KALDERANEWS- Ratusan pengurus dan Ketua Kamar Dagang Industri (KADIN) periode 2020-2025 dari 10 Kabupaten/Kota di Sumatera Selatan, Minggu (6/12/2020) malam secara resmi dilantik secara langsung oleh Ketua Umum KADIN Sumsel Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA di Hotel Santika Premiere Bandara Palembang. 
 
Adapun pengurus dan Ketua KADIN 10 Kabupaten/Kota periode 2020-2025 yang dilantik yakni diantaranya dari Lubuklinggau, Banyuasin, OKU, Mura, Palembang, Muba, Empat Lawang, Prabumulih, OKU Selatan, dan Muaraenim. 
 
"Selamat mengemban amanah baru kepada pengurus dan Ketua KADIN di periode 2020-2025," ucap Ketua Umum KADIN Sumsel, Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA. 
 
Bupati Muba ini menambahkan, meski masih dihadapkan pada pandemi COVID-19 namun usai pelantikan ini pengurus KADIN di Sumsel harus tetap maksimal dan optimal memberikan kontribusi positif kepada warga dan masyarakat di Sumsel. 
 
"Dalam kesempatan ini pula saya mengajak seluruh pengurus KADIN Kabupaten/Kota di Sumsel untuk maksimal turut andil memulihkan perekonomian di Sumsel di masa pandemi COVID-19 saat ini," ujar Peraih penghargaan Kepala Daerah Inovatif di Indonesia tersebut. 
 
Sementara itu, Ketua Bidang Organisasi KADIN Sumsel, H Affandi Udji menyebutkan saat ini terdata ada sebanyak 2 ribu lebih anggota yang tergabung dalam KADIN di Sumatera Selatan.
 
"Anggota KADIN di Sumsel ini terus bertambah, terlebih semenjak 5 tahun belakangan ini dibawah kepemimpinan Ketua Umum KADIN Sumsel Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA," ungkapnya.
 
Lanjutnya, 10 perwakilan pengurus KADIN Kabupaten/Kota yang dilantik ini juga akan menjadi peserta Musyawarah Provinsi (Muprov) KADIN Sumsel ke-VII yang akan dilaksanakan Senin 7 Desember 2020. 
 
"Kita berharap agar pelaksanaan Muprov KADIN ke-VII nantinya berjalan lancar dan KADIN Sumsel dapat kembali dipimpin oleh sosok yang pemimpin cerdas dan nyata membawa kemajuan KADIN Sumsel," tandasnya. 
 
Turut hadir dalam rangkaian Pelantikan Ketua Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN) Kabupaten/Kota se-Sumatera Selatan Periode 2020-2025 yakni diantaranya Anggota DPRD Sumsel Fatra Radezayansyah, Sekretaris Daerah Muba Drs Apriyadi MSi, Kepala Dinkominfo Muba Herryandi Sinulingga AP, Plt Kadispopar Muba Muhammad Fariz SSTP MM, dan Plt Kabag Protokol Muba Rangga Perdana Putera SSTP MSi.
 
KALDERANEWS - Bupati Muba Dr H Dodi Reza Alex Noerdin melalui Wakil Bupati Musi Banyuasin Beni Hernedi menghimbau kepada masyarakat agar lebih menggali lagi potensi-potensi yang ada di Bumi Serasan dalam konteks ketahanan pangan, menuju Muba berdaulat pangan.
 
Hal ini disampaikan Wabup Muba pada acara Lauching Program Pemberdayaan Ekonomi Kerakyatan, Badan Pemberdayaan Ekonomi Kerakyatan (BPEK) Muba melalui Program Kemitraan Disektor Urban Farming
dari Kemang Farm, di Dusun IV Desa Kemang Kecamatan Sanga Desa, Sabtu (5/12/2020).
 
Dikatakannya kedaulatan pangan juga sejalan dengan era Pemerintahan Presiden Joko Widodo yang dicantumkan sebagai salah satu program prioritas dalam Nawacita.
 
"Kalau ingin negara berdaulat pangan, itu harus daerah dulu pangannya berdaulat. Kedaulatan pangan artinya pangan yang kita konsumsi sehari-hari itu dari yang kita tanam sendiri," kata Beni.
 
