KALDERANEWS - Dalam lawatannya menghadiri HUT Kabupaten Ogan Komering Ilir ke-75, Minggu (11/10/20) Gubernur Sumsel H.Herman Deru sempat singgah sekaligus meninjau pengerjaan pembangunan Masjid Al Hayza di Desa Srinanti Kecamatan Pedamaran Kabupaten OKI. Masjid ini istimewa karena menjadi bukti cinta HD beserta ke-13 saudaranya kepada almarhum kedua orang tuanya Hj. Hayani dan H.Hamzah.
 
Di bawah guyuran hujan gerimis HD meninjau langsung pembangunan masjid di lahan seluas satu hektare tersebut. Tak hanya untuk masyarakat beribadah, HD berharap kehadiran Masjid Al Hayza yang berada persis di pinggir jalan poros itu nantinya dapat menjadi pusat pendidikan Islam. Bahkan dengan rancangan bangunan yang indah, Ia berharap masjid Al Hayza akan menjadi sarana syiar Islam di daerah tersebut. 
 
"Ini dipersembahkan untuk umat Islam dan warga Srinanti. Semoga ini bisa dimanfaatkan untuk beribadah baik bagi warga maupun pengendara melintas yang transit. Ini adalah bukti cinta kami 14 saudara kepada kedua orang tua kami. Makanya ini diberi nama Hayza yang merupakan singkatan dari nama mereka Hj. Hayani dan H. Hamzah, " tutur HD.
 
Selama ini kata HD kebetulan di sekitar jalan poros tersebut belum ada masjid yang dapat menampung jamaah dalam jumlah besar. Oleh karena itu Ia berharap keberadaan masjid ini dapat dimanfaatkan dengan maksimal. Ia bahkan bersyukur jika nanti masjid dapat dijadikan sarana untuk melakukan syiar Islam.
 
 
"Kita doakan semoga pembangunan masjid ini sesuai target. Dan kedepan ini menjadi tempat ibadah yang membanggakan dan menjadi tempat wisata religius," ujarnya.
 
Tak hanya tempat ibadah, rencananya kata HD di sekitar komplek masjid juga akan dibuat semacam kolam ikan produktif yang dikelola serius. Mulai dari kolam pemijahan hingga produksi. Untuk bagian ini HD meminta pemerintah desa bersama warga setempat ikut berkontribusi.
 
"Semoga Masjid Al Hayza ini segera selesai dan bisa segera diresmikan sehingga manfaatnya bisa segera dinikmati masyarakat umum," tandas HD.
 

KALDERANEWS - Selain menciptakan pendidikan yang lebih merata, Gubernur Sumsel H.Herman Deru SH.MM juga terus berupaya melahirkan lebih banyak generasi  berakhlak di Sumsel. Salah satu upaya nyatanya itu antara lain dengan membantu pembangunan gedung Lembaga Pendidikan Wali Songo di Serabuk Jaya, Desa Rantau Durian, Kecamatan Lempuing, Kabupaten OKI. Saat melakukan peletakan batu pertama gedung Ponpes Wali Songo Selasa (7/7/2020), Herman Deru mengatakan pendidikan akhlak sangat penting bagi generasi di Sumsel. Dengan bekal pendidian akhlak yang cukup diharapkan generasi muda yang merupakan calon-calon pemimpin masa depan dapat menjadi tauladan dan bermanfaat bagi masyarakat.

" Orang pintar banyak, tapi tidak semua orang pintar punya akhlak, ada yang memikirkan diri sendiri serta tidak peduli lingkungan sekitar. Di pesantren inilah bekal akhlak diberikan 24 jam sehingga akhlak memang muncul karena ada kesadara . Makanya Saya sangat mendukung sekali kelangsungan pendidikan Ponpes-Ponpes di Sumsel ini," ujarnya. Lebih jauh kata HD, walaupun di Ponpes lebih menekankan ilmu keagamaan dan akhlak dalam pembinaannya, namun bukan berarti siswa melupakan ilmu-ilmu lain yang sesuai perkembangan zaman. Mengambil perumpaan sebuah besi, para siswa menurutnya harus menempa diri semaksimal mungkin agar semakin bernilai.

"Makanya Saya minta para pengasuh Ponpes ini, ayo tunjukkan kelebihan ponpes dengan sikap dan prilaku berakhlak itu. Serta mengajak para orang tua, dan siswa untuk sama-sama rajin menempa diri," ujarnya. Dengan lulusan yang berkualitas tentu para siswa dapat bersaing dengan tenaga kerja dari luar daerah. Sehingga mereka bisa berguna bagi daerah kelahirannya.

Dalam kesempatan itu, sebagai pemimpin Sumsel, HD juga mengapresiasi pemimoin fan pengasuh Ponpes yang masih mau membangun lembaga pendidikan ini dari nol untuk masyarakatnya. " Biasanya setiap ada acara di sini selalu ramai. Bahkan padat. Tapi semoga pandemi ini tidak mengurangi niat kita untuk bersilaturahmi. Saya optimis di tangan pemimpin Ponpes yang terpercaya, Ponpes ini akan semakin hidup," jelasnya.

Iapun menghimbau agar masyarakat tetap produktif namun tetap hati-hati dengab menerapkan protokol kesehatan dalam  berkegiatan. Di tempat yang sama Wakil Bupati OKI, Djakfar Shoddiq mengatakan, semoga dengan semakin berkembangnya lembaga pendidikan ini bisa semakin mendidik dan berguna bagi bangsa dan negara.  "Insya allah di tanggal cantik, peletakan batu pertama ini bisa bermanfaat untuk masyarakat. Bahkan untuk OKI dan Sumsel yang lebih maju kedepan," jelasnya.

Sementara itu Kepala Ponpes Wali Songo, Harun Syarif mengatakan sudah sangat lama mengenal Gubernur HD. Diakuinya perhatian HD yang besar pada keberadaan ponpes tak berubah hingga Ia menjadi Gubernur. Iapun merasa sangat senang Gubernur HD kembali datang dengan membawa bantuan untuk pengembangan Lembaga Pendidikan ini. Tak hanya melakukan peletakan batu pertama saja. Dalam kesempatan itu HD juga memberikan bantuan senilai puluhan juta rupiah untuk pembangunan gedung sekolah. Sebelumnya Gubernur HD juga telah menggelontorkan dana untuk OKI senilai Rp8 miliar sebagai salah satu daerah terdampak dan rawan Karhutla. Kemudian telah mengucurkan sekitar Rp30 miliar untuk pembangunan infrastruktur di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI).

KALDERANEWS - Kapolda Sumsel Irjen Pol. Prof. Dr. Eko Indra Heri S., MM memberikan apresiasi anggota Polres Ogan Ilir yang mampu menciptakan Motor Pemadam Karhutla di Lapangan Mapolres Ogan Ilir, kamis (25/06).

Ini merupakan sebuah inovasi dalam program sumsel bebas asap kebakaran hutan dan lahan yang ada di wilayah sumsel. Apalagi sebentar lagi kita akan memasuki musim kemarau yang ditandai dengan titik api dibeberapa wilayah yang rentan terjadinya kebakaran hutan dan lahan.

Kapolda mengapresiasi inovasi yang telah dibuat oleh Personil Polres Ogan Ilir ini untuk ikut membantu dalam mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan. "Semoga Personil Polda Sumsel yang lain memiliki inovasi-inovasi kreatif lainnya untuk menciptakan situasi kondusif yang ada di wilayah sumsel sehingga Sumsel Bebas Asap 2020 dapat terwujud," ujarnya.

KALDERANEWS - Untuk memperkuat toleransi antar umat, Bupati Ogan Komering Ilir, H. Iskandar, SE memberikan insentif kepada sebanyak 3.545 penggiat lintas agama di Ogan Komering Ilir. Jumlah itu terdiri dari 3.000 orang ustad-ustadzah, 327 iman masjid desa, 18 imam masjid tingkat kecamatan, imam tetap dan imam pengganti masjid agung Kabupaten juga ke pada 200 rohaniawan lintas agama se Kabupaten OKI.

Iskandar menyebut, pemuka agama mempunyai peranan yang sangat penting dalam membina umat, menjaga kedamaian dan menjaga kerukunan bersama. “Toleransi di Kabupaten OKI juga sudah menjadi rujukan dan dicontoh daerah lain. Tentu Berkat dukungan dan pembinaan dari para pemuka agama” Ungkap Iskandar saat menyerahkan bantuan pendukung kegiatan keagamaan secara simbolis kepada perwakilan penggiat agama di ruang kerja Bupati OKI, Jum’at, (19/6/20).

Untuk itu, tambah dia, pemberian insentif bagi para pemuka lintas agama ini merupakan perhatian pemerintah terhadap kontribusi mereka. ”Mungkin besaran insentif ini dirasa belum sebanding dengan kontribusi bapak ibu. Namun bentuk perhatian pemerintah agar kita tetap bersama-sama terus membantu guna meningkatkan pembangunan dan menjaga keharmonisan antarumat beragama di Kabupaten OKI,” imbuhnya.

