Sumatera-Selatan

Sumatera-Selatan (1017)

KALDERANEWS - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) akan tetap mengawal implementasi Undang-Undang Cipta Kerja yang telah disahkan belum lama ini. Sejak awal, PKS adalah Fraksi yang konsisten menolak Ciptaker sejak masih berbentuk RUU dan dibahas di DPR RI. Penolakan itu bukan tanpa alasan. PKS melihat, isi daripada UU Ciptaker lebih banyak merugikan pekerja. "UU Ciptaker banyak sekali dampaknya pada pekerja. Kemarin saya diskusi di Jakarta Utara tentang perlindungan terhadap perempuan. Buruh perempuan itu sudah pasti sangat terdampak, yang biasanya dapat cuti haid sekarang jadi terkikis dan lain-lain," kata anggota Komisi IX DPR RI Kuniasih Mufidayati dalam acara Ngobrol Santai dengan tema “ Nasib Buruh Antara Pandemi Berkepanjangan dan Penerapan UU Cipta Kerja,” di Jakarta Selatan, Senin (3/5/2021).

Saat ini, kata dia, pemerintah telah mengeluarkan beberapa Peraturan Pemerintah (PP) sebagai turunan UU No. 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja. Salah satu yang disinggung yakni terbitnya PP No. 35 Tahun 2021 tentang Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT), Alih Daya, Waktu Kerja, Hubungan Kerja dan Waktu Istirahat, dan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK).

Dengan adanya PKWT tersebut, kata Mufida, tentu akan sangat berdampak signifikan terhadap pekerja Indonesia. Sebab sebelum keluarnya UU Cipta Kerja, termasuk PP turunannya seperti aturan PKWT, sudah banyak pekerja kena PHK di masa pandemi Covid-19.

"Data terakhir sekitar 4 jutaan pekerja di-PHK, pertumbuhan UMKM semakin menurun, 30 persen UMKM terdampak pandemi Covid-19, itu terjadi sebelum implementasi UU Cipta Kerja. Apalagi ditambah dengan UU Ciptaker, ini jadi tantangan pemerintah," tegasnya.

Kini, UU Ciptaker telah disahkan dan beberapa PP telah diterbitkan sebagai turunan aturan UU tersebut. Meski telah berusaha menolak pengesahan UU tersebut, kini PKS berharap pemerintah tak berlaku semena-mena kepada para pekerja dalam negeri.

"Mudah-mudahan pemerintah tetap berpihak kepada pekerja, dan juga mencari titik temu. Harus ada komunikasi tripartit, itu sangat penting sekali," tutup Mufida.

Di tempat yang sama, Wakil Ketua Kadin DKI Jakarta Heber Lalo Simbolon menuturkan, PHK yang dialami pekerja tak bisa dilepaskan dari kondisi pandemi Covid-19 yang serba sulit. Covid-19 tak hanya merugikan buruh, melainkan juga kepada para pengusaha.

Ia memaparkan, sektor usaha yang paling terdampak Covid-19 adalah sektor pariwisata.

"Di bulan Januari (awal Pandemi 2020), hotel benar-benar sudah banyak yang tutup, mereka duluan mengalami derita ini. Sebagai pengusaha, pil pahit ini kita telan saja," jelasnya.

Oleh sebab itu, ia sependapat dengan pernyataan Mufida terkait dengan pentingnya komunikasi tripartit antara organisasi pengusaha, serikat pekerja/serikat buruh, dan pemerintah untuk mencari solusi terbaik.

"Saya berharap buruh bisa jadi saudara, bukan hanya sebagai mitra. Kami juga berharap tripartit bisa berjalan," pungkasnya.

KALDERANEWS - Ramadhan di tengah pandemi Covid-19 untuk kali kedua tak melunturkan semangat berbagi dan peduli kepada sesama. Hal tersebut yang dilakukan PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk (“WOM Finance”) dengan menggelar kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR) dengan membagikan Bingkisan Ramadhan di 16 (enam belas) kota.

