SPONSOR DAERAH
Lita Indriani

Lita Indriani

KALDERANEWS - Meski masih dihadapkan pada pandemi COVID-19, namun Bupati Muba Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA mengajak seluruh elemen dan warga masyarakat Muba untuk tetap kreatif dan inovatif yang tentunya selalu mematuhi protokol kesehatan (Prokes) COVID-19. 
 
"Dengan telah dilantiknya kepengurusan Ikatan Keluarga Keban Air Itam (IKKA) Periode 2020-2025 ini saya mengajak seluruh pengurus untuk selalu mematuhi prokes COVID-19 dan juga mensosialisasikannya ke masyarakat," ujar Bupati Muba Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA saat menghadiri Pelantikan Kepengurusan Ikatan Keluarga Keban Air Itam (IKKA) Periode 2020-2025 di Palembang, Minggu (22/11/2020). 
 
Menurutnya, seluruh elemen organisasi di Muba mempunyai tanggung jawab untuk mensosialisasikan prokes COVID-19 dan mengajak masyarakat di Muba khususnya untuk tetap menjaga kebersihan dan menggunakan masker. 
 
"Ikatan Keluarga Keban Air Itam juga mempunyai peran dan tanggung jawab yang sama, dalam kesempan itu saya ucapkan selamat dengan resmi dilantikan kepengurusan IKKA periode 2020-2025 semoga selalu bisa bersinergi dengan Pemkab Muba," tuturnya. 
 
Sementara itu, Ketua IKA Keban-Air Itam (IKKA), Rubi menyebutkan IKA Keban Air Itam berdiri sejak tahun 1987 dan saat ini warga Keban-Air Itam yang berdomisili di Palembang tercatat ada sebanyak 900 lebih Kepala Keluarga.
 
Menurutnya, sosok kepemimpinan Bupati Muba Dodi Reza sangat terbuka dan mampu merangkul semua golongan. "Kami berharap pak Bupati Muba terus komitmen memberikan kontribusi kemajuan di Muba," harapnya.
 
Lanjutnya, pengurus IKKA periode 2020-2025 juga akan all out mensosialisasikan prokes COVID-19 dan yang paling penting bersinergi dengan Pemkab Muba guna menjaga dan mempertahankan zero konflik Muba.
 
"Semoga keberadaan pengurus IKKA periode 2020-2025 dapat memberikan kontribusi positif dan andil mewujudkan Muba Maju Berjaya di tahun 2022," tandasnya.
 
 
 
KALDERANEWS - Ribuan kader GP Ansor yang berasal dari kepengurusan PC Ansor se-Sumatera Selatan, Minggu (22/11/2020) berkumpul di Balai Diklat Kabupaten Banyuasin menyambut kedatangan Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA Bupati Musi Banyuasin yang juga merupakan Ketua Dewan Pembina GP Ansor Sumsel. 
 
Lantunan ayat suci Alquran serta
Shalawat menghantarkan Dodi Reza memasuki gedung Balai Diklat Kabupaten Banyuasin guna menghadiri rangkaian Penutupan Konferwil PW GP Ansor Sumatera Selatan. 
 
"Saat ini saya minta betul agar para kader GP Ansor di Indonesia khususnya di Sumsel untuk tidak mudah terprovokasi, kita jaga kesatuan NKRI ini bersama-sama," tegas Dodi Reza yang juga Mustasyar PWNU Sumsel ini. 
 
Lanjutnya, melalui GP Ansor Sumsel agar kiranya tetap komitmen dan konsisten menjaga zero konflik seperti yang sudah dirintis sejak 10 tahun belakangan.
 
"Zero konflik di Sumsel ini harus terus dipertahankan, GP Ansor dituntut untuk terus andil mempertahankannya," ucap Cucu Noerdin Pandji tersebut. 
 
Dalam kesempatan itu, mantan Ketua Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Sumsel dua periode ini membeberkan bahwa dirinya pada Oktober lalu bertemu Ketua Umum Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Ansor Yaqut Cholil Qoumas guna melaporkan kesiapan Kabupaten Musi Banyuasin menjadi tuan rumah Kongres Ansor Nasional tahun 2021. 
 
"Insya Allah Muba siap lahir batin menjadi tuan rumah kongres Ansor Nasional 2021, mohon doanya selalu dari semuanya untuk kelancaran dan kesuksesan acara tersebut," bebernya.
 
Dijelaskan Dodi, dalam rangkaian Kongres Nasional GP Ansor nantinya juga akan melaksanakan pemilihan Ketua Umum PP Ansor. 
 
"Akan diikuti peserta PC Ansor seluruh Indonesia jumlah 416 Kabupaten dan masa yang akan hadir kurang lebih 5.000 peserta," terangnya. 
 
