Sumatera-Selatan

Sumatera-Selatan (1017)

KALDERANEWS - Fasilitas dan sarana prasarana Bandara Pangeran Abdul Hamid Sekayu Kabupaten Musi Banyuasin menarik perhatian banyak pihak. Bandara yang dibangun di era Bupati Ir Alex Noerdin SH dan dikembangkan dengan masif di era Bupati Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA ini  memiliki potensi besar. 
 
"Kami mengharapkan Pemerintah Kabupaten Muba dapat ikut membantu menyalurkan masyarakat Muba masuk sekolah penerbangan di Nam Flying School (NFS). Ini dapat menjadi langkah awal kami, yang juga tertarik ingin menghidupkan bandara yang ada di Muba," ungkap Plt Wakil Kepala Sekolah Nam Flying School Captain Hardensi saat audiensi dengan Bupati Muba Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA, Rabu (28/4/2021). 
 
Menurutnya, melihat kondisi bandara yang ada di Muba secara fasilitas sudah sangat memungkinkan. "Di Nam Flying School, para calon penerbang di didik berbasis CSR yaitu Care, Share dan Respect, jadi para calon penerbang tidak hanya menguasai teknik penerbangan sebagai pilot, tapi juga  memiliki akhlak yang baik agar dapat menjadi panutan bagi masyarakat," ujarnya. 
 
Bupati Musi Banyuasin Dr H Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA dirinya terbuka kepada siapapun yang tertarik dengan bandara di Muba. Dia mendorong adanya Jalinan kerjasama yang baik. "Saling support dan tentunya dapat membuat bandara dan pesawatnya semakin baik dan berkembang," ungkap Dodi. 
 
Lanjutnya, selama pandemi COVID-19 banyak hal yang tertunda dan beberapa problem muncul. Tak terkecuali juga terhadap dunia penerbangan yang ikut terpukul  pandemi. 
 
"Muba mempunyai fasilitas  penerbangan, maka  kami terima dengan sangat baik kunjungan dari Nam Flying School Pangkal Pinang. Semoga dunia penerbangan semakin terbuka dan sekolah penerbangan semakin membaik," ungkap Kepala Daerah Inovatif tersebut. 
 
"Jika bandara dan pesawatnya semakin baik, penerbangan komersial juga masuk. Saya yakin akan ada masyarakat Muba yang tertarik untuk mengikuti sekolah Nam Flying School Pangkal Pinang, karena dapat menerbangkan pesawat di tempatnya sendiri," tandasnya. 
 
Hadiri dalam kegiatan audiensi tersebut Kepala Bappeda Muba Drs Iskandar Syahrianto, Kepala Dishub Muba H Pathi Riduan SE ATD MM, Kabag Kerjasama Muba Dicky Meiriando SSTP MH dan Kepala Dinkominfo Muba Herryandi Sinulingga AP diwakili Kabid Komunikasi Publik Yettria SKM MSi
 
KALDERANEWS - Bupati Musi Banyuasin Dr H Dodi Reza Alex Noerdin kembali melanjutkan Safari Ramadhan 1442 H Pemerintah Kabupaten Muba dengan mengunjungi tiap kecamatan. Kali ini Bupati Muba melangsungkannya di Desa Rantau Sialang Kecamatan Sungai Keruh, Sabtu (24/4/2021).
 
Dalam kesempatan yang baik itu Bupati Muba memberikan kabar baik kepada masyarakat Sungai Keruh bahwa kecamatan ini akan terus jadi prioritas pembangunan Pemkab Muba hingga tahun-tahun mendatang.
 
"Sungai Keruh sejak dahulu adalah kecamatan prioritas pembangunan, dan terus akan kita bangun. Masyarakatnya akan terus kita berikan kesejahteraan dengan program-program yang ada," ujarnya.
 
Dikatakan pada tahun mendatang Pemkab Muba akan merealisasikan kegiatan pembangunan di Sungai Keruh diantaranya peningkatan dan pembangunan jalan antar desa, hingga pembangunan jalan dan Jembatan Musi III yang akan menghubungkan Desa Sindang Marga Sungai Keruh dengan Kelurahan Kayuara Kecamatan Sekayu.
 
"Semoga kecamatan Sungai Keruh dan desa-desanya terus mendapatkan perhatian yang lebih dari pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin," tandasnya.
 
Sementara Camat Sungai Keruh Edy Haryanto SH mewakili masyarakat mengucapkan terima kasih kepada Bupati Muba yang telah mendirikan pabrik aspal karet, sehingga harga jual karet meningkat yang berimbas terhadap pekonomian petani karet di Kecamatan Sungai Keruh.
 
"Pembangunan di Kecamatan Sungai Keruh ini sangat pesat, salah satunya pembangunan jalan penghubung dari Muba ke Kabupaten Pali di Desa Sungai Dua. Selanjutnya masih banyak pembangunan yang kami harapkan terutama jalan penghubung antara Desa Tebing Bulang dan Desa Keramat Jaya, kemudian pembangunan Dam Sungai di Desa Gajah Mati, termasuk jalan dari Desa Sindang Marga menuju Kelurahan Kayuara Kecamatan Sekayu. Insyaallah kalau jalan itu terbuka akses kami menuju pusat Kabupaten akan semakin cepat," harap Camat Sungai Keruh.
 
