KALDERANEWS - Di masa pandemi Covid-19, menerapkan protokol kesehatan (Prokes) menjadi hal wajib. Untuk itu Prokes bisa diterapkan mulai dari keluarga hingga lingkungan sekitar.

Hal ini seperti yang dilakukan oleh Indah Rizky Ariani atau dikenal dengan sebutan Indah Mujyaer yang merupakan selebgram di Palembang. Ia selalu menerapkan Prokes dimulai dari keluarga hingga lingkungan sekitar.

"Di rumah dan beserta keluarga besar saya sangat mematuhi protokol kesehatan, dalam hal ini khususnya adalah 3M," kata Indah yang juga Ketua TP PKK Kecamatan Kemuning

Indah mengatakan, bahwa anak-anaknya juga diberikan edukasi tentang betapa pentingnya cuci tangan dan memakai masker. Bahkan jika mereka ikut keluar ke Indomaret atau Alfamart, meskipun cuma sebentar sebisa mungkin setalah sampai rumah mandi dan berganti pakaian.

"Saya menerapkan Prokes dalam kehidupan sehari-hari. Hanya saja untuk kebutuhan khusus misalnya dalam rangka iklan produk atau visit kunjungan saat foto dan video buka masker dulu, kalau sudah pakai lagi," kata Indah yang memiliki follower sebanyak 81 ribu lebih.

Sebagai Ketua TP PKK dan Selebgram, Indah juga aktif mengedukasi masyarakat di lingkungan sekitarnya untuk menerapkan Prokes. Tak jarang ia juga membagi-bagikan masker untuk warga dan memberikan bantuan kepada yang membutuhkan.

"Kebetulan saya adalah aktivis sosial yang selalu bergerak untuk membantu banyak masyarakat yang membutuhkan. Secara berkala, saya selalu terjun ke beberapa wilayah untuk memberikan bantuan. Konsen utamanya adalah mereka yang berkebutuhan khusus, apalagi mereka yang tetap berusaha keras untuk mencari uang tidak dengan meminta minta," ungkapnya.

Untuk itulah, ia selalu menyiapkan masker kain didalam mobil dalam jumlah cukup banyak yang sampai saat ini pun selalu ready dibawa kemana-mana. Bahkan baru beberapa hari lalu ia memesan masker sebanyak 2000 pcs, untuk dibagikan kepada masyarakat yang membutuhkan.

"Saya selalu memberikan masker kepada mereka sambil mengedukasi betapa pentingnya pemakaian masker di kala pandemi saat ini. Termasuk juga mengingatkan untuk mengganti maskernya 4 jam sekali dan mengedukasi menggunakan masker yang benar," Kata Indah yang juga sebagai pengusaha.

Bahkan ia tidak sungkan untuk stop di pinggir-pinggir jalan ketika melihat orang-orang yang berkesusahan, misalnya penjual koran dan lain-lain, jika mereka tidak memakai masker diberikannya masker secara gratis. Dengan tak lupa tetap sembari memberikan edukasi singkat tentang Prokes.

"Saya senang membantu orang-orang yang tidak meminta minta. Mereka berjuang dengan kerja keras, tapi tidak dengan menghinakan diri. Saya sangat senang dengan keuletan mereka mengejar rezeki tanpa meminta-minta," katanya.

Masih kata Indah, bahwa sudah sepatutnya percaya bahwa rezeki itu Allah yang punya kekuasaan untuk mengaturnya. Jadi tidak akan sampai mati karena kelaparan kalau mau berusaha.

"Jika orang yang berkebutuhan khusus saja tidak menghinakan diri mereka dengan meminta minta, lalu kenapa kita yang memiliki tubuh lengkap malas sekali untuk berusaha?. Ini saya lakukan untuk memberikan teguran pada orang-orang yang malas, apalagi kalau kerjanya hanya meminta-minta dari orang lain," cetusnya.

Menurutnya, dengan membantu orang-orang yang berkebutuhan khusus membuatnya selalu bersyukur atas kesempurnaan yang Allah titipkan. Banyak pelajaran yang saya justru dapatkan dari mereka yang diberikan kesabaran luar biasa dalam hidup.

"Untuk membantu orang lain yang membutuhkan, saya tidak pandang bulu. Saya tidak hanya membantu orang-orang muslim saja, beberapa waktu lalu saya menjenguk orang yang kerja nya adalah sebagai penjaga gereja. Bagi saya membantu itu tidak pandang bulu," katanya.

KALDERANEWS - Inisiasi terobosan inovasi aspal karet di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) terus mendapatkan pengakuan positif dan apresiasi dari berbagai pihak, setelah beberapa waktu lalu mendapat sorotan dari jajaran legislatif Provinsi Jambi, kali ini pengurus Kamar Dagang Industri (KADIN) Kota Palembang mengaku aspal karet merupakan terobosan yang luar biasa. 
 