Lewat program bertema  “Bulan Ramadhan untuk Meningkatkan Keimanan dan Ketakwaan”, WOM Finance Kantor Cabang Betung membagikan bingkisan yang terdiri dari kue kering, mie instant, gula, minyak sayur, teh, tepung dan sirup kepada para janda dan kaum dhuafa yang berada di sekitar kantor cabang. 

Bingkisan Ramadhan ini diserahkan langsung oleh Agus Siswanto, Branch Head WOM Finance Kantor Cabang Betung dan dihadiri oleh beberapa perwakilan karyawan WOM Finance di Kantor Kelurahan Pangkalan Balai, Kecamatan Banyuasin III, Banyuasin, Sumatera Selatan. Karena masih dalam pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), maka kegiatan ini menerapkan protokol kesehatan yang ketat tanpa melibatkan kerumunan massa.

 Agus mengatakan bahwa kegiatan CSR pembagian paket Bingkisan Ramadhan ini merupakan kegiatan lanjutan dari program CSR WOM Finance yang ditujukan untuk membantu mengurangi dampak sosial ekonomi pandemi COVID-19 khususnya bagi masyarakat marginal.

 “Secara bersamaan kita juga telah memasuki Bulan Suci Ramadhan, semoga kegiatan CSR ini juga dapat membantu meringankan kebutuhan pangan warga masyarakat selama menjalankan ibadah puasa, menjadi amal ibadah bagi kami serta  membawa keberkahan bagi seluruh keluarga besar WOM Finance” sambungnya.

Lebih lanjut Agus menjelaskan bahwa kegiatan CSR ini menunjukkan bahwa perusahaan ini bukan hanya bicara soal profit belaka. “WOM Finance hadir di tengah masyarakat bukan hanya dilihat dari banyaknya profit yang didapatkan perusahaan, tapi juga dilihat dari rasa bersyukur atas hasil yang didapatkan selama ini dan ingin berbagi lebih banyak lagi,” pungkasnya.

KALDERANEWS - Tidak hanya kondang  perempuan inspiratif, ketua TP PKK Kabupaten Musi Banyuasin Hj Thia Yufada Dodi Reza juga dikenal sebagai  perempuan yang sangat agamis. Thia membuat masyarakat Muba bisa  pengajian rutin satu kali sepekan melalui Pengajian An-Nurdin Serasan Sekate. Ini  menjadi agenda rutin Ketua TP PKK Kabupaten Muba Hj Thia Yufada bersama ibu-ibu pengajian Muba.
 
"Pelaksanaan pengajian yang kita laksanakan ini tetap mengedepankan protokol kesehatan. Memasuki 10 Ramadhan terakhir semoga kita selalu mendapatkan kesehatan,"ucap Thia Yufada yang juga Ketua Pengajian An-Nurdin Serasan Sekate Kabupaten Musi Banyuasin saat acara pengajian berlangsung, Selasa (4/5/2021) di Pendopoan Griya Bumi Serasan Sekate Sekayu.
 
Lanjutnya, dia berharap minggu-minggu terakhir puasa dapat tetap Istiqomah dan dapat dipertemukan lagi pada bulan puasa di tahun berikutnya.  "Semoga pandemi COVID-19 ini segera berakhir, sehingga tidak ada lagi rasa khawatir saat melakukan perkumpulan bersama dengan ibu-ibu pengajian,"harapnya. 
 
Kali ini, ceramah agama oleh Drs H Thamrin Nawawi M Pd I yang pada kesempatan ini memberikan tausiyah tentang zakat fitrah, merupakan zakat yang dikeluarkan sesuai dengan jumlah anggota keluarga. Hukum mengeluarkan zakat fitrah adalah wajib bagi setiap muslim baik yang masih kecil ataupun dewasa. Zakat fitrah dilakukan di bulan ramadhan sebagai upaya menyucikan diri dari perbuatan dan ucapan yang tidak berguna. Sehingga, ketika hari raya Idhul Fitri tiba, umat muslim dapat kembali suci atau fitrah.
 
Zakat memiliki manfaat yang sangat berguna bagi kehidupan dunia maupun akhirat, yaitu sebagai bentuk membersihkan harta dari yang bukan haknya kita. Dengan melakukan zakat kita juga telah menolong kepada sesama umat Islam dengan memberikan sebagian harta kita, agar para penerima zakat dapat menjalankan ibadah dengan baik tanpa perlu kesulitan lagi.
 
