chitet

chitet

KALDERANEWS - Ekonomi syariah diprediksi bakal menjadi satu dari tiga kekuatan ekonomi baru tingkat nasional dan regional selain pertumbuhan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dan digitalisasi perbankan.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sumsel, Hari Widodo mengatakan Indonesia berada di peringkat empat ekonomi dan keuangan syariah global. Dibawah Malaysia di urutan pertama disusul oleh Saudi Arabia dan Uni Emirat Arab.

Sementara itu sektor ekonomi syariah lainnya seperti wisata halal, kosmetik dan produk kecantikan, obat dan kesehatan, fesyen dan zakat juga sangat besar sekali potensinya.

Semua potensi besar ekonomi syariah ini diharapkan bisa membangkitkan ekonomi syariah di tanah air. Jangan sampai Indonesia hanya menjadi pangsa pasar industri syariah saja padahal potensinya sangat besar.

"Indonesia harus bisa menjadi tuan rumah bagi ekonomi syariah jangan cuma sebagai sasaran industri ekonomi syariah saja," ujar Hari Widodo saat menjadi narasumber Webinar "Proyeksi 2021, Menakar Kekuatan Ekonomi Syariah di Sumsel" yang digelar oleh Jurnalis Ekonomi Syariah (JES) Palembang, Kamis (21/1/2021).

Sementara itu, Kepala OJK Kantor Regional VII Sumatera Bagaian Selatan, Untung Nugroho mengakui besar sekali potensi ekonomi syariah di Sumsel dan Indonesia secara umum juga global. Kekuatan ekonomi syariah Indonesia kini semakin kuat dengan mergernya tiga bank syariah menjadi Bank Syariah Indonesia dengan total aset yang lebih besar.

Besarnya potensi ini juga memiliki hambatan yakni pertama masih rendahnya market share di tingkat Sumsel hanya enam persen atau lebih kecil dibanding market share nasional.

Kedua, literasi keuangan syariah juga masih rendah yakni indeks literasi 8,9 persen dan inklusi syariah sebesar 9,1 persen. Sementara itu indeks literasi dan inklusi nasional sebesar 38 dan 76 persen.

Ketiga, produk syariah masih terbatas dibanding produk perbankan konvensional, ke empat, adopsi teknologi belum memadai dibanding bank konvensional dan kelima pemenuhan SDM belum optimal.

OJK memiliki kebijakan pengembangan keuangan syariah dengan memperkuat dukungan infrastruktur dan pembiayaan dari hulu dan hilir, mendorong lembaga jasa keuangan untuk membangun kawasan industri halal dan mendukung inisiatif bank wakaf mikro.

Sementara itu, Ketua Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Sumsel, Achmad Syamsuddin mengatakan ada tujuh disrupsi ekonomi syariah yakni bonus demografi, pertumbuhan kelas menengah, urbanisasi, pembangunan infrastruktur, dana desa, teknologi digital dan saling ketergantungan global.

Ketujuh faktor tersebut ikut mempengaruhi perekonomian syariah. Syamsyudin memberikan contoh misalnya saja potensi wakaf di tanah air sangat besar yang mencapai Rp 72 triliun. Potensi zakat yang besar ini bisa dimanfatakan dengan menggandeng fintech ramah zakat karena pemanfaatan teknologi digital saat ini sudah semakin mudah.

"Hambatan masih rendahnya literasi dan inklusi keuangan syariah perlu ditingkatkan untuk membangkitkan potensi ekonomi syariah," ujar Achmad Syamsudin.

KALDERANEWS - Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PU PR) Muba menggelar Acara Peringatan Hari Bakti Pekerjaan Umum ke-75 yang diperingati setiap tanggal 3 Desember, di Danau Ulak Lia Sekayu.
 
Dalam rangkaian Peringatan Hari Bakti PU, Kepala Dinas PU PR Muba H Herman Mayori  mengatakan ada beberapa kegiatan yang dilaksanakan yakni penaburan bunga di Taman Makam Pahlawan Sekayu, dan Pembukaan akses jalan menuju Danau Ulak Lia dari Kelurahan Soak Baru Kecamatan Sekayu sekitar sepanjang 1200 meter dan lebar 8 (delapan) meter.
 
"Kami juga bersama Dinas Lingkungan Hidup Muba menanam pohon, untuk penghijauan disekitar Danau Ulak Lia," ujarnya, Kamis (3/12/2020).
 
Ia mengungkapkan kegiatan-kegiatan yang dilakukan di Danau Ulak Lia Sekayu itu dalam rangka mendukung Kabupaten Muba sebagai tuan rumah Anugerah Pesona Indonesia (API) pada November 2021.
 
"Destinasi wisata yang ada di Muba wajib untuk didukung bersama dari berbagai OPD. Dan kami juga pada tahun 2021 ini, disamping pembangunan jalan,  dianggarkan pula di APBD ada normalisasi Danau Ulak Lia," ungkapnya.
 
Bupati Muba Dr H Dodi Reza Alex Noerdin diwakili Sekretaris Daerah Kabupaten Muba Drs H Apriyadi MSi yang membuka Peringatan Hari Bakti PU tersebut memberikan apresiasi atas apa yang dilakukan oleh Dinas PU PR Muba terkait dengan rangkaian acara yang diselenggarakan, karena bermanfaat bagi masyarakat.
 
