data bersama beberapa perangkat daerah terkait di Aula Bappeda Muba, Selasa (6/4/21).
 
Kegiatan ini dibuka oleh Kepala Bappeda Muba Drs Iskandar Syahrianto diwakili Kepala Bidang Litbang Eko Oktavian ,SE, MSi.
 
Eko Oktavian mengatakan rakor dilakukan mengacu pada Perpres No.39 Tahun 2019 Tentang Satu Data Indonesia (SDI) dan Peraturan Bupati Muba No. 90 Tahun 2020 tentang Satu Data Indonesia Tingkat Kabupaten, mengamanatkan untuk Percepatan implementasi SDI Kabupaten Muba
 
"Yang menetapkan penegasan tupoksi, kelembagaan forum SDI, penetapan data prioritas di 9 (sembilan) perangkat daerah dan Penyampaian bisnis proses/SOP alur permintaan data hingga publikasi," ungkapnya.
 
Dalam kesempatan kesempatan yang sama Kepala Badan Pusat Statistik Muba Sunita SE MSi yang diwakili Heri Sigit menyampaikan bahwa walidata dan wali data pendukung harus memastikan data yang diperoleh oleh produsen data berkualitas.
 
"Atau sesuai standar, metadata baku dari pembina data, serta dihasilkan menggunakan kode referensi data dan data induk selanjutnya dapat dimanfaatkan sersama (interoperabilitas)," ujar Heri yang juga menyampaikan paparan tentang tata kelola SDI.
 
Sementara Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Muba Heryandi Sinulingga AP melalui Kepala Bidang Statistik Sektoral Irma Santi Dewi ST menuturkan mekanisme dan teknik tentang pembinaan walidata, dimana Pemkab Muba sudah mempunyai penyimpanan data yang terintegrasi dengan sumber data pada aplikasi atau frimework satu data di Dinas Kominfo.
 
"Penyimpanan data terintegrasi ini diisi bersama perangkat daerah lain untuk melengkapi input data tersebut," pungkas Irma. 
 
Kegiatan itu mendatangkan narasumber milenial yakni Wilda Bahana, S.Si., M.Si. dari Universitas Pakuan Bogor, dan Gery Utama dari Universitas Sriwijaya Palembang.
 
Adapun kesimpulan dari Rakor Forum Satu Data ini, peserta komitmen untuk berbagi peran sesuai sektoral masing-masing yang nantinya berperan aktif dalam pengumpulan, pengolahan dan identifikasi data terpilah secara terpadu sebagai bahan informasi dan pengambilan keputusan untuk pelaksanaan pembangunan Kabupaten Muba.
KALDERANEWS - Untuk kali pertama Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin memberikan bantuan kepada Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Desa melalui Alokasi Dana Desa Kabupaten Tahun Anggaran 2021.
 
Bantuan untuk TP PKK desa ini diserahkan secara simbolis oleh Bupati Musi Banyuasin Dr H Dodi Reza Alex Noerdin melalui Sekretaris Daerah Kabupaten Muba Drs H Apriyadi MSi pada acara Silaturahmi Ketua TP PKK Kabupaten Muba bersama TP PKK Desa dalam Kabupaten Muba, di Opproom Pemkab Muba dengan mematuhi protokol kesehatan COVID-19, Selasa (6/4/2021).
 
Bantuan berupa uang pembinaan yang diterima oleh 227 TP PKK Desa di Muba ini besarannya bervariasi mulai dari 5 juta hingga 41 juta rupiah tergantung dengan program kegiatan yang diusulkan PKK Desa itu sendiri.
 
Dalam kesempatan ini Sekda Muba Drs H Apriyadi MSi merasa sangat bersyukur desa di Kabupaten Muba dibawah kepemimpinan Bupati Dr H Dodi Reza Alex Noerdin dan Wakil Bupati Beni Hernedi, menganggarkan di  ADDK. Bantuan ini mendorong kegiatan TP PKK di Desa.
 
"Kita yakin melalui program-program dari TP PKK Desa dapat membantu mensejahterakan masyarakat," ujarnya.
 
Untuk itu lanjutnya, TP PKK Desa dituntut melakukan inovasi-inovasi dan program kegiatan yang benar-benar memberikan manfaat atau multiplayer efek untuk masyarakat.
 
