KALDERANEWS - Telkomsel berhasil mendapatkan dua penghargaan sekaligus dalam program 2020 Excellence in Customer Experience yang diselenggarakan oleh Frost & Sullivan. Pada ajang tersebut, Telkomsel sukses meraih predikat “Best in Mobile Experience” dan “Best in Net Promoter Score” dalam kategori 2020 Excellence in Customer Experience – Telecommunications Industry Indonesia. Melalui penghargaan ini, Telkomsel dianggap mampu menetapkan tolak ukur baru dalam memberikan kepuasan bagi pelanggan di setiap interaksi yang dilakukan.

Vice President Corporate Communications Telkomsel, Denny Abidin mengatakan, “Kami mengucapkan terima kasih kepada Frost & Sullivan atas apresiasi yang diberikan.Ini merupakan penghargaan yang penting, dan Telkomsel bersyukur bisa mendapatkannya. Penghargaan tersebut tentunya menjadi milik seluruh insan Telkomsel yang secara konsisten mengedepankan pelanggan, sehingga prinsip customer-centric mampu menjadi landasan di tiap langkah perusahaan dalam melayani negeri, mulai dari menghadirkan solusi inovatif hingga memberikan pelayanan pelanggan yang prima setiap saat.

Excellence in Customer Experience adalah salah satu inisiatif terbaru dari Frost & Sullivan dalam mengapresiasi perusahaan di berbagai negara yang mendobrak batasan untuk menciptakan kepuasan pelanggan, dan tahun ini merupakan penyelenggaraannya yang ketiga. Frost & Sullivan menilai dengan mengukur sentimen pelanggan dan siklus konsumen di berbagai industri yang didukung dengan data-data penunjang, meliputi pertumbuhan pendapatan, market share, inovasi, portofolio produk dan solusi, akuisisi pelanggan, basis pengguna layanan, serta strategi bisnis. Excellence in Customer Experience juga merupakan bagian dari Frost & Sullivan Best Practices Award, ajang penghargaan bergengsi yang sudah berlangsung sejak 2003 di kawasan Asia Pasifik.

Sampai saat ini, Telkomsel terus memperluas portofolio produk dan layanan untuk memenuhi berbagai kebutuhan pelanggan. Beberapa di antaranya adalah by.U (produk telekomunikasi digital pertama di Indonesia) dan Telkomsel Orbit (solusi internet rumah serba digital yang berbasis 4G LTE). Keduanya hadir dengan dukungan tujuh kultur digital yang menjadi bagian penting dari budaya perusahaan, yaitu Open mind, Creativity, Experimental, Agility, Networking, Innovation, dan Anticipatory, sehingga produk yang dihasilkan dapat menjawab berbagai kebutuhan pelanggan, termasuk dalam menjalani gaya hidup digital yang semakin penting bagi masyarakat untuk beradaptasi di tengah kenormalan baru saat ini.

Denny lebih lanjut menambahkan, pengakuan melalui dua penghargaan ini juga menjadi pendoorong bagi Telkomsel untuk terus bergerak maju melanjutkan pengembangan tiga pilar digital secara konsisten dalam memperkuat ekosistem digital yang inklusif di Indonesia, yakni Digital ConnectivityDigital Services serta Digital Platform. Pengalaman pelanggan yang seamless melalui pemanfaatan teknologi berbasis digital juga akan menjadi salah satu prioritas kami dalam memperluas portfolio produk dan layanan yang lebih customer-centric.

Selain itu, kegiatan-kegiatan Telkomsel juga disesuaikan dengan kondisi masyarakat terkini, yang salah satunya terlihat dari inisiatif Merdeka Belajar Jarak Jauh (MBJJ). Program tersebut menghadirkan berbagai paket data khusus seperti Kuota Belajar dan kartu perdana MBJJ untuk membantu peserta didik dan tenaga pendidik dalam menjalani kegiatan belajar jarak jauh secara nyaman dan efektif. Berbagai solusi dari Telkomsel tentunya didukung oleh pengalaman broadband terdepan melalui lebih dari 228.000 unit BTS yang tersebar hingga ke wilayah 3T serta beragam saluran pelayanan pelanggan yang dapat diakses dengan mudah oleh lebih dari 160 juta pelanggan Telkomsel di seluruh Indonesia.