"Kegiatan seperti ini memang harus kita dorong di objek wisata. Kami berharap ini dijadikan momentum introspeksi dan evaluasi serta perbaikan, tujuannya untuk lebih meningkatkan pekerjaan yang menjadi tanggung jawab kita bersama, menciptakan infrastruktur yang baik sehingga memberi pelayanan maksimal kepada masyarakat," kata Sekda.
 
Sekda juga menghimbau kepada Organisasi Perangkat Daerah terkait agar secara bersama menjaga kelestarian, juga  pengembangan destinasi wisata Danau Ulak Lia.
 
"Ini adalah aset milik pemerintah daerah, kita minta keroyokan memperbaiiki sekitar danau ini. Selamat Peringatan Hari Bakti Pekerjaan Umum, semoga kedepan kinerja PU PR kita semakin baik, dan penanggulangan infrastruktur semakin berkualitas," tandasnya.
 
Acara dilanjutkan dengan penanaman pohon dan peninjauan pembangunan jalan oleh Sekda Muba, bersama Kapolres Muba AKBP Erlin Tangjaya, Kajari Muba Suyanto SH MH, Kasdim 0401 Muba Mayor Inf M Daud, dan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Muba Andi Wijaya Busro SH MHum, Kepala Dinas Perhubungan Muba H Pathi Ridwan dan Camat Sekayu Marko Susanto.
 
 
 
KALDERANEWS - Walaupun tengah dihadapi dengan pandemi COVID-19, tidak menyurutkan semangat Inovator Gambo Muba Hj Thia Yufada Dodi Reza untuk eksis menciptakan berbagai Inovasi guna mempertahankan   produk eco fashion Gambo Muba.
 
Salah satunya, Pemkab Musi Banyuasin melalui Disperindag Muba  menggelar Webinarb dan Talkshow Gambo Muba dengan Tema “Aset Ekonomi Kabupaten Musi Banyuasin” dan sekaligus Penyerahan Piala Juara Lomba Desain Motif Jumputan jumputan Gambo Muba Tahun 2020 Secara Virtual, Selasa (1/12/1/2020) di Ruang Rapat Guest House Griya Bumi
Serasan Sekate.
 
Acara ini menghadirkan langsung salah satu dewan juri dari Sumatera Selatan Yudi Suhairi, Kepala Disperindag Muba  Azizah dan diikuti oleh 53 peserta lomba desain motif Gambo Muba.
 
Dalam kesempatan ini, Ketua TP PPK Muba Hj Thia Yufada Dodi Reza mengatakan bahwa produk khas Muba Gambo Muba adalah salah satu icon industri kerajinan yang berbasis pemberdayaan masyarakat terutama kaum perempuan dan dibangun berdasarkan kearifan lokal dengan memanfaatkan pewarnaan alami limbah getah gambir.
 
Menurutnya, Gambo Muba dalam kurun waktu yang relatif singkat, telah berkembang pesat serta telah mendapat tempat tersendiri di kalangan masyarakat, tidak saja masyarakat Kabupaten Muba tetapi juga telah merambah sampai pada tingkat nasional bahkan internasional. 
 
"Bagaimana tidak, dari hanya ada 4 perajin di tahun 2017 tumbuh menjadi 93 perajin di 2019, begitupun jumlah perdagangan dari 2017 hanya Rp30 juta, di tahun 2019 menjadi Rp1,2 Miliyar,"katanya.
 
Artinya, lanjut Thia tumbuh berkali-kali lipat, termasuk getah gambir yang dulu tidak bernilai kini dihargai puluhan ribu rupiah, bahkan penghasilan para perajin tumbuh drastis dari hanya Rp200-650 ribu rupiah, kini bisa jutaan rupiah perbulannya.
 
Semula produk Gambo Muba hanya fokus pada produk eco fashion berupa kain jumputan dengan pewarnaan limbah getah gambir. Namun seiring dengan kemajuan industri kreatif tingkat nasional dan internasional, maka produk gambo muba telah melakukan berbagai inovasi guna memperkaya varian produk. 
 
"Saat ini produk gambo muba telah menjangkau produk furniture, home décor,  art living dan lainnya,"ungkap Thia.
 
Thia juga menegaskan pentingnya untuk terus berinovasi dalam setiap pengembangan produk daerah, tidak terkecuali produk unggulan Gambo Muba merupakan langkah cepat guna terus menjamin keberlangsungan dan eksistensi suatu produk terutama dalam menghadapi cepatnya perkembangan industri kreatif di era pembangunan 4.0 saat ini. 
 
"Kita tidak dapat menjamin eksistensi suatu produk apabila kita tidak mampu mengantisipasi setiap perubahan, perkembangan dan tuntutan pasar terhadap suatu produk industri baik menyangkut kerajinan, maupun industri kreatif lainnya. Oleh karena itu, diperlukan langkah-langkah cerdas, cepat dan tepat dalam rangka meningkatkan kualitas produk dan mengantisipasi dinamika pasar di era sekarang ini,"terangnya.
 
