Sumatera-Selatan

Sumatera-Selatan (936)

KALDERANEWS - Kreatifitas dan inovasi yang dibuktikan oleh SMK Muhammadiyah 3 Palembang melalui kebudyaan daerah dan tenun tradisional songket patut diberikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya.

 

Hal itu sampaikan Gubernur Sumsel Herman Deru yang diwakili Asisten I bidang Pemerintahan dan Kesra Setda Provinsi Sumsel Akhmad Najid saat menghadiri Peresmian Teaching Factory Mandiri : Edu Cafe dan Sekolah Pendukung Kebudayaan Khas Daerah, Tenun Tradisional Songket di SMK Muhammadiyah 3, Kamis (20/2).

 

Lanjut Akhmad Najib, mengapa para siswa-sisiwi SMK Muhmmadiyah 3 Palembang ini patut diberikan apresiasi karena mereka telah membuktikan inovasi dan kreatifitasnya. Misalnya telah membuat songket, makanan seperti roti, minuman kopi.

 

"Tenun songket yang di tampilkan pada siswi ini tentu tidak kalah dengan tenun songket lainnya, ada juga roti, kopi dan lainnya, bahkan semuanya itu enak-anak,"ucapnya.

 

Apa yang telah disampaikan oleh bapak Gubernur Herman Deru, kata Najib kearifan lokal yang dimiliki Sumsel sungguh luar biasa jika untuk ditampilkan. Seperti hal yang dilakukan siswi ini suatu aktifitas yang inovatif. 

 

"Kita patut bangga kepada anak-anak SMK 3 Muhammadiyah Palembang yang telah berinovasi dan berkreatifitas. Teruslah dengan semangat yang tinggi serta keinginan maju sehingga dapat memberikan kontribusi yang positif bagi Provinsi Sumsel,"tutupnya.

 

Sementara itu, Pimpinan Muhammadiyah Palembang, Suroso mengucapkan selamat kepada SMK Muhammadiayah 3 palembang yang telah berkreasi dan berinovasi. Kegiatan ini menurutnya sebuah inovasi dan sebagai moto dalam hal berkompetisi yang baik.

 

"Pagi hari ini kita menyaksikan bersama-sama sebuah kreasi dan inovasi yamg dipertunjukan kepada SMK Muhammadiyah Palembang,"katanya.

 

Dia juga , mengajak para yang hadir untuk memberikan apresiasi dan penghargaan kepada siswa-siswi SMK Muhammadiyah 3 yang telah melakukan kreasi dan inovasi ini.

 

"Kreasi dan inovasi yang dikeluarkan oleh siswa-siswi ini mari kita apresiasi dan kasih penghargaan yang setinggi tinginya serta memberiikan solusi bagaimana pemasarannya kedepan,"harapnya.

KALDERANEWS- Hingga saat ini Pemerintah Provinsi Sumatra Selatan belum dapat menggelar operasi pasar bawang putih, meski permintaan sudah cukup banyak dan harga bawang putih di pasaran melejit. Hal itu lantaran sampai saat ini pasokan bawang putih belum datang dan masuk ke Sumsel.

Kepala Dinas Perdagangan Provinsi Sumsel Iwan Gunawan mengatakan, jika nantinya bawang putih sudah dipasok masuk Sumsel tentunya bersama instansi terkait lain akan langsung melakukan operasi pasar, termasuk dengan Perum Bulog Divre Sumsel Babel.

"Bawang putih masih dalam proses impor. Beda dengan gula pasir, minggu lalu kita sudah turun ke padar-pasar tradisional untuk operasi pasar," jelasnya.

Dijelaskan Iwan, memang untuk saat ini harga bawang putih di pasar tradisional masih terbilang tinggi. Yakni mencapai Rp50.000 per kilogram. Padahal normalnya harga bawang putih berkisar Rp28.000 per kilogram.

"Operasi pasar untuk bawang putih ini kita menunggu dari pusat. Mengenai kondisinya saat ini di sumsel, sudah kita laporkan ke pusat," tandasnya.

KALDERANEWS - Komandan Lanud Sri Mulyono Herlambang (SMH), Kolonel Pnb Firman Wirayuda S.T., M.Soc.Sc., berserta Ketua Yasarini Pengurus Cabang Lanud SMH Ny. Irma Firman Wirayuda, pimpin langsung dan berikan semangat kepada peserta tes seleksi daerah Sekolah Unggulan SMA Pradita Dirgantara dengan Full Beasiswa, di ruang Suryadharma Lanud SMH, kemarin.