“Penerimaan penghargaan ini menjadi momentum bagi kami untuk terus bergerak maju memberikan pengalaman yang terbaik bagi pelanggan di setiap customer journey yang dilalui bersama Telkomsel. Maka dari itu, ke depan, Telkomsel akan menguatkan komitmennya sebagai leading digital telco company untuk mengembangkan ekosistem digital yang inklusif dan berkelanjutan di Indonesia, sehingga kami dapat memberikan pengalaman pemanfaatan teknologi digital terdepan bagi seluruh masyarakat Tanah Air,” kata Denny.

KALDERANEWS - Berkomitmen untuk memberikan kemudahan dan keamanan dalam bertransaksi non-tunai bagi masyarakat Indonesia, ShopeePay, fitur layanan e-money terintegrasi di Indonesia, menjalin kerja sama strategis dengan MyTelkomsel, aplikasi self-service pelanggan Telkomsel untuk menghadirkan alternatif metode pembayaran kebutuhan telepon seluler. Kerja sama ini merupakan bentuk respons atas meningkatnya penggunaan data internet hingga 20%  sebagai salah satu dampak Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Eka Nilam Dari, Head of Strategic Merchant Acquisition ShopeePay Indonesia menyatakan, “ShopeePay berupaya untuk mempermudah transaksi non-tunai masyarakat, salah satunya dalam transaksi pembelian pulsa dan paket data Telkomsel. Kami berharap dengan adanya kemudahan transaksi ini, dapat mendukung program stay at home sesuai kebijakan pemerintah melalui akses pemenuhan internet yang lancar.”

Melalui kerja sama ini, para pelanggan Telkomsel dapat memilih ShopeePay sebagai salah satu metode pembayarannya untuk pembelian pulsa dan paket data. Untuk meningkatkan antusiasme masyarakat, ShopeePay juga hadirkan program cashback hingga 30% untuk pembelian Paket Internet seperti OMG, Combo Sakti, Ketengan; Paket SMS, Paket Roaming, Paket Telepon, hingga Paket Entertainment.

Pedro MF Custodio, Head of Digital Experience Telkomsel menambahkan, “Untuk mendukung kebijakan pemerintah agar melakukan aktivitas dari rumah, maka kami terus mempermudah para pelanggan untuk bertransaksi non-tunai secara aman melalui aplikasi MyTelkomsel. Kami menyambut baik kolaborasi dengan ShopeePay sebagai alternatif pembayaran non-tunai tersebut untuk meningkatkan pengalaman bertransaksi lebih dari 20 juta pengguna aplikasi MyTelkomsel. Kami berharap hadirnya ShopeePay dapat memberikan nilai tambah para pengguna kami dalam memenuhi produktivitas mereka kapan pun dan di manapun.”

Untuk pengalaman berbelanja yang terbaik, pengguna disarankan melakukan top-up saldo ShopeePay terlebih dahulu yang bisa dilakukan bebas biaya dari transfer bank/online banking serta melalui minimarket. Pengguna MyTelkomsel dapat memilih metode pembayaran dengan ShopeePay dan diarahkan ke aplikasi ShopeePay.

“Ke depan kami akan terus mengembangkan fitur aplikasi MyTelkomsel sesuai dengan tren gaya hidup digital masyarakat Indonesia, melalui penguatan teknologi pendukung aplikasi MyTelkomsel yang akan lebih mengedepankan pengembangan User Interface (UI) dan User Experience (UX) sehingga dapat memenuhi ekspektasi pelanggan. Dengan hadirnya berbagai fitur tambahan di aplikasi MyTelkomsel ini semoga pelanggan akan semakin mudah serta aman dan nyaman dalam mengakses berbagai layanan Telkomsel dan mitra strategis kami,” pungkas Pedro.