Untuk itu, ia mengatakan Pemkab Muba mendukung Program Pemberdayaan Ekonomi Kerakyatan BPEK melalui Program Kemitraan Disektor Urban Farming dari Kemang Farm, untuk memenuhi kebutuhan pangan di Muba khususnya dalam Kecamatan Sanga Desa sendiri.
 
"Ini luar biasa, contoh bagus gerakan hari ini. Dan ini akan di dukung Pemkab Muba," ujarnya.
 
Wabup Muba juga berharap perusahaan-perusahaan yang ada di Muba membantu membina kegiatan tersebut, untuk menangani atau memulihkan ekonomi dimasa Pandemi Covid-19.
 
"Tolong ini dibangun kemitraannya, agar kegiatan pertanian tersebut berjalan lancar, dengan memperhatikan pendistribusian dan pemasaran produksinya," imbuh Beni.
 
Ketua Kemang Farm Rozali mengatakan urban farming adalah konsep pertanian perkotaan, dengan sistem menggunakan media tanam air (hidroponik), dan merupakan salah satu cara yang mudah untuk masyarakat dalam bertani.
 
"Program ini inisiasi langsung dari Pak Wakil Bupati Muba. Kebun urban farming yang kita buka hari ini insyaallah yang terbesar di Muba dan insyaallah bebas pestisida, dengan menghasilkan sayuran segar sebanyak tiga ton per bulan," ungkapnya.
 
Lanjut Rozali, pihaknya juga membuka kesempatan untuk masyarakat umum, maupun instansi dan perusahaan yang tertarik untuk bertani dengan sistem hidroponik.
 
"Akan kita ajari dari awal, kita bimbing sampai panen, dan juga digaransi pasca panen, artinya seluruh hasil penennya akan kita beli," kata Rozali.
 
Lebih lanjut ia mengatakan bahwa kedepan Kemang Farm akan ada banyak lagi program yang dibangun, diantaranya sektor perikanan, peternakan, UMKM, dan koperasi.
 
"Harapan kami BPEK Muba bisa menjadi simpul utama dari seluruh kegiatan ekonomi berbasis masyarakat," pungkasnya.
 
Dalam kegiatan yang turut dihadiri Anggota DPRD Provinsi Sumsel Susi Imelda Beni Hernedi selaku Ketua BPEK Muba, Kepala Dinas Tanaman Pangan Holtikultura Muba Thamrin, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Muba Ali Badri, dan Kades Kemang Edison itu, dilanjutkan dengan peninjauan kebun hidroponik Kemang Farm.
KALDERANEWS -  Guru memiliki peranan penting dalam menciptakan bibit-bibit unggul di masa depan. Tugas guru tak hanya sekadar menyampaikan pelajaran untuk dimengerti para siswanya.
Tapi lebih dari itu, seorang guru juga perlu memiliki empati untuk memaksimalkan potensi dalam diri siswa yang diajarnya. Sebab bagaimanapun, selain di rumah anak menghabiskan sebagian besar waktunya di sekolah.
 
Oleh karena itu Bupati Muba Dr H Dodi Reza Alex Noerdin melalui Sekretaris Daerah Kabupaten Musi Banyuasin Drs H Apriyadi MSi berharap guru yang tergabung dalam Organisasi Ikatan Guru Indonesia (IGI) Kabupaten Muba meningkatkan kompetensi diri guna menciptakan generasi yang unggul di era digitalisasi.
 
"Kita yakin kedepan, dengan kualitas guru yang bagus, kita mampu menciptakan generasi-generasi yang unggul," ujar Apriyadi saat menerima audiensi Pengurus Organisasi IGI Kabupaten Muba, di Ruang Rapat Sekda Muba, Jumat (4/12/2020).
 
Lanjutnya saat ini para guru menghadapi siswa dimana teknologi sudah mengalami kemajuan yang pesat. Dunia digital dan media sudah sangat dekat dengan siswa.
 
"Maka dari itu, guru harus terus berinovasi dalam cara mengajar dan meningkatkan kompetensinya," imbuh Sekda.
 
Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Muba Muhammad Ridho mengatakan para pengurus IGI dituntut kedewasaannya, dan etika dalam berorganisasi, sehingga bisa menjadi contoh bagi daerah lain.
 
"IGI adalah organisasi yang dapat memajukan dunia pendidikan. IGI juga dapat bersinergi dengan PGRI dalam melaksanakan program dan kegiatan yang dijalankan," kata Ridho.
 
Sementara Ketua IGI Muba Resta Julius SPd MSi menyampaikan maksud dan tujuan kedatangannya adalah untuk meminta izin pelaksanaan Pelantikan Pengurus IGI Muba pada tanggal 9 Desember 2020 mendatang di Auditorium Pemkab Muba.
 
"Yang dilantik berjumlah 22 orang, yang berasal dari PNS juga guru honor dalam Kabupaten Muba," tandasnya.
KALDERANEWS - Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PU PR) Muba menggelar Acara Peringatan Hari Bakti Pekerjaan Umum ke-75 yang diperingati setiap tanggal 3 Desember, di Danau Ulak Lia Sekayu.
 
Dalam rangkaian Peringatan Hari Bakti PU, Kepala Dinas PU PR Muba H Herman Mayori  mengatakan ada beberapa kegiatan yang dilaksanakan yakni penaburan bunga di Taman Makam Pahlawan Sekayu, dan Pembukaan akses jalan menuju Danau Ulak Lia dari Kelurahan Soak Baru Kecamatan Sekayu sekitar sepanjang 1200 meter dan lebar 8 (delapan) meter.
 
"Kami juga bersama Dinas Lingkungan Hidup Muba menanam pohon, untuk penghijauan disekitar Danau Ulak Lia," ujarnya, Kamis (3/12/2020).
 
Ia mengungkapkan kegiatan-kegiatan yang dilakukan di Danau Ulak Lia Sekayu itu dalam rangka mendukung Kabupaten Muba sebagai tuan rumah Anugerah Pesona Indonesia (API) pada November 2021.
 
"Destinasi wisata yang ada di Muba wajib untuk didukung bersama dari berbagai OPD. Dan kami juga pada tahun 2021 ini, disamping pembangunan jalan,  dianggarkan pula di APBD ada normalisasi Danau Ulak Lia," ungkapnya.
 
Bupati Muba Dr H Dodi Reza Alex Noerdin diwakili Sekretaris Daerah Kabupaten Muba Drs H Apriyadi MSi yang membuka Peringatan Hari Bakti PU tersebut memberikan apresiasi atas apa yang dilakukan oleh Dinas PU PR Muba terkait dengan rangkaian acara yang diselenggarakan, karena bermanfaat bagi masyarakat.
 
"Kegiatan seperti ini memang harus kita dorong di objek wisata. Kami berharap ini dijadikan momentum introspeksi dan evaluasi serta perbaikan, tujuannya untuk lebih meningkatkan pekerjaan yang menjadi tanggung jawab kita bersama, menciptakan infrastruktur yang baik sehingga memberi pelayanan maksimal kepada masyarakat," kata Sekda.
 
Sekda juga menghimbau kepada Organisasi Perangkat Daerah terkait agar secara bersama menjaga kelestarian, juga  pengembangan destinasi wisata Danau Ulak Lia.
 
"Ini adalah aset milik pemerintah daerah, kita minta keroyokan memperbaiiki sekitar danau ini. Selamat Peringatan Hari Bakti Pekerjaan Umum, semoga kedepan kinerja PU PR kita semakin baik, dan penanggulangan infrastruktur semakin berkualitas," tandasnya.
 
Acara dilanjutkan dengan penanaman pohon dan peninjauan pembangunan jalan oleh Sekda Muba, bersama Kapolres Muba AKBP Erlin Tangjaya, Kajari Muba Suyanto SH MH, Kasdim 0401 Muba Mayor Inf M Daud, dan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Muba Andi Wijaya Busro SH MHum, Kepala Dinas Perhubungan Muba H Pathi Ridwan dan Camat Sekayu Marko Susanto.
 