Plt. Kepala Bagian Kesra Setda OKI, Syamsuddin, S. Hi mengatakan penyaluran insentif bagi ustad-ustadzah akan dilakukan selama dua tahap dalam setahun melalui Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPMRI). “Sementara untuk imam tetap kecamatan, imam tetap desa, berserta rohaniawan langsung ditransfer ke rekening yang bersangkutan” jelasnya. Selain itu tambah Syamsudin Pemkab OKI pada tahun ini juga. merealisasikan bantuan untuk 26 masjid di Kabupaten OKI

KALDERANEWS - Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) kembali meraih Opini Wajar Pengecualian (WTP) atas Hasil Pemeriksaan (LHP) dan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Sumsel. Torehan ini membuat Pemkab OKI mempertahankan opini WTP sembilan kali berturut-turut.

Kepala Perwakilan BPK Sumatera Selatan, Hary Purwaka, mengatakan bahwa opini WTP merupakan penilaian pemeriksa atas kesesuaian penyusunan laporan keuangan daerah yang dianggap sudah memenuhi kriteria standar akuntansi keuangan pemerintah

"Saya ucapkan selamat kepada Kabupaten OKI yang telah menerima WTP, ini untuk kesembilan kalinya," kata Hary dalam acara penyerahan dan penandatanganan berita acara serah terima LHP LKPD Tahun Anggaran 2019 Kabupaten OKI di Kantor BPK Perwakilan Sumsel, Palembang. Rabu (17/6/2020)

Hary Purwaka berharap daerah yang menerima WTP untuk mampu mempertahankan predikat tertinggi dalam standar pemeriksaan keuangan itu serta jadi momentum untuk mendorong akuntabilitas, dan transparansi kualitas pengelolaan keuangan negara.

"WTP memang bukan sebuah jaminan namun jadi momentum untuk mendorong akuntabilitas dan transparansi pengelolaan keuangan daerah" Ungkapnya.

Sementara itu, Bupati OKI, H. Iskandar, SE, mengaku bersyukur atas WTP ke-9 yang diraih oleh Kabupaten OKI. Menurut dia raihan ini berawal dari proses panjang mulai dari Musrenbangdes hingga ditetapkannya APBD bersama DPRD.

"Saya yakin dan percaya setiap penetapan WTP itu sebuah proses yang panjang. Mulai dari perencanaan hingga laporan pertanggungjawaban kepada DPRD dan audit oleh BPK" ungkap Iskandar.

Mempertahankan opini WTP 9 kali berturut-turut tambah Iskandar tentu tidak semudah saat pertama kali mendapatkan. Untuk itu, tambah dia jajaran pemkab OKI akan terus melakukan perbaikan dalam pelaksanaan dan penyajian laporan keuangan daerah agar dapat dihitung, bisa dipertanggungjawaban, dan berkesinambungan.

"Akuntabilitas dan kesinambungan dalam penggelolaan keuangan daerah kita butuhkan karena pembangunan tidak boleh berhenti" tandasnya.

Di tempat yang sama, Ketua DPRD Kabupaten OKI, Abdiyanto Fikri juga sangat mengapresiasi atas capaian Kabupaten OKI yang mampu mempertahankan WTP sembilan kali berturut-turut.

Menurut Abdiyanto kinerja Pemkab OKI memuaskan dalam pencapaian visi misi peningkatan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat.

"Jadi di sinilah bentuk kerjasamanya antara pihak legislatif dan eksekutif dan apa-apa yang akan dilakukan selalu kita koordinasi. Saya sebagai Ketua DPRD Kabupaten OKI berharap mudah-mudahan raihan ini bisa dipertahankan," tandasnya.

Halaman 1 dari 8
Ad Sidebar

Latest Tweets

Feby Deru Dampingi Iriana Jokowi Sosialisasi Bahaya Narkoba dan Tes IVA Hingga Temui Pengrajin Songket… https://t.co/yxjLiPEQUl
Kunjungi Stan Dekranasda Sumsel, Iriana Jokowi Janji Temui Pengrajin Kain di Palembang https://t.co/6FQb5LcCCy via @tripplesworld
Menang Tipis Atas PSGC Ciamis, Sriwijaya FC Makin Kokoh di Puncak Klasemen https://t.co/V0DFFAlQDG lewat @tripplesworld
Metzelder Diduga Terlibat Kasus Pornografi Anak https://t.co/knEQDSYopZ lewat @tripplesworld
Icardi Tuntut Inter Milan Bayar Kompensasi 1,5 Juta Euro https://t.co/IZVf4wvhGn lewat @tripplesworld
Napoli Boyong Fernando Llorente dari Tottenham https://t.co/FnVARyGvqx
Follow Kaldera News on Twitter

Please publish modules in offcanvas position.