SPONSOR DAERAH
chitet

chitet

KALDERANEWS -  Sukses dalam pengelolaan zakat, infaq dan sodakoh (ZIS) ASN di lingkungan Kabupaten Musi Banyuasin, kini Kabupaten Muba menjadi percontohan bagi daerah lain.
 
Hal ini dibuktikan dengan adanya Kunjungan Kerja Pansus VI DPRD Kabupaten Bangka beserta rombongan ke Kabupaten Muba dalam rangka Studi Banding Pengelolaan ZIS yang disambut langsung oleh Bupati Muba Dr H Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA melalui Sekda Muba Drs H Apriyadi MSi, Selasa (24/11/2020) di Ruang Rapat Serasan Sekate.
 
Dalam sambutannya, Ketua pansus VI DPRD Kabupaten Bangka Marianto SSos mengucapkan terima kasih atas sambutan yang hangat diberikan oleh Pemkab Muba kepada rombongannya.
 
Marianto juga menerangkan menyampaikan apresiasi kepada Pemkab Muba karena sukses meraih prestasi dari berbagai program program inovasi, terutama dalam hal penerapan Peraturan Daerah (PERDA) Kabupaten Musi Banyuasin Nomor 1 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Zakat, Infak dan Sedekah (ZIS) dan Peraturan Daerah (PERDA) Kabupaten Muba Nomor 2 Tahun 2018 tentang Pesta Rakyat.
 
"Saat ini, kami sedang menggodok perda terkait pengelolaan ZIS, untuk menyempurnakan perda yang pihaknya susun sehingga dapat memberikan hasil yang maksimal efisien dan efektif kepada masyarakat di kabupaten Bangka, maka kami lakukan Studi banding ini,"terangnya.
 
Oleh sebab itu, pihaknya memilih Kabupaten Muba sebagai daerah untuk studi banding, apalagi pengelolaannya di Kabupaten Muba sudah sukses dilaksanakan, dan juga pengelolaan ZIS di Muba ini mendapatkan peringkat ke 7 pengelolaan ZIS terbaik di Indonesia.
 
"Alhamdulillah, hari ini kita dapat kesempatan melakukan studi banding untuk mempelajari Peraturan Daerah Kabupaten Muba Nomor 1 Tahun 2019 tentang Pengelohan Zakat, Infak, dan sedekah. Pada kesempatan ini, Kami ucapkan terima kasih sebesar-besarnya pada Pemkab Muba atas sambutan yang luar biasa ini, dan ucapan terima kasih juga atas kesediaan Pemkab Muba bersama Baznas yang ikhlas berbagi pengalaman dengan kami. Mudah-mudahan apa yang kami dapatkan dari Kabupaten Muba ini bisa kami terapkan juga dengan baik untuk Kabupaten Bangka,"ungkapnya.
 
Hal senada, Bupati Muba Dr H Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA melalui Sekretaris Daerah Drs H Apriyadi MSi dalam sambutannya juga mengucapkan selamat datang.
 
Dikatakan Apriyadi, pihaknya merasa bangga karena ZIS yang dikelolanya dijadikan percontohan bagi kabupaten Bangka.
 
"Kami Pemkab Muba sangat bangga atas kehadiran Pansus VI DPRD Bangka beserta rombongan di Kabupaten Muba. Kami Pemkab Muba dengan senang hati siap untuk membantu dan berbagi pengetahuan terkait Peraturan Daerah Kabupaten Muba Nomor 1 Tahun 2019 tentang Pengelohan Zakat, Infak, dan sedekah serta pengalaman dalam pengelolaan ZIS ini. Mudah-mudahan apa yang kita lakukan hari ini bermanfaat bagi kita semua. Dan Semoga apa yang telah diberikan dapat diterapkan di Kabupaten Bangka bahkan lebih baik dari Kabupaten Muba,"pungkasnya.
 
Turut didampingi, Kabag kesra Ustadz Opi Palopi, Ketua Baznas Muba Drs H Lukmannul Hakim beserta Jajarannya, serta dihadiri Anggota DPRD Kabupaten Bangka Romlan SH, Ruswanto AMd, Firdaus Djohan, Meidan, Dr Zairin Khiffari.
KALDERANEWS - Pasca dikeluarkannya register Bandara Pangeran Abdul Hamid Sekayu oleh Kementerian Perhubungan beberapa waktu lalu, Bupati Musi Banyuasin Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA terus mempercepat target realisasi operasional Bandara Pangeran Abdul Hamid Sekayu. 
 
Bahkan, pada Agustus lalu Pembina dan Penggerak Olahraga Terbaik Indonesia tersebut juga telah melakukan uji coba langsung take off dan landing di Bandara Pangeran Abdul Hamid Sekayu dengan membawa pesawat jenis BN2T/PK - WMR. 
 