"Kami minta ini dimanfaatkan sebesar-besarnya, terutama inovasi desa yang dapat mensejahterakan rakyat, " imbuhnya.
 
Ketua TP PKK Muba Hj Thia Yufada Dodi Reza menyampaikan pemberian dana kegiatan PKK yang diambil dari ADDK, adalah hasil telaah Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa dan TP PKK Kabupaten Muba, karena sering kali terjadi TP PKK Desa tidak bisa melanjutkan kegiatan yang disebabkan oleh tidak adanya dana.
 
"Ibu-ibu TP PKK Desa silahkan mengajukan kegiatan, buat program yang benar-benar menyentuh langsung ke masyarakat," kata istri orang nomor satu di Muba tersebut.
 
Ketua TP PKK Muba juga mengatakan Kabupaten Muba adalah kabupaten yang berprestasi, dimasa pandemi Muba bertabur prestasi, atas kerja keras semua pihak. Diantaranya pada tahun 2020 lalu meraih sebagai TP PKK Terinspiratif, karena program unggulan kelorisasi dan perpustakaan desa, kemudian Wanita Inspiratif Provinsi Sumsel, dari lima, dua diantaranya dari Muba yakni dari Dinas Kesehatan Muba, dan Penggerak Perpustakaan Desa.
 
"Prestasi yang baru saja kita terima adalah kita berhasil mengantarkan Sumsel sebagai juara UP2K Tingkat Nasional, karena Muba meraihnya untuk Sumsel, kita harus bangga serta harus kita pertahankan," bebernya.
 
Selain itu Bunda Baca Kabupaten Muba ini juga menuturkan Pemerintah Kabupaten Muba sudah mempunyai Rumah Kemasan yang bisa dimanfaatkan bagi Pelaku UMKM terkait dengan pengemasan produk, agar dapat meningkatkan mutu, penampilan, nilai jual dan daya saing produknya.
 
"Kabupaten Muba adalah satu-satunya kabupaten yang punya Rumah Kemasan, untuk itu silahkan kita manfaatkan sebaik-baiknya," tandasnya.
 
Sementara Kepala Dinas PMD Muba H Richard Cahyadi AP MSi mengungkapkan Pemkab Muba telah memberi wewenang kepada kepala desa terkait pengalokasia ADDK untuk TP PKK Desa, besaran anggaran sesuai dengan kebutuhan yang diajukan TP PKK Desa.
 
"Untuk seluruh TP PKK Desa kita sudah bekerjasama dengan media, untuk itu silahkan disampaikan inovasi apa yang akan kita publikasikan dimedia," pungkasnya.
 
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Anggota DPRD Provinsi Sumatera Selatan Susi Imelda Beni sekaligus sebagai Wakil Ketua TP PKK Muba, pengurus TP PKK Kabupaten Muba, Camat, TP PKK Kecamatan, dan Para Kepala Desa.
KALDERANEWS - Realisasi cashless di Kabupaten Musi Banyuasin tampaknya berjalan sangat maksimal, ini juga diperkuat dengan dinobatkannya Muba sebagai daerah dengan pembentukan tercepat Tim Percepatan dan Perluasan Digital Daerah (TP2DD). 
 
"Pemkab Muba merupakan salah satu daerah tercepat dalam pembentukan TP2DD, dan kami sangat mengapresiasi hal tersebut," ungkap 
Kepala Perwakilan BI Sumsel, Hari Widodo di sela Pembukaan Festival Ekonomi Keuangan Digital Indonesia (FEKDI) dan Launching Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (P2DD) di Griya Agung, Senin (5/4/2021). 
 
Dikatakan, selain memaksimalkan transaksi cashless dengan cepatnya Muba membentuk TP2DD juga bagian dari upaya meminimalisir penularan wabah COVID-19 lewat transaksi tunai. "Kami ucapkan Terima kasih atas kseseriusan Pemkab Muba untuk hal ini," ucapnya. 
 
Kepala BPPRD Muba, Riki Junaidi AP MSi menyebutkan, capaian tersebut tidak bisa dipisahkan dengan support dari Bupati Muba Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA. 
 