Sementara itu, Ketua PW GP Ansor Sumsel Ahmad Zarkasih SHI MM mengucapkan terima kasih kepada Ketua Dewan Pembina GP Ansor Sumsel Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA yang tak henti-hentinya membina dan memberikan support yang maksimal kader GP Ansor di Sumsel.
 
"Beliau (Dodi Reza, baca) tidak hanya sosok yang mengayomi kader GP Ansor dan seluruh elemen pemuda di Sumsel, namun juga sosok Kepala Daerah di Sumsel yang visioner dan kaya akan program inovasi," ucapnya. 
 
Zarkasih mengaku, GP Ansor di Sumsel akan selalu berusaha menjadi Ansor yang Sami'na Wa Atho'na. "Insya Allah GP Ansor dan PC Ansor se-Sumsel bisa selalu turut andil menjaga zero konflik di Sumsel," pungkasnya
KALDERANEWS - Ribuan kader GP Ansor yang berasal dari kepengurusan PC Ansor se-Sumatera Selatan, Minggu (22/11/2020) berkumpul di Balai Diklat Kabupaten Banyuasin menyambut kedatangan Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA Bupati Musi Banyuasin yang juga merupakan Ketua Dewan Pembina GP Ansor Sumsel. 
 
Lantunan ayat suci Alquran serta
Shalawat menghantarkan Dodi Reza memasuki gedung Balai Diklat Kabupaten Banyuasin guna menghadiri rangkaian Penutupan Konferwil PW GP Ansor Sumatera Selatan. 
 
"Saat ini saya minta betul agar para kader GP Ansor di Indonesia khususnya di Sumsel untuk tidak mudah terprovokasi, kita jaga kesatuan NKRI ini bersama-sama," tegas Dodi Reza yang juga Mustasyar PWNU Sumsel ini. 
 
Lanjutnya, melalui GP Ansor Sumsel agar kiranya tetap komitmen dan konsisten menjaga zero konflik seperti yang sudah dirintis sejak 10 tahun belakangan.
 
"Zero konflik di Sumsel ini harus terus dipertahankan, GP Ansor dituntut untuk terus andil mempertahankannya," ucap Cucu Noerdin Pandji tersebut. 
 
Dalam kesempatan itu, mantan Ketua Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Sumsel dua periode ini membeberkan bahwa dirinya pada Oktober lalu bertemu Ketua Umum Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Ansor Yaqut Cholil Qoumas guna melaporkan kesiapan Kabupaten Musi Banyuasin menjadi tuan rumah Kongres Ansor Nasional tahun 2021. 
 
"Insya Allah Muba siap lahir batin menjadi tuan rumah kongres Ansor Nasional 2021, mohon doanya selalu dari semuanya untuk kelancaran dan kesuksesan acara tersebut," bebernya.
 
Dijelaskan Dodi, dalam rangkaian Kongres Nasional GP Ansor nantinya juga akan melaksanakan pemilihan Ketua Umum PP Ansor. 
 
"Akan diikuti peserta PC Ansor seluruh Indonesia jumlah 416 Kabupaten dan masa yang akan hadir kurang lebih 5.000 peserta," terangnya. 
 
Sementara itu, Ketua PW GP Ansor Sumsel Ahmad Zarkasih SHI MM mengucapkan terima kasih kepada Ketua Dewan Pembina GP Ansor Sumsel Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA yang tak henti-hentinya membina dan memberikan support yang maksimal kader GP Ansor di Sumsel.
 
"Beliau (Dodi Reza, baca) tidak hanya sosok yang mengayomi kader GP Ansor dan seluruh elemen pemuda di Sumsel, namun juga sosok Kepala Daerah di Sumsel yang visioner dan kaya akan program inovasi," ucapnya. 
 
Zarkasih mengaku, GP Ansor di Sumsel akan selalu berusaha menjadi Ansor yang Sami'na Wa Atho'na. "Insya Allah GP Ansor dan PC Ansor se-Sumsel bisa selalu turut andil menjaga zero konflik di Sumsel," pungkasnya

KALDERANEWS - Bupati Musi Banyuasin Dr H Dodi Reza Alex Noerdin menerima Audiensi Jajaran Bank Negara Indonesia (BNI) Region Sumbagsel dan Lampung di Ruang Audiensi Bupati Muba, Jumat (20/11/2020).

CEO BNI Region Sumbagsel dan Lampung Sunarna Eka Nugraha mengatakan tujuannya menghadap Bupati Muba adalah untuk menyampaikan serta meminta dukungan dari Pemerintah Kabupaten Muba terkait rencana program-program dan kegiatan perbankan BNI.