"Realisasi operasional bandara Pangeran Abdul Hamid Sekayu terus kita kebut, dan hari ini Pemkab Muba menjajaki kerjasama dengan maskapai Lions Group," ungkap Dodi Reza di sela Rapat Rencana Pengembangan dan Pemanfaatan Bandara Pangeran Abdul Hamid Sekayu di Kantor Lion Operation Center (LOC) – CGK & HLP Tangerang-Banten, Selasa (24/11/2020). 
 
Menurutnya, dengan mempercepat realisasi operasional operasional bandara Pangeran Abdul Hamid Sekayu menjadi bagian membuka pintu masuk selebar-lebarnya untuk mendatangkan investor. 
 
"Dengan fasilitas yang dimiliki bandara Pangeran Abdul Hamid Sekayu tentu percepatan pembangunan infrastruktur dan SDM Muba nantinya akan lebih baik lagi," harapnya. 
 
Dodi menerangkan, operasional bandara Pangeran Abdul Hamid Sekayu nantinya meliputi penerbangan komersil, Air Charter, flying school atau sekolah penerbangan, dan maintenance pesawat. 
 
"Mohon dukungan semua pihak dan warga masyarakat Musi Banyuasin, prinsipnya Pemkab Muba siap memfasilitasi infrastuktur apa saja yang dibutuhkan untuk pelaksanaan optimalisasi bandara, karena ini murni milik Pemkab Muba," bebernya. 
 
Sementara itu, Managing Director Lions Group, Capt Daniel Putut didampingi Aviation adviser Capt Budi Sentosa mengatakan setelah pertemuan ini pihaknya akan mengirimkan staf untuk turut andil percepatan operasional dan optimalisasi Bandara Abdul Hamid Sekayu.
 
"Kerjasama ini akan kami jajaki dengan baik bersama Pemkab Muba," ucapnya.
 
Ia menambahkan, pihak Lions Group kagum dengan fasilitas dan infrastruktur yang dimiliki bandara Pangeran Abdul Hamid Sekayu. "Terlebih rencana pengembangan bandara yang diinginkan pak Bupati nantinya kami yakini akan sangat terjangkau dan berkualitas," ulasnya.
 
Kepala Dinas Perhubungan Muba, Pathi Riduan SE ATD MM menyebutkan adapun infrastruktur yang dimiliki bandara Pangeran Abdul Hamid Sekayu yakni panjang Runway 1.200 x 23 Meter dengan luas 20 hektar, tersedia Ruang Terminal, Hanggar, apron dan perlengkapan Mobil PPK. 
 
"Fasilitas ini akan terus dikembangkan sesuai dengan visi pak Bupati Muba Dodi Reza dan harapan warga masyarakat Muba, apalagi nantinya bandara ini akan menjadi tempat sekolah penerbangan di Sumatera Selatan dan siap membuka diri kerjasama dengan siapapun yang berminat untuk memanfaatkan fasilitas bandara baik untuk sekolah penerbangan," tandasnya.
 
 
 
KALDERANEWS - Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin berkomitmen mendorong percepatan pembentukan Katalog Elektronik atau e-Katalog lokal yang dilakukan bersama Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP).
 
Katalog elektronik lokal merupakan portal katalog produk layanan barang dan jasa yang bisa diakses secara online. Memiliki fungsi yang hampir sama seperti 'online shop' tetapi produk yang tersedia khusus keperluan pemerintah.
 
Sekretaris Daerah Kabupaten Muba Drs H Apriyadi MSi saat memimpin Rapat Koordinasi Persiapan Pelaksanaan Pembentukan
e-Katalog lokal bersama Perangkat Daerah terkait, mengatakan produk yang sudah siap dimasukkan dalam e-Katalog Lokal ini yakni Aspal Karet.
 
"Prinsip bahwa kita akan coba untuk menjadikan asapal karet ini untuk menjadi e katalog lokal," kata Sekda, di Ruang Rapat Serasan Sekate, Senin (23/11/2020).
 
Sekda Muba juga mengatakan memasukkan aspal karet kedalam e-katalog lokal bertujuan sebagai payung hukum agar tidak salah menggunakannya.
 
"Untuk itu koordinasilah dengan pihak terkait terutama Dinas PU PR, Dinas Perkebunan, Disperindag, dan perusahaan yang memproduksi, dalam menentukan nilai ekonomisnya," ujarnya.
 
Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Muba Daud Amri SH menuturkan rakor tersebut merupakan tindak lanjut dari instruksi Bupati Muba yang telah melakukan rakor persiapan e-Katalog lokal dengan LKPP pada tanggal 13 November 2020 lalu.
 
"Pada rakor waktu itu komitmen Bupati Muba untuk memasukkan produk lokal Muba kedalam katalog elektronik lokal diantaranya Aspal Karet dan Batik Gambo," ungkap Daud.
 