Dikatakannya, Pemkab Musi Banyuasin senantiasa memberikan dukungan yang seluas-luasnya bagi setiap usaha kreatif dan umkm di Kabupaten Musi Banyuasin, salah satunya adalah terus membuka jalinan kerjasama dengan semua pihak yang berkompeten dalam pengembangan produk. hal ini dimaksudkan agar produk unggulan Kabupaten Musi Banyuasin terus mengembangkan diri dan berinovasi guna menjawab tantangan perkembangan dan persaingan yang semakin ketat di era globalisasi saat ini. 
 
"Saya mengucapakan selamat kepada para pemenang Lomba Desain Motif Jumputan Gambo Muba. Dan saya juga memberikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh peserta yang mengikuti lomba. Mudah-mudahan dengan adanya kegiatan ini produk Gambo Muba dapat terus berkembang tidak saja fokus pada kerajinan tenun, tetapi nantinya dapat melahirkan karya-karya gemilang yang memiliki varian yang beragam serta mampu bersaing tidak saja di pasar nasional tetapi juga di kancah internasional,"harapnya.
 
Plt Kadisdagprin Muba Azizah SSos MT mengatakan lomba disain motif jumputan gambo dimulai sejak bulan Maret hingga bulan Juni 2020. Ada sekitar 50 an peserta dari penjuru tanah air yang ikut serta hingga terpilih 6 pemenang. 
 
Pihaknya terus mengembangkan sentra produksi gambo, juga terus melakukan upaya promosi. "Baik nasional hingga internasional, melalui pameran, melalui ajang fashion seperti Jakarta Fashion Week maupun nantinya akan mendirikan rumah promosi gambo," terangnya. 
 
Sementara, salah satu juri Yudi Suhairi (Grafic Designer, Kekraf Palembang) dalam sambutannya mengapresiasi Inovasi yang dibuat tersebut sehingga dapat secara bertahap meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat, khususnya untuk kaum perempuan dan kaum Muda saat ini.
 
Apalagi terkait dengan terlaksananya lomba tersebut, menurut Yudi apa yang telah dilakukan Pemkab Muba melalui Disperindag ini sudah sangat tepat untuk meningkatkan motif ekonomi masyarakat.
 
Ia pun mengatakan siap berkolaborasi untuk meningkatkan promosi dan pemasaran melalui media. "Lomba gambo ini sangat tepat sekali dilakukan untuk meningkatkan kecintaan masyarakat khususnya dapat meningkatkan kreativitas komunitas Muda. Harapan kedepanya bisa mengangkat konten lokal atau identitas lokal,"pungkasnya.
 
Adapun pemenang lomba sebagai berikut Juara I Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya., Juara II Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya., Juara III Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya., Juara Harapan I Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya., Juara Harapan II Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya., dan Juara Harapan III Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya..

KALDERANEWS - Bupati Musi Banyuasin Dr H Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA melantik dan mengukuhkan 35 orang pejabat administrator dan pengawas pada RSUD Sekayu, RSUD Bayung Lencir, dan RSUD Sungai Lilin secara virtual di Ruang Rapat Bupati Muba, Jumat (27/11/2020).

Nama-nama pejabat yang dilantik pada RSUD Sekayu antara lain, dr Makson Parulian Purba MARS sebagai Direktur RSUD Sekayu, Ridati Murdiyanti SSi MARS Wakil Direktur Administrasi dan Keungan, dr Ira Puspita Mizar Ginting Wakil Direktur Pelayanan, Yulrizal Kepala Bagian Administrasi dan Umum, Agustini SE Kepala Bagian Keuangan, Tika Hadayanti AMF Kepala Bagian Bina Program dan Publikasi, drg Dina Krisnawati Oktaviani Kepala Bidang Pelayanan Medik.

Kemudian NS Efriena Masda Kartiaba SKEP Kepala Bidang Pelayanan Keperawatan, Hj Solehatun Robiah SKM MARS Kepala Bidang Pelayanan Penunjang, Novita Sari Utami SST MKes Kepala Sub Bagian Ketatausahaan pada Bagian Administrasi dan Umum, Raden Ayu Rita Anggraini SST Kepala Sub Bagian Kepegawaian dan Diklat pada Bagian

Administrasi dan Umum, Agus Fitrian ST Kepala Sub Bagian Rumah Tangga dan Perlengkapan pada Bagian Administrasi dan Umum RSUD Sekayu.

Untuk pejabat yang dilantik pada RSUD Bayung Lencir diantaranya, dr Diyanti Novitasari MARS Direktur RSUD Bayung Lencir, Silvia SKM Kepala Sub Bagian Tata Usaha, dan Ns Andrian SKep sebagai Kepala Seksi Keperawatan RSUD Bayung Lencir.

Sementara pejabat yang dilantik pada RSUD Sungai Lilin, yakni dr Tri Sinarum Direktur RSUD Sungai Lilin, selain itu Bupati Muba juga mengukuhkan dr Zwesty Wisma Devi dilantik sebagai Dokter Umum Puskesmas Balai Agung Kecamatan Sekayu diberi tugas tambahan Kepala Puskesmas Balai Agung Kecamatan Sekayu.