"Dengan melaksanakan zakat, maka kita telah menggugurkan kewajiban yang merupakan bagian dari rukun islam tersebut. Selain itu, kita juga telah berupaya untuk berbagi rezeki kepada orang-orang yang membutuhkan. Semoga Allah menerima amalan zakat fitrah kita di tahun ini,"tandasnya.

KALDERANEWS - Gubernur Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) H. Herman Deru  menghadiri rapat paripurna Istimewa XXVIII (28), dengan agenda penyampaian Rekomendasi DPRD Provinsi Sumsel terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban Gubernur Sumsel Tahun Anggaran 2020 .  Rapat Paripurna DPRD Provinsi Sumsel Senin (3/5) dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Provinsi Sumsel Hj. RA. Anita Noeringhati, SH, MH. 

Dalam kata sambutannya, Gubernur Provinsi Sumsel H. Herman Deru menuturkan, pada tanggal 13 April sampai dengan 23 April 2021, sesuai dengan jadwal kegiatan telah dilaksanakan rapat-rapat pembahasan dan Penelitian Pansus-Pansus dengan Organisasi Perangkat Daerah terkait terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban Gubernur Sumsel  Tahun Anggaran 2020. 

“Pada pembahasan dan penelitian tersebut melalui rapat Pansus-Pansus DPRD Provinsi Sumatera Selatan telah banyak masukan-masukan pelaksanaan yang kami terima terhadap program dan kegiatan serta kinerja Organisasi Perangkat Daerah yang pada akhirnya telah dapat diperoleh catatan-catatan kinerja dibidang Pemerintahan, Perekonomian dan Keuangan, Bidang Pembangunan dan Bidang Kesejahteraan Rakyat,” tuturnya.

Herman Deru  menambahkan,  keberhasilan program yang telah dicapai dengan baik pada laporan pembahasan dan penelitian oleh Pansus-Pansus DPRD Sumsel. Pemprov Sumsel menyampaikan apresiasi yang tinggi dan kedepan akan lebih ditingkatkan. “Selanjutnya terhadap program dan kegiatan yang masih merupakan catatan atas rekomendasi yang disampaikan oleh Pansus-Pansus DPRD Provinsi Sumatera Selatan yang masih memerlukan penyempurnaan di bidang administrasi dan pelaksanaan kegiatan,  akan menjadi perhatian Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dan akan ditindaklanjuti penyempurnaannya sesuai target pembangunan yang telah ditetapkan,” tandasnya.

 

KALDERANEWS - realme, merek smartphone favoritnya anak muda di Bulan Ramadan 2021 ini resmi mengadakan program #BeTheLight untuk mengajak anak muda berbuat kebaikan dan menjadi cahaya bagi orang-orang di sekitarnya. Selain itu, melalui #BeTheLight realme secara resmi memperkenalkan warna spesial Ramadan, realme 8 Pro Illuminating Yellow dan realme Watch S Master Edition yang dirancang oleh Grafflex – desainer ternama dunia.

 

“Dengan #BeTheLight, kami ingin mengajak anak muda untuk berbuat kebaikan dan menjadi cahaya di lingkungannya dengan teknologi dan style dari realme. Hal inilah yang menginspirasi kami untuk memperkenalkan realme 8 Pro Illuminating Yellow sebagai warna spesial Ramadan kami serta realme Watch S Master Edition dengan desain bergaya pop culture yang unik dan berbeda dari smartwatch lainnya.

 

“Keduanya akan meningkatkan style anak muda dan tampil menonjol di antara yang lainnya saat menjalani aktivitas baik di Bulan Ramadan maupun Lebaran,” ujar Palson Yi, Marketing Director realme Indonesia.

 

Unsur paling menonjol dalam desain fashion adalah warna. Unsur warna membuat desain fashion menjadi semakin menarik dan memiliki kesan yang berbeda. Dengan realme 8 Pro Illuminating Yellow, realme memberikan sensasi warna yang unik, menjadi bukti bahwa teknologi berkualitas tinggi dapat menyatu dengan fashion, dan kini anak muda dapat merasakan keduanya.