Daud menambahkan ada beberapa usulan produk dan Perangkat Daerah teknis pengusul produk yakni aspal karet oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Gambo Muba oleh Dinas Perdagangan dan Perindustrian, Beton ready mix oleh Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman, dan Jasa cleaning service oleh RSUD Sekayu, Sekretariat DPRD Muba dan Bagian Umum Setda Muba.
 
Sementara Kepala Bappeda Muba Iskandar Syahrianto menuju katalog elektronik lokal ini merupakan tantangan bagi Pemka Muba. Untuk itu perlu dilakukan penghitung hasil produksi.
 
"Ini adalah terobosan yang menjadi kepastian hukum, kita perlu melakukan pertemuan dengan Jaya Trade untuk menentukan harga," tandasnya.
KALDERANEWS - Tingkat kepercayaan masyarakat Sumatera Selatan (Sumsel) terhadap kinerja dan pelayanan di RSUD Sekayu semakin meningkat. 
 
Setelah pada Oktober lalu RSUD Sekayu berhasil melaksanakan operasi jantung terbuka terhadap dua pasien penderita jantung dari Provinsi Sumsel, Sabtu (21/11/2020) RSUD Sekayu kembali melaksanakan operasi jantung terbuka terhadap dua pasien dari Palembang dan Muara Enim.
 
Kedua pasien tersebut yakni diantaranya warga Palembang Fanya Salwa Az Zahra usia 2 tahun yang mengalami kelainan jantung dan warga Muara Enim Akbar Syabil usia 1 tahun 11 bulan yang harus operasi PDA. 
 
"Keduanya dilakukan operasi jantung selama 2 jam di RSUD Sekayu yang mendapat penanganan langsung oleh enam dokter, dan berjalan lancar. Sebelumnya kedua pasien ini telah menunggu selama 2 tahun untuk operasi jantung dengan memanfaatkan fasilitas BPJS," ungkap Direktur RSUD Sekayu, dr Makson Parulian Purba MARS. 
 
Lanjutnya, saat ini pula RSUD Sekayu sedang tahap persiapan menyiapkan diri untuk menjadi RS Pusat Jantung Terpadu di Sumsel. 
 
"Dan di level Kabupaten, hanya Muba di Sumsel ini yang siap untuk membedah atau melaksanakan operasi jantung terbuka," terangnya.
 
Makson menjelaskan, RSUD Sekayu telah berhasil mencatatkan sejarah dengan terobosan inovasi terbarunya dan sukses menjadi pelopor layanan operasi jantung terbuka.
 
"Tentu fasilitas RSUD Sekayu ini mendapat support penuh oleh Bupati Muba Dr H Dodi Reza Alex Noerdin," ulasnya.
 
Dikatakan, RSUD Sekayu mempunyai 5 visi pelayanan terbaik untuk masyarakat kabupaten Muba salah satunya yaitu Center of excellent integrated Heart Care.
 
"Ditengah pandemi ini, kita patut apresiasi segala upaya yang telah dilakukan oleh Bupati dan tim RSUD demi keselamatan dan kesehatan yang tidak hanya dirasakan masyarakat Muba tetapi kepada seluruh masyarakat Sumsel," ucapnya.
 
Sementara itu, Tim Dokter Operasi Jantung RSUD Sekayu, dr Barmansyah SpB SpBTKV mengaku keberhasilan pelaksanaan operasi jantung terbuka di RSUD Sekayu ini tentu di support dengan maksimal oleh fasilitas yang lengkap serta Tim Dokter yang mumpuni. 
 
"Pada pelaksanaan operasi jantung kali ini turut dibantu oleh dr. Gama Satria SpB, SpBTKV, dr. Ahmat Umar SpB, SpBTKV, dr Aswin Nugraha SpB SpBTKV, dan dr Heru SpAN KKV," terangnya. 
 
Bupati Muba Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA mengucapkan selamat kepada tim dokter serta turut mendoakan kepada dua pasien agar bisa segera sembuh. "Semoga lekas diberikan kesembuhan dan berkumpul dengan keluarga," harapnya. 
 
Dodi menambahkan, dengan nantinya realisasi RSUD Sekayu menjadi RS Pusat Jantung Terpadu akan menjadi harapan baru bagi penderita jantung di Sumsel. 
 
"Yang jelas masyarakat di Sumsel tidak perlu lagi ke luar Sumsel, dengan sarana prasarana serta tim medis yang dimiliki RSUD Sekayu, Insya Allah bisa mengakomodir kebutuhan untuk pelaksanaan operasi jantung terbuka," ulasnya.
 
Maman Pramanda Subrata orangtua dari Akbar mengucapkan terima kasih kepada Tim Dokter dan RSUD Sekayu yang sangat maksimal dan profesional menangani operasi anaknya Akbar.
 
"Alhamdulillah dengan fasilitas yang dimiliki RSUD Sekayu saya bisa mengobati anak saya yang mengalami sakit jantung, kelengkapan fasilitas dan dokter yang profesional membuat kami sekeluarga sangat puas mendapatkan pelayanan di RSUD Sekayu," pungkasnya.
 