Unduh aplikasi Shopee secara gratis melalui App Store atau Google Play dan segera aktifkan ShopeePay.

KALDERANEWS - Telkomsel terus bergerak maju menunjukan konsistensi dalam mendampingi masyarakat di berbagi fase kehidupan, terutama untuk menghadirkan kemudahan aktivitas digital yang mendukung upaya adaptasi terhadap kebiasaan baru.

Komitmen tersebut kini diwujudkan dengan mendukung implementasi kebijakan pemerintah Republik Indonesia (RI) di sektor pendidikan melalui program Bantuan Kuota Data Internet yang digelar oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI untuk pelajar, mahasiswa, guru, dan dosen, yang penyalurannya telah dilaksanakan mulai 22 September 2020.

Direktur Utama Telkomsel Setyanto Hantoro mengatakan, Telkomsel selalu berinisiatif mengambil peran terdepan untuk memastikan kenyamanan masyarakat menjalankan aktivitas di masa pandemi COVID-19 yang penuh tantangan ini.

“Sebagai bentuk dukungan bagi sektor pendidikan yang sudah menjalankan kebijakan pembelajaran jarak jauh, Telkomsel sejak awal masa darurat pendemi ini telah menghadirkan ragam program kolaboratif bersama sejumlah platform pendidikan e-learning serta ratusan institusi pendidikan formal di Indonesia dalam menyediakan produk dan layanan yang sesuai kebutuhan masyarakat, serta memastikan kesiapan kualitas dan kapasitas jaringan broadband berteknologi terdepan sebagai penunjang kegiatan pembelajaran jarak jauh,” kata dia.

Sebagai perusahaan telekomunikasi digital terdepan, Telkomsel juga telah memastikan dukungan dalam kelancaran penyaluran program Bantuan Kuota Data Internet dari Kemendikbud RI.

Hal tersebut diwujudkan dengan penandatanganan kesepakatan penyaluran bantuan program tersebut bersama seluruh perwakilan perusahaan telekomunikasi bergerak seluler yang tergabung dalam Asosiasi Penyelenggara Telekomunikasi Seluruh Indonesia (ATSI) dan Kemendikbud RI pada 21 September 2020 lalu.

“Penyaluran bantuan kuota data internet Tahap 1 telah dilaksanakan secara berkala oleh Telkomsel pada 22-24 September 2020, dengan tujuan penerima manfaat sudah sesuai data yang telah terdaftar dan terverifikasi di sistem Kemendikbud RI,” jelasnya.

Adapun proses keseluruhan penyaluran bantuan kuota data internet tersebut dibagi ke beberapa tahap setiap bulannya, sesuai Peraturan Sekretaris Jendral Nomor 14 Tahun 2020 mengenai Petunjuk Teknis Bantuan Kuota Data Internet Tahun 2020 yang ditetapkan oleh Kemendikbud RI.

Bantuan kuota data internet yang telah ditetapkan oleh Kemendikbud RI dibagi atas Kuota Umum dan Kuota Belajar. Kuota Umum merupakan kuota data yang dapat digunakan untuk mengakses seluruh laman dan aplikasi. Sedangkan Kuota Belajar adalah kuota data yang hanya dapat digunakan untuk mengakses laman dan aplikasi pembelajaran yang terdaftar dalam tautan http://kuota-belajar.kemdikbud.go.id/.

Telkomsel mengajak masyarakat yang telah terverifikasi dan ternotifikasi secara resmi sebagai penerima manfaat untuk segera memanfaatkan fasilitas bantuan kuota data internet yang diterima guna menunjang kelancaran dan kenyamaan dalam menjalankan kegiatan pembelajaran jarak jauh.

Bagi masyarakat yang belum terdaftar atau ingin memastikan proses verifikasi pendaftaran data dalam program ini, dapat segera menghubungi perwakilan sekolah/kampus yang telah ditunjuk dan memiliki kewenangan mendaftarkan peserta didik dan pendidik melalui aplikasi DAPODIK Kemendikbud RI.