Sebelumnya Bupati Muba Dr H Dodi Reza Alex Noerdin menyerahkan beberapa bantuan secara simbolis, yakni Bantuan Langsung Tunai Dana Desa, Program Bedah Rumah Tidak Layak Huni BAZNAS Muba, Program Bedah Rumah dari Dinas Sosial Muba, serta bantuan modal usaha UMKM, kelompok dan perorangan.
 
Pada acara ini dilakukan juga pengukuhan Pengurus Pengajian An-Nurdin Serasan Sekate Kabupaten Muba, dan pengukuhan Ikatan Remaja Masjid Kecamatan Sekayu, Kecamatan Jirak Jaya, dan Kecamatan Sungai Keruh oleh Ketua Pengajian An-Nurdin Serasan Sekate Hj Thia Yufada Dodi Reza yang juga Pembina Ikatan Remaja Masjid Kabupaten Musi Banyuasin.
 
Safari Ramadhan Pemkab Muba ini dilanjutkan dengan ceramah agama oleh H M Syauqi MZ anak kandung Almarhum KH Zainuddin MZ.
 
Turut hadir Dandim 0401 Muba Letkol Arh Fariz Kurniawan SST MT, Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Muba H Yudi Herzandi SH MH, serta Para Kepala Perangkat Daerah Muba.
KALDERANEWS - Bupati Musi Banyuasin Dr H Dodi Reza Alex Noerdin menyampaikan pertanggungjawaban pelaksanaan APBD Pemkab Muba tahun anggaran 2020 dan penjelasan Lima Raperda Inisiatif Kabupaten Muba tahun 2021, pada Rapat Paripurna Masa Persidangan II Rapat Keenam, dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Muba Sugondo SH, Senin (26/4/2021).
 
Bupati menyampaikan bahwa, Pemkab Muba telah menyampaikan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) tahun anggaran 2020 kepada BPK RI Perwakilan Provinsi Sumsel pada 8 Januari 2021 yang lalu, dan telah di audit selama 45 hari dari tanggal 14 Januari sampai 27 Februari 2021.
 
Berdasarkan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK RI yang telah diserahkan kepada Bupati Muba dan Ketua DPRD pada 9 Maret 2021 yag lalu, Pemkab Muba mendapatkan Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).
 
"Saya bangga dan terima kasih kepada DPRD Kabupaten Muba dan seluruh Jajaran Pemkab Muba yang telah bekerja sama, mencurahkan segenap tenaga dan fikiran dalam pelaksanaan APBD TA 2020 yang lalu, sehingga kita telah menjadi kabupaten tercepat se-Indonesia untuk keempat kalinya berturut-turut dalam menerima LHP atas LKPD dari BPK RI dengan Opini WTP untuk kedelapan kalinya barturut-turut, semoga tahun mendatang dapat dipertahankan,"ucap Dodi.
 
Bupati Dodi Reza juga mengakatakan, berdasarkan hasil rapat Banmus DPRD  Kabupaten Muba pada 19 April 2021 yang lalu, juga dibahas Lima Raperda inisiatif Pemkab Muba yaitu, Raperda tentang Muba Hijau, dengan tujuan menyelaraskan kebijakan pembangunan di setiap sektor dengan kondisi sosial serta daya tampung dan daya dukung lingkungan hidup, sehingga memperkuat ketahanan ekonomi untuk peetumbuhan yang berkualitas dan berkeadilan.
 
Raperda Kedua tentang Perubahan atas Perda nomor 6 tahun 2019 tentang Pemilihan Kepala Desa. Raperda ini diubah berdasarkan Permendagri nomor 72 tahun 2020, tentang perubahan atas Permendagri nomor 112 tahun 2014 tentang pemilihan Kades.
 
Raperda Ketiga tentang Perubahan Ketiga atas Perda Nomor 9 tahun 2016 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah Kabupaten Muba, diubah berdasarkan Permendagri nomir 16 tahun 2020 tentang Pedoman Nomenklatur Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Provinsi dan Kabupaten/Kota. 
 
Raperda Keempat tentang Penataan dan Pembinaan Pasar Tradisional, Pusat Perbelanjaan dan toko modern, dimaksudkan untuk mewujudkan iklim usaha yang kondusif dengan memberikan kepastian hukum bagi pelaku usaha, masyarakat, dan Pemda dalam penataan dan pembinaan Pasar tradisional, pusat perbelanjaan dan toko modern.
 
Raperda Kelima tentang Perubahan Perda nomor 17 tahun 2011 tentang Retribusi Pelayanan Persampahan/Kebersihan, yaitu Kenaikan besaran tarif Retribusi pelayanan Persampahan/Kebersihan. Dengan tujuan guna meningkatkan Pendapatan Asli Daerah Kabupaten Muba.
 