Yang diantaranya program penyaluran kartu tani, bantuan usaha tani, dan program pendukung e-government seperti aplikasi smart hospital.

"Mohon support nya Pak Bupati, kita diberi amanah menyalurkan kartu tani. Kartu tani ini juga berfungsi sebagai kartu debit, selain itu kita juga bisa memberi bantuan permodalan usaha para petani dengan bunga yang sangat rendah," kata Eka.

Lanjut Eka, di Kabupaten Muba potensi pertanian cukup besar, termasuk perkebunan kemudian industri pengelolaannya.

"Harapannya kami bisa lebih banyak berkontribusi disitu (bidang pertanian dan perkebunan)," imbuhnya.

Untuk Aplikasi Smart Hospital, ia menjelaskan, aplikasi tersebut berfungsi untuk memudahkan pendaftaran pasien atau penjadwalan pertemuan antara dokter dan pasien, memantau persediaan obat, serta transaksi keuangan rumah sakit.

"Agar dalam pengelolaan keuangan lebih transparan dan sinergis," ungkap Eka.

Atas penyampaian dari CEO BNI Sumbagsel dan Lampung tersebut, Bupati Muba Dr H Dodi Reza Alex Noerdin menyambut baik rencana program atau produk-produk yang bisa membantu petani

Selain itu Bupati Dodi menyarankan agar BNI dapat melakukan pendampingan para petani di sektor hilirisasi perkebunan kelapa sawit, karena petani sawit di Kabupaten Muba bakal memiliki pabrik sawit sendiri yang suppliernya dari hasil program peremajaan sawit rakyat (PSR) dan sudah dilakukan seluas 12 ribu hektar. Dimana penerapan corporate farming yang akan dijalankan serta dikelola secara bersama-sama oleh para petani dan terpadu di dalam satu manajemen.

"Kelapa sawit potensinya besar kalau memasukkan program perbankan kesini. Silahkan dikaji, kami intinya siap bantu dan support," ujarnya.

Bupati Dodi juga meminta pihak BNI menyiapkan paparan terkait program apa saja yang bisa di support Pemerintah Kabupaten Muba.

"Silahkan ditindaklanjuti, yang mana yang bisa disupport," tandasnya.

Kegiatan ini turut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Muba Drs H Apriyadi MSi, Kepala BPKAD Muba Mirwan Susanto SE MM, Kepala Bappeda di Wakili Kabid Perekonomian Pendanaan Pembangunan Agus Arisman, Kadinkominfo Muba diwakili Kasi Hubungan Media dan Kemitraan Yettria SKM MSi, Wakil Pimpinan Wilayah BNI Palembang Penta, BM BNI Cabang Musi Palembat Firdaus Andiko, dan Pimpinan Bidang Bisnis dan Pemasaran BNI Musi Palembang Jeffri Dinata.

 

KALDERANEWS - Berbagai upaya dilakukan dalam melakukan pencegahan Kebakaran Hutan, Kebun dan Lahan (Karhutbunlah) di Kabupten Musi Banyuasin (Muba). Salah satunya dengan adanya bantuan dari Pemerintah Pusat dalam hal ini Dana Alokasi Khusus (DAK) Kementan RI dalam pembuatan embung dan sumur bor.

 
Terdapat sembilan kelompok tani (Koptan) dalam Kabupaten Muba yang diberikan bantuan pembangunan embung dan sumur bor oleh pemerintah. Bantuan tersebut diberikan guna mengatasi krisis air serta cadangan air jika menghadapi bencana karhutbunlah.
 
Plt Kepala Dinas Perkebunan Ahmad Toyibir SSTP MM menjelaskan bahwa pembangunan embung dan sumur bor ini berada di sembilan desa dalam kabupaten Muba. Bantuan embung dan sumur bor tersebut  berdasarkan usulan dari kelompok tani.
 
"Bantuan pembangunan embung dan sumur bor ini berasal dari DAK dari Kementan RI. Jadi Koptan tersebut mengusulkan untuk dibangunkannya embung dan sumur bor, kemudian kita serahkan ke Kementan RI nanti semua proses pihak pusat yang melakukan seleksi,”kata Toyibir, Rabu (18/11/20).
 
Bantuan embung ini digunakan sebagai tempat penyimpanan air dengan adanya embung dan sumur bor ini maka tidak khawatir lagi saat terjadi kebakaran hutan dan lahan karena ada cadangan air.
 
"Saat ini pengerjaanya masih sedang berjalan, pembangunan dilakukan dilahan milik kelompok tani secara swakelola oleh masing-masing kelompok penerima tidak menggunakan pihak ketiga atau rekanan,”ungkapnya. 
 