 

realme 8 Pro Illuminating Yellow masih mengadopsi Infinite Bold Design dengan Infinite Starry Design melalui efek starry yang mempesona melalui proses AG Crystal, menciptakan tekstur mikro yang memberikan kesan dimensi yang dalam. Hasilnya adalah lapisan Kristal alami yang memadukan glossy dan matte, kasar dan halus dengan ketebalan 8.1 mm dan berat hanya 176 gram.

 

Untuk membuatnya berbeda, realme 8 Pro Illuminating Yellow menggunakan bahan fluorescent khusus yang dapat menyerap cahaya dan menciptakan cahaya magis di sekitar modul kamera dan slogan “DARE TO LEAP” dalam gelap.

 

“Hal ini membuat realme 8 Pro Illuminating Yellow akan memancarkan style anak muda di malam hari dan siap menjadi symbol kepribadian yang trendi,” kata dia.

 

Untuk membuat realme Watch S Master Edition, realme berkolaborasi dengan Grafflex untuk memadukan kreasi street culture dan teknologi agar mendorong anak muda berani mendobrak batas antar budaya yang berbeda. Grafflex membuat dua strap khusus dan tampilan jam yang serasi sebagai wujud dari bakat visual Grafflex yang luar biasa dan memberikan sensasi seperti mengenakan karya seni pada pergelangan tangan.

 

Grafflex adalah Director di realme Design Studio dan style artistiknya secara kreatif menggabungkan kartun, hip-hop, dan street culture. Melalui reinterpretasi dan rekonstruksi berbagai objek, ia berhasil menuangkan bakat visualnya dalam bentuk garis-garis tebal dan warna grafis.

KALDERANEWS - Pembangunan yang merata hingga pelosok desa sudah semakin nyata dan kian terasa memberikan manfaat bagi masyarakat di Sumsel, tak terkecuali bagi masyarakat Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI). Seperti hari ini, Minggu (1/5) bertempat di SDN 17 Talang Ubi Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI). Gubernur Sumsel H Herman Deru kembali meresmikan puluhan proyek infrastruktur Provinsi Sumsel. Pemerataan pembangunan tersebut diharapkan segera memberikan dampak yang positif bagi percepatan perputaran ekonomi, pengentasan kemiskinan, terhubungnya konektivitas antar daerah antar provinsi hingga mobilitas yang lebih murah dan internet desa. Ini merupakan bukti nyata Herman Deru demi mewujudkan Sumsel Maju untuk Semua. 

"Peresmian infrastruktur di Kabupaten PALI ini yang ke 15 dari 17 Kabupaten/Kota saya resmikan. Peresmian ini bukan pamer tapi ini gambaran kepada masyarakat bahwa Pemprov Sumsel selalu hadir di dalam kegiatan termasuk dalam geliat pembangunan daerah," katanya. HD merinci Pemprov Sumsel pada tahun 2019 melakukan sebanyak 6 kegiatan  infrastruktur dan di tahun 2020 ada 53 kegiatan proyek infrastruktur. Artinya ada 59 proyek infrastruktur yang telah diresmikan mulai dari pembangunan fisik maupun non fisik dan jalan sampai rumah sakit. 

"17 Kabupaten/kota punya pendanaan yang sangat bervariatif. Tidak ada satupun APBD di Sumsel kabupaten/ kotanya sama. Saya lihat Pali ini termasuk APBD nya menengah tapi punya permasalahan infrastrukturnya yang harus di mulai dari awal, sebab kabupaten ini baru berusia delapan tahun," tutur HD. Dengan begitu, dia harap kepada Bupati terpilih ada kesinambungan pembangunan yang dapat dilanjutkan dari RPJMD sebelumnya. Karena HD juga mempunyai cita-cita besar untuk menjadikan Kabupaten PALI sebagai segitiga emasnya Sumsel. 