Setyanto menjelaskan lebih lanjut bahwa pengadaan kuota data internet dari seluruh penyedia layanan telekomunikasi bergerak seluler menggunakan tarif yang diatur melalui kebijakan yang telah ditetapkan oleh Kemendikbud RI.

Telkomsel akan terus memperkuat upaya kolaboratif dengan berkoordinasi bersama Kemendikbud RI secara intensif guna memastikan kelancaran penyaluran bantuan kuota data internet di tiap tahap.

Sejak diberlakukannya status darurat pandemi COVID-19, Telkomsel melalui gerakan program #DiRumahTerusMaju telah meluncurkan beragam produk dan layanan penunjang aktivitas digital di sektor pendidikan, antara lain paket data Ilmupedia dan Conference.

“Untuk memberi nilai tambah pada pelaksanaan program bantuan kuota data dari Kemendikbud RI ini, Telkomsel juga telah menghadirkan paket Kuota Belajar 10GB senilai Rp10 yang menggabungkan keunggulan dari paket Ilmupedia dan paket Conference untuk memudahkan masyarakat dalam mengakses sejumlah aplikasi e-learning, ratusan situs sekolah/kampus yang terdaftar, serta sejumlah layanan konferensi video seperti Zoom, Google Meet, Cisco Webex, UMeetMe, Microsoft Teams, dan CloudX,” jelasnya.

Setyanto menambahkan, dalam memastikan ketersediaan produk dan layanan terdepan bagi masyarakat selama menjalankan kegiatan pembelajaran jarak jauh, Telkomsel juga menggelar program pendukung “Merdeka Belajar Jarak Jauh” (MBJJ), yang menghadirkan kartu perdana MBJJ bertanda khusus bagi masyarakat yang belum atau ingin menggunakan layanan Telkomsel.

Dalam kartu perdana MBJJ terdapat keunggulan paket Kuota Belajar 10GB serta paket kuota data renewal 11GB senilai Rp5.000 yang dapat diaktifkan berulang selama masa periode promo. Kartu perdana MBJJ ini dapat dibeli di outlet reseller terdekat atau dengan mendaftarkan sekolah/kampus di tsel.me/perdanabelajar.

“Untuk memastikan ketersediaan akses jaringan broadband yang nyaman dan merata, hingga kuartal tiga tahun ini, Telkomsel telah mengoperasikan tambahan 23.000 unit BTS 4G LTE dari 25.000 unit BTS 4G LTE baru yang telah ditargetkan hingga akhir tahun,” tutupnya.

KALDERANEWS - Kementerian Agama (Kemenag) bekerjasama dengan operator telepon seluler, Telkomsel, untuk menjalankan program Madrasah Digital Belajar Jarak Jauh. 

Naskah kerja sama itu ditandatangani Direktur Kurikulum Sarana Prasarana Kesiswaan dan Kelembagaan (KSKK) Madrasah Kementerian Agama Ahmad Umar dan Direktur Sales Telkomsel Ririn Widaryani di Jakarta, Senin (21-9-2020).

Ririn menyatakan senang dapat kembali menjalin kerjasama dengan Kementerian Agama mendampingi institusi pendidikan madrasah di seluruh Indonesia dalam menyelenggarakan kegiatan pembelajaran jarak jauh.

Kerjasama ini sejalan dengan komitmen Telkomsel untuk membangun ekosistem digital yang menyeluruh dan berkelanjutan di Indonesia, mengingat kegiatan belajar mengajar jarak jauh butuh implementasi teknologi digital yang komprehensif, katanya.

Sementara Ahmad Umar mengapresiasi kepedulian Telkomsel untuk memberikan bantuan kartu perdana dan kuota internet sebesar 10GB kepada siswa madrasah yang membutuhkan. "Melalui jaringan Telkomsel yang unggul kami harap dapat memudahkan siswa dalam kegiatan pembelajaran jarak jauh,” katanya.