"Kami merasa sangat bisa bekerja dengan baik dan maksimal atas arahan pak Bupati Dodi Reza, semoga apresiasi ini dapat meningkatkan lagi kinerja kami ke depan," pungkasnya.
KALDERANEWS - Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) yang dipimpin Bupati Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA sejak tiga tahun belakangan telah berhasil menginisiasi sejumlah program pilot project Energi Baru Terbarukan. Diantara program itu adalah  terobosan pengolahan kelapa sawit menjadi bahan bakar nabati (BBN) atau biofuel. Atas Inisiasi tersebut Pemkab Muba menjadi  sorotan banyak pihak di kancah nasional maupun internasional.
 
Senin, (5/4/2021) Bupati Dr Dodi Reza yang juga Wakil Ketua Bidang Hubal dan Pengelolaan Migas Daerah bersama Ketua Asosiasi Daerah Penghasil Migas dan Energi Terbarukan (ADPMET),  Ridwan Kamil melaksanakan Rapat Dengar Pendapat  Terkait Pembahasan Rancangan Undang - Undang Tentang Energi Baru dan Terbarukan (EBT) dari Perspektif Kepala Daerah di Ruang Rapat Komisi VII DPR RI. 
 
"Biofuel atau pengolahan kelapa sawit menjadi bensin di Muba ini adalah bagian dari komitmen kami mendorong energi baru terbarukan (EBT) berdasarkan potensi daerah.  Muba sudah melaksanakan ini sejak tiga tahun  lalu," ungkap Kepala Daerah Inovatif 2020 ini.
 
EBT ini, lanjut Dodi, merupakan isu seksi di dunia, berkaitan dengan kedaulatan kelapa sawit di Indonesia. Ini juga upaya menangkis serangan pihak luar atas kelapa sawit Indonesia yang di embargo negara luar. 
 
"Usulan kami konkrit. Pertama kami berharap daerah pengolah dan daerah yang mengusahakan EBT seperti biofuel mendapatkan insentif khusus karena selama ini DBH menimbulkan stagnansi," bebernya.
 
Dikatakan Dodi, sejak 2017 pihaknya telah merintis implementasi visi EBT yang dimulai dengan program pilot project replanting atau peremajaan kelapa sawit. 
 
"Replanting sawit di Muba program pertama di Indonesia yang diresmikan langsung oleh Presiden RI Joko Widodo. Dijadwalkan usai Idul Fitri nanti panen perdana hasil replanting sawit akan dipanen langsung oleh  Presiden Jokowi. Inilah yang  kemudian dimanfaatkan menjadi bahan baku pengolahan biofuel atau bahan bakar nabati," terangnya.
 
Dodi Reza yang juga Ketua Umum Lingkar Temu Kabupaten Lestari (LTKL) Indonesia ini berharap EBT  dimasukkan dalam proyek strategis nasional. 
 
"Usulan lain, kami meminta agar daerah yang memiliki banyak sumur tua seperti di Muba diberikan penguatan wewenang untuk mengelola sumur tua yang selama ini ditambang dengan tidak memenuhi standar keamanan. Khusus usulan ini kami ingin  diadakan landasan regulasi yang kuat," harapnya.
 
Di hadapan Komisi VII, DPR RI  Dodi Reza mengungkapkan pada Kamis (8/4/2021) Pemkab Muba akan melaksanakan MoU dengan SKK Migas dengan fokus upaya Pemkab Muba memberikan training kepada tenaga kerja lokal. 
 
"Ini langkah konkrit Pemkab Muba untuk memberikan upgrading skill kepada tenaga kerja lokal di bidang Migas di Muba," ucapnya.
 
Ketua Umum ADPMET, Ridwan Kamil menuturkan  penjabaran Bupati Muba Dodi Reza merupakan rangkaian upaya misi mulia daerah penghasil migas khususnya Muba untuk implementasi EBT yang berdampak langsung ke warga masyarakat. "Kami berharap usulan kami hari ini dapat menjadi acuan Komisi VII dalam menyusun RUU Tentang Energi Baru dan Terbarukan (EBT)," tuturnya.
 