Bupati Muba Dr H Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ berpesan kepada pejabat yang baru dilantik dan dikukuhkan itu dapat melaksanakan tugas sesuai jabatan yang diberikan.

"Semoga saudara-saudara dapat mengemban amanah yang diberikan dengan baik," ujarnya.

Pelantikan ini berdasarkan Peraturan Bupati Muba Nomor 83 tahun 2019 tentang Pembentukan Susunan Organisasi Uraian Tugas dan Fungsi RSUD Sekayu, Peraturan Bupati Nomor 69 tahun 2020 tentang Pembentukan Susunan Organisasi Uraian Tugas dan Fungsi RSUD Sungai Lilin, dan Peraturan Bupati Nomor 70 tahun 2020 tentang Pembentukan Susunan Organisasi Uraian Tugas dan Fungsi RSUD Bayung Lencir.

Turut hadir, Asisten Bidang Administrasi Umum Setda Muba H M Yusuf Amilin, Inspektur Kab Muba Drs RE Aidil Fitri, Kepala BKPSDM Muba Sunaryo SSTP MM, dan Kepala Dinas Kesehatan Muba Dr Azmi Dariusmansyah MARS

 

KALDERANEWS - Realisasi program dan capaian prestasi Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin dan Bupati Muba Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA tidak pernah luput dari perhatian media.

Tak pelak, hasilnya Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin dan Bupati Muba Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA di tahun 2020 ini kembali dinobatkan Humas Indonesia di ajang Anugerah Humas Indonesia (AHI) 2020 sebagai Pemkab Terpopuler dan Kepala Daerah Terpopuler di Media Tahun 2020.

Founder dan CEO PR INDONESIA Group, Asmono Wikan mengatakan, apresiasi ini adalah bagian dari upaya untuk menstimulasi lebih banyak tim komunikasi yang berprestasi.

"Adapun metode penilaiannya berdasarkan jumlah eksposur positif di portal-portal berita mainstream di Indonesia sepanjang 2020. Hasilnya, Pemkab Muba dan Bupati Muba Dodi Reza layak mendapatkan apresiasi dan penghargaan AHI 2020," ungkapnya di sela rangkaian Puncak Perhelatan AHI 2020 yang digelar secara virtual, Kamis (26/11/2020).

Dijelaskan Asmono, penghitungan dilakukan secara kuantitatif dan kualitatif bekerja sama dengan perusahaan media monitoring, Kazee.

"Data dihimpun dari tanggal 1 Januari – 30 September 2020. Antara lain dari sumber media lokal (6.831), sumber media nasional (904), sumber media Internasional (2.218), dan media sosial (FB, Twitter, Instagram, YouTube). Seluruh data selanjutnya dianalisis menggunakan metode kuantitatif oleh mesin Kazee secara real-time," imbuhnya.

"Kriteria penilaian terbagi dua. Yaitu, penilaian berdasarkan Tokoh dan penilaian berdasarkan Organisasi. Kriteria penilaian Tokoh meliputi ekspos, komunikasi, interaksi, kepepimpinan dan kebijakan. Sementara kriteria penilaian Organisasi terdiri dari ekspos, komunikasi, interaksi, kinerja dan prestasi," tambahnya.

Sementara itu, Bupati Muba Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA penghargaan tersebut bukan untuk mengejar eksistensi dan pencitraan di hadapan publik, namun Pemkab Muba terus berusaha dan mempertahankan kepopuleran yang memberikan kontribusi positif untuk masyarakat Muba.

“Jadi, kepopuleran yang sudah kita realisasikan selama ini merupakan program-program kerja, serta inovasi Pemkab Muba yang benar-benar dinilai oleh para pihak dan tentunya dirasakan masyarakat Muba,” terangnya.

Dodi mengucapkan terima kasih kepada tim Humas Indonesia yang telah kembali mempercayai dan menobatkan Kabupaten Muba untuk meraih penghargaan dengan kategori Kabupaten Terpopuler di Indonesia. 

"Terima kasih atas kepercayaan ini, dan penghargaan ini tentu tidak terlepas dari kerja keras OPD-OPD di lingkungan Pemkab Muba serta dukungan masyarakat Muba," kata Dodi.

Terpisah, Kepala Dinas Kominfo Muba Herryandi Sinulingga AP menuturkan capaian penghargaan ini tentu tidak terlepas dari sumbangsih informasi dari media-media lokal maupun nasional.

"Prinsipnya Pemkab Muba sangat terbuka memberikan informasi kepada masyarakat dan media, tentu capaian ini juga tidak bisa dipisahkan dari peran awak media yang merupakan mitra Pemkab Muba," tandasnya.

 

KALDERANEWS -  Sukses dalam pengelolaan zakat, infaq dan sodakoh (ZIS) ASN di lingkungan Kabupaten Musi Banyuasin, kini Kabupaten Muba menjadi percontohan bagi daerah lain.
 
Hal ini dibuktikan dengan adanya Kunjungan Kerja Pansus VI DPRD Kabupaten Bangka beserta rombongan ke Kabupaten Muba dalam rangka Studi Banding Pengelolaan ZIS yang disambut langsung oleh Bupati Muba Dr H Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA melalui Sekda Muba Drs H Apriyadi MSi, Selasa (24/11/2020) di Ruang Rapat Serasan Sekate.
 