Program Madrasah Digital Belajar Jarak Jauh dirancang untuk menunjang para pemangku kepentingan di lingkungan madrasah dan keluarga besar Kementerian Agama menjalankan kegiatan pembelajaran jarak jauh. 

Inisiatif tersebut diharapkan mampu memberikan manfaat nyata bagi para peserta didik dan pendidik Kementerian Agama dalam menjalani cara baru pada kegiatan belajar mengajar di tengah situasi pandemi seperti sekarang. 

"Program Madrasah Digital Belajar Jarak Jauh sendiri dimulai dari 21 September sampai 31 Desember 2020," katanya.

Telkomsel berinisiatif memberikan dukungan terhadap program tersebut dengan menyiadakan kartu perdana yang sudah disertai kuota data 10GB dari Paket MBJJ (Merdeka Belajar Jarak Jauh) senilai Rp10, dan dilengkapi paket renewal dengan kuota 11GB senilai Rp5000. 

Telkomsel akan melakukan distribusi kartu perdana khusus tersebut kepada institusi madrasah yang telah mendaftarkan diri di sistem pendataan online Kementerian Agama.

Di samping itu, Telkomsel juga akan mengadakan webinar bertema “Merdeka Belajar Jarak Jauh Pendidikan Madrasah melalui Teknologi Digital dengan Jaringan Terluas” pada akhir September 2020. 

Sebelumnya, Telkomsel juga telah menjalin kolaborasi bersama Kementerian Agama dengan menghadirkan program Penyediaan Kuota Terjangkau yang tersedia bagi lebih dari 80 ribu madrasah di seluruh Indonesia.

Dalam mendukung kegiatan pembelajaran jarak jauh di masa pandemi saat ini, Telkomsel menghadirkan ragam produk dan layanan yang dapat mendukung aktivitas digital pada sektor pendidikan.

Selain itu, Telkomsel juga terus memastikan kenyamanan dan kemudahan masyarakat melakukan aktivitas digitalnya dengan terus memperkuat dan menambahkan akses jaringan telekomunikasi broadband yang merata hingga seluruh pelosok negeri.

 

 

KALDERANEWS - Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) bersama dengan Telkomsel Indonesia berkerjasama untuk melangsungkan program Merdeka Belajar Jarak Jauh (MBJJ) di Provinsi Sumsel. Program ini nantinya diharapkan mampu menjadi solusi pemerataan akses pendidikan jarak jauh, terutama bagi masyarakat non-elit. Sebanyak 75.000 Kartu Internet Merdeka Belajar dari Telkomsel akan dibagikan gratis kepada para siswa/i di Sumatera Sekatan, dimana dengan Kartu Internet Merdeka Belajar ini pelajar di Provinsi Sumsel akan mendapat Paket Kuota Belajar 10GB selama 30 hari gratis melalui aplikasi MyTelkomsel atau UMB *363*844#.

Hal tersebut tertuang dalam acara Launching Merdeka Belajar Jarak Jauh (MBJJ) antara Pemerintah Provinsi Sumsel bersama Telkomsel Indonesia, bertempat di Graha Bina Praja Pemprov Sumsel (26/8) Siang. Gubernur Provinsi Sumsel H. Herman Deru mengungkapkan, proses pendidikan saat ini yang menerapkan pembelajaran secara online harus dapat berjalan tanpa harus memberikan beban terhadap para orang tua. 

“Atas nama masyarakat Sumatera Selatan terutama para orangtua siswa menyampaikan terimakasih kepada telkomsel yang telah menunjukkan kepedulian dalam mendukung Program MBJJ. Sebab dengan Pemberian Kartu Perdana dan Kuota Belajar secara gratis, anak-anak kita dapat mengikuti pembelajaran daring dengan tenang tanpa rasa takut dan khawatir kehabisan kuota dan tidak memiliki uang untuk membelinya,” ungkapnya.

Herman Deru mengaku bangga bahwa Provinsi Sumsel merupakan satu-satunya provinsi diluar pulau Jawa yang mengadakan proses belajar jarak jauh bersama telkomsel dengan beberapa kemudahananya.