Proses pembangunan embung dan sumur bor saat ini sudah mencapai 60 persen lebih.  "Pembangunan embung dan sumur bor ini pengerjaanya diharapkan cepat selesai sehingga bisa langsung digunakan para petani maupun masyarakat, karena diketahui bersama bahwa embung memiliki manfaat begitu besar,”jelasnya.
 
Adapun kelompok tani yang mendapatkan bantuan antara lain, Sumur Bor di Desa Macang Sakti Kecamatan Sanga Desa Kelompok UPPB, Sumur Bor di Desa Kasmaran Kecamatan Babat Toman Koptan Alhamdulillah, Sumur Bor di Desa Kasmaran Kecamatan Babat Toman Kopta Sidomoro, Sumur Bor di Desa Toman Kecamatan Babat Toman, Koptan Bayung Jaya.
 
Embung Air di Desa Toman Kecamatan Babat Toman Koptan Megapro, Embung Air di Desa Bukit Indah Kecamatan Plakat Tinggi Koptan Semar Desa, Embung Air di Desa Sialang Agung Kecamatan Plakat Tinggi Kopta Karya Bakti, Embung Air di Desa Karang Anyar Kecamatan Lawang Wetan Kopta Sejahter Desa, Embung Air di Desa Sindang Marga Kecamatan Sungai Keruh Koptan Kejora Desa.
 
Salah satu Ketua Kelompok Tani, Jumadi menyebutkan bahwa saat ini pembangunan untuk sumur bor di kelompoknya memasuki pengerjaan sekitar 70 persen. Pihaknya memastikan pengerjaan yang dilakukan tepat waktu agar sumur bor ini dapat dimanfaatkan dengan baik.
 
“Banyak sekali pak manfaatnya sumur bor ini jika telah selesai terutama untuk kebutuhan perkebunan, rumah tangga, bahkan untuk dalam mengatasi bencana karhutbunlah. Pembangunan ini kita mengajukan ke pemerinah dan Alhamdulillah di setujui,”ungkapnya.
 
Sementara itu, Bupati Muba Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA mengungkapkan, pembuatan embung dan sumur bor ini bagian dari untuk mengantisipasi karhutbunlah di Muba. 
 
"Sehingga pasokan air dipastikan aman dan juga untuk memenuhi kebutuhan masyarakat sehari-hari," urainya.
 
Kepala Daerah Inovatif Tahun 2020 ini menambahkan, meskipun Muba zero karhutbunlah namun upaya-upaya pencegahan terus dilakukan. "Termasuk salah satunya dengan pembuatan embung dan sumur bor yang sudah kita lakukan ini," tandasnya.
KALDERANEWS - Komoditi Gambir yg ada di Desa Toman Kecamatan Babat Toman merupakan anugerah dari Tuhan Yang Maha Esa yang harus disadari dan dikembangkan oleh masyarakat Desa Toman.
 
Demikian dikatakan Ketua TP PKK Muba Hj Thia Yufada Dodi Reza selaku Ketua Dekranasda Muba, saat melakukan kunjungan ke Balai Desa Toman dalam acara Pelatihan Kewirausahaan dan Jumputan Gamboyang diikuti ibu-ibu rumah tangga pengrajin Jumputan Gambo Muba, Rabu (18/11/2020).
 
"Terima kasih kepada Disnakertrans Muba yang telah membuat program pemberdayaan usaha dan pengembangan keterampilan menjumput gambo. Pelatihan ini sangat penting untuk pemberdayaan ibu-ibu rumah tangga, untuk memberikan akses keterampilan, keahlian dalam menjumput Gambo Muba," ujar Thia.
 
Ia berharap ibu-ibu peserta pelatihan mampu mengembangkan diri masing-masing, serta menjaga kualitas dan mutu produk jumputan gambo.
 
"Dekranasda akan mendukung penuh membina dan mendampingi ibu-ibu termasuk dalam hal pemasaran," jelasnya.
 
Selain itu dikatakannya kedepan sangat diperlukan perluasan usaha dan keterampilan serta keahlian usaha jumputan gambo.
 
"Ibu-ibu jangan takut dan ragu produksi yang dihasilkan nanti tidak ada yang membeli. Dekranasda, Pemda akan mengawal ini," imbuh Ketua TP PKK Muba.
 
Kepala Disnakertrans Muba Mursalin SE MM menuturkan pelatihan yang dilakukan di tingkat kelurahan/desa untuk mengembangkan kegiatan-kegiatan produktif masyarakat yang secara langsung dapat meningkatkan pendapatan masyarakat dan mengurangi kemiskinan.
 