Dalam sambutannya, Ketua pansus VI DPRD Kabupaten Bangka Marianto SSos mengucapkan terima kasih atas sambutan yang hangat diberikan oleh Pemkab Muba kepada rombongannya.
 
Marianto juga menerangkan menyampaikan apresiasi kepada Pemkab Muba karena sukses meraih prestasi dari berbagai program program inovasi, terutama dalam hal penerapan Peraturan Daerah (PERDA) Kabupaten Musi Banyuasin Nomor 1 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Zakat, Infak dan Sedekah (ZIS) dan Peraturan Daerah (PERDA) Kabupaten Muba Nomor 2 Tahun 2018 tentang Pesta Rakyat.
 
"Saat ini, kami sedang menggodok perda terkait pengelolaan ZIS, untuk menyempurnakan perda yang pihaknya susun sehingga dapat memberikan hasil yang maksimal efisien dan efektif kepada masyarakat di kabupaten Bangka, maka kami lakukan Studi banding ini,"terangnya.
 
Oleh sebab itu, pihaknya memilih Kabupaten Muba sebagai daerah untuk studi banding, apalagi pengelolaannya di Kabupaten Muba sudah sukses dilaksanakan, dan juga pengelolaan ZIS di Muba ini mendapatkan peringkat ke 7 pengelolaan ZIS terbaik di Indonesia.
 
"Alhamdulillah, hari ini kita dapat kesempatan melakukan studi banding untuk mempelajari Peraturan Daerah Kabupaten Muba Nomor 1 Tahun 2019 tentang Pengelohan Zakat, Infak, dan sedekah. Pada kesempatan ini, Kami ucapkan terima kasih sebesar-besarnya pada Pemkab Muba atas sambutan yang luar biasa ini, dan ucapan terima kasih juga atas kesediaan Pemkab Muba bersama Baznas yang ikhlas berbagi pengalaman dengan kami. Mudah-mudahan apa yang kami dapatkan dari Kabupaten Muba ini bisa kami terapkan juga dengan baik untuk Kabupaten Bangka,"ungkapnya.
 
Hal senada, Bupati Muba Dr H Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA melalui Sekretaris Daerah Drs H Apriyadi MSi dalam sambutannya juga mengucapkan selamat datang.
 
Dikatakan Apriyadi, pihaknya merasa bangga karena ZIS yang dikelolanya dijadikan percontohan bagi kabupaten Bangka.
 
"Kami Pemkab Muba sangat bangga atas kehadiran Pansus VI DPRD Bangka beserta rombongan di Kabupaten Muba. Kami Pemkab Muba dengan senang hati siap untuk membantu dan berbagi pengetahuan terkait Peraturan Daerah Kabupaten Muba Nomor 1 Tahun 2019 tentang Pengelohan Zakat, Infak, dan sedekah serta pengalaman dalam pengelolaan ZIS ini. Mudah-mudahan apa yang kita lakukan hari ini bermanfaat bagi kita semua. Dan Semoga apa yang telah diberikan dapat diterapkan di Kabupaten Bangka bahkan lebih baik dari Kabupaten Muba,"pungkasnya.
 
Turut didampingi, Kabag kesra Ustadz Opi Palopi, Ketua Baznas Muba Drs H Lukmannul Hakim beserta Jajarannya, serta dihadiri Anggota DPRD Kabupaten Bangka Romlan SH, Ruswanto AMd, Firdaus Djohan, Meidan, Dr Zairin Khiffari.
KALDERANEWS - Pasca dikeluarkannya register Bandara Pangeran Abdul Hamid Sekayu oleh Kementerian Perhubungan beberapa waktu lalu, Bupati Musi Banyuasin Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA terus mempercepat target realisasi operasional Bandara Pangeran Abdul Hamid Sekayu. 
 
Bahkan, pada Agustus lalu Pembina dan Penggerak Olahraga Terbaik Indonesia tersebut juga telah melakukan uji coba langsung take off dan landing di Bandara Pangeran Abdul Hamid Sekayu dengan membawa pesawat jenis BN2T/PK - WMR. 
 
"Realisasi operasional bandara Pangeran Abdul Hamid Sekayu terus kita kebut, dan hari ini Pemkab Muba menjajaki kerjasama dengan maskapai Lions Group," ungkap Dodi Reza di sela Rapat Rencana Pengembangan dan Pemanfaatan Bandara Pangeran Abdul Hamid Sekayu di Kantor Lion Operation Center (LOC) – CGK & HLP Tangerang-Banten, Selasa (24/11/2020). 
 
Menurutnya, dengan mempercepat realisasi operasional operasional bandara Pangeran Abdul Hamid Sekayu menjadi bagian membuka pintu masuk selebar-lebarnya untuk mendatangkan investor. 
 
"Dengan fasilitas yang dimiliki bandara Pangeran Abdul Hamid Sekayu tentu percepatan pembangunan infrastruktur dan SDM Muba nantinya akan lebih baik lagi," harapnya. 
 
Dodi menerangkan, operasional bandara Pangeran Abdul Hamid Sekayu nantinya meliputi penerbangan komersil, Air Charter, flying school atau sekolah penerbangan, dan maintenance pesawat. 
 