Pimpinan Komisi VII DPR RI, Alex Noerdin menyebutkan apa yang menjadi masukan dan usulan dari Asosiasi Daerah Penghasil Migas dan Energi Terbarukan (ADPMET) akan menjadi bahan untuk menyusun RUU EBT. "Usulan dan masukan yang dipaparkan ADPMET ini akan menjadi bahan pertimbangan kami untuk menyusun RUU EBT. Semoga  akan bermanfaat dan berdampak ke masyarakat luas," pungkasnya.
KALDERANEWS - Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin akan mendukung penuh pelaksanaan program pemerintah pusat zero angkutan barang over dimensi over loading (ODOL) 2023, tilang elektronik atau electronic traffic law enforcement (ETLE) di Kabupaten Muba.
 
Hal ini terkuak pada rapat Rutin Forum LLAJ Kabupaten Muba dalam
rangka pembahasan penindakan ODOL dan deklarasi serta pembahasan tilang elektronik atau electronic traffic law enforcement (ETLE) di Kabupaten Muba. Rapat dipimpin Bupati Musi Banyuasin Dr H Dodi Reza Alex Noerdin melalui Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Setda Muba H Yudi Herzandi SH MH bersama Organisasi Perangkat Daerah terkait dan Forkopimda Muba, di Ruang Rapat Randik, Senin (5/4/2021).
 
Terkait dengan penindakan ODOL,  Kepala Dinas Perhubungan Muba H Pathi Ridwan mengatakan deklarasi mobil angkutan barang kelebih muatan sudah dilakukan oleh Menteri Perhubungan, untuk itu dalam rangka menindaklanjutinya, Dishub Muba sudah melakukan sosialisasi di beberapa kecamatan untuk memberikan arahan kepada pengguna jalan.
 
"Seminggu yang lalu kita sudah cek lapangan. Untuk di Kabupaten Muba insyaallah kita merencanakan deklarasi pada Rabu 7 April 2021.  Sebelumnya akan digelar razia di Terminal Randik Kelurahan Kayuara, setelah itu bersama melakukan penandatanganan deklarasi ODOL di lapangan," ungkap H Pathi Ridwan.
 
Sementara untuk ETLE yang diinisiasi oleh Kapolri,  Kasat Lantas Polres Muba diwakili oleh Ipda Triono menyampaikan, ETLE adalah sistem penegakan hukum  berbasis teknologi dengan memanfaatkan perangkat elektronik (CCTV), yang dapat mendeteksi pelanggaran lalu lintas.
 
Dikatakan rencana penerapannya tahap awal akan dibuat pada dua titik, yakni di Simpang Tugu Bintang (Bundaran Sekayu) Kelurahan Serasan Jaya, dan Simpang 4 Pendopoan Bupati Muba Kelurahan Balai Agung Kecamatan Sekayu.
 
"ETLE ini adalah komitmen kepolisian untuk mendorong penegakan hukum yang transparan. Untuk itu dalam penerapannya kami mohon dukungan dari Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin," ujarnya.
 
Asisten I Setda Muba H Yudi Herzandi SH MH dalam kesempatan ini mengapresiasi dan akan mendukung serta mendorong kedua kegiatan tersebut. Ia juga menginstruksikan perangkat daerah terkait agar berkoordinasi dalam penganggaran penerapan program ETLE.
 
"Kita sepakat mendukung program ini, numun sebelum diterapkan sebaiknya kita sosialisasikan terlebih dahulu kepada masyarakat," pungkasnya.
Ad Sidebar

Latest Tweets

Feby Deru Dampingi Iriana Jokowi Sosialisasi Bahaya Narkoba dan Tes IVA Hingga Temui Pengrajin Songket… https://t.co/yxjLiPEQUl
Kunjungi Stan Dekranasda Sumsel, Iriana Jokowi Janji Temui Pengrajin Kain di Palembang https://t.co/6FQb5LcCCy via @tripplesworld
Menang Tipis Atas PSGC Ciamis, Sriwijaya FC Makin Kokoh di Puncak Klasemen https://t.co/V0DFFAlQDG lewat @tripplesworld
Metzelder Diduga Terlibat Kasus Pornografi Anak https://t.co/knEQDSYopZ lewat @tripplesworld
Icardi Tuntut Inter Milan Bayar Kompensasi 1,5 Juta Euro https://t.co/IZVf4wvhGn lewat @tripplesworld
Napoli Boyong Fernando Llorente dari Tottenham https://t.co/FnVARyGvqx
Follow Kaldera News on Twitter

Please publish modules in offcanvas position.