Danlanud SMH Kolonel Pnb Firman Wirayuda S.T., M.Soc.Sc., mengatakan, kepada seluruh peserta tes "Laksanakan kegiatan ini dengan penuh semangat, sungguh-sungguh, percaya diri dan serius dalam mengerjakan soal-soal yang diberikan oleh panitia". Supaya mendapatkan hasil yang terbaik, sehingga para peserta bisa lulus dan lolos masuk di SMA Pradita Dirgantara, tegasnya.

Dengan harapan, belajar di lembaga pendidikan sekolah menengah yang mempunyai reputasi di tingkat internasional, dengan tetap menjunjung tinggi budaya nasional untuk menghasilkan kader pemimpin bangsa yang beriman, cerdas, kreatif, mandiri dan berwawasan kedirgantaraan, tambahnya.

Sedangkan Ketua Yasarini Pengurus Cabang Lanud SMH Ny. Irma Firman Wirayuda, menerangkan bahwa pelaksanaan tes seleksi daerah ada tiga materi yang diujikan meliputi Matematika, Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), dan Bahasa Inggris. Apabila peserta lolos dari tes daerah akan diberangkatkan untuk mengikuti tes tingkat pusat.

Di sisi lain, anak-anak SMPN unggulan yang ada di Palembang ini diberikan kesempatan besar untuk belajar di SMA Pradita Dirgantara dengan karakter kedirgantaraan, kecendiakawanan dan menjunjung tinggi keimanan serta kompetitif di tingkat global dengan tetap menjaga nilai nilai luhur budaya nasional. Sekolah ini juga memfasilitasi dengan Full Scholarship (Beasiswa penuh sampai lulus) dengan konsep boarding school, tutupnya.

Turut hadir dalam kegiatan Kadispers Lanud SMH Letkol Adm Dondy Rinaldo, S.P, Ps. Kasiyanpers Kapten Kal Bramasta Paksi Atmojo, S. S. T.Han, Ps. Kasenkom Kapten Lek Aris Nugroho, S. S. T.Han., Kasubsiminpers  Lettu Adm Ridhonal Sembiring , S. S. T.Han., Ps. Kauryankes Kes Letda Kes dr.Chanvira Aria C., Ps. Kaset Letda Adm Wuri Pambudi serta Pengurus Pia AG Cab. 10/D.I Lanud SMH.

KALDERANEWS - "Sebagai garda terdepan bangsa Indonesia, TNI Angkatan Udara harus mampu melihat berbagai permasalahan ini dari sudut pandang pertahanan, sekaligus menyiapkan worst-case scenario yang mungkin timbul dari berbagai issue tersebut"

Demikian amanat Kepala Staf Angkatan Udara Marsekal TNI Yuyu Sutisna, S.E., M.M., yang disampaikan oleh Komandan Lanud Sri Mulyono Herlambang (SMH), Kolonel Pnb Firman Wirayuda S.T., M.Soc.Sc., saat memimpin Upacara 17 Februari 2020, bertindak sebagai Komandan upacara Kapten Sus Muhammad Bahroji, bertempat di Mako Lanud SMH, senin (17/2/20)

Lebih lanjut, issue pertama adalah global warming yang mengakibatkan climate change , sehingga bencana alam semakin rentan terjadi. Salah satunya negara Indonesia yang berada di kawasan Pacific Ring of Fire . Maka di butuhkan kesiapan TNI Angkatan Udara untuk melaksanakan Operasi Militer Selain Perang, dalam mengatasi berbagai bencana alam tersebut, jelasnya.

Maka TNI Angkatan Udara ke depan, kita fokuskan pada penanganan kebakaran hutan dan lahan, teknologi modifikasi cuaca, water container bombing , kemampuan medis, dan berbagai kemampuan lainnya. Menurutnya, dalam hal pemenuhan alutsista, kita akan mendatangkan pesawat amfibi, Combat SAR helicopter , dan berbagai alutsista lainnya yang dapat memperkuat kemampuan OMSP yang kita laksanakan, tuturnya

Issue berikutnya, dengan perkembangan teknologi digital, informasi, dan komunikasi yang menjadi kebutuhan esensial. Perkembangan ini akan berubah menjadi teknologi yang disruptif, mana kala organisasi tidak mampu memanfaatkan teknologi dengan tepat. Semakin dunia bergantung pada teknologi digital, maka semakin besar dampak cyber-attacks terhadap digital failure yang dapat menghancurkan organisasi.

Tidak ada cara lain, selain totalitas TNI Angkatan Udara untuk mengambil manfaat dari teknologi tersebut. Dengan pengembangan kekuatan alutsista udara ke depan tidak menitikberatkan pada platform-centric, melainkan network-centric, jelasnya.