 
 
KALDERANEWS - Tidak hanya menguatkan dan memaksimalkan serapan Tenaga Kerja Lokal (TKL) di perusahaan minyak dan Gas (migas) saja, namun komitmen Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin dibawah kepemimpinan Bupati Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA juga ingin menyelenggarakan proses rekrutmen yang transparan agar serapan TKL benar-benar berjalan baik. 
 
Hal ini juga dibuktikan setelah tim Disnakertrans Muba yang dipimpin langsung oleh Kepala Disnakertrans Kab.Muba, H Mursalin SE MM bersama Kabid terkait datang melakukan pengawasan dan pemantauan terhadap proses seleksi tes tertulis Penerimaan Tenaga Kerja Lokal (TKL) Musi Banyuasin untuk perusahaan industri pengolahan PT Banyuasin Agro Mandiri  di Gedung Serbaguna Darmawangsa Satuan Angkatan Darat Arhanud, KM 18 Kelurahan Sukomoro, Kecamatan Talang Kelapa, Senin (26/4/2021).
 
Kepala Disnakertrans Muba, H Mursalin, SE MM  menjelaskan, bahwa pemantauan yang dilakukannya langsung  bersama tim hari ini adalah Tes Tertulis yang merupakan rangkaian proses penerimaan Tenaga Kerja Lokal (TKL) Musi Banyuasin di PT Banyuasin Agro Mandiri.
 
"Dimana untuk katagori pelamar Skill proses pengumuman dan persaratan lainnya sudah disebarluaskan kepada Warga Musi Banyuasin melalui surat informasi Lowongan Kerja No.560/509/II/NAKERTRANS/2021 tertanggal 15 April 2021 yang lalu," ucapnya. 
 
Dikatakan, kedatangannya bersama tim Disnakertrans Muba hari ini adalah rangkaian upaya untuk memastikan secara langsung proses seleksi tes tertulis berjalan  baik dan lancar. 
 
"Selain itu juga untuk menjamin Azas Rekrutmen Tenaga Kerja  yaitu terbuka, bebas, obyektif dan adil serta setara tanpa diskriminasi sebagaimana amanat Perda Muba No. 2 tahun 2020 tentang Pemberdayaan dan Penempatan Tenaga Kerja dapat dilaksanakan sebagaimana mestinya," imbuhnya. 
 
"Dan yang paling penting, hari ini kita juga ingin memastikan bahwa  seluruh pelamar adalah warga Muba yang dibuktikan dengan KTP dan kartu keluarga  Kabupaten Musi Banyuasin, sesuai yang dipersyaratkan," tambah Mursalin.
 
Disinggung mengenai jumlah pelamar, H Musalin menjelaskan bahwa  pelaksanaan seleksi tertulis rekrutmen PT Banyuasin Agro Mandiri, untuk mengisi 31 posisi jabatan dari 33 orang yang dibutuhkan. 
 
"Tenaga skill sebanyak 12 orang. Dan tenaga non skill sebanyak 21 orang. Jumlah pelamar sebanyak 850 orang, yang lulus seleksi administrasi 400 orang. Hari ini dilaksanakan tes tertulis yang  dibagi menjadi dua sesi pagi dan siang," bebernya.
 
Lanjut Mursalin, untuk posisi tenaga skill dikuti oleh 77 pelamar. Sedangkan untuk posisi non skill diikuti 773  pelamar. Untuk diinformasikan bahwa untuk posisi non skill hanya kita umumkan terbatas di desa-desa terdekat dengan wilayah operasi perusahaan sesuai amanat Perda No 2 tahun 2020.
 
"Mengingat banyaknya pelamar, beliau mengingatkan agar peserta dapat melaksanakan seluruh tahapan seleksi dengan sebaik baiknya, dan meyakinkan bahwa  seleksi ini dilaksanakan secara profesional dengan mengedepankan prinsip akuntabilitas yang bisa dipertanggung jawabkan," ulasnya.
 
"Pihak perusahaan dan tim  rekrutmen Disnakertrans Muba sangat berkomitmen untuk menjaga profesionalitas dan akuntabilitas pada semua tahap seleksi ini, sehingga diharapkan hadir Putra Putri terbaik Musi Banyuasin untuk dapat bekerja di Perusahaan sebagai bentuk tanggung jawab moral kami di bidang ketenagakerjaan  kepada Masyarakat Musi Banyuasin, dan tak lupa kami mengucapkan terimakasih Kepada pihak perusahaan PT Banyuasin Agro Mandiri yang telah bekerjasama dan berkomitmen dalam upaya  penyerapan Tenaga Kerja Lokal (TKL) Musi Banyuasin seraya  berharap agar  kerjasama ini dapat ditingkatkan lagi dimasa yang akan datang," ungkapnya.
 
Sementara itu, Bupati Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA menegaskan meminta agar Disnakertrans memaksimalkan pengawasan dalam pelaksanaan rekrutmen. "Ini sangat penting, bagaimana agar proses rekrutmen benar-benar terlaksana secara transparan," tegas Kepala Daerah Inovatif ini. 
 