 

“Namun ada hal yang tak kalah penting dalam proses MBJJ ini ialah Persoalan signal. Walaupun Gadget nya baik, kuota penuh kalau dia tidak ada signal percuma. signal dan jaringannya harus proaktif terutama di wilayah Blankspot,” tuturnya 

 

Sementara Executive Vice Presiden Telkomsel West Area, Gilang Prasetya mengatakan sejak awal penyesuaian masa pandemi COVID-19, Telkomsel telah berupaya untuk terus bergerak maju berinovasi menghadirkan ragam inisiatif produk dan layanan yang dapat mendukung adaptasi kebiasaan baru di berbagai aktivitas masyarakat, terutama dalam memberikan kenyamanan para siswa/i dan pengajar menjalankan proses pembelajaran jarak jauh.

 

“Kami sangat mengapresiasi respons positif Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dibawah kepemimpinan Bapak H. Herman Deru yang ingin memastikan terjangkaunya akses pendidikan jarak jauh bagi siswa/i nya. Melalui program MBJJ ini, nantinya puluhan ribu siswa/i di Sumatera Selatan akan dapat menikmati Kartu Internet Merdeka Belajar serta paket Kuota Belajar secara gratis dari Telkomsel. Kartu Internet Merdeka Belajar ini melengkapi produk-produk yang sebelumnya telah kami hadirkan dalam memfasilitasi proses pembelajaran jarak jauh seperti paket Kuota Data Ilmupedia dan Conference”, jelas Gilang.

 

Total ada 75.000 Kartu Internet Merdeka Belajar yang akan dibagikan ke seluruh siswa/i di Sumatera Selatan secara gratis. Dengan Kartu Internet Merdeka Belajar, siswa/i di Sumatera Selatan akan mendapat Paket Kuota Belajar 10GB selama 30 hari gratis melalui aplikasi MyTelkomsel atau UMB *363*844#. Kuota Belajar tersebut dapat dipergunakan untuk menikmati akses ke sejumlah platform aplikasi belajar daring dan konferensi video seperti Rumah Belajar, Zenius, Quipper, Udemy, Duolingo, Sekolah.mu, Cakap, Bahaso, Cambridge, AyoBlajar, Zoom, CloudX, UMeetMe, Microsoft Teams, Cisco Webex, Google Meet, Google Classroom, dan ratusan situs belajar daring yang dikelola kampus dan sekolah hingga Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI.

 

“Kami senantiasa berharap, setiap inisiatif dan upaya yang telah dan akan dihadirkan Telkomsel dapat terus memenuhi kebutuhan masyarakat diberbagai aspek kehidupan. Sebagai perusahaan telekomunikasi digital terdepan di Indonesia, Telkomsel akan #TerusBergerakMaju mewujudkan program kolaboratif baru lai

Halaman 1 dari 6
Ad Sidebar

Latest Tweets

Feby Deru Dampingi Iriana Jokowi Sosialisasi Bahaya Narkoba dan Tes IVA Hingga Temui Pengrajin Songket… https://t.co/yxjLiPEQUl
Kunjungi Stan Dekranasda Sumsel, Iriana Jokowi Janji Temui Pengrajin Kain di Palembang https://t.co/6FQb5LcCCy via @tripplesworld
Menang Tipis Atas PSGC Ciamis, Sriwijaya FC Makin Kokoh di Puncak Klasemen https://t.co/V0DFFAlQDG lewat @tripplesworld
Metzelder Diduga Terlibat Kasus Pornografi Anak https://t.co/knEQDSYopZ lewat @tripplesworld
Icardi Tuntut Inter Milan Bayar Kompensasi 1,5 Juta Euro https://t.co/IZVf4wvhGn lewat @tripplesworld
Napoli Boyong Fernando Llorente dari Tottenham https://t.co/FnVARyGvqx
Follow Kaldera News on Twitter

Please publish modules in offcanvas position.