TNI Angkatan Udara tidak menuntut banyak, melainkan kesungguhan seluruh personel terhadap apa yang sudah menjadi tugasnya masing-masing. Untuk itu, pelajarilah setiap tugas dan tanggung jawab kalian dengan seksama, temukan celah-celah yang selama ini menjadi kekurangan, lakukan inovasi dalam menutup celah tersebut, dan lakukan upaya terbaik demi tercapainya tujuan TNI Angkatan Udara, tambahnya.

KALDERANEWS- Sensus penduduk online telah dilakukan di Kabupaten Musi Banyuasin, sejak 15 Februari tahun 2020. Dan sudah berjalan selama 3 hari pelaksanaan.

Dalam pelaksanaan sistem input data mandiri ini, menurut keterangan salah satu petugas dari BPS Muba Hery, sejauh ini pelaksanaanya sudah masuk terdata sampai tadi malam yakni hari ke-3 sebanyak 676 keluarga yang telah menginput data di SP online dengan status clean. Dan sebanyak 132 keluarga yang telah menginput namun error dikarenakan isian yang diisi belum lengkap.

"Untuk progres pendataan tidak disajikan secara realtime, mengingat input data yang masuk dari seluruh Indonesia. Progres dan pendataan diupdate setiap harinya dalam sistem setiap pukul 00.00 WIB.

Hery juga menerangkan bahwa sepanjang pelaksanaan tersebut pihaknya juga telah memprediksi kendala terkait dengan sinyal jaringan internet khususnya di daerah zona blank spot dan selain itu pengetahuan masyarakat yang belum fasih menggunakan teknologi informasi.

Dalam kesempatan ini, Kepala BPS Muba Sunita menghimbau bagi masyarakat yang mengalami kendala dalam menginput data di SP online agar segera menghubungi petugas BPS Muba dan tidak usah panik karena tahap lanjutan masih ada yakni kunjungan langsung petugas kami kelapangan pada tanggal 1 sd 31 juli 2020

"Bagi masyarakat Muba yang mengalami kendala, diharapkan dapat menghubungi petugas kami di setiap kecamatan atau menghubungi pihak BPS Kabupaten Muba langsung,"imbaunya.

Selain dibantu, dirinya juga mengatakan bahwa masyarakat juga akan mendapatkan souvenir menarik apabila berhasil melakukan pengisian SP online dengan status clean.

Terkait kendala sinyal, Lanjutnya, tentunya diharapkan aparatur desa yang telah memiliki akses internet di masing-masing kantor desa dapat memfasilitasi warganya dalam mengisi SP online.

Kepala Dinas Kominfo Herryandi Sinulingga membenarkan bahwa Kendala yang dihadapi warga Musi Banyuasin yang mau input data dalam sistem SP 2020 salah satunya adalah daerah blank spot atau jaringan internet nya tidak ada sama sekali, kendala kedua adalah Manusianya atau warga yang belum paham teknologi informasi atau belum bisa menginput data kedalam sistem SP 2020

Masalah jaringan internet ini khusus daerah blank spot di negeri ini adalah kedala tetapi kita tetap berusaha semaksimal mungkin untuk mensukseskan SP 2020 di Musi Banyuasin .

"Untuk kendala sinyal internet kita telah mendatangi kantor Telkomsel milik BUMN ini untuk dapat memberikan fasilitas jaringan internet yang lebih luas di Musi Banyuasin guna menuju muba bebas blank spot dan mendukung Pelaksaan SP 2020 dan termasuk vendor vendor lainya kiranya berpartisipasi aktif, yang ketiga kita Membuka Wifi gratis di kantor kominfo yang dapat digunakan warga untuk menginput data SP 2020, yang keempat memanfatkan jaringan internet siskeudes di kantor desa bagi warga desa yang tentunya dibantu perangkat Desa untuk memfasilitasi warganya dan yang kelima saat wawanacara pada tanggal 1 sd 31 juli 2020 petugas BPS yang datang langsung door to door kerumah penduduk untuk langsung menginput data warga Musi Banyuasin, untuk itu mari kita bersama sama untuk mensukseskan Sensus Penduduk 2020 Mencatat Muba Mencatat Indonesia Menuju Indonesia Satu Data", pungkas Lingga.

Secara terpisah Kepala Dinas PMD RIchard Cahyadi membenarkan Jaringan Internet desa yang ada dikantor Desa juga dapat dimanfaatkan warga desa selama 1 bulan ini untuk menginput data SP 2020