Menurutnya, target prioritas bukan hanya serapan TKL asal Muba saja, namun perusahaan di Muba juga benar-benar melaksanakan proses rekrutmen yang transparan baik dan benar. "Pemkab Muba melalui Disnakertrans akan terus mengawasi dan mengawal proses penyerapan TKL asal Muba oleh perusahaan perusahaan di Muba," tandasnya.
 
 
 
 
KALDERANEWS - Meskipun penanganan dan pencegahan wabah COVID-19 berjalan sangat maksimal di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), namun Bupati Muba Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA tak ingin momen perayaan lebaran di Muba menjadi momentum yang meningkatkan jumlah penularan wabah COVID-19. 
 
Dalam hal ini, Bupati Musi Banyuasin Dodi Reza Alex Noerdin mengimbau bagi warga Bumi Serasan Sekate yang berada di perantauan untuk tidak mudik atau pulang kampung saat Idul Fitri mendatang.
 
"Memang bulan Ramadan dan Idul Fitri ada tradisi pulang ke kampung untuk berkumpul dengan keluaraga. Namun, dengan sangat menyesal untuk tahun ini belum dapat dilakukan," ujar Dodi.
 
Dodi menuturkan, hal itu dikarenakan saat ini Indonesia, khususnya Kabupaten Muba masih berkutat melawan Covid-19 yang telah berlangsung sejak satu tahun lalu. 
 
"Perjuangan terus kita lakukan dengan menggelar vaksinasi dan penerapan 3 T (Testing, Tracing, dan Treatment) dan 3 M (Memakai masker, mencuci tangan, dan menghindari keramaian)," kata dia.
 
"Saat ini masih sangat riskan karena adanya libur panjang. Oleh karena itu, kami mengimbau kepada masyarakat Muba yang berada di luar untuk tetap bersilaturahmi dengan virtual. Untuk tidak mudik atau pulang kampung pada Ramadan dan Idul Fitri," imbau dia.
 
Jika disiplin dan protokol kesehatan ditegakkan dengan baik. Maka, kata Dodi, penyebaran Covid-19 dapat dicegah. "Apabila disiplin ini dilakukan, Insyaallah mudik lebaran tahun depan dapat dilakukan dengan normal," tandas dia.
 
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Muba dr Azmi Dariusmansyah MARS menyebutkan, saat ini pelaksanaan pencegahan dan penanganan wabah COVID-19 terus digencarkan. "Meski warga yang sadar akan prokes di Muba sangat berjalan baik, tetapi sosialisasi serta edukasi prokes terus kita gencarkan," ucap Azmi. 
 
Azmi menambahkan, warga Muba di perantauan untuk terlebih dahulu menahan rindu dengan tidak pulang kampung agar juga upaya ini melindungi keluarga terhindar dari penularan wabah COVID-19. 
 
"Saya yakin warga Muba di perantauan sangat mengerti dengan kondisi saat ini, mari kita patuhi bersama imbauan pak Bupati ini demi kebaikan kita bersama," pungkasnya.
 
 
 
KALDERANEWS - Bupati Musi Banyuasin Dr H Dodi Reza Alex Noerdin melalui Sekretaris Daerah Musi Banyuasin Drs H Apriyadi MSi mengikuti Rapat Standar Pelayanan Publik Kabupaten/Kota se-Sumatera Selatan secara virtual, di Ruang Rapat Sekda Muba, Jumat (23/4/2021).
 
Dengan didampingi Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Muba Erdian Syahri SSos MSi, Kabag Organisasi Setda Muba Achmad Kundari dan Perwakilan Inspektur Kabupaten Muba. Rapat tersebut yang dipimpin oleh Asisten Administrasi dan Umum Provinsi Sumsel Prof Dr Edward Juliartha MM, dan dihadiri Kepala Ombudsman RI Perwakilan Sumsel M Adrian Agustiansyah SH MH, serta seluruh pemerintah kabupaten/kota dalam wilayah Provinsi Sumsel.
 
Kepala Ombudsman RI Perwakilan Sumsel M Adrian Agustiansyah SH MH, mengatakan Rapat Standar Pelayanan Publik diselenggarakan untuk mendorong kepatuhan terhadap standar pelayanan publik dalam rangka mempercepat peningkatan kualitas pelayanan publik, serta bertujuan untuk pencegahan maladministrasi melalui implementasi komponen standar pelayanan pada tiap unit pelayanan publik.
 
"Kenapa pertemuan hari ini penting kita lakukan, agar kita mempunyai visi dan misi yang sama terkait masalah pemenuhan standar pelayanan publik ini," ujarnya.
 
Ia mengungkapkan tahun 2021 ini Ombudsman RI akan melakukan survei kepatuhan pemenuhan standar pelayanan publik pada setiap kabupaten/kota di Provinsi Sumatera Selatan, yang direncanakan pada pertengahan Juni hingga Agustus 2021 mendatang.
 