"Pelatihan dilaksanakan terhadap ibu-ibu rumah tangga dan remaja putri berorientasi pada peningkatan keterampilan, kecakapan, pengertian, perilaku, sikap, kebiasaan kerja dalam aspek kualitas, kuantitas produk dan pemasaran yang sesuai dengan kebutuhan pasar," bebernya.
 
Lanjut Mursalin Pelatihan ditujukan untuk meningkatakan kualitas dan produksi usaha jumputan gambo yang telah ada di Desa Toman.
 
"Ekonomi kreatif dapat menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan (sustainable economic of growth) karena ide dan kreativitas merupakan sumber daya yang senantiasa dapat diperbaharui," tandasnya.
 
Sementara itu, Kepala Bank Sumsel Babel Cabang Sekayu Dede Abdul Halim mengatakan bahwa pihaknya mendukung dan akan melakukan pendampingan kedepan terhadap pelaku UMKM tersebut.
 
"Kedepan kita akan turut melakukan pendampingan kepada kelompok usaha ini, membantu Pemerintah Kabupaten Muba dalam hal meningkatkan perekonomian masyarakat," pungkasnya.
 
Kunjungan Ketua TP PKK Muba itu disambut oleh Camat Babat Toman Emilia Afrianita, dan Kades Toman Supriadi.
KALDERANEWS - Prestasi membanggakan kembali ditorehkan atlet Sumsel dari cabang olahraga Panjat Tebing. 
 
Dibawah binaan Ketua Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Sumsel yang juga Wakil Bupati Muba Beni Hernedi SIP, atlet Panjat Tebing junior Sumsel berhasil tembus untuk mengikuti Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas).
 
Atlet junior panjat tebing asal Sumsel tersebut yakni M Rizky Syiarafly S yang akrab disapa Kiki mulai Rabu (17/11/2020) akan mengikuti rangkaian Pelatnas di Bekasi. Hebatnya, Kiki terpilih hanya bersama 3 atlet junior laki-laki panjat tebing di Indonesia, dimana sebelumnya pada Oktober lalu rangkaian seleknas diikuti 57 atlet junior panjat tebing dari seluruh Indonesia. 
 
"Jadi, Kiki ini tidak hanya dipersiapkan untuk 2 tahun ke depan saja tetapi juga diproyeksikan untuk 4 tahun ke depan di ajang level dunia yakni Olimpiade di Paris pada 2024 mendatang," ungkap Ketua FPTI Sumsel, Beni Hernedi di sela  Pelepasan Atlit Junior Panjat Tebing Federasi Panjat Tebing
Indonesia (FPTI) Sumatera Selatan Menuju Camp Pemusatan
Latihan Nasional (Pelatnas) di Sekretariat FPTI Sumsel, Selasa (16/11/2020). 
 
Menurutnya, keterbatasan dana dan hal lainnya ditengah wabah COVID-19 bukan menjadi alasan untuk selalu komitmen meningkatkan kualitas dan prestasi atlet panjat tebing khususnya. 
 
"Komitmen kita tegas, prinsipnya atlet panjat tebing Sumsel harus terus mengharumkan nama Sumsel serta terus menuai prestasi dan saya pribadi akan terus berusaha semaksimal mungkin untuk memfasilitasi," tegas Beni. 
 
Beni meyakini, atlet panjat tebing dari Sumsel akan terus menorehkan prestasi baik di level nasional maupun internasional. 
 
"Kita sudah ada M Hinayah yang mampu meraih prestasi level internasional, dan kita akan terus mencetak Hinayah-Hinayah lainnya dan juga Kiki-Kiki lainnya untuk meraih prestasi kebanggaan," harap Beni yang juga Ketua PMI Kabupaten Muba ini. 
 
Sementara itu, Kiki didampingi kedua orangtuanya Simatupang dan Yeni mengucapkan terima kasih atas support dan kontribusi yang diberikan FPTI Sumsel dan Ketua FPTI Sumsel Beni Hernedi. 
 
"Saya sangat merasa bersyukur bisa mendapatkan kesempatan ikut Pelatnas ini, tentu pula ini tidak terlepas dari dukungan Ketua FPTI Sumsel bapak Beni Hernedi," ucap bungsu dari empat bersaudara ini.
 
Ia berharap, melalui pelatnas ini dirinya semakin memiliki keterampilan dan skill panjat tebing. "Semoga bisa mengharumkan nama Sumsel dan membawa nama baik FPTI Sumsel," tutur siswa kelas dua SMA Negeri 15 Palembang tersebut. 
 
Sekretaris KONI Sumsel, Ir Suparman Romans mengapresiasi capaian atlet junior panjat tebing Sumsel dibawah binaan FPTI Sumsel. "Semoga dapat memberikan hasil terbaik dan mengharumkan prestasi olahraga di Sumsel," tandasnya. 
 