"Aspal karet Muba ini sangat luar biasa, terobosan nyata menjawab persoalan selama ini yang mana harga karet selalu merosot, dengan inovasi pak Bupati Dodi Reza Alex Noerdin dalam implementasi aspal karet ini sangat berkontribusi positif kepada petani karet," ungkap Ketua KADIN Palembang Periode 2020-2025, Dr HM Akbar Alfaro BBus MM di sela Penutupan Musyawarah Kota VII Kamar Dagang dan Industri Indonesia sekaligus Pelantikan Pengurus Kamar Dagang dan Industri Indonesia Kota Palembang Masa Bakti Tahun 2020 – 2025 di Hotel The Zuri, Sabtu (14/11/2020). 
 
Menurutnya, sosok kepala daerah seperti Bupati Muba Dodi Reza Alex Noerdin sangat benar-benar memperhatikan kebutuhan warga masyarakatnya. 
 
"Semoga terobosan-terobosan yang telah direalisasikan Bupati Muba ini dapat diikuti Kepala Daerah lainnya khususnya di Sumsel," harapnya. 
 
Anggota DPRD Kota Palembang ini juga menambahkan, terobosan inovasi yang telah dilakukan Bupati Muba ini sangat menginspirasi generasi muda. "Terlebih menginspirasi kami yang berkecimpung di dunia usaha dan industri," bebernya.  
 
Sementara itu, Bupati Muba yang juga Ketua KADIN Sumsel Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA mengajak pengurus KADIN Palembang periode 2020-2025 turut andil menggenjot pemulihan ekonomi meski masih dihadapi pandemi COVID-19. 
 
"Mari kita sama-sama bangkit, jangan larut dan andil maksimal turut serta memulihkan perekonomian di bidang industri," tegasnya.
 
Lanjutnya, selalu ada cara untuk memulihkan perekonomian, misalnya saja inovasi aspal karet yang telah dilakukan di Muba. "Tetap kreatif dan melakukan gebrakan inovasi yang berkontribusi positif untuk masyarakat luas," tandasnya. 
 
Dalam kesempatan Penutupan Musyawarah Kota VII Kamar Dagang dan Industri Indonesia sekaligus Pelantikan Pengurus Kamar Dagang dan Industri Indonesia Kota Palembang Masa Bakti Tahun 2020 – 2025 tersebut Ketua KADIN Sumsel Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ juga secara resmi melantik pengurus KADIN Kota Palembang Masa Bakti Tahun 2020 – 2025 yang mana dinahkodai 
Ketua KADIN Palembang Periode 2020-2025, Dr HM Akbar Alfaro BBus MM yang terpilih secara Aklamasi.

KALDERANEWS - Musibah kebakaran yang kerap kali dialami oleh warga kota Palembang saat ini membuat rasa prihatin yang mendalam dari Pemerintah kota Palembang, seperti apa yang dirasakan oleh Wakil Walikota Palembang, Fitrianti Agustinda.

Sepeti yang diungkapkannya saat mengunjungi salah satu warga yang tertimpa musibah kebakaran di Jalan Tangga Takat, Kecamatan Seberang Ulu (SU) II, Jumat 02 Oktober 2020.

"Dalam kurun waktu sekian bulan, kota Palembang telah mengalami beberapa kali musibah kebakaran. Tentu ini mengundang rasa prihatin yang cukup dalam. Kita berharap ini merupakan musibah yang terakhir," kata Fitri.

Fitri juga memaparkan, ditengah Pandemi Covid-19 yang masih dirasakan dan cukup berdampak bagi perekonomian warga, namun ada musibah lainnya yang menambah derita warga saat ini.

"Belum selesai Covid-19 ini, ada juga musibah kebakaran yang dialami warga, mudah-mudahan ini terakhir. Mereka disini tidak menghadapi musibah ini sendirian, tetapi kami Pemerintah kota Palembang akan terus hadir untuk membantu sekuat tenaga," ujarnya.

Fitri juga menegaskan, bahwa Pemerintah kota Palembang akan selalu siap untuk memberikan bantuan jika ada hal-hal yang sifatnya membutuhkan bantuan dari Pemerintah, seperti kepengurusan surat menyurat dan sebagainya.

"Mohon kerjasamanya juga kepada Camat dan Lurah untuk mendata, kalau ada hal-hal ingin dibantukan, baik itu masalah surat menyurat yang berharga, akan segera kita bantu," tegasnya.

Disampaikan Fitri, dalam kunjungan tersebut, beberapa hal juga telah disamapaikan oleh warga, salah satunya yaitu terkait penempatan tiang listrik yang ditakutkan dapat menyebabkan terjadinya kebakaran.

"Itu akan kita koordinsikan dengan PLN untuk segera ditindaklanjuti agar segera terselesaikan masalah ini," ucapnya.

Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) kota Palembang itu juga terus menghimbau kepada masyarakat untuk terus waspada dan sangat berharap, musibah kebakaran yang kerap kali dialami warga masyarakat untuk tidak terulang lagi.