KALDERANEWS - Untuk meningkatkan prestasi dan menggelorakan olahraga di Kabupaten Musi Banyuasin, Bupati Dr H Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA bakal membangun Sarana Prasarana Olahraga di Kecamatan Keluang pada tahun 2021.
 
Hal ini disampaikannya langsung, saat dirinya melakukan Kunjungan Kerja di Kecamatan Keluang tepatnya di Desa Mekar Jaya dalam rangka Peresmian
Lapangan Badminton dan Pembukaan Home
Tournament Karang Taruna Keluang Cup, dan sekaligus pemberian Penghargaan Kepada Desa / Kelurahan
berprestasi Pembayaran PBB Tahun 2019 Kecamatan Keluang,Selasa (17/11/2020).
 
Dalam kesempatan ini, Dodi mengatakan bahwa kita patut bersyukur walaupun di tengah menghadapi pandemi COVID-19, Pemerintah Kabupaten Muba pada tahun 2020 ini masih bisa melakukan pembangunan sarana dan prasarana olahraga di Kecamatan Keluang dan tempat-tempat lainnya.
 
Disebutkannya, sarana prasarana olahraga yang telah dibangunkan tersebut yaitu pembangunan Sport Center Desa Karya Maju Kecamatan Keluang, dan pembangunan Sport Center Desa Mulyo Asih Kecamatan Keluang. 
 
Menurutnya, kedua desa tersebut yang berhasil meraih juara terbaik di Ajang Tournament Sepakbola Bupati DRA Cup tahun 2019. 
 
"Sedangkan untuk tahun 2021, kita akan bangunankan sarana dan prasarana olahraga di kecamatan Keluang diantaranya untuk Desa Mekar Jaya yang sudah berhasil menjadi tuan rumah ajang Grasstrack Bupati DRA cup tahun 2020 yaitu Lapangan Futsal, selanjutnya Tribun Lapangan Sepakbola di Desa Tegal Mulyo, Pembangunan Sport Center Desa Cipta Praja, Pembangunan Tribun dan Lapangan Voli Desa Sidorejo, Pembangunan Sport Center Desa Sumber Agung, Pembangunan Tribun dan Penataan Lapangan Sepakbola Desa Loka Jaya, dan Pembangunan Tribun Mini Lapangan Sepakbola Desa Mulyo Asih. Untuk itu, Dodi meminta kerjasama dari masyarakat dalam pembangunan ini", ungkapnya.
 
Selain itu, Dodi juga menyampaikan apresiasinya kepada Karang Taruna Kecamatan Keluang yang diketuai Andriadi SIP, telah mengadakan program yang sangat luar biasa dengan menggelar Home
Tournament Karang Taruna Keluang Cup yaitu badminton di tengah pandemi COVID-19. 
 
Menurutnya, inisiasi tersebut meningkatkan imunitas tubuh dalam menghadapi pandemi COVID-19. Kedepan, tetap akan terus kita bangun sarana prasarana di Kecamatan Keluang, karena saya ingin Kabupaten Muba termasuk pemuda dan pembangunan khususnya Kecamatan Keluang lebih maju lagi kedepan. Oleh sebab itu, saya sangat bangga dan apresiasi sekali terhadap inisiasi karang taruna keluang bersama masyarakat dalam hal ini,"ucap Dodi.
 
Sementara, Camat Keluang Debby Heryanto SSTP MSi dalam sambutannya mengucapkan terima kasih atas perhatian Bupati terhadap masyarakat Keluang dengan membangun infrastruktur serta saran prasarana olahraga yang dapat memicu meningkatkan kualitas dan perekonomian masyarakat.
 
"Saya atas nama Pemerintah Kecamatan Keluang dan masyarakat Keluang mengucapkan terima kasih kepada pemerintah Kabupaten Muba, khususnya kepada Bapak Bupati Dr H Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA yang sudah berkenan hadir dan membuka langsung acara Home
Tournament Karang Taruna Keluang Cup pada hari ini,"katanya.
 
Senada, Ketua karang taruna Keluang Andriadi SIP juga mengungkapkan terima kasih kepada Bupati Dr H Dodi Reza Alex Noerdin beserta Jajarannya atas perhatiannya kepada masyarakat dan karang taruna Keluang. 
 
Dirinya juga menjelaskan bahwa kegiatan tournamen yang dilakukan tersebut demi menjaga kebugaran tubuh di tengah pandemi COVID-19 .
 
" Home
Tournament Karang Taruna Keluang Cup ini pak Bupati kami adakan dalam rangka untuk meningkatkan imunitas tubuh ditengah pandemi, sehingga dengan imunitas tubuh yang kuat dan sehat kita dapat mencegah meluasnya penyebaran COVID-19,"pungkas.
 