"Mohon dukungan semua pihak dan warga masyarakat Musi Banyuasin, prinsipnya Pemkab Muba siap memfasilitasi infrastuktur apa saja yang dibutuhkan untuk pelaksanaan optimalisasi bandara, karena ini murni milik Pemkab Muba," bebernya. 
 
Sementara itu, Managing Director Lions Group, Capt Daniel Putut didampingi Aviation adviser Capt Budi Sentosa mengatakan setelah pertemuan ini pihaknya akan mengirimkan staf untuk turut andil percepatan operasional dan optimalisasi Bandara Abdul Hamid Sekayu.
 
"Kerjasama ini akan kami jajaki dengan baik bersama Pemkab Muba," ucapnya.
 
Ia menambahkan, pihak Lions Group kagum dengan fasilitas dan infrastruktur yang dimiliki bandara Pangeran Abdul Hamid Sekayu. "Terlebih rencana pengembangan bandara yang diinginkan pak Bupati nantinya kami yakini akan sangat terjangkau dan berkualitas," ulasnya.
 
Kepala Dinas Perhubungan Muba, Pathi Riduan SE ATD MM menyebutkan adapun infrastruktur yang dimiliki bandara Pangeran Abdul Hamid Sekayu yakni panjang Runway 1.200 x 23 Meter dengan luas 20 hektar, tersedia Ruang Terminal, Hanggar, apron dan perlengkapan Mobil PPK. 
 
"Fasilitas ini akan terus dikembangkan sesuai dengan visi pak Bupati Muba Dodi Reza dan harapan warga masyarakat Muba, apalagi nantinya bandara ini akan menjadi tempat sekolah penerbangan di Sumatera Selatan dan siap membuka diri kerjasama dengan siapapun yang berminat untuk memanfaatkan fasilitas bandara baik untuk sekolah penerbangan," tandasnya.
 
 
 
KALDERANEWS - Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin berkomitmen mendorong percepatan pembentukan Katalog Elektronik atau e-Katalog lokal yang dilakukan bersama Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP).
 
Katalog elektronik lokal merupakan portal katalog produk layanan barang dan jasa yang bisa diakses secara online. Memiliki fungsi yang hampir sama seperti 'online shop' tetapi produk yang tersedia khusus keperluan pemerintah.
 
Sekretaris Daerah Kabupaten Muba Drs H Apriyadi MSi saat memimpin Rapat Koordinasi Persiapan Pelaksanaan Pembentukan
e-Katalog lokal bersama Perangkat Daerah terkait, mengatakan produk yang sudah siap dimasukkan dalam e-Katalog Lokal ini yakni Aspal Karet.
 
"Prinsip bahwa kita akan coba untuk menjadikan asapal karet ini untuk menjadi e katalog lokal," kata Sekda, di Ruang Rapat Serasan Sekate, Senin (23/11/2020).
 
Sekda Muba juga mengatakan memasukkan aspal karet kedalam e-katalog lokal bertujuan sebagai payung hukum agar tidak salah menggunakannya.
 
"Untuk itu koordinasilah dengan pihak terkait terutama Dinas PU PR, Dinas Perkebunan, Disperindag, dan perusahaan yang memproduksi, dalam menentukan nilai ekonomisnya," ujarnya.
 
Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Muba Daud Amri SH menuturkan rakor tersebut merupakan tindak lanjut dari instruksi Bupati Muba yang telah melakukan rakor persiapan e-Katalog lokal dengan LKPP pada tanggal 13 November 2020 lalu.
 
"Pada rakor waktu itu komitmen Bupati Muba untuk memasukkan produk lokal Muba kedalam katalog elektronik lokal diantaranya Aspal Karet dan Batik Gambo," ungkap Daud.
 
Daud menambahkan ada beberapa usulan produk dan Perangkat Daerah teknis pengusul produk yakni aspal karet oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Gambo Muba oleh Dinas Perdagangan dan Perindustrian, Beton ready mix oleh Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman, dan Jasa cleaning service oleh RSUD Sekayu, Sekretariat DPRD Muba dan Bagian Umum Setda Muba.
 
Sementara Kepala Bappeda Muba Iskandar Syahrianto menuju katalog elektronik lokal ini merupakan tantangan bagi Pemka Muba. Untuk itu perlu dilakukan penghitung hasil produksi.
 
"Ini adalah terobosan yang menjadi kepastian hukum, kita perlu melakukan pertemuan dengan Jaya Trade untuk menentukan harga," tandasnya.
KALDERANEWS - Tingkat kepercayaan masyarakat Sumatera Selatan (Sumsel) terhadap kinerja dan pelayanan di RSUD Sekayu semakin meningkat. 
 
Setelah pada Oktober lalu RSUD Sekayu berhasil melaksanakan operasi jantung terbuka terhadap dua pasien penderita jantung dari Provinsi Sumsel, Sabtu (21/11/2020) RSUD Sekayu kembali melaksanakan operasi jantung terbuka terhadap dua pasien dari Palembang dan Muara Enim.
 