"Tahun ini akan kita lakukan pada semua kabupaten/kota, berbeda dengan tahun sebelumnya yang telah kita mulai sejak tahun 2015 - 2019 hanya beberapa sample. Yang kita lakukan ini tidak terlepas dari amanat Bappenas, Tahun kemarin kita sudah diminta untuk survei di seluruh kabupaten/kota tapi karena COVID-19 baru tahun ini kita laksanakan. Dari data ini akan dijadikan Bappenas sebagai bahan dalam membuat kebijakan, program atau mungkin reward dan punishment nya," tutur Adrian.
 
Kepala Keasistenan Pencegahan Maladministrasi Ombudsman Agung Pratama menambahkan, dalam pelaksanaan survei kepatuhan pemenuhan pelayanan publik Ombudsman akan langsung turun kelapangan secara mendadak, tanpa pemberitahuan terlebih dahulu mendatangi objek yang akan dinilai.
 
Target penilaian tersebut mencakup perizinan ekonomi, perizinan non ekonomi, administrasi kependudukan, pendidikan dan kesehatan. Untuk kesehatan kepada penyedia jasa oleh Puskesmas yang berada ditingkat kabupaten/kota.
 
"Apresiasi dari kami bentuknya adalah pemberian penghargaan. Kami ada beberapa catatan penting terkait hal ini pertama pentingnya kesadaran dari kepala daerah untuk memberikan atensi kepada Organisasi Perangkat Daerah, kedua koordinasi antar Organisasi Perangkat Daerah, dan ketiga reward dan punishment sehingga menjadi motivasi bagi Organisasi Perangkat Daerah untuk memenuhi standar pelayanan publik," imbuh Agung.
 
Dikatakannya Ombudsman RI membuka konsultasi bagi kabupaten/kota, baik dengan cara datang langsung ke kantor, bisa via telepon dan bisa mengundang langsung.
 
"Manfaatkan waktu yang tersisa sebelum penilaian. Kedepan kita juga akan membuka Workshop kepatuhan palayanan publik tanggal 29 April 2021 di Novotel Palembang, nanti undangan akan dikirimkan," tandasnya.
 
Sekda Muba Drs H Apriyadi MSi menyambut baik rencana penilaian yang akan dilaksanakan Ombudsman RI Perwakilan Sumsel.
 
Terkait penilaian pada objek kesehatan yakni pada Puskesmas, dikatakannya, Puskesmas dalam Kabupaten Muba telah didorong menjadi BLUD, dan tentunya akan ada perubahan menyangkut BLUD pada 28 puskesmas di Muba.
 
Rencana workshop kami sependapat kalau bisa jangan tiga OPD saja, kami ada beberapa OPD yang menurut kami harus ikut.
 
"Setelah workshop di Palembang, kami minta waktu khusus datang ke Muba, sebagai upaya perbaikan sistem pelayanan publik di Kabupaten Muba, walaupun penilaian terakhir tahun 2019 kita mendapatkan predikat Hijau. Menurut kami tidak hanya dibeberapa Organisasi Perangkat Daerah saja yang perlu melainkan juga seluruh harus memberikan pelayanan publik yang baik dan sesuai standar," pungkasnya.
 
Sementara Asisten Administrasi dan Umum Pemprov Sumsel Prof Dr Edward Juliartha memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Muba yang ingin pendampingan lebih lanjut perihal peningkatan kepatuhan standar pelayanan publik.
 
"Yang belum jelas kiranya bisa berhubungan langsung dengan kontak person Ombudsman, dan silahkan kegiatan workshop tanggal 29 April ini dihadiri," tutupnya.
KALDERANEWS - Bunda Baca Kabupaten Musi Banyuasin, Hj Thia Yufada Dodi Reza  kukuhkan Bunda Baca Kecamatan dan Bunda Baca Desa se-Kabupaten Musi Banyuasin di Pendopoan Griya Bumi Serasan Sekate, Kamis (22/4/2021). Pengukuhan Bunda Baca ini dilakukan guna lebih memajukan serta menumbuhkan minat baca masyarakat di Kabupaten Muba.
 
Terpantau di lokasi ada sebanyak 42 orang  Bunda Baca terdiri dari Bunda Baca Kecamatan 15 orang, dengan masing-masing kecamatan 15 orang Bunda Baca Desa, dan 12 orang Bunda Baca Desa Program Transformasi Perpustakaan tahun 2019-2021.
 
Bunda Baca Thia Yufada dalam sambutannya mengaku bangga dengan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan yang telah begitu banyak inovasi. "Saya ingin menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Muba beserta seluruh jajarannya atas prestasi Penghargaan Kearsipan Tahun 2020 peringkat satu se Sumsel dan 10 besar nasional. Muba  satu-satunya pemerintah kabupaten/kota pertama di luar pulau Jawa yang meraih prestasi setinggi ini. Ini  sangat luar biasa. Walaupun di tengah masa pandemi, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan masih menuai berbagai prestasi,"ungkapnya.
 
