Jangan Salah Pilih! Ini 5 Sumber Modal untuk Bisnis di Bulan Ramadhan

KALDERA-NEWS, Bulan Ramadhan akan segera tiba. Banyak peluang bisnis yang bisa dimanfaatkan oleh masyarakat mulai dari berjualan makanan takjil hingga kue-kue Lebaran. Peluang tersebut mesti ditangkap dan segera dilanjutkan dengan persiapan berbisnis. Tak terkecuali dalam segi penyiapan modal. Ada beberapa sumber modal seperti dana tabungan dan utang yang bisa dimanfaatkan untuk membangun bisnis di bulan Ramadhan.  Saat berusaha mendapatkan modal, pilihlah sumber modal bisnis yang sesuai dengan kemampuan finansialmu. Selain itu, ukur juga kisaran modal sesuai dengan kebutuhan bisnis. Dengan begitu, bisnis di bulang Ramadhan nanti bisa berjalan lancar, tanpa terlilit utang. Berikut ulasan soal sumber modal untuk bisnis di bulan Ramadhan seperti dirangkum dari Cermati.com.

1. Dana Tabungan

Salah satunya dana yang paling fleksibel yang bisa digunakan sebagai modal bisnis adalah dana tabungan. Namun, jangan gunakan seluruh dana tabungan sebagai modal bisnis. Dalam hidup sejatinya selalu ada kebutuhan mendesak yang perlu alokasi dana. Idealnya, tabungan yang digunakan untuk modal bisnis ini maksimal sebesar 30 persen sampai 40 persen saja. Selain itu, hindari menggunakan dana darurat sebagai modal bisnis. Dana darurat hanya difokuskan untuk berbagai kebutuhan mendesak atau darurat seperti memperbaiki kendaraan pasca kecelakaan, membayar biaya rumah sakit, dan yang lainnya.

2. Hasil penjualan dari sistem Pre-Order (PO)

Jika kamu adalah seorang calon pebisnis yang minim modal atau bahkan tanpa modal sama sekali, sistem PO adalah salah satu kunci. Sistem PO sudah populer dan banyak dijalankan dalam bisnis online. Di dalam sistem PO, produk baru akan dikirimkan setelah pembeli melakukan pembayaran di awal. Hal itu berarti pebisnis baru akan memproses pesanan setelah terjadinya transaksi pembayaran oleh pembeli. Selanjutnya, dana yang diterima dari pembeli yang akan digunakan untuk membeli atau memproduksi barang pesanan tersebut. Cara ini akan begitu praktis dengan membuat bisnis berjalan dengan lebih mudah, bahkan tanpa modal yang besar sekalipun. Sumber modal yang satu ini bisa menjadi pilihan yang tepat bagi kamu yang yang tidak memiliki dana untuk membangun bisnis.

3. Dana investasi

Tak ada salahnya menggunakan dana investasi untuk membangun bisnis di bulan Ramadhan.  Kamu bisa mencairkan sebagian investasi untuk kebutuhan modal membangun bisnis. Pilih instrumen investasi yang terbilang liquid dan mudah untuk dicairkan, agar proses pencairan tersebut tak membutuhkan waktu yang panjang. Hal ini penting, apalagi jika bisnis yang direncanakan akan segera dijalankan dalam waktu yang dekat. Sama seperti dana tabungan, jangan cairkan seluruh investasi sekaligus untuk kebutuhan modal bisnis ini. Hal ini cukup beresiko, terutama untuk berbagai investasi yang memang sejak awal sudah ada peruntukannya seperti dana pendidikan anak, dana pensiun, dan yang lainnya.

4. Menggadaikan barang

Cara lain untuk mendapatkan modal berbisnis di bulan Ramadhan adalah menggadaikan baran. Mendapatkan uang dari enggadaikan barang relatif cepat, besaran bunga yang kecil. Apalagi jika kamu melakukan penggadaian tersebut di pegadaian. Coba pilih barang-barang yang bisa digadaikan seperti perhiasan emas, hingga laptop dan yang lainnya. Sebelum memutuskan untuk menggadaikan barang, pahamilah persyaratan penggadaian terlebih dahulu, termasuk besaran bunga dan juga biaya yang akan diterapkan. Hitunglah jumlah modal yang yang dibutuhkan untuk membangun bisnis, sehingga bisa disesuaikan dengan jumlah dana yang akan diterima. Jangan lupa untuk melakukan simulasi, agar kamu bisa mendapatkan besaran cicilan dan juga tenor yang paling tepat dan sesuai dengan kondisi keuangan.

5. Utang di Lembaga Pembiayaan

Mengajukan utang adalah langkah terakhir untuk mendapatkan modal bisnis. Perlu diingat, lakukan pengajuan hutang dengan sangat hati-hati, terutama untuk utang yang menerapkan sejumlah bunga serta biaya lainnya. Pilihlah lembaga pembiayaan yang tepat dan memiliki aturan serta kebijakan yang jelas, agar utang ini kelak tidak bermasalah. Lakukan perhitungan dan lihat kebutuhan modal bisnis yang diperlukan, agar bisa disesuaikan dengan jumlah pinjaman modal tersebut. Pahami semua syarat dan ketentuan yang diterapkan, sehingga tidak ada kesalahpahaman. Sesuaikan besaran cicilan dengan kemampuan keuangan, agar nanti kamu bisa melakukan pelunasan utang produktif ini dengan tepat waktu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *