SPONSOR DAERAH
didik heriyanto

didik heriyanto

Pemerintah mencatat realisasi program Banpres Produktif Usaha Mikro (BPUM) mencapai 79,61 persen.

Tenaga Ahli Kedeputian III Kantor Staf Presiden (KSP) Aji Erlangga mengatakan, pemerintah optimistis Program Bantuan Presiden (Banpres) untuk UMKM tahap satu dan dua dapat menjangkau 12 juta pelaku usaha mikro.

"Realisasi Program Banpres UMKM hingga saat ini sudah mencapai 79,61 persen dari total 100 persen yang ditargetkan selesai pada 31 Desember 2020,” kata Aji Erlangga melalui keterangan tertulis, Kamis, 19 November 2020.

Jika baru mencapai 79,61 persen, artinya BPUM baru tersalurkan ke sekitar 9,55 juta UMKM. Masih ada kesempatan 2 juta UMKM yang dapat bantuan ini.

Bantuan Presiden untuk sektor UMKM bertujuan memberikan stimulus modal bagi para pelaku usaha mikro agar usaha dan bisnis terus berjalan di tengah pandemi dan membantu mengurangi angka kemiskinan maupun pengangguran.

Hal tersebut sesuai dengan harapan Presiden Joko  Widodo agar pelaku UMKM bisa bertahan dan tidak terimbas pandemi COVID-19.

"Program Banpres Produktif Usaha Mikro tahap kedua dibagikan kepada masyarakat pelaku UMKM di Indonesia dengan total Rp28,8 triliun untuk 12 juta pelaku usaha mikro,” ujar Aji.

Banpres Produktif Usaha Mikro (BPUM) merupakan bagian dari Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN). Menurut survei Asian Development Bank (ADB), BPUM paling tepat dan paling dibutuhkan oleh UMKM karena pendapatan sektor itu banyak yang turun.

Program ini cepat terserap dengan dukungan perbankan yang tergabung dalam Himpunan Bank Negara (Himbara), koperasi, pemda, dan Kementerian/Lembaga (K/L) yang melakukan pendampingan.

Aji menambahkan selama masa pandemi, separuh UMKM terpaksa menutup usahanya dan setengah sisanya harus berjuang dengan omzet yang turun drastis.

Berdasarkan survei ADB, 88 persen UMKM di Indonesia tidak memiliki kas dan tabungan.

“39 persen UMKM bahkan harus mengandalkan keuangannya berdasarkan belas kasihan pinjaman saudara. Banpres UMKM ini diharapkan bisa jadi solusi konkret,” ujar Aji.

Adapun syarat yang harus dipenuhi untuk mendapatkan bantuan ini, dilansir Berita DIY dari laman FAQ Kementerian Koperasi dan UMKM, adalah:

  • WNI
  • Mempunyai Nomir Induk Kependudukan (NIK)
  • Mememiliki usaha mikro
  • Bukan ASN, TNI/Polri serta Pegawai BUMN/BUMD
  • Tidak sedang menerima kredit atau pembiayaan dari perbankan dan KUR
  • Bagi pelaku usaha mikro yang memiliki KTP dan domisili usaha yang berbeda, dapat melampirkan Surat Keterangan Usaha (SKU).

Surat Keterangan Usaha bisa didapatkan dari desa tempatnya berusaha. Surat tersebut harus diberikan atau dilampirkan saat mendaftar.

Pelaku UMKM juga masih bisa mendaftarkan atau mengajukan diri meskipun alamat tempat usahanya berbeda dengan alamat di KTP dengan syarat menyertakan Surat Keterangan Usaha (SKU).

Selain itu, beberapa data yang harus diisi dan disiapkan oleh calon penerima diantaranya:

  • Nomor Induk Kependudukan (NIK)
  • Nama lengkap
  • Alamat tempat tinggal sesuai KTP
  • Bidang usaha
  • Nomor telepon

Pelaku UMKM yang ingin dapat bantuan ini bisa datang ke beberapa lembaga pengusul yang ditunjuk pemerintah, diantaranya:

  • Dinas yang yang membidangi Koperasi dan UKM
  • Koperasi yang telah disahkan sebagai Badan Hukum
  • Kementerian/Lembaga
  • Perbankan dan perusahaan pembayaran yang terdaftar di OJK.
  • Pelaku UMKM yang telah mengajukan BLT UMKM Rp 2,4 juta dan dinyatakan lolos akan mendapatkan pemberitahuan melalui pesan singkat SMS dari bank penyalur (BRI, BNI dan Bank Syariah Mandiri).***

KALDERANEWS - Penerapan protokol kesehatan sebagai upaya pencegahan penularan virus SARS-CoV-2 penyebab Corona Virus Disease 2019 atau COVID-19 adalah hal yang mutlak dan harus menjadi prioritas utama di setiap daerah.

Dalam Rapat Koordinasi Penanganan COVID-19 bersama jajaran Pemerintah Provinsi Bali, Ketua Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 Doni Monardo meminta agar sosialisasi protokol kesehatan yang meliputi memakai masker, mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak dan menghindari kerumunan terus dilakukan.

“Sosialisasi protokol kesehatan harus menjadi program prioritas pemerintah daerah karena saat ini belum ada vaksin atau obat yang ditemuka untuk menangani COVID-19, sehingga protokol kesehatan merupakan satu-satunya senjata kita dalam memerangi COVID-19,” ujar Doni, Jumat (9/10).

Adapun dalam implementasi dari sosialisasi tersebut, Doni memandang bahwa peran tokoh dan desa adat mampu menjadi kekuatan dalam memperkuat pemahaman masyarakat akan pentingnya penerapan protokol kesehatan.

“Bali dikenal dengan peran tokoh dan desa adat yang kuat, mari bersama-sama untuk memberikan pemahaman pentingnya protokol kesehatan dalam beradaptasi dengan situasi pandemi COVID-19,” tambahnya.

Lebih lanjut, Doni juga menekankan pada penggunaan kearifan lokal dalam memberikan edukasi dan sosialisasi protokol kesehatan di daerah agar masyarakat memahami secara menyeluruh pesan yang disampaikan oleh pemerintah pusat maupun daerah.

“Penting bagi pemerintah daerah untuk menggunakan kearifan lokal sebagai media dalam menyampaikan edukasi dan sosialisasi protokol kesehatan, misalnya setiap pesan atau program dari pemerintah pusat dapat diterjemahkan ke bahasa daerah setempat sehingga masyarakat dapat memahami secara menyeluruh tentang pesan yang disampaikan,” ungkap Doni.

Selanjutnya, Doni juga mengatakan bahwa seluruh aspek masyarakat mampu menjadi pahlawan kemanusiaan, salah satunya media. Peran media sebagai pemberi informasi kepada masyarakat menjadi hal yang sangat penting dalam upaya mengedukasi masyarakat.

“Semua bisa jadi pahlawan, bahkan media juga bisa menjadi pahlawan kemanusiaan. Peran media dalam mengedukasi masyarakat dapat menjadi salah satu strategi dalam memperkuat masyakarat sebagai garda terdepan dalam penanganan COVID-19 dengan kepatuhan menerapkan protokol kesehatan,” tutur Doni.

Pada kesempatan yang sama, Gubernur Provinsi Bali I Wayan Koster mengapresiasi respon dan langkah cepat Satgas Penanganan COVID-19 Nasional dalam memenuhi setiap aspek kebutuhan daerah pada setiap proses penanganan COVID-19.

“Kami sangat mengapresiasi dan berterima kasih atas langkah cepat Satgas Penanganan COVID-19 Nasional yang sangat responsif dalam setiap pengajuan bantuan yang dibutuhkan oleh daerah, khususnya saat ini Provinsi Bali gencar melakukan koordinasi terkait kebutuhan logistik material kesehatan untuk penanganan COVID-19 dan pasti selalu direalisasikan cepat,” ungkap Wayan.

Wayan juga menegaskan bahwa kolaborasi pemerintah daerah bersama unsur TNI, Polri serta tokoh adat terus digencarkan untuk menekan kasus positif yang ada di Provinsi Bali.

“Sesuai dengan instruksi pemerintah pusat, kami terus menggencarkan kolaborasi bersama unsur TNI, Polri dan tokoh adat dalam upaya menekan angka kasus positif yang ada di Provinsi Bali,” tegas Wayan.

Pada penghujung kegiatan rapat koordinasi tersebut, Satgas Penanganan COVID-19 Nasional memberikan bantuan untuk penanganan COVID-19 di Provinsi Bali yang diserahkan secara simbolis berupa dua unit ventilator, 5.000 face shield, 15.000 Alat Pelindung Diri (APD), 30.000 Masker Bedah, 10.000 Masker N95, dan 500.000 Masker Kain.

KALDERANEWS - Kasus terkait kepemilikan tanah di Cakung Barat, Jakarta Timur masih terus berlanjut di Pengadilan Negeri Jakarta Timur (PN Jaktim), Abdul Halim sudah kembali mendapatkan kabar tidak baik akibat pemberitaan yang muncul di salah satu media cetak dwi mingguan.

Abdul Halim melalui Kuasa hukumnya, Hendra mengatakan, dengan pemberitaan tersebut pihaknya merasa sangat dirugikan. Pasalnya selama ini pihaknya tidak pernah merasa di wawancarai oleh pihak media tersebut. Sehingga hal ini menyudutkan BPN dalam kasus yang menimpa dirinya.

Dirinya menduga ada pihak yang sengaja membuat pemberitaan tersebut untuk memperkeruh suasana.

"Saya tegaskan bahwa klien kami tidak pernah diwawancara dengan media tersebut (koran Siasat Kota red) tapi kenapa malah ada pernyataan klien kami di koran yang menyudutkan pihak BPN?. Ini tidak benar karena telah merugikan kita, " kata Hendra saat dihubungi wartawan, Jumat (9/10).



Menurutnya, kebebasan pers itu telah diatur sedemikan rupa agar tidak ada pihak yang dirugikan. Selain itu, lanjut Hendra, etika jurnalistik itu harus dijunjung dengan profesional sesuai dengan UU Pers yang berlaku.

"Kebebasan pers itu bukan seenaknya saja, tapi sudah diatur sesuai dengan UU Pers yang berlaku. Harus ada cek dan ricek agar pemberitaannya berimbang," jelasnya.

Hendra menegaskan pihaknya akan menindaklanjuti hal ini melalui jalur hukum untuk melindungi hak kliennya dan segera membuat laporan ke Polda Metro Jaya terkait hal tersebut.

"Mungkin minggu depan kita akan ke Polda Metro untuk membuat laporan terkait hal ini. Pemberitaan ini adalah berita hoaks," ungkapnya saat di hubungi wartawan, Jumat (9/10).



Dirinya menambahkan, jika pernyataan tersebut ingin mengadu domba dirinya dengan pihak BPN, terkait kasus yang saat ini masih berjalan di Pengadilan Jakarta Timur.

"Saya menduga ada yang ingin mengadu domba kita dengan berita bohong itu demi kepentingan pribadi," tegasnya.

Sementara itu, dalam perkara dugaan pemalsuan akta autentik tanah dengan tersangka Paryoto tersebut, Abdul Halim justru meyakini bahwa BPN akan bekerja sesuai tupoksi.

"Saya yakin dan percaya bahwa BPN akan bekerja secara profesional dan transparan, untuk membarantas mafia tanah," ungkapnya.



Tak hanya itu, Hendra juga meminta agar jangan ada pihak lain yang membuat persoalan yang sedang berjalan menjadi tambah rumit, akibat ulah sebagian pihak yang sengaja membuat dirinya  dan pihak BPN bermusuhan.

"Jangan sampai ada opini yang tidak baik  agar hubungan saya dan BPN menjadi musuh, karena saya yakin pihak BPN bekerja dengan baik dan transparan atas kasus yang sedang berjalan saat ini," ungkapnya.

Sebagai informasi, perkara Abdul Halim dengan tersangka Paryoto tersebut tercatat dengan nomor perkara No.614/Pid.B/2020/PN.Jkt.Tim dan proses persidangan dipimpin oleh Ketua Majelis Hakim Syafrudin A Rafiek, bersama Hakim Aggota Sri Asmarani, serta Tohari Tapsirin dan Perkara Perdata No.209/Pdt.G/2020/PN.Jkt.Tim yang diketuai oleh Hakim Ketua Sri Asmarani, bersama Tohari Tapsirin, dan Syafrudin A. Rafiek.

Sedangkan Perkara Pidana No. 993/Pid.B/2020/PN.JKT.TIM dengan terdakwa Achmad Djufri (PT Salve Veritate) diketuai oleh Khadwanto bersama  dengan Tarigan Muda Limbong dan Muarif. Hingga saat ini semua perkara tersebut masih dalam proses persidangan.

 

KALDERANEWS - Indonesia terpilih sebagai tuan rumah penyelenggara Global Platform for Disaster Risk Reduction (GPDRR) yang akan dihelat pada tahun 2022 mendatang di Nusa Dua, Bali. Dalam persiapannya, Pemerintah Indonesia melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) giat melakukan persiapan yang ketat dengan mengutamakan protokol kesehatan di tengah pandemi COVID-19.

Deputi Bidang Sistem dan Strategi BNPB Wisnu Widjaja menjelaskan bahwa kegiatan GPDRR tahun 2022 mendatang diharapkan dapat membantu pemulihan ekonomi Indonesia, khususnya di Bali paska COVID-19.

“Tahun 2022 pasti kita berharap dan berusaha pandemi COVID-19 dapat kita kendalikan serta Indonesia bisa lebih aman. Melalui kegiatan GPDRR ini diharapkan dapat membantu pemulihan ekonomi Indonesia, khususnya di Bali paska COVID-19 dalam sisi pariwisata,” ujar Wisnu dalam Pertemuan Persiapan Indonesia sebagai Tuan Rumah GPDRR 2022 di Bali Nusa Dua Convention Center, pada Kamis (1/10).

Pada pertemuan tersebut, Wisnu juga mengungkapkan bahwa pemilihan Nusa Dua sebagai tempat penyelenggaraan GPDRR karena Nusa Dua merupakan kawasan yang memiliki sertifikat aman bencana dan operation center sehingga dikenal sebagai kawasan pariwisata yang aman bencana.

Kegiatan yang akan diselenggarakan pada 23-28 Mei 2022 ini juga akan dilengkapi dengan fasilitas dan protokol kesehatan yang mampu mengakomodir adanya penanganan COVID-19. Tidak hanya itu, rencana tanggap bencana juga dilakukan seperti rencana evakuasi maupun simulasi tsunami dan gempa bumi.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Sub-direktorat Kemanusiaan, Direktorat HAM dan Kemanusiaan Kementerian Luar Negeri Febrian Irawati Mamesah, turut mengungkapkan bahwa tujuan dari pertemuan ini adalah untuk meninjau infrastruktur dan sarana prasarana yang digunakan sebagai tempat penyelenggaraan kegiatan dengan skala besar dan internasional seperti GPDRR.

Selain itu, Ira juga menjelaskan bahwa kegiatan GPDRR ini juga dilihat kebutuhan host country dan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) sehingga tidak hanya menunjukan bahwa Indonesia mampu dalam penanggulangan bencana saja tetapi juga untuk mempromosikan kepariwisataan Indonesia di kancah internasional.

“Kegiatan GPDRR ini tidak hanya menunjukan bahwa Indonesia memang mampu dalam penanggulangan bencana, tetapi juga menjadi ruang promosi pariwisata Indonesia di mata dunia,” tambah Ira.

Pada persiapannya, Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) turut memfasilitasi Standar Operasional Prosedur (SOP) keamanan internasional yang bekerja sama dengan TNI dan Polri dan telah melewati penilaian penyelenggaraan acara internasional sehingga diharapkan persiapan penyelenggaraan kegiatan GPDRR dapat terus dilakukan dengan baik dan aman.

Selain itu, kegiatan pertemuan dilanjutkan dengan peninjauan BNDCC sebagai tempat kegiatan penyelenggaraan GPDRR dengan pemeriksaan ruang pertemuan, ruang kerja delegasi, akses transportasi dan sebagainya.

Pada penyelenggaraannya, beragam usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) turut berpartisiasi dalam mendukung kegiatan GPDRR sekaligus memperkenalkan produk serta aktivitas pariwisata yang ada di Bali.

Adapun GPDRR adalah forum multi-pemangku kepentingan dua tahunan yang dibentuk oleh Badan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk meninjau kemajuan, berbagi pengetahuan dan mendiskusikan perkembangan dan tren terbaru dalam pengurangan risiko bencana (PRB) serta merupakan platform terbesar di dunia untuk penanggulangan bencana dalam upaya meningkatkan PRB di dunia dengan saling bekerjasama dan berkoordinasi.

Kegiatan yang dilaksanakan pada tahun 2022 mendatang ini diperkirakan akan dihadiri oleh perwakilan delegasi 193 negara yang terdiri dari pejabat tinggi pemerintah, lembaga non pemerintah, akademisi, sektor wisata dan media.

KALDERANEWS - Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) melalui Dinas Tanaman Pangan, Holtikultura, dan Peternakan (TPHP) menyebarkan 3.000 vaksin rabies gratis bagi masyarakat yang memiliki hewan peliharaan, terutama kucing, anjing, dan kera. Ribuan vaksin itu disebar secara gratis sebagai bagian dari peringatan Hari Rabies Dunia yang jatuh pada 28 September mendatang.
 
"Kita lakukan penyuntikan vaksin kepada hewan peliharaan. Ini gratis, kita lakukan mulai 14-30 September di empat lokasi yakni Puskeswan Sekayu, Babat Toman, Sungai Lilin, dan Plakat Tinggi," ujar Kepala Dinas TPHP Muba, Ir Thamrin, Senin (14/9/2020).
 
Vaksinasi hewan peliharaan ini, sambung Thamrin, sangat penting dilakukan. Sebab, bukan hanya hewan peliharaan yang terhindar dari penyakit rabies, namun juga sang pemilik hewan.
 
"Kita mengimbau dan mengajak masyarakat yang memiliki hewan peliharaan untuk dibawa ke Puskeswan guna divaksin. Kita terus sosialisasikan ini sesuai dengan program Bupati Muba Dr H Dodi Reza Alex Noerdin yaitu Muba Zero Rabies," kata dia.
 
Sementara, Kabid Kesehatan Hewan (Keswan), Muslimin, menambahkan, hewan penular rabies di Indonesia yaitu anjing, kucing, dan kera. "Sedangkan yang dapat terserang rabies, selain ketiga hewan itu, hewan ternak, semua mamalia dan manusia juga dapat terserang rabies," jelas dia.
 
Penyakit rabies, sambung dia, dapat menyebabkan kematian karena virus rabies yang terdapat dalam air liir hewan yang sakit masuk ke dalam tubuh manusia atau hewan lain dan berjalan melalui susunan saraf perifer (tepi) menuju susunan saraf pusat, sehingga akan merusak otak dan mengakibatkan kematian.
 
"Rabies itu dapat ditularkan melalui gigitan hewan penderita, kontak antara luka dengan air liur hewan atau manusia penderita rabies. Tanda-tandanya mengeluarkan air liur berlebihan, perubahan perilaku, takut air, cahaya atau suara, melipat ekor kedalam antara paha, mengejar atau menggigit sesuatu yang bergerak, sebelum mati terlebih dahulu lumpuh dan kejang-kejang," beber dia.
 
Oleh katena itu, penyakit rabies dapat dicegah dengan memberikan vaksinasi rabies pada hewan peliharaan secara teratur, segera cuci luka gigitan menggunakan air mengalir dan sabun selama 15 menit, segera melapor ke Puskesmas atau pusat pelayanan kesehatan lainnya.
 
"Jadi, ayo warga Muba yang punya hewan peliharaan segera datang ke Puskeswan agar hewannya divaksinasi," tandas dia.
 
Terpisah Bupati Muba Dr H Dodi Reza Alex Noerdin menghimbau masyarakat untuk memanfaatkan kesempatan tersebut, terutama yang memiliki hewan piaraan di rumah, baik anjing, kucing, ataupun kera, dan lain sebagainya yang dapat tertular sekaligus menularkan penyakit rabies.
 
"Ini merupakan kesempatan bagus untuk masyarakat guna memperoleh pelayanan  kesehatan dan perawatan hewan kesayangan, apalagi ini tanpa dipungut bayaran," ujarnya, 
 
 
 

KALDERANEWS - Guna memperkuat dan mempertajam lini depan, manajemen Muba Babel United mendatangkan sejumlah rekrutan anyar. Salah satunya adalah Titus Bonai, eks pemain timnas Indonesia yang diproyeksi menjadi salah satu juru gedor skuad Laskar Ranggonang saat mengarungi lanjutan kompetisi Liga 2 Indonesia Oktober mendatang.

 

Pemain asal Papua ini sendiri bahkan sudah tiba di Sekayu, Kamis (24/9) malam dan siap mengikuti sesi latihan bersama Bobby Satria dkk. Faktor pengalaman menjadi salah satu alasan manajemen MBU mendatangkan Tibo di bursa transfer kali ini.

 

 

"Keputusan perekrutan pemain merupakan wilayah dari pelatih dan sesuai evaluasi yang sudah dilakukan setelah latihan sejauh ini maka kita akhirnya mendatangkan Tibo. Kehadirannya diharapkan dapat lebih meningkatkan daya serang lini depan dan membimbing pemain muda MBU, kita butuh pengalamannya, apalagi dengan format home tournament maka kita tidak boleh lengah sedikit saja dan bermain maksimal di setiap laga," ungkap manajer MBU, Achmad Haris, Jumat (25/9) pagi.

Apalagi Tibo yang dapat bermain di sejumlah posisi lini depan diharapkan mampu lebih mendongkrak ketajaman tim kebanggan masyarakat Musi Banyuasin ini.

 

"Setiap laga nantinya adalah final dan kita ingin MBU dapat melangkah lebih jauh, karena itu kita datangkan 3 pemain tambahan ini," jelasnya.

 

Selain Tibo, lini depan MBU juga kedatangan eks Winger Cilegon United Teja Ridwan. Pemain asal Ternate ini bahkan sudah berlatih sejak 2 pekan lalu dan turun di 2 uji coba yang telah dimainkan MBU pada masa persiapan di Sekayu. Sedangkan rekrutan MBU lainnya adalah Akbar Zakaria, eks PON Sumsel yang didatangkan dari sesama kontestan Liga 2 Indonesia Persijap Jepara.

  1. "Kita khawatir dengan jadwal pertandingan yang cukup berdekatan, ada potensi mengalami akumulasi kartu atau cedera, karena itu diperlukan kedalaman pemain. Akbar kita juga datangkan karena utility dan bisa bermain di sejumlah posisi di lini belakang," pungkasnya.

KALDERANEWS - Bercinta dalam air terdengar sangat romantis dan sensual tapi sebelum melakukannya, sebaiknya ketahui dulu risiko dan bahaya melakukan itu semua.

Dilansir dari Womenshealth, berikut adalah beragam bahaya bercinta dalam air menurut ginekolog Diana Hoppe dilansir dari Suara.com  berikut ini:

1.Infeksi Saluran Kemih

 Klorin dan bahan kimia lain yang digunakan di bak mandi dapat mengacaukan pH vagina dan membunuh bakteri baik lain. Kalau sudah begitu, bakteri jahat dapat masuk lebih mudah dan mungkin saja menyebabkan infeksi.

2.Penyakit Seks Menular (PSM)

Meski bakteri gonore 'melayang-layang' di kolam renang, tapi mandi air panas juga tidak akan mensterilkan PSM yang dibawa oleh pasangan Anda. Seseorang masih bisa tertular penyakit seks menular dari berhubungan seks dalam air.

3.Ruam

Berhubungan seks di air panas juga bisa menyebabkan pseudomonas folliculitis atau ruam bak mandi air panas dari bakteri yang ada di air. Ruam ini bisa membuat gatal, membuat benjolan merah di kulit, namun hilang dengan sendirinya dalam beberapa hari.

4.Kehamilan yang Tidak Terencana

Meskipun memakai kondom, bercinta di dalam air bisa membuat karet bercinta itu terlepas. Sementara itu, sperma juga masih bisa berkembang ketika masuk ke dalam vagina sekalipun di dalam air.

5.Sakit Tak Tertahankan

Kecuali Anda berhubungan seks di bak mandi air panas yang penuh dengan cairan pelumas, bercinta di air akan menyebabkan sakit yang tak tertahankan. Air justru menghilangkan pelumas dan membuat penetrasi terasa perih.

 

 

KALDERANEWS – Jelang dimulainya kompetisi Liga 2 Indonesia pada bulan Oktober 2020 mendatang, tim Sriwijaya FC terus melakukan persiapan.

Ambrizal dkk kali ini tidak berlatih lapangan rumput stadion Bumi Sriwijaya, Seluruh skuat diboyong untuk berlatih di venue lapangan pasir Voly pantai Jakabaring Sport City (JSC), Rabu (15/9) kemarin.

Hal ini dilakukan dikarenakan coach Budiarjo Thalib mengejar misi lain, untuk mencoba menaikan lagi kondisi ketahanan fisik anak asuhnya serta mengganti suasana baru di program latihan.

"Lebih ke fisik saja, agar anak-anak lebih strong (kuat,red)," Ujar coach Budi Jo.

Berlatih dilapangan lapangan normal jelas berbeda ketika berlatih di lapangan pasir. Intensitas fisik bisa terkuras dua kali lipat dari lapangan normal biasanya.

Saat ketahanan fisik bisa mencapai yang diinginkan, Budi Jo juga yakin anak asuhnya bisa mengeluarkan kemampuan terbaik. Bermain dengan karakter cepat seperti yang diinginkannya.

"Pekan ini fokus kita simulai menyeluruh. Termasuk kita coba memperbaiki evalusi finishing (penyelesaian) yang kemarin," jelasnya.

Selain terus menggenjot program latihan, pekan ini Sriwijaya FC juga sudah menjadwalkan untuk kembali gelar ujicoba. Salah satu tim yang akan dijajal yaknk David FC. Tim peserta yang akan mengikuti kompetisi Liga 3 musim 2020 ini.

Ujicoba rencananya akan digelar sabtu (19/9) lusa. Tempat masih di stadion Madya Bumi Sriwijaya. " Kita harap progres permainan anak-anak akan lebih bagus lagi dari sebelumnya," terangnya

KALDERANEWS –  Tim Raksasa Liga Spanyol, Barcelona dikabarkan mau cuci gudang. Tak tanggung-tanggung, Blaugrana (julukan Barcelona) siap menjual 12 pemainnya.

Seperti dilansir dari Mundo Deportivo, cuci gudang Barcelona ini tak terlepas dari kehendak pelatih anyar Ronal Koeman, Sebab pria asal Belanda itu muak dengan pemain-pemain tua milik El Barca.

Dalam 12 daftar tersebut, muncul nama-nama yang sudah santer digosipkan akan dijual. Antara lain, Luis Suarez, Arturo Vidal, Samuel Umiti, hingga Sergio Busquets.

Sementara Lionel Messi yang sebelumnya ngotot mau pergi dipastikan bertahan. Paling tidak hingga kontraknya habis pada Juni 2021 mendatang.

Luis Suarez sejauh ini digosipkan jadi incaran Juventus. Namun soal kepastiannya hingga kini belum tercium publik.

Sedangkan Arturo Vidal selangkah lagi akan jadi milik Inter Milan. Bahkan gosipnya gelandang asal Chile akan terbang ke Milan pekan ini.

Samuel Umiti sendiri akan ditawarkan ke klub Liga Inggris. Adalah Manchester United yang kabarnya siap menampung bek asal Prancis itu.

Usut punya usut, selain untuk meregenerasi pemain, Barcelona juga punya misi khusus di balik penjualan 12 pemain tersebut. Raksasa Catalan itu ingin memangkas beban gaji di tengah krisis akibat wabah virus corona.

Berikut daftar 12 pemain yang kabarnya akan dijual Barcelona.

Luis Suarez, Sergio Busquets, Martin Braithwaite, Samuel Umtiti, Jean-Clair Todibo, Nelson Semedo, Arturo Vidal, Rafinha, Junior Firpo, Miranda, Monchu, dan Moussa Wague.

 

KALDERANEWS  - Jelang bergulirnya lanjutan kompetisi Liga 2 pada bulan Oktober 2020 mendatang, Tim Sriwijaya FC mengagendakan setidaknya empat laga uji coba lagi, Selain tim-tim lokal palembang, Laskar Wong Kito kemungkinan besar bakal menghadapi salah satu tim dari Liga 2.

Badak Lampung salah satu tim yang berpeluang besar akan dijajal Alberto Goncalves dkk. Apalagi, tim berjuluk Laskar Saburai baru-baru ini telah mengajukan diri untuk jadi tim lawan sparing partner.

"Badak Lampung menawarkan diri. Kita sendiri sangat siap," ujar Budiardjo Thalib head coach Sriwijaya FC usai latihan, Senin sore (14/9) kemarin.

Dapat tawaran ujicoba dari Badak Lampung, jelas menjadi keuntungan untuk tim Laskar Wong Kito yang saat ini kesulitan mencari lawan tanding sepadan. Tim besutan coach Rafael Berges musim ini memiliki materi pemai yang cukup berkualitas.

Seperti Yongki Aribowo, Ahmad Ihwan, Saepulloh Maulana, Ardan Aras, Mamda Cinggi, hingga Aldino Herdianto. Artinya, ujicoba ini akan sangat bagus untuk Sriwijaya FC mengevaluasi apa yang menjadi kekurangan tim kedepan.

" Baik bertanding disini ataupun lawatan kita gak masalah. Namun untuk ujicoba itu, tergantung keputusan menajemen nanti," ujar  Budi Jo.

Sementara itu, Indrayadi Dirtek PT SOM juga mengaku senang dengan tawaran ujicoba dari Badak Lampung. Karena dari segi kualitas, tim Laskar Sabutai adalah lawan yang sepadan untuk Sriwijaya FC.

"Ujicoba ini menguntungkan untuk kesiapan Sriwijaya FC maupun Badak Lampung. Bisa untuk bahan evaluasi apa yang jadi kekurangan tim kita sebelum kompetisi," ungkap Indrayadi.

Hanya saja untuk jadwal tandingnya, saat ini manajemen tim masih akan kita agendakan. Jika melihat jadwal, kemungkinam besar laga versus Badak Lampung besar kemungkinam dihelat awal oktober.

Halaman 1 dari 25

mgid3

Ad Sidebar

Latest Tweets

Feby Deru Dampingi Iriana Jokowi Sosialisasi Bahaya Narkoba dan Tes IVA Hingga Temui Pengrajin Songket… https://t.co/yxjLiPEQUl
Kunjungi Stan Dekranasda Sumsel, Iriana Jokowi Janji Temui Pengrajin Kain di Palembang https://t.co/6FQb5LcCCy via @tripplesworld
Menang Tipis Atas PSGC Ciamis, Sriwijaya FC Makin Kokoh di Puncak Klasemen https://t.co/V0DFFAlQDG lewat @tripplesworld
Metzelder Diduga Terlibat Kasus Pornografi Anak https://t.co/knEQDSYopZ lewat @tripplesworld
Icardi Tuntut Inter Milan Bayar Kompensasi 1,5 Juta Euro https://t.co/IZVf4wvhGn lewat @tripplesworld
Napoli Boyong Fernando Llorente dari Tottenham https://t.co/FnVARyGvqx
Follow Kaldera News on Twitter