Bupati Dr H Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA dalam kesempatan tersebut juga melakukan Pemberian Penghargaan Kepada Desa / Kelurahan Berprestasi Pembayaran PBB Tahun 2019 Kecamatan Keluang.
 
Turut hadir, Kapolres Muba AKBP Erlin Tangjaya SIK, Dandim Muba Letkol ARH Faris Kurniawan, Kajari Muba diwakili Kasi Intel Abu Nawas, Tenaga Ahli Kantor Staf Presiden (KSP) Reza Zaini, Sekda Muba Drs H Apriyadi MSi, Para Kepala Perangkat Daerah terkait, Ketua Karang Taruna Muba Chandra Wijaya SH, Forkopimcam, Pimpinan Perusahaan, Para Kepala Desa dalam Kecamatan Keluang, Tokoh Masyarakat, dan Tokoh Agama Kecamatan Keluang.
KALDERANEWS - Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Muba, Minggu (8/11/2020) mengkonfirmasi penambahan 6 kasus sembuh dan 5 terkonfirmasi positif COVID-19.
 
"Ada penambahan 6 kasus sembuh dan 5 positif COVID-19 Minggu 8 November 2020," ungkap Jubir Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Muba, Seftiani Peratita SS MKes. 
 
Sefti merinci, adapun penambahan 5 kasus positif yakni diantaranya kasus 484 laki-laki usia 50 tahun asal Sungai Lilin, kasus 485 laki-laki 38 tahun Tungkal Jaya, kasus 486 perempuan 30 tahun Tungkal Jaya.
 
"Kemudian, kasus 487 perempuan 1 tahun Tungkal Jaya dan kasus 488 perempuan 37 tahun Bayung Lencir," bebernya. 
 
Sefti menambahkan, hingga 8 November 2020 ada sebanyak 488 kasus terkonfirmasi di Muba. "Diantaranya 390 kasus sembuh, 18 meninggal dunia, dan 80 masih dirawat," terangnya. 
 
Sementara itu, berdasarkan data update Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Muba 8 November 2020 tercatat ada sebanyak 411 ODP 1 selesai pemantauan masih dipantau 410 orang, 1.170 kontak erat 1.107 kontak selesai pemantauan 62 kontak erat yang masih dipantau, 174 PDP 1 proses pengawasan 154 selesai pengawasan.

KALDERANEWS - Kapolda Sumsel Irjen Pol.Prof.Dr.Eko Indra Heri S. M.M beserta Pejabat utama Polda Sumsel melaksanakan Bhakti Sosial HUT Polairud Ke - 70, di Pesisir Perairan Muara Kumbang kec Mariana Kab
Banyuasin. Dalam pelaksanaannya, Kapolda didampingi Dir Polairud Polda Sumsel Kombes Pol Y S Widodo,SH MH. Kapolda mengatakan dengan dilaksanakannya kegiatan ini, semoga dapat membantu masyarakat pesisir perairan Muara Kumbang, Kecamatan Mariana, Kabupaten Banyuasin.

"Dengan harapan hubungan masyarakat dengan Polri dapat terjalin dengan baik terutama dalam menjaga kamtibmas yang kondusif diwilayah ini jangan dinilai barang atau harganya tapi lihatlah wujud kepedulian Polri kepada Masyarakat dimasa pandemi covid 19," kata Kapolda.

Kedepannya, Dit Polair Polda Sumsel akan terus berupaya untuk meningkatkan kinerja dalam pelayanan kepada masyarakat pesisir. Walaupun dalam pelayanan masih terdapat kekurangan namun tetap melaksanakan pelayanan semaksimal mungkin.

"Kegiatan bakti sosial hari ini merupakan rangkaian kegiatan dari kegiatan Pengobatan massal diMakosat PolAirud dilanjutkan pembersihan enceng gondok dipesisir sungai musi yang dilaksanakan oleh Personil Polairud Polda Sumsel dan Jajaran Dalam rangka Hut Pol Airud Ke 70," tambah Alumni Sepawamil 99, AKBP Rediansyah ST,MH yang juga KasubDit FasHarkan Dit Polairud Polda Sumsel.

 
KALDERANEWS - Komitmen dan perhatian Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin yang dikomandoi Bupati Dr H Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA bersama Wabup Beni Hernedi terhadap dunia pendidikan dan kesejahteraan guru di Muba sangat luar biasa.
 
Wajar saja, Bupati Muda dan inovatif ini dianugerahi Penghargaan Dwija Praja Nugraha tertinggi di Bidang Pendidikan HUT ke 74 PGRI dan Hari Guru Nasional di tahun 2019 lalu.
 
Contohnya saja hari ini, Bupati Dr H Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA diwakili Sekretaris Daerah Drs H Apriyadi MSi hadir dan membuka secara langsung kegiatan Konferensi Persatuan Guru Republik Indonesia
(PGRI) ke-XXII Kabupaten Muba Tahun 2020 secara Virtual, Rabu (04/11/2020) di Ruang Sekda Muba.
 
Dalam kesempatan ini, Apriyadi mengatakan bahwa Pemkab Muba menyambut baik dan mendukung sepenuhnya kegiatan konferensi tersebut.
 
"Perlu saya sampaikan bahwasanya Bupati Dodi Reza Alex Noerdin sangat komitmen dan sangat memperhatikan betul terhadap dunia pendidikan dan kesejahteraan para guru di Muba. Mudah-mudahan, tahun depan gaji guru di Muba akan semakin meningkat,"ucapnya.
 
Apriyadi juga mengatakan PGRI adalah mitra pemerintah, dan yakin PGRI akan menyusun program kerja yang dapat mendukung kelanjutan pembangunan di Kabupaten Muba untuk lima tahun kedepan.
 
ia juga berharap agar para peserta dapat memilih pengurus PGRI Kabupaten Muba Masa Bhakti XXII tahun 2020-2025 yang dapat menjalankan roda organisasi dengan penuh rasa tanggung jawab.
 
"Semoga melalui Konferensi Kabupaten XXII PGRI Muba ini, diharapkan dapat mempertinggi rasa solidaritas anggota. Semoga dalam kurun waktu tak terbatas, PGRI dapat memotivasi untuk senantiasa berprestasi seoptimal mungkin melalui perwujudan kinerja organisasi secara efektif, konsepsional, yang efektif sehingga dapat meningkatkan SDM yang pada gilirannya bermuara pada kesejahteraan,"katanya.
 
Sementara, Ketua Umum PB PGRI Prof Dr Unifah Rosyidi M Pd menyampaikan apresiasi dan mengucapkan terima kasih atas  komitmen Bupati Dodi terhadap kesejahteraan guru di Muba.
 
Ia juga berharap daerah atau Kabupaten lain dapat meningkatkan gaji para guru honorer ditingkatkan seperti gaji guru honorer yang ada di Kabupaten Muba.
 
 "Saya apresiasi sekali pak Bupati Dr H Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA atas perhatian terhadap kesejahteraan para guru di Muba, dengan adanya kenaikan gaji ini, semoga dapat meningkatkan mutu pendidikan dan kualitas guru," ungkapnya.
 
Senada, Ketua PGRI Sumsel diwakili Lukman Haris dan Ketua PGRI Kabupaten Muba Indra Prasad juga menyampaikan apresiasi dan mengaku bangga kepada Bupati Dodi Reza yang sangat komitmen terhadap kualitas pendidikan dan kesejahteraan guru.
 
Menurutnya, satu-satunya pemimpin daerah yang sudah menaikan gaji honor guru K2 dari Rp1 juta menjadi Rp1,8 juta dan kepada Guru Tidak Tetap (GTT) dari Rp1 juta menjadi Rp1,5 juta.
 
"Bupati Muba Dr H Dodi Reza Alex Noerdin memang pimpinan yang sangat mengayomi dan sangat peduli terhadap berbagai bidang, salah satunya bidang pendidikan dan kesejahteraan gaji guru. Kami bangga dengan Pak Bupati beserta jajarannya. Dan semoga Kabupaten Muba semakin maju dan terdepan,"pungkasnya.
 
 
 
KALDERANEWS - Tidak hanya mengasah nyali dan mental saja, namun olahraga ekstrim Panjat Tebing juga diyakini dapat meningkatkan imunitas untuk melawan COVID-19. 
 
Hal ini diungkapkan Wakil Bupati Muba Beni Hernedi SIP yang juga merupakan Ketua Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Sumatra Selatan saat menjadi narasumber pada Seminar dan Webinar Nasional Olahraga Panjat Tebing di Masa Pandemi Dengan Tema Meningkatkan Imunitas Melawan Covid-19 Melalui Olahraga Panjat Tebing, Sabtu (31/10/2020) di Graha Politeknik Negeri Sriwijaya (Polsri) Palembang. 
 
"Dengan olahraga panjat tebing semua otot dalam tubuh akan bekerja secara keras dan maksimal, tentu jika dilakukan secara rutin bukan tidak mungkin dapat menambah massa otot dan  menambah daya tahan tubuh dan meningkatkan kinerja jantung," ungkap Beni Hernedi. 
 
Lanjutnya, Panjat tebing membutuhkan daya tahan tubuh yang fit dan dengan sendirinya jika dilakukan secara efektif serta berkala tentu akan meningkatkan daya tahan tubuh. 
 
"Nah, dengan meningkatnya imunitas tubuh tentu dapat menangkal penularan COVID-19 melalui olarahga panjat tebing ini," jelas Ketua PMI Muba tersebut. 
 
Beni menambahkan, saat ini FPTI Sumsel telah melakukan seleksi tim Pelatnas U-17 dan U-16. "Seleksi telah dilakukan, dan Sumsel dipastikan mengirim 4 atlet panjat tebing yakni dua atlet putra dan dua atlet putri," bebernya. 
 
Sementara itu, Kepala Bidang Dokter Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Provinsi Sumsel, Feri Pahrizl SKM MKM menuturkan, olahraga panjat tebing dapat memacu kinerja jantung yang bekerja lebih keras sehingga memompa darah ke seluruh bagian tubuh sekaligus melancarkan sirkulasi peredaran darah.  
 
"Manfaat yang dirasakan dengan olahraga panjat tebing dapat meningkatkan massa otot dan banyak juga manfaat yang didapatkan untuk kesehatan tubuh kita," terangnya. 
 
Ketua Panitia Seminar dan Webinar Nasional Olahraga Panjat Tebing di Masa Pandemi, Ahmad Romadon mengaku, banyak ilmu dan pemahaman baru yang diperoleh dari rangkaian seminar tersebut, terlebih rangkaian seminar diisi oleh sejumlah narasumber berkompeten yang berkecimpung pada olahraga Panjat Tebing.
 
"Kegiatan ini diikuti oleh pelaku olahraga panjat tebing dari 10 Provinsi di Indonesia yang ikut serta dalam rangkaian webinar dan juga dihadiri perwakilan pengurus FPTI Sumsel," jelasnya. 
 
Romadon menambahkan, kegiatan seminar ini juga menjawab kegalauan pelaku olahraga panjat tebing di Sumsel yang selama masa pandemi ini dilema untuk melaksanakan latihan. 
 
"Dengan penjelasan narsum berkompeten pada rangkaian seminar ini menjawab semua kegalauan kami selaku pelaku olahraga panjat tebing," ucapnya. 
 
Turut hadir menjadi narasumber dalam rangkaian Seminar dan Webinar Nasional Olahraga Panjat Tebing di Masa Pandemi tersebut Ketua FPTI Sumsel yang juga Wakil Bupati Muba Beni Hernedi SIP, Pembantu Direktur III Polsri Ahmad Zamheri ST MT, Kepala Bidang Dokter Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Provinsi Sumsel, dan atlet panjat tebing Hinayah dan diisi moderator yakni Kabiro Humas FPTI Sumsel Sidratul Muntaha. 
 
Pada kegiatan tersebut, Wakil Bupati Muba Beni Hernedi SIP turut didampingi Plt Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata Muba Muhammad Fariz SSTP MM, dan Kepala Dinas Kominfo Muba Herryandi Sinulingga AP.
 
Selain itu, turut memeriahkan rangkaian kegiatan tersebut juga diisi Fun Climbing di spot panjat tebing Kampus Politeknik Negeri Sriwijaya.
 
 
 
 
KALDERANEWS - Kabupaten Musi Banyuasin tepatnya di Kecamatan Babat Toman, Selasa (27/10/2020) resmi memiliki Stasiun Pengisian Bahan Bakar (SPBU) BBM Satu Harga. 
 
SPBU BBM Satu Harga ini menjadi yang kedua di kabupaten tersebut setelah dua tahun sebelumnya dibangun di Kecamatan Lalan.
 
Bupati Musi Banyuasin Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA, mengatakan warga sangat berterima kasih dengan kehadiran SPBU ini karena menjadi satu-satunya di antara Kota Sekayu hingga Musi Rawas yang berjarak 140 Kilometer.
 
"SPBU ini posisinya berada di tengah-tengah, jadi benar- benar membantu warga yang selama ini kesulitan mendapatkan BBM,"kata Dodi di sela Peresmian Stasiun Pengisian Bahan Bakar (SPBU) BBM Satu Harga di Kecamatan Babat Toman, Selasa (27/10/2020).  
 
Lanjutnya, SPBU bernomor 24.316.179 ini menerapkan program BBM Satu Harga yang ditugaskan negara kepada PT Pertamina. Dengan begitu, warga sekitar dapat membeli BBM seharga yang sama dengan warga yang ada di perkotaan. Untuk Premium Rp6.450 per liter dan Solar Rp5.150 per liter.
 
“Kami berharap dengan hadirnya SPBU ini semakin menstimulus aktivitas ekonomi masyarakat, mulai dari penyerapan tenaga kerja hingga pengembangan UMKM,” kata Dodi.
 
Pimpinan PT Tosa Energi H M Toha Tohet diwakili H Tamrin menyampaikan apresiasi atas kerja keras dan upaya Bupati Dr H Dodi Reza Alex Noerdin beserta jajarannya atas kinerjanya dalam meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat di berbagai sektor.
 
Thamrin juga mengatakan bahwa masyarakat Kabupaten Muba khusunya di Kecamatan Babat Toman akan terus mendukung program UMKM dan siap mengayomi masyarakat demi kemajuan bersama.
 
"Kami betul-betul bangga saat ini, dengan kemajuan dan berdirinya SPBU di Kelurahan Babat Toman, sehingga kami tidak perlu jauh-jauh untuk mengisi minyak ke Sekayu. Dengan berdirinya SPBU ini kami akan benar-benar menjaganya, karena mempunyai keberanian berdiri disini di bina oleh Pertamina dan ini merupakan aset kita yang perlu kita jaga," ungkapnya. 
 
Sementara itu Komite Pengawasan BPH Migas Achmad Rizal mengatakan, pihaknya selaku pengawas penyaluran BBM di masyarakat mengharapkan pemkab dapat menjembatani kemitraan antara Pertamina dengan pengusaha lokal untuk dapat berinvestasi menjadi lembaga penyalur BBM.
 
“Silakan Pemkab ajukan usulan lokasi mana yang mau dipilih untuk jadi SPBU Satu Harga, nanti kami akan mengevaluasi. Tinggal lagi, pemkab jembatani pihak yang mau jadi investornya (bangun SPBU),” kata Rizal.
 
Ia mengatakan, BPH Migas memberikan beragam pilihan kepada pengusaha, mulai dari bangun SPBU (bisnis), subpenyalur untuk BBM subsidi hingga penyalur mini (pertashop). “Ini menjadi salah satu peluang untuk investasi bagi pengusaha lokal, apalagi aturan mengizinkan jarak antar SPBU itu 10 Kilometer,” kata dia.
 
Kepada Pertamina, BPH berpesan agar SPBU ini segera menerapkan digitalisasi sehingga stok yang tersedia dapat terus terpantau.
 
Rusli, warga setempat menyambut baik hadirnya SPBU ini karena selama ini yang beredar di masyarakat merupakan minyak oplosan.
 
"Kendaraan ya mudah rusak, kalo ini dipastikan terjamin karena dari Pertamina langsung," kata dia.
 
Sementara itu, Area Sales Manager PT Pertamina Wilayah Sumsel-Babel Sadli Ario Priyambodo mengatakan Pertamina memastikan keandalan penyaluran BBM di SPBU ini yang disuplai dari TBBM Kertapati, Palembang.
 
Selain itu Pertamina akan terus mengawasi SPBU BBM Satu Harga ini agar program menjadi tepat sasaran.
 
“Pengawasan secara rutin akan kami lakukan, seperti mewajibkan SPBU membatasi pembelian BBM jenis solar untuk jenis kendaraan tertentu, selain itu nopol juga harus dicatat,” kata dia.
 
Pertamina wilayah Sumbagsel menargetkan pendirian tujuh unit SPBU BBM Satu Harga pada 2020. Sejauh ini sudah terealisasi sebanyak enam unit yakni di Sumsel ada tiga unit di Kecamatan Babat Toman (Muba), Kecamatan Karang Jaya (Muratara), Kelurahan Beringin Makmur Kecamatan Rawas Ilir (Muratara).
 
Kemudian, di Lampung Barat didirikan di Kecamatan Pagar Dewa, Kecamatan Kebun Tebu dan Kecamatan Air Itam. Dan satu unit lagi sedang dibangun di Bengkulu.
 
Pada kesempatan ini, turut hadir Dandim 0401 Muba Letkol ARH Faris Kurniawan SST MT, Kapolres Muba AKBP Erlin Tangjaya SIK, para Anggota DPRD Muba Karan Karnedi SH, Kajari Muba diwakili Kasubagbin Kajari Muba Widodo Sudarsono SH, BJS Bupati Muratara diwakili Kabag perekonomian Kabupaten Muratara Nov Hendry, Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Muba Ir Yusman Sriyanto, dan Kepala PD, Camat Babat Toman Emilya Afrianita SSTP MSi, Para Pimpinan Perbankan, Para Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat.
Halaman 1 dari 13

mgid3

Ad Sidebar

Latest Tweets

Feby Deru Dampingi Iriana Jokowi Sosialisasi Bahaya Narkoba dan Tes IVA Hingga Temui Pengrajin Songket… https://t.co/yxjLiPEQUl
Kunjungi Stan Dekranasda Sumsel, Iriana Jokowi Janji Temui Pengrajin Kain di Palembang https://t.co/6FQb5LcCCy via @tripplesworld
Menang Tipis Atas PSGC Ciamis, Sriwijaya FC Makin Kokoh di Puncak Klasemen https://t.co/V0DFFAlQDG lewat @tripplesworld
Metzelder Diduga Terlibat Kasus Pornografi Anak https://t.co/knEQDSYopZ lewat @tripplesworld
Icardi Tuntut Inter Milan Bayar Kompensasi 1,5 Juta Euro https://t.co/IZVf4wvhGn lewat @tripplesworld
Napoli Boyong Fernando Llorente dari Tottenham https://t.co/FnVARyGvqx
Follow Kaldera News on Twitter