Maka dari itu, ia berpesan kepada Bunda Baca Kecamatan dan Bunda Baca Desa untuk mensosialisasikan kepada anak-anak di seluruh Muba, perpustakaan kini bukan hanya tempat membaca buku. Muba digawangi Dinas Perpustakaan dan Kearsipan sudah punya e-library, artinya tidak perlu pergi ke perpustakaan untuk membaca buku, cukup melalui aplikasi di handphone yang dipegang kita bisa membaca buku buku yang menjadi koleksi perpustakaan Muba.
 
"Kita juga punya mobil perpustakaan keliling maka tidak perlu jauh-jauh lagi pergi ke perpustakaan. Kita paham bahwa banyak daerah di Muba yang sangat sulit untuk keluar dari desanya sehingga disediakan mobil perpustakaan keliling yang memungkinkan anak-anak kita punya akses terhadap buku-buku bermanfaat tanpa harus keluar jauh-jauh dari tempat tinggalnya,"terangnya.
 
Inovasi tidak pernah berhenti, lanjutnya karena Muba sedianya sebuah tempat kita berinovasi. Salah satunya nanti adalah bagaimana perpustakaan di setiap desa punya bahan bacaan yang relevan dengan desa tersebut, dan mudah-mudahan segera bisa merata diseluruh desa di Muba.
 
"Bunda Baca punya tugas yang berat, tapi bukan tidak mungkin sukses dilakukan. Bunda Baca sebagai juru kampanye mensukseskan gerakan Muba Gemar Membaca, yang pertama bagaimana mengalihkan perhatian dan minat warga untuk gemar membaca diwaktu luang maupun diwaktu waktu kerjanya yang memang bisa diisi dengan membaca. Selanjutnya, tugas bunda Baca  menanamkan sikap yang baik sehingga anak-anak kita dan seluruh warga masyarakat punya bacaan positif.  Pak Camat dan Kades tolong didukung kerja Bunda Baca sehingga program ini berjalan sesuai tujuan bersama,"tandasnya.
 
Kepala Dinas perpustakaan dan kearsipan Muba Drs Yohanes Yubhar MM dalam sambutannya melaporkan dasar pelaksanaan kegiatan tersebut, berdasarkan Undang-undang nomor 43 tahun 2007 tentang perpustakaan. 
 
Selanjutnya, Peraturan Pemerintah nomor 24 tahun 2014 tentang pelaksanaan Undang-undang nomor 43 tahun 2007 tentang Perpustakaan. Dan berdasarkan Peraturan Bupati Muba nomor 70 tahun 2016 tentang tugas pokok dan fungsi Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Muba.
 
"Pengukuhan yang kita laksanakan hari ini tujuannya untuk memotivasi berbagai elemen masyarakat mulai dari pelajar, mahasiswa dan masyarakat umum untuk gemar membaca. Selanjutnya, untuk mengkampanyekan dan mensosialisasikan Muba Gemar Membaca. Selain itu, untuk mendorong tim penggerak PKK untuk secara aktif melakukan sosialisasi gerakan Muba membaca kepada keluarga-keluarga di Muba yang pada gilirannya nanti dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Mudah-mudahan apa yang kita lakukan ini dapat mendukung terwujudnya visi misi pemerintah dalam mewujudkan Muba maju berjaya 2022,"pungkasnya.
 
KALDERANEWS - Pembina Badan Kontak Majelis Ta’lim (BKMT) Kabupaten Musi Banyuasin Hj Thia Yufada Dodi Reza mengajak BKMT Muba lebih meningkatkan kemampuan  membangun komunikasi efektif dengan masyarakat maupun pemerintah daerah sehingga semua program BKMT dapat disinergikan dengan kebijakan pemerintah. 
 
Sinergi-menurut perempuan inspiratif Sumsel ini-akan membawa BKMT Muba semakin kompak  membangun menuju arah yang  sama.
 
"Pesan saya semoga musyawarah daerah hari ini berjalan dengan baik dan  demokratis. Siapapun yang terpilih menjadi ketua BKMT Kabupaten Musi Banyuasin diharapkan dapat membuat perubahan terhadap kegiatan keagamaan serta dapat menjadi motor penggerak bagi majelis taklim di masyarakat. Selalu  berperan aktif sehingga menjadi salah satu kekuatan  pembangunan di Musi Banyuasin,"ungkapnya 
 
Pesan ini disampaikan Thia Yufada  saat membuka Musyawarah Daerah ke-5 (Musda) BMKT Kabupaten Musi Banyuasin Tahun 2021 dengan Tema “Mari Kita Tingkatkan Peran Muslimah dalam Pembinaan Akhlak Umat” di Auditorium Pemkab Muba, Rabu (21/04/2021).
 