"Saya punya harapan besar kepada kabupaten ini karena saya ingin PALI menjadi segita emas di Sumsel. Penghubung Musi Raya dan Lematang. Kerena inilah ruas terdekat, bahwa tahun ini kita sambungkan akses besar, jalan besar dengan kualitas yang tinggi agar PALI menuju Musirawas -Lubuklinggau -Muratara menjadi jalan utama dengan waktu kurang lebih 4 jam," terangnya. Mengakhiri sambutannya, HD meminta kepada Bupati terpilih nanti untuk merencanakan pembangunan kantor yang baru. Karena HD menilai Kabupaten PALI sudah selayaknya mempunyai sebuah bangunan yang menjadi tempat pusat layanan bagi masyarakat. 

Sementara itu, Pj. Bupati Kabupaten PALI, H Rosidin Hasan mengatakan berkat jalan mulus dan pembangunan jembatan menjadikan geliat ekonomi masyarakat PALI semakin meningkat. "Kami ucapkan terima kasih kepada pak Gubernur atas perhatian dan bantuannya, Dengan infrastruktur yang bagus dan baik maka perputaran ekonomi menggeliat," tutupnya. 

Ditempat yang sama, Kepala Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) Sumsel, Ir Herwan melaporkan bahwa pembangunan infrastruktur yang bersumber dari dana APBD Provinsi Sumsel di Kabupaten PALI tahun 2019 sejumlah 6 kegiatan dengan menelan anggaran Rp. 38.699.621.00. Dan ditahun 2020 sejumlah 53 kegiatan dengan menelan anggaran Rp. 115.834.600.002.

KALDERANEWS - Ditunjuknya Provinsi Sumatera Selatan (Sumel) sebagai tuan rumah Pekan Tilawatil Qur'an ( PTQ) ke 51 Tingkat Nasional Tahun 2021 menjadi kebanggan tersendiri bagi provinsi ini. Karena menjadi bukti nyata bahwa Sumsel sebagai daerah religius yang terus berupaya menyeimbangkan antara  pembangunan fisik dengan pembangunan mental spiritual. "PTQ Tingkat Nasional ini menjadi pestasi bagi Provinsi Sumatera Selatan. Harapan kita ke depan RRI dapat menjadi mitra bagi Pemprov Sumsel dalam  menyeimbangkan antara program pembangunan infrastruktur dan pembangunan mental spiritual,” ungkap Gubernur Herman Deru  saat mengawali sambutan pada  pembukaan PTQ Ke-51 Tingkat Nasional  di Provinsi Sumsel bertempat di Griya Agung, Sabtu (1/5) petang.

Menurut Herman Deru ada  yang berbeda dengan kegiatan  PTQ Nasional tahun 2021 dengan PTQ pada tahun-tahun sebelumnya. Karena PTQ kali ini digelar di tengah pandemi. Meski demikian lanjut dia,   tidak menyurutkan semangat peserta dari seluruh wilayah di Indonesia. Terbukti, meski masih dalam pandemi  PTQ yang berlangsung  tanggal 1 hingga 4 Mei tersebut tetap diminati ratusan peserta. 

"Sumatera Selatan mendapatkan  kehormatan  jadi tuan rumah penyelenggaraan PTQ RRI tingkat Nasional ke-51. Acara ini sangat bergengsi dan  dinantikan oleh pencinta Al-Qur'an di seluruh wilayah Indonesia. Ini juga membuktikan Sumsel sebagai Provinsi yang  religius ," tambahnya. Herman Deru berharap,  melalui PTQ RRI, para qori dan qoriah dapat memberikan dorongan energi positif dalam mensukseskan program  Pemerintah Provinsi Sumsel "Satu Desa Satu Rumah Tahfidz".

"Melalui ajang  PTQ ini, saya mengharpkan para qori dan qoriah akan dapat lebih menyuburkan lagi tumbuhnya rumah tahfidz di Sumsel. Saat ini 3500 rumah tahfid sudah berdiri di desa desa dalam 17 Kabupaten/kota di Sumsel. Penyebarannya kita harapkan akan lebih masif lagi,  qori-qoriah yang dihasilkan dari PTQ ini akan lebih menyemarakan   penyebaran rumah tahfidz  di Sumsel,” tandasnya. Sementara itu Direktur Utama (Dirut) Lembaga Penyiaran Publik Radio Republik Indonesia (LPP RRI) M. Rohanuddin mengatakan, Provinsi Sumsel memang terpilih sebagai tuan rumah PTQ  ke 51 Tingkat Nasional tahun 2021. Dimana PTQ kali ini melibatkan  peserta 130 orang tilawah, 34 orang tausiyah, 34 tahfidz Alquran 15 juz. 