Pelepasan Atlit Junior Panjat Tebing Federasi Panjat Tebing
Indonesia (FPTI) Sumatera Selatan Menuju Camp Pemusatan
Latihan Nasional (Pelatnas) di Sekretariat FPTI Sumsel juga turut dihadiri Ketua FPTI Palembang Wawan dan Kabid Olahraga Dispopar Muba Feri.
KALDERANEWS - Tak pernah habis inovasi dan capaian positif, inilah yang tampak dari realisasi program Pemkab Muba dibawah nahkoda Bupati Muba Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA dan Wakil Bupati Muba Beni Hernedi SIP. 
 
Kali ini, Pemkab Muba melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Muba telah meresmikan gedung pelayanan Publik dan sekaligus Launching Prototipe Peta Digital Investasi " KEPOIN Muba" (Kenali Potensi Investasi di Muba), Senin (16/11/2020) di Halaman Dinas PMPTSP Muba.
 
Dalam peresmian tersebut, Bupati Dr H Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA menekankan beberapa hal kepada OPD untuk memperluas jaringan pelayanan publik yang prima kepada masyarakat, adanya integrasi antara OPD dengan DPMPTSP Muba, dan jadikan Muba leading dalam bidang investasi dan pelayanan publik. Selanjutnya gunakan teknologi semaksimal mungkin, tanpa harus tatap muka masyarakat masih bisa berurusan terkait pelayanan publik.
 
"Saya minta kepada Jajaran DPMPTSP dan seluruh OPD Kabupaten Muba terus berikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dan teruslah berinovasi untuk memberikan kemudahan perizinan, investasi dan  berusaha di wilayah Muba. Karena ini merupakan amanat dari Undang-undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik. Kita sama-sama ketahui bahwa saat ini Indonesia masih menduduki burutan 73 dari 190 negara dunia dalam memberikan kemudahan usaha dan aese of doing business berdasarkan laporan doing busines 2020 yang rilis oleh Bank dunia,"ungkapnya.
 
Dodi juga berharap inovasi tersebut dapat memudahkan para pelaku usaha untuk berinvestasi di Kabupaten Musi Banyuasin dan mampu memacu pertumbuhan ekonomi yang positif baik penanaman modal dalam negeri maupun pelayanan modal asing (PMA), juga diharapkan dapat memacu pertumbuhan dan perkembangan aktivitas penanaman modal dan terbuka lebar sebagai daerah dengan tujuan berinvestasi.
 
"Dalam kesempatan ini, Saya ucapkan selamat kepada seluruh Jajaran DPMPTSP Muba atas diresmikannya gedung pelayanan publik yang baru, bagus dan inovatif," ujarnya.
 
Kepala DPMPTSP Muba, Erdian Syahri SSos MSi Dodi juga menambahkan, kita telah melaunching Prototipe Peta Digital Investasi yang terintegrasi di Kabupaten Muba, ini baru prototipe karena kami baru menjalin teknologi dan layanan agar bisa terintegrasi. Sehingga bagi investor berinvestasi tinggal mengklik peta digital tersebut dan di peta tersebut dijelaskan sesuai dengan data yang  telah masuk pada data perencanaan tata ruang, termasuk aksesibilitas transportasi, kemudian data kawasan hutan. 
 
"Dan diharapkan pertengahan tahun depan digital Map ini sudah bisa jalan dan terintegrasi dengan seluruh data yang dibutuhkan oleh investor untuk menanamkan modal di Kabupaten Musi Banyuasin," terangnya.
 
Kemudian, dengan peresmian gedung pelayanan publik ini, lanjut Erdian pelayanan publik di Muba terus mengalami perbaikan dari tahun ke tahun hal ini untuk menampilkan wajah pelayanan publik yang tidak berbelit-belit sebagaimana komitmen nyata Bupati Muba Dodi Reza Alex Noerdin. 
 
"Nyaman yang ramah kepada masyarakat, dan semua proses dilakukan secara transparan dan digital teknologi. Jadi ini seperti yang kita ketahui selain aspek kenyamanan, diharapkan juga adanya front office yang melayani masyarakat dengan baik sampai urusan perizinan tersebut selesai," ulasnya.
 
Deputi Pelayanan Publik Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi RI Prof Dr Diah Natalisa MBA dalam sambutannya melalui via zoom menyampaikan bahwa Presiden Republik Indonesia Joko Widodo menyampaikan agar kita jangan menyia-nyiakan pelajaran yang telah diberikan pada saat kita menghadapi krisis di masa kini dan juga membiarkannya mengalami kemunduran, justru momentum krisis ini harus kita baca untuk melakukan semua lompatan kemajuan.
 