Kedua pasien tersebut yakni diantaranya warga Palembang Fanya Salwa Az Zahra usia 2 tahun yang mengalami kelainan jantung dan warga Muara Enim Akbar Syabil usia 1 tahun 11 bulan yang harus operasi PDA. 
 
"Keduanya dilakukan operasi jantung selama 2 jam di RSUD Sekayu yang mendapat penanganan langsung oleh enam dokter, dan berjalan lancar. Sebelumnya kedua pasien ini telah menunggu selama 2 tahun untuk operasi jantung dengan memanfaatkan fasilitas BPJS," ungkap Direktur RSUD Sekayu, dr Makson Parulian Purba MARS. 
 
Lanjutnya, saat ini pula RSUD Sekayu sedang tahap persiapan menyiapkan diri untuk menjadi RS Pusat Jantung Terpadu di Sumsel. 
 
"Dan di level Kabupaten, hanya Muba di Sumsel ini yang siap untuk membedah atau melaksanakan operasi jantung terbuka," terangnya.
 
Makson menjelaskan, RSUD Sekayu telah berhasil mencatatkan sejarah dengan terobosan inovasi terbarunya dan sukses menjadi pelopor layanan operasi jantung terbuka.
 
"Tentu fasilitas RSUD Sekayu ini mendapat support penuh oleh Bupati Muba Dr H Dodi Reza Alex Noerdin," ulasnya.
 
Dikatakan, RSUD Sekayu mempunyai 5 visi pelayanan terbaik untuk masyarakat kabupaten Muba salah satunya yaitu Center of excellent integrated Heart Care.
 
"Ditengah pandemi ini, kita patut apresiasi segala upaya yang telah dilakukan oleh Bupati dan tim RSUD demi keselamatan dan kesehatan yang tidak hanya dirasakan masyarakat Muba tetapi kepada seluruh masyarakat Sumsel," ucapnya.
 
Sementara itu, Tim Dokter Operasi Jantung RSUD Sekayu, dr Barmansyah SpB SpBTKV mengaku keberhasilan pelaksanaan operasi jantung terbuka di RSUD Sekayu ini tentu di support dengan maksimal oleh fasilitas yang lengkap serta Tim Dokter yang mumpuni. 
 
"Pada pelaksanaan operasi jantung kali ini turut dibantu oleh dr. Gama Satria SpB, SpBTKV, dr. Ahmat Umar SpB, SpBTKV, dr Aswin Nugraha SpB SpBTKV, dan dr Heru SpAN KKV," terangnya. 
 
Bupati Muba Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA mengucapkan selamat kepada tim dokter serta turut mendoakan kepada dua pasien agar bisa segera sembuh. "Semoga lekas diberikan kesembuhan dan berkumpul dengan keluarga," harapnya. 
 
Dodi menambahkan, dengan nantinya realisasi RSUD Sekayu menjadi RS Pusat Jantung Terpadu akan menjadi harapan baru bagi penderita jantung di Sumsel. 
 
"Yang jelas masyarakat di Sumsel tidak perlu lagi ke luar Sumsel, dengan sarana prasarana serta tim medis yang dimiliki RSUD Sekayu, Insya Allah bisa mengakomodir kebutuhan untuk pelaksanaan operasi jantung terbuka," ulasnya.
 
Maman Pramanda Subrata orangtua dari Akbar mengucapkan terima kasih kepada Tim Dokter dan RSUD Sekayu yang sangat maksimal dan profesional menangani operasi anaknya Akbar.
 
"Alhamdulillah dengan fasilitas yang dimiliki RSUD Sekayu saya bisa mengobati anak saya yang mengalami sakit jantung, kelengkapan fasilitas dan dokter yang profesional membuat kami sekeluarga sangat puas mendapatkan pelayanan di RSUD Sekayu," pungkasnya.
 
KALDERANEWS - Untuk meningkatkan prestasi dan menggelorakan olahraga di Kabupaten Musi Banyuasin, Bupati Dr H Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA bakal membangun Sarana Prasarana Olahraga di Kecamatan Keluang pada tahun 2021.
 
Hal ini disampaikannya langsung, saat dirinya melakukan Kunjungan Kerja di Kecamatan Keluang tepatnya di Desa Mekar Jaya dalam rangka Peresmian
Lapangan Badminton dan Pembukaan Home
Tournament Karang Taruna Keluang Cup, dan sekaligus pemberian Penghargaan Kepada Desa / Kelurahan
berprestasi Pembayaran PBB Tahun 2019 Kecamatan Keluang,Selasa (17/11/2020).
 
Dalam kesempatan ini, Dodi mengatakan bahwa kita patut bersyukur walaupun di tengah menghadapi pandemi COVID-19, Pemerintah Kabupaten Muba pada tahun 2020 ini masih bisa melakukan pembangunan sarana dan prasarana olahraga di Kecamatan Keluang dan tempat-tempat lainnya.
 
Disebutkannya, sarana prasarana olahraga yang telah dibangunkan tersebut yaitu pembangunan Sport Center Desa Karya Maju Kecamatan Keluang, dan pembangunan Sport Center Desa Mulyo Asih Kecamatan Keluang. 
 
Menurutnya, kedua desa tersebut yang berhasil meraih juara terbaik di Ajang Tournament Sepakbola Bupati DRA Cup tahun 2019. 
 
"Sedangkan untuk tahun 2021, kita akan bangunankan sarana dan prasarana olahraga di kecamatan Keluang diantaranya untuk Desa Mekar Jaya yang sudah berhasil menjadi tuan rumah ajang Grasstrack Bupati DRA cup tahun 2020 yaitu Lapangan Futsal, selanjutnya Tribun Lapangan Sepakbola di Desa Tegal Mulyo, Pembangunan Sport Center Desa Cipta Praja, Pembangunan Tribun dan Lapangan Voli Desa Sidorejo, Pembangunan Sport Center Desa Sumber Agung, Pembangunan Tribun dan Penataan Lapangan Sepakbola Desa Loka Jaya, dan Pembangunan Tribun Mini Lapangan Sepakbola Desa Mulyo Asih. Untuk itu, Dodi meminta kerjasama dari masyarakat dalam pembangunan ini", ungkapnya.
 
Selain itu, Dodi juga menyampaikan apresiasinya kepada Karang Taruna Kecamatan Keluang yang diketuai Andriadi SIP, telah mengadakan program yang sangat luar biasa dengan menggelar Home
Tournament Karang Taruna Keluang Cup yaitu badminton di tengah pandemi COVID-19. 
 
Menurutnya, inisiasi tersebut meningkatkan imunitas tubuh dalam menghadapi pandemi COVID-19. Kedepan, tetap akan terus kita bangun sarana prasarana di Kecamatan Keluang, karena saya ingin Kabupaten Muba termasuk pemuda dan pembangunan khususnya Kecamatan Keluang lebih maju lagi kedepan. Oleh sebab itu, saya sangat bangga dan apresiasi sekali terhadap inisiasi karang taruna keluang bersama masyarakat dalam hal ini,"ucap Dodi.
 
Sementara, Camat Keluang Debby Heryanto SSTP MSi dalam sambutannya mengucapkan terima kasih atas perhatian Bupati terhadap masyarakat Keluang dengan membangun infrastruktur serta saran prasarana olahraga yang dapat memicu meningkatkan kualitas dan perekonomian masyarakat.
 
"Saya atas nama Pemerintah Kecamatan Keluang dan masyarakat Keluang mengucapkan terima kasih kepada pemerintah Kabupaten Muba, khususnya kepada Bapak Bupati Dr H Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA yang sudah berkenan hadir dan membuka langsung acara Home
Tournament Karang Taruna Keluang Cup pada hari ini,"katanya.
 
Senada, Ketua karang taruna Keluang Andriadi SIP juga mengungkapkan terima kasih kepada Bupati Dr H Dodi Reza Alex Noerdin beserta Jajarannya atas perhatiannya kepada masyarakat dan karang taruna Keluang. 
 
Dirinya juga menjelaskan bahwa kegiatan tournamen yang dilakukan tersebut demi menjaga kebugaran tubuh di tengah pandemi COVID-19 .
 
" Home
Tournament Karang Taruna Keluang Cup ini pak Bupati kami adakan dalam rangka untuk meningkatkan imunitas tubuh ditengah pandemi, sehingga dengan imunitas tubuh yang kuat dan sehat kita dapat mencegah meluasnya penyebaran COVID-19,"pungkas.
 
Bupati Dr H Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA dalam kesempatan tersebut juga melakukan Pemberian Penghargaan Kepada Desa / Kelurahan Berprestasi Pembayaran PBB Tahun 2019 Kecamatan Keluang.
 
Turut hadir, Kapolres Muba AKBP Erlin Tangjaya SIK, Dandim Muba Letkol ARH Faris Kurniawan, Kajari Muba diwakili Kasi Intel Abu Nawas, Tenaga Ahli Kantor Staf Presiden (KSP) Reza Zaini, Sekda Muba Drs H Apriyadi MSi, Para Kepala Perangkat Daerah terkait, Ketua Karang Taruna Muba Chandra Wijaya SH, Forkopimcam, Pimpinan Perusahaan, Para Kepala Desa dalam Kecamatan Keluang, Tokoh Masyarakat, dan Tokoh Agama Kecamatan Keluang.
Halaman 1 dari 13

mgid3

Ad Sidebar

Latest Tweets

Feby Deru Dampingi Iriana Jokowi Sosialisasi Bahaya Narkoba dan Tes IVA Hingga Temui Pengrajin Songket… https://t.co/yxjLiPEQUl
Kunjungi Stan Dekranasda Sumsel, Iriana Jokowi Janji Temui Pengrajin Kain di Palembang https://t.co/6FQb5LcCCy via @tripplesworld
Menang Tipis Atas PSGC Ciamis, Sriwijaya FC Makin Kokoh di Puncak Klasemen https://t.co/V0DFFAlQDG lewat @tripplesworld
Metzelder Diduga Terlibat Kasus Pornografi Anak https://t.co/knEQDSYopZ lewat @tripplesworld
Icardi Tuntut Inter Milan Bayar Kompensasi 1,5 Juta Euro https://t.co/IZVf4wvhGn lewat @tripplesworld
Napoli Boyong Fernando Llorente dari Tottenham https://t.co/FnVARyGvqx
Follow Kaldera News on Twitter