"Masyarakat harus betul-betul hati-hati, dalam kondisi cuaca saat ini, serta cuaca panas yang luar biasa ini, setiap ingin keluar rumah, perhatikanlah kompor ataupun perhatikanlah dahulu listrik yang masih menyala agar musibah seperti ini dapat kita hindari," pungkasnya.

KALDERANEWS - Menumpuknya sampah di pinggiran Sungai Musi menjadi PR yang tak kunjung terselesaikan. Menyikapi hal ini, Wakil Walikota Palembang, Fitrianti Agustinda meminta, warga untuk meningkatkan kesadarannya akan kebersihan. "Kalau tidak ada kesadaran dari warga yang terus membuang sampah di area sungai, ya jelas masalah ini tak akan selesai," paparnya usai gotong royong di kawasan 9 Ulu, 10 Ulu dan 11 Ulu, Jumat (02/10/2020).

Untuk itu, imbuh Fitri, pihaknya akan memasang kotak sampah disepanjang kawasan Sungai Musi. "Kita akan sediakan kotak sampah dengan jarak 25 meter tiap kotaknya. Semoga ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk tidak membuang sampah di sungai lagi," harapnya.

Menurutnya, untuk yang kedapatan membuang sampah sembarangan khususnya di daerah aliran air sudah ada aturannya dan sanksinya. "Sudah ada Perwalinya tentang sampah. Siap-siap saja menerima sanksinya bila kedapatan," tegasnya.

Selain itu, pada kesempatan kali ini Fitri juga membagikan paket sembako kepada warga sekitar pinggiran Sungai Musi di Jalan Benteng usai belakukan Gotong Royong.

KALDERANEWS - Belum lama ini, Kementerian BUMN telah mengeluarkan internalisasi Akhlak sebagai core values bagi BUMN di Indonesia. PT Pupuk Sriwidjaja (Pusri) kini telah menindaklanjuti proses akselerasi transformasi dengan secara resmi mengikrarkan Akhlak sebagai core values perusahaannya. Akhlak yang dimaksud yakni Amanah, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif.

Direktur Utama PT Pusri, Tri Wahyudi Saleh mengatakan jajaran insan Pusri bersama-sama telah mengikrarkan untuk menerapkan core values tersebut sebagai identitas dan perekat budaya kerja untuk mendukung peningkatan kinerja dan pertumbuhan perusahaan secara berkelanjutan.

“Akhlak ini menjadi tata nilai yang melandasi transformasi korporasi menuju Pusri Jaya 2025,” jelas Tri Wahyudi Saleh, saat kegiatan sosialisasi dan internalisasi core values, Rabu (9/9).

Ia menjelaskan, dengan diresmikannya Akhlak sebagai core values Pusri, maka memberikan spirit baru bagi insan Pusri untuk melakukan transofrmasi budaya. Hal ini sebagai upaya mencapai visi dan misi perusahaan, yaitu menjadi perusahaan agroindustri unggul di Asia.

Ia juga meyakinkan bahwa seluruh pimpinan di jajaran PT Pusri berkomitmen menjadi role model dengan menjadikan Akhlak sebagai panduan dalam menjalankan bisnis, agar dapat menjaga ekosistem yang baik, menjadi perusahaan yang unggul, berdaya saing, dengan tetap mengharapkan ridho Allah SWT.

“Saya mengajak seluruh insan Pusri mengimplementasikan Akhlak ini dalam perilaku bekerja sehari-hari, sehingga menjadi karyawan yang dapat dipercaya, terus meningkatkan kompetensi dan kemampuan, saling peduli dan menghargai, serta berdedikasi tinggi untuk kepentingan perusahaan, bangsa, dan negara. Kemudian adaptif dalam menghadapi perubahan, serta mampu berkolaborasi membangun kerjasama yang sinergis,” pungkasnya.

 

Halaman 1 dari 18

mgid3

Ad Sidebar

Latest Tweets

Feby Deru Dampingi Iriana Jokowi Sosialisasi Bahaya Narkoba dan Tes IVA Hingga Temui Pengrajin Songket… https://t.co/yxjLiPEQUl
Kunjungi Stan Dekranasda Sumsel, Iriana Jokowi Janji Temui Pengrajin Kain di Palembang https://t.co/6FQb5LcCCy via @tripplesworld
Menang Tipis Atas PSGC Ciamis, Sriwijaya FC Makin Kokoh di Puncak Klasemen https://t.co/V0DFFAlQDG lewat @tripplesworld
Metzelder Diduga Terlibat Kasus Pornografi Anak https://t.co/knEQDSYopZ lewat @tripplesworld
Icardi Tuntut Inter Milan Bayar Kompensasi 1,5 Juta Euro https://t.co/IZVf4wvhGn lewat @tripplesworld
Napoli Boyong Fernando Llorente dari Tottenham https://t.co/FnVARyGvqx
Follow Kaldera News on Twitter