 
 
 
KALDERANEWS - Seperti yang sudah diketahui bersama Kabupaten Musi Banyuasin cukup banyak memiliki destinasi wisata baik itu sebagai tempat wisata pendukung maupun permanen. Untuk melakukan pengembangan wilayah terhadap destinasi wisata tersebut,  Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin bersama dengan  OPD terkait membahas Revisi Rencana Induk Pengembangan Pariwisata Daerah (RIPPDA) di Ruang Rapat Randik, Selasa (1/12/20). 
 
Bupati Musi Banyuasin Dr H Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA melalui Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Muba Ir H Yusman Sriyanto MT mengatakan, untuk laporan akhir dalam Penyusunan Rencana Induk Pengembangan Pariwisata Daerah (RIPPDA) di Kabupaten Musi Banyuasin harus bisa menentukan fokus untuk melakukan pengembangan wilayah pada destinasi wisata. Setelah menentukan titik fokus, diiringi dengan kegiatan sosialisasi yang baik agar bisa menimbulkan daya tarik bagi masyarakat dan para wisatawan.
 
"Dari langkah-langkah inilah kita bisa melakukan pengembangan serta kemajuan bagi daerah kita Musi Banyuasin khususnya di bidang pariwisata, Karena nanti akan ada perkembangan dan sektor lain pun ikut terlibat sehingga dapat saling menguntungkan serta menimbulkan kesejahteraan bagi masyarakat,"ucapnya.
 
Dengan demikian Pemerintah Kabupaten Muba sebagai pendorong untuk pembangunan dan pengembangan kepariwisataan, membuat dua sasaran yaitu ekonomi yang berfungsi sebagai penerimaan devisa, pemerataan pendapatan masyarakat, dan pemerataan lapangan kerja. Kemudian sasaran budaya yang dapat mendorong terpeliharanya kebudayaan di daerah dengan tujuan wisata baik yang bersifat material maupun immaterial, dengan demikian usaha pembangunan kepariwisataan dan kebudayaan terdapat kaitan antar satu dengan yang lain.
 
"Semoga rencana ini bisa dilakukan dengan tepat sasaran, yang dapat berimbas pada perkembangan ekonomi dan budaya yang didalam perkembangan tersebut ada kajian ilmiah,"ucapnya.
 
Sementara itu, Plt Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata Muhammad Fariz SSTP MM mengatakan, Rencana Induk Pengembangan Pariwisata Daerah (RIPPDA) sebagai tolak ukur dalam pengembangan wilayah wisata untuk itu, Pariwisata di Kabupaten Muba harus dapat dikemas lebih baik lagi, sehingga keuntungan yang dihasilkan dari pariwisata lokal akan memberikan manfaat untuk masyarakat setempat. Hubungan antara pemangku kepentingan, seperti hotel, petani dan nelayan setempat harus mulai dibangun dengan landasan yang kuat.
 
"Dengan terciptanya hubungan yang saling mendukung untuk menjaga destinasi wisata antara semua pihak yang terkait hingga masyarakat setempat, akan menjadi nilai tambah bagi para wisatawan yang datang, Karena melihat ada kekompakan positif yang terjadi di daerah ini. Untuk saat ini yang menjadi titik fokus dalam pengembangan wilayah yaitu pesona dari Danau Ulak Lia,"pungkasnya.
Halaman 1 dari 74

mgid3

Ad Sidebar

Latest Tweets

Feby Deru Dampingi Iriana Jokowi Sosialisasi Bahaya Narkoba dan Tes IVA Hingga Temui Pengrajin Songket… https://t.co/yxjLiPEQUl
Kunjungi Stan Dekranasda Sumsel, Iriana Jokowi Janji Temui Pengrajin Kain di Palembang https://t.co/6FQb5LcCCy via @tripplesworld
Menang Tipis Atas PSGC Ciamis, Sriwijaya FC Makin Kokoh di Puncak Klasemen https://t.co/V0DFFAlQDG lewat @tripplesworld
Metzelder Diduga Terlibat Kasus Pornografi Anak https://t.co/knEQDSYopZ lewat @tripplesworld
Icardi Tuntut Inter Milan Bayar Kompensasi 1,5 Juta Euro https://t.co/IZVf4wvhGn lewat @tripplesworld
Napoli Boyong Fernando Llorente dari Tottenham https://t.co/FnVARyGvqx
Follow Kaldera News on Twitter