"Dalam membahas program kerja diperlukan kesungguhan dan keaktifan peserta musyawarah untuk melahirkan program yang akan dilaksanakan oleh pengurus periode mendatang yaitu 2021- 2026. Proses ini harus mampu memotivasi pemberdayaan anggota dalam kehidupan masyarakat diberbagai bidang baik agama, ekonomi, pendidikan, politik, dan sebagainya. Kita paham dalam kondisi pandemi seperti saat ini BKMT sudah selayaknya menjadi lokomotif bagi arus informasi yang beredar di masyarakat,"terangnya.
 
BKMT juga harus bisa mengambil peran sebesar-besarnya dengan menyaring dan mendapatkan informasi sebenar-benarnya, dan menyebarluaskan serta menyalurkan informasi dengan sebaik-baiknya kepada masyarakat di Kabupaten Musi Banyuasin. Kita ingin sehingga masyarakat menjadi tenang, yakin, dan nyaman dalam kehidupan sehari-hari di masa pandemi ini,"ungkapnya.
 
Masa pandemi mensyaratkan kita, lanjut Thia, untuk mengurangi seluruh kegiatan tatap muka. "BKMT kami harapkan bisa menjadi lokomotif  penyelenggaraaan kegiatan kemasyarakatan yang sesuai dengan arahan gugus tugas pengamanan COVID-19. Upaya ini demi mencapai situasi aman dan sehat bagi masyarakat. Dalam hal ini BKMT Muba sudah memberikan contoh yang sangat baik. 
 
"Mudah-mudahan apa yang dicontohkan BKMT dapat diserap dan ditiru oleh seluruh majelis taklim di Kabupaten Musi Banyuasin. Saya tahu dan paham di berbagai daerah di kecamatan di Kabupaten Musi Banyuasin sudah muncul  pengajian-pengajian atau majelis taklim. Namun kita terus bina dan   mendampingi mereka  baik secara formal, maupun pendekatan pertemanan.bahwa warga boleh beraktifitas kembali secara aktif  sesuai protokol kesehatan. InshaAllah tidak akan mengurangi nilai penting dari arti ibadah kita bersama,"tandasnya.
 
Ketua Panitia Dra Sumiati dalam laporannya, menyampaikan bahwa Peserta Musda Pengurus Badan Kontak Majelis Taklim kecamatan sebanyak 24 orang dari 12 kecamatan dan Pengurus Badan Kontak Majelis Taklim dan Penasehat Kabupaten Musi Banyuasin 26 orang dengan total peserta 50 orang.
 
"Tujuan dari kegiatan Musda ke 5 BKMT Kabupaten Muba yang kita adakan hari ini adalah mengevaluasi kerja pengurus daerah Badan Kontak Majelis Taklim Kabupaten Musi Banyuasin periode 2016-2021. Konsolidasi pengurus BKMT kabupaten dan kecamatan penetapan program kerja pengurus daerah Badan kontak majelis taklim Kabupaten Muba 2021-2026. Sasaran terbentuknya komposisi kepengurusan baru Pengurus Daerah BKMT Kabupaten Musi Banyuasin periode 2021-2026. Dengan Musyawarah Daerah ke 5 Badan Kontak Majelis Taklim Kabupaten Muba, kita tingkatkan peran muslimah majelis taklim dalam pembinaan akhlak mendukung terwujudnya Muba Maju Berjaya tahun 2022,"pungkasnya.
 
Hadir dalam kegiatan ini, Kepala Kantor Kementerian Agama Muba H Win Hartawan SAg MPdi, Kabag Kesra H Opi Palopi MA, Ketua MUI Drs H Tamrin Nawawi MPdi, Plt Kepala  Kesbangpol Muba Drs Firmantinus.
KALDERANEWS - Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin menggelar kembali Safari Ramadhan untuk silaturahmi dan ajang komunikasi antara pemerintah daerah dengan masyarakat secara langsung.
 
Safari Ramadhan 1442 H Pemkab Muba pada Senin hari ini dilakukan di dua kecamatan berbeda secara berbarengan. Pertama dipimpin Bupati Muba Dr H Dodi Reza Alex yang melaksakan kegiatan safari di Kecamatan Babat Supat.
 
Kedua dilakukan Wakil Bupati Muba Beni Hernedi diwakili Asisten Bidang Pengembangan Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Muba Drs H Yusuf Amilin, di Masjid Baiturrahman Desa Air Balui Kecamatan Sanga Desa, Senin (19/4/2021).
 
Di Sanga Desa, H Yusuf Amilin mengungkapkan kegiatan rutin ini  telah berlangsung bertahun-tahun dan sangat efektif untuk menjalin komunikasi secara langsung kepada masyarakat. Salah satunya untuk memantau perkembangan pembangunan dan juga sebagai acuan dalam mengambil kebijakan pemerintah daerah yang akan dilaksanakan.
 
Dikatakannya, komunikasi yang harmonis adalah sebuah keniscayaan bagi kelancaran dan kesuksesan tugas dan kinerja pemerintah dalam melaksanakan pembangunan.
 
"Mudah-mudahan dalam momentum ramadhan ini menjadikan kita pribadi yang lebih bertaqwa lagi kepada Allah SWT," ujarnya.
 