“PTQ ini sebenarnya embrio MTQ, karena jauh sebelum MTQ, RRI telah mengadakan lomba-lomba tilawah. Ide PTQ ini dilahirkan oleh para  tokoh-tokoh RRI dalam rangka  syiar Islam. RRI mendukung paling depan untuk itu,” katanya. Dia menilai, Provinsi Sumsel adalah pusat pertumbuhan Islam,  dimana PTQ hadir disini untuk kebanggaan Republik Indonesia. Dia menyebut  pelaksanaan  PTQ berbeda dengan MTQ.  karena PTQ dilaksanakan pada saat bulan Ramadhan, yang filosofinya dari Nuzul Qur'an menjadi sangat penting dan menjadi acuan. 

“Oleh karena itu tidak pernah PTQ itu di laksanakan diluar Ramadhan, RRI lembaga yang mempunyai tanggung jawab besar untuk mencerdaskan anak bangsa, karena itu dalam kesempatan yang berharga ini Saya ucapkan terimakasih Bapak Gubernur," tegasnya. Dia juga mendoakan agar  kepemimpinan Gubernur Sumsel mendapat rahmat dari Allah SWT dalam memimpin Sumsel lebih maju. "Izin pak Gubernur, PTQ RRI ini disiarkan 224 stasiun RRI di seluruh Indonesia,” pungkasnya. 

Untuk diketahui  PTQ RRI tahun 2021  mempetandingkan  tiga jenis lomba, yakni  Tilawah, Tausiah dan Tahfidz Qur'an. Lomba ini diperuntukan bagi masyarakat umum berusia 17 hingga 30 tahun. 

KALDERANEWS - Meski angka penderita COVID-19 di Sumsel secara umum meningkat drastis mencapai angka 65 persen, namun penanganan dan identifikasi penderita COVID-19 di Kabupaten Musi Banyuasin dapat berjalan baik.  Hal ini pula diperkuat dengan pengetatan larangan pulang kampung serta Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) oleh Bupati Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA. 
 
"Memang bulan Ramadan dan Idul Fitri ada tradisi pulang ke kampung untuk berkumpul dengan keluaraga. Namun, dengan sangat menyesal untuk tahun ini belum dapat dilakukan, ini demi kebaikan kita semua warga Muba akan terhindar dari lonjakan penularan wabah COVID-19," tegas Bupati Muba Dr Dodi Reza Alex Noerdin didampingi Wakil Bupati Beni Hernedi usai Rapat Koordinasi dengan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Prof Tito Karnavian PhD dalam rangka Penegakan Disiplin Protokol Kesehatan dan Penanganan Covid-19 di Daerah Secara Virtual di Kantor Perwakilan Musi Banyuasin di Palembang, Senin (3/5/2021). 
 
Jika disiplin dan protokol kesehatan ditegakkan dengan baik. Maka, kata Dodi, penyebaran Covid-19 dapat dicegah. "Apabila disiplin ini dilakukan, Insyaallah mudik lebaran tahun depan dapat dilakukan dengan normal," ujar Kepala Daerah Inovatif 2020 ini. 
 
Lanjut Dodi, dirinya juga memperketat pengawasan wilayah Muba serta memaksimalkan vaksinasi dan penerapan 3 T (Testing, Tracing, dan Treatment) dan 3 M (Memakai masker, mencuci tangan, dan menghindari keramaian). 
 
"Selain itu, saya juga menginstruksi semua Camat di Muba wajib berada ditempat dan turun tangan dengan baik dalam melakukan pengetatan wilayah dan prokes COVID-19," tegasnya. 
 
Dikatakan, dirinya akan segera memindaklanjuti hasil rapat dengan Mendagri. Kita akan segera gelar Rakor teknis dengan melibatkan Dinkes, RSUD, Kemenag, Kesra, Dishub, PolPP,  TNI-Polri, Camat. Targetnya, jangan cuma sebatas surat edaran tapi paling penting implementasikan di lapangan," tegas Dodi. 
 
Sementara itu, dalam kesempatan melakukan kunjungan ke Sumatera Selatan beberapa waktu lalu, Mendagri Prof Tito Karnavian PhD mengaku kaget dengan kelonggaran PPKM di Sumsel dan peningkatan penderita COVID-19 yang mencapai 65 persen. 
 
"Sumsel ini sudah lampu kuning, kenaikan penderita COVID-nya sangat tinggi. Saya minta betul peran Kepala Daerah harus maksimal dalam upaya pengetatan penerapan PPKM," tegasnya. 
 
Saat ini, lanjut Mantan Kapolri RI ini menambahkan Sumsel ada di urutan pertama dengan penambahan penderita COVID-19. "Saya lihat kerumunan masih terjadi serta masyarakat masih cuek dengan kewajiban untuk memakai masker," bebernya. 
 
Tito menambahkan, dirinya mengapresiasi upaya Kepala Daerah yang sangat maksimal dalam upaya pengetatan wilayah guna mencegah penularan wabah COVID-19. "Saya apresiasi daerah yang All out melakukan pengetatan wilayah serta menggencarkan penerapan PPKM, pertahankan dan selalu edukasi masyarakat," ungkap Tito. 
 
Kepala Dinas Kesehatan Muba dr Azmi Dariusmansyah MARS menyebutkan, saat ini pelaksanaan pencegahan dan penanganan wabah COVID-19 terus digencarkan. "Meski warga yang sadar akan prokes di Muba sangat berjalan baik, tetapi sosialisasi serta edukasi prokes terus kita gencarkan," ucap Azmi. 
 
Azmi menambahkan, warga Muba di perantauan untuk terlebih dahulu menahan rindu dengan tidak pulang kampung agar juga upaya ini melindungi keluarga terhindar dari penularan wabah COVID-19. 
 
"Saya yakin warga Muba di perantauan sangat mengerti dengan kondisi saat ini, mari kita patuhi bersama imbauan pak Bupati ini demi kebaikan kita bersama," pungkasnya.
 
Pada kesempatan tersebut juga dihadiri secara virtual oleh Wakil Bupati Muba Beni Hernedi, Dandim 0401 Muba Letkol Arh Faris Kurniawan SST MT, Kapolres Muba AKBP Erlin Tangjaya SIK, Sekda Muba Drs H Apriyadi MSi dan Kepala Perangkat Daerah terkait.
 
 
 
KALDERANEWS - Dinas Perikanan Kabupaten Musi Banyuasin kembali melakukan penebaran 140 ribu benih ikan. Penebaran kali ini dilakukan Danau Ulak Lia Kelurahan Soak Baru Kecamatan Sekayu, Jumat (30/4/2021).
 
"Ya, hari ini 140 ribu bibit ikan ditebar, itu terdiri dari 100 ribu benih ikan Jelawat dan 40 ribu benih ikan Nilem," ujar Plt Kepala Dinas Perikanan Muba, Hendra Tris Tomy, melalui Kabid Sumber Daya Ikan, Hj Mona Pebriza.
 
Dikatakan Mona, benih ikan tersebut merupakan bantuan yang diberikan oleh Balai Perikanan Budidaya Air Tawar (BPBAT) Jambi. "Ini bantuan dan kita lakukan penebaran di Danau Ulak Lia Sekayu," kata dia didampingi Kasi Potensi Sumber Daya Ikan, Bastian.
 
Adanya penebaran benih ikan ini dinilai sangat penting karena dapat menambah pasokan atau stok ikan dan juga sebagai upaya mengembalikan Danau Ulak Lia sebagai ekosistem biota air sungai.
 
"Ini untuk jaga ekosistem di sungai. Kita mengimbau kepada masyarakat untuk dapat memahami dan bekerjasama menjaga kelestarian sumber daya perikanan air tawar di Muba. Jadi, yang ingin menangkap ikan harap menggunakan cara-cara yang dianjurkan. Jangan menyetrum, putas, meracun. Selain melanggar aturan juga ada pidananya ke depan," tandas dia.
 
 
 
KALDERANEWS - Berbagai organisasi dari Forum Silaturahmi Keluarga Besar TNI yang terdiri dari PEPABRI, FKPPI, PPM, dan beberapa organisasi lainnya, Kamis (29/4/2021) melaksanakan silaturahmi dengan Pangdam II Sriwijaya Mayjen TNI Agus Suhardi bersama Bupati Muba Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA di Gedung Sudirman Makodam II/Sriwijaya. "Berada di tengah-tengah keluarga besar TNI ini saya berasa seperti di rumah sendiri," ungkap Cucu Pejuang Noerdin Pandji tersebut. 
 
Kepala Daerah Inovatif 2020 ini menyebutkan, dirinya tidak bisa dipisahkan dengan keluarga besar TNI, terlebih semasa kecil dirinya sangat akrab dengan lingkungan TNI. "Kalau untuk keluarga besar TNI saya selalu menjadikannya prioritas," ucapnya. 
 
Dodi mengajak, agar Forum Silaturahmi Keluarga Besar TNI selalu mengedepankan untuk patuh protokol kesehatan untuk memininalisir penularan wabah COVID-19. "Tetap patuhi prokes dan menerapkan pola hidup sehat," ajaknya. 
 
Sementara itu, Pangdam II/Sriwijaya Mayjen TNI Agus Suhardi mengucapkan Terima kasih kepada Bupati Muba Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA yang telah menyempatkan waktu hadir pada kegiatan silaturahmi. 
 
"Kalau pak Dodi tidak bisa dipisahkan dengan keluarga besar TNI, nah kalau saya sendiri juga tidak bisa dipisahkan dengan pak Dodi, karena saat ini beliau tengah menjadi dosen saya pada program Doktoral di kampus Unsri," bebernya. 
 
Ia menambahkan, berdasarkan data BMKG pada Mei nanti Sumsel akan dihadapkan pada musim kemarau kering tentu warga masyarakat diajak untuk menjaga linkungan masing-masing. "Kita cegah karhutlah bersama-sama, dan lindungi wilayah kita agar terhindar dari bencana karhutlah," ucapnya. 
 
Ketua Persatuan Purnawirawan Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (PEPABRI) Sumsel Mayjen TNI (Purn), Syahrial BP Peliung mengucapkan Terima kasih kepada Bupati Dr Dodi Reza Alex Noerdin dan Pangdam II Sriwijaya yang selama ini sangat maksimal memberi support untuk Forum Silaturahmi Keluarga Besar TNI. 
 
"Pak Dodi selalu support untuk Keluarga Besar TNI, semoga beliau selalu diberikan kesehatan dan selalu menjalankan amanah dengan baik," ujar Mantan Pangdam II Sriwijaya tersebut. 
 
Dalam kesempatan tersebut Bupati Dr Dodi Reza turut didampingi Dandim 0401 Muba Letkol Arh Faris Kurniawan SST MT, Kadin Kominfo Muba Herryandi Sinulingga AP dan juga turut dihadiri Ketua PD LVRI Sumsel, Drs Ramses Nababan.
Halaman 1 dari 73
Ad Sidebar

Latest Tweets

Feby Deru Dampingi Iriana Jokowi Sosialisasi Bahaya Narkoba dan Tes IVA Hingga Temui Pengrajin Songket… https://t.co/yxjLiPEQUl
Kunjungi Stan Dekranasda Sumsel, Iriana Jokowi Janji Temui Pengrajin Kain di Palembang https://t.co/6FQb5LcCCy via @tripplesworld
Menang Tipis Atas PSGC Ciamis, Sriwijaya FC Makin Kokoh di Puncak Klasemen https://t.co/V0DFFAlQDG lewat @tripplesworld
Metzelder Diduga Terlibat Kasus Pornografi Anak https://t.co/knEQDSYopZ lewat @tripplesworld
Icardi Tuntut Inter Milan Bayar Kompensasi 1,5 Juta Euro https://t.co/IZVf4wvhGn lewat @tripplesworld
Napoli Boyong Fernando Llorente dari Tottenham https://t.co/FnVARyGvqx
Follow Kaldera News on Twitter

Please publish modules in offcanvas position.