"Bapak presiden RI Jokowi mengingatkan ibarat komputer perekonomian saat ini hampir semua negara sedang macet, sedangkan semua negara mempunyai kesempatan ulang untuk sistemnya. Hal ini menjadi peluang untuk kebangkitan baru dalam melakukan lompatan besar kita untuk membenahi diri secara fundamental, melakukan transformasi, menjalankan strategi besar di bidang ekonomi, hukum pemerintahan, sosial kebudayaan, kesehatan, pendidikan, termasuk di dalamnya penyelenggaraan pelayanan publik,"katanya.
 
Diterangkannya, tentunya banyak hikmah yang terkandung dari bagaimana pelayanan sekarang berubah, di mana masyarakat "dipaksa" untuk memanfaatkan penggunaan teknologi informasi mengingat sedang diterapkannya sosial dan juga physical distancing yang menyebabkan interaksi sosial dalam penyelenggaraan pelayanan publik menjadi terbatas. Suka tidak suka mau tidak mau kita telah menghadapinya dan InshaAllah kita akan berhasil menjalaninya.
 
Adanya krisis di tengah pandemi COVID-19, sehingga segala tindakan keputusan kebijakan dan juga suasananya juga harus sangat krisis, jangan kebijakan yang biasa-biasa saja. Oleh karena itu kita harus bekerja lebih keras lebih cepat dan mekanisme yang lebih luar biasa dari yang selama ini kita lakukan dari cara yang sebelumnya rumit menjadi cepat dan sederhana dari prosedur normal dan menjadi prosedur yang sangat efisiensi kolaborasi dengan penggunaan teknologi juga harus diprioritaskan.
 
"Tentu pemicu membangun ini adalah wujud perubahan budaya kerja yang memangkas birokrasi yang berbelit-belit dalam memberikan pelayanan yang semakin berkualitas kepada publik oleh karenanya saya menyampaikan apresiasi yang tinggi dan berharap gedung pelayanan publik dan juga prototipe peta digital investasi ini terus dikembangkan disebarluaskan juga melibatkan peran aktif masyarakat dan juga terkait lainnya, semuanya itu adalah untuk akselerasi peningkatan kualitas pelayanan prima untuk rakyat dan negeri tercinta,"katanya.
 
Terakhir, Kepala perwakilan Ombudsman RI Sumsel Andrian  Agustiansyah SH MHum dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas komitmen Pemkab Muba dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
 
Dirinya juga yakin potensi-potensi di Muba nanti akan terbuka luas. "Oleh karena itu, pak Bupati Dr H Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA kami berkeyakinan setelah peta digital investasi ini nanti jalan, apalagi didukung dengan gedung yang baru InshaAllah kami yakin dan percaya potensi-potensi di Muba nanti akan terbuka luas. Dan orang-orang nanti akan tahu bahwa ternyata Pemerintah Kabupaten Muba mempunyai komitmen yang tinggi terhadap dunia investasi. Saya yakin dan percaya mungkin kita akan lihat dalam satu tahun kedepan urutan pertama investasi di Sumatera Selatan InshaAllah akan disambut oleh Kabupaten Musi Banyuasin,"pungkasnya.
 
 
 
KALDERANEWS - Inisiasi terobosan inovasi aspal karet di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) terus mendapatkan pengakuan positif dan apresiasi dari berbagai pihak, setelah beberapa waktu lalu mendapat sorotan dari jajaran legislatif Provinsi Jambi, kali ini pengurus Kamar Dagang Industri (KADIN) Kota Palembang mengaku aspal karet merupakan terobosan yang luar biasa. 
 
"Aspal karet Muba ini sangat luar biasa, terobosan nyata menjawab persoalan selama ini yang mana harga karet selalu merosot, dengan inovasi pak Bupati Dodi Reza Alex Noerdin dalam implementasi aspal karet ini sangat berkontribusi positif kepada petani karet," ungkap Ketua KADIN Palembang Periode 2020-2025, Dr HM Akbar Alfaro BBus MM di sela Penutupan Musyawarah Kota VII Kamar Dagang dan Industri Indonesia sekaligus Pelantikan Pengurus Kamar Dagang dan Industri Indonesia Kota Palembang Masa Bakti Tahun 2020 – 2025 di Hotel The Zuri, Sabtu (14/11/2020). 
 
Menurutnya, sosok kepala daerah seperti Bupati Muba Dodi Reza Alex Noerdin sangat benar-benar memperhatikan kebutuhan warga masyarakatnya. 
 
"Semoga terobosan-terobosan yang telah direalisasikan Bupati Muba ini dapat diikuti Kepala Daerah lainnya khususnya di Sumsel," harapnya. 
 
Anggota DPRD Kota Palembang ini juga menambahkan, terobosan inovasi yang telah dilakukan Bupati Muba ini sangat menginspirasi generasi muda. "Terlebih menginspirasi kami yang berkecimpung di dunia usaha dan industri," bebernya.  
 
Sementara itu, Bupati Muba yang juga Ketua KADIN Sumsel Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA mengajak pengurus KADIN Palembang periode 2020-2025 turut andil menggenjot pemulihan ekonomi meski masih dihadapi pandemi COVID-19. 
 
"Mari kita sama-sama bangkit, jangan larut dan andil maksimal turut serta memulihkan perekonomian di bidang industri," tegasnya.
 
Lanjutnya, selalu ada cara untuk memulihkan perekonomian, misalnya saja inovasi aspal karet yang telah dilakukan di Muba. "Tetap kreatif dan melakukan gebrakan inovasi yang berkontribusi positif untuk masyarakat luas," tandasnya. 
 
Dalam kesempatan Penutupan Musyawarah Kota VII Kamar Dagang dan Industri Indonesia sekaligus Pelantikan Pengurus Kamar Dagang dan Industri Indonesia Kota Palembang Masa Bakti Tahun 2020 – 2025 tersebut Ketua KADIN Sumsel Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ juga secara resmi melantik pengurus KADIN Kota Palembang Masa Bakti Tahun 2020 – 2025 yang mana dinahkodai 
Ketua KADIN Palembang Periode 2020-2025, Dr HM Akbar Alfaro BBus MM yang terpilih secara Aklamasi.
 
KALDERANEWS - Kabupaten Musi Banyuasin menjadi finalis pada ajang penghargaan Simpul Jaringan Tahun 2020 dari Badan Informasi Geospasial.
 
Simpul jaringan adalah institusi yang bertanggung jawab dalam penyelenggaraan pengumpulan, pemeliharaan, pemutakhiran, penggunaan dan penyebarluasan Data Geospasial (DG) dan Informasi Geospasial (IG) tertentu.
 
Visitasi dan verifikasi nominasi Simpul Jaringan ini dilakukan secara virtual dewan tim juri dari Universitas Gajah Mada, yang diikuti Kepala Bappeda Muba Drs Iskandar Syahrianto, dan perangkat daerah terkait, Jumat (13/11/2020).
 
Kepala Bappeda Muba mengatakan standar data informasi dinilai penting, agar data yang dimiliki Kabupaten Muba bisa diakses oleh semua pihak, baik nasional, regional dan mitra pemerintah.
 
"Komitmen dari kepala daerah kita, tentang kebijakan satu data satu peta, dan terus digaungkan di APBD juga RPJMD yang saat ini sedang di review," papar Iskandar kepada Tim Juri.
 
Lanjut Iskandar ide atau gagasan membangun simpul jaringan dimulai sejak tahun 2017 ketika memasukan visi dan misi Bupati Muba.
 
"Kita berfikir bahwa data yang dimiliki harus berkualitas, update, valid dan bisa dipertanggungjawabkan oleh yang mengeluarkan data tersebut, dari itu pula kita menginginkan data disatukan kedalam data dan peta yang kita miliki," ungkapnya.
 
Ketua Dewan Juri Heri Sutanta memberikan apresiasi atas keikutsertaan Pemkab Mubad dalam ajarng penghargaan tersebut, dimana tingkat Provinsi Sumatera Selatan terdapat empat finalis yakni Pemerintah Provinsi Sumsel, Kota Palembang, Kabupaten Banyuasin, dan Muba sendiri.
 
"Kami apresiasi, dan nanti kita akan melakukan eksplorasi terhadap simpul jaringan yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin," ucap Heri.
Halaman 1 dari 54

mgid3

Ad Sidebar

Latest Tweets

Feby Deru Dampingi Iriana Jokowi Sosialisasi Bahaya Narkoba dan Tes IVA Hingga Temui Pengrajin Songket… https://t.co/yxjLiPEQUl
Kunjungi Stan Dekranasda Sumsel, Iriana Jokowi Janji Temui Pengrajin Kain di Palembang https://t.co/6FQb5LcCCy via @tripplesworld
Menang Tipis Atas PSGC Ciamis, Sriwijaya FC Makin Kokoh di Puncak Klasemen https://t.co/V0DFFAlQDG lewat @tripplesworld
Metzelder Diduga Terlibat Kasus Pornografi Anak https://t.co/knEQDSYopZ lewat @tripplesworld
Icardi Tuntut Inter Milan Bayar Kompensasi 1,5 Juta Euro https://t.co/IZVf4wvhGn lewat @tripplesworld
Napoli Boyong Fernando Llorente dari Tottenham https://t.co/FnVARyGvqx
Follow Kaldera News on Twitter