Camat Sanga Desa Hendrik SH MSi mengucapkan terimakasih atas kunjungan kerja Asisten II Setda Muba bersama rombongan pimpinan daerah  ke Desa Air Balui. Ia juga berterimakasih atas bantuan yang diberikan Pemkab Muba untuk masyarakat Sanga Desa.
 
"Terimakasih telah mengunjungi kami walaupun tahun ini dalam suasana yang berbeda, masih dalam kondisi Pandemi Covid-19, semoga tidak mengurangi ibadah kita di bulan suci ramadhan ini," ucapnya.
 
Hendrik mengatakan Forkopimcam Sanga Desa telah mengikuti vaksinasi Covid-19 pada tanggal 3-16 Maret 2021 lalu, disusul tenaga pendidik tanggal 29 Maret 2021.
 
"Kepada masyarakat kami menghimbau jangan termakan isu hoaks yang dapat membatalkan kita mengikuti vaksinasi. Silahkan vaksinasi Covid-19. Ini ikhtiar kita memutus mata rantai Covid-19 diseluruh dunia khususnya di Sanga Desa," imbaunya.
 
Dalam keugiatan ini dibagikan bantuan bedah rumah dari BAZNAS Kabupaten Muba dua unit, tali asih untuk kaum dhuafa,  paket sembako, serta bantuan kursi roda kepada kaum disabilitas.
 
Turut hadir Anggota DPRD Muba Yudi Trikarya, Kasdim 0401 Muba, Direktur PDAM Tirta Randik Kabupaten Muba H Firdaus.
 
KALDERANEWS - Bupati Musi Banyuasin Dr H Dodi Reza Alex Noerdin menerima kunjungan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Daerah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), Brigjen TNI Armansyah SH di ruang audiensi Bupati Muba, Senin (19/4/2021).
 
Bupati Muba sangat mengapresiasi  kunjungan dan silaturahmi oleh Kabinda Sumsel beserta Korwil IV Binda Sumsel dan Posda Muba. 
 
"Semoga dengan silaturahmi ini dapat lebih memperkuat jalinan kerjasama dan sharing informasi sehingga kita dapat bertukar informasi tentang isu-isu yang aktual di Provinsi Sumsel khusunya Kabupaten Muba,"ucap Dodi.
 
Dodi juga menegaskan selalu siap  dan bersinergi dengan BIN Daerah Sumsel dan semua komponen yang ada demi membantu membangun Provinsi Sumsel.
 
"Hampir empat tahun terakhir Pemkab Muba bersinergi dengan BIN Provinsi Sumsel, sehinga bisa meningkatkan ketahanan ekonomi, stabilitas politik dan zero konflik. Kami ucapkan selamat datang kepada Kabinda yang baru, rasa bangga dan senang atas kunjungan ini, kami siap lanjutkan kerjasama,"tukasnya.
 
Sementara itu Kabinda Provinsi Sumsel, Brigjen TNI Armansyah SH  mengatakan pada kunjungan kali ini selain bersilaturrahmi juga berkoordinasi diawali perkenalkan diri sebagai Kabinda Provinsi Sumsel yang baru sejak 9 April 2021 yang lalu.
 
"Selama ini hubungan antara Pemkab Muba dengan BIN daerah Sumsel sudah terjalin dengan baik.Semoga dengan kami yang baru bertugas ini tetap terjalin silaturahmi dan komunikasi yang baik, bahkan bisa lebih meningkat lagi," ujarnya.
 
Lanjut Armansyah, BIN daerah Sumsel siap membantu tugas Bupati Muba selaku kepala daerah, khususnya dalam urusan intelijen. Dirinya juga mengucapkan terima kasih atas support dari Pak Dodi. 
 
"Kami minta kepada Kaposda BIN Muba untuk membantu Pemkab Muba melalui Kepala Badan Kesbangpol Muba, nantinya membantu Bupati Muba dengan memberikan informasi intelijen yang akurat dan telah di analisa terlebih dahulu,"pungkasnya.
Ad Sidebar

Latest Tweets

Feby Deru Dampingi Iriana Jokowi Sosialisasi Bahaya Narkoba dan Tes IVA Hingga Temui Pengrajin Songket… https://t.co/yxjLiPEQUl
Kunjungi Stan Dekranasda Sumsel, Iriana Jokowi Janji Temui Pengrajin Kain di Palembang https://t.co/6FQb5LcCCy via @tripplesworld
Menang Tipis Atas PSGC Ciamis, Sriwijaya FC Makin Kokoh di Puncak Klasemen https://t.co/V0DFFAlQDG lewat @tripplesworld
Metzelder Diduga Terlibat Kasus Pornografi Anak https://t.co/knEQDSYopZ lewat @tripplesworld
Icardi Tuntut Inter Milan Bayar Kompensasi 1,5 Juta Euro https://t.co/IZVf4wvhGn lewat @tripplesworld
Napoli Boyong Fernando Llorente dari Tottenham https://t.co/FnVARyGvqx
Follow Kaldera News on Twitter

Please publish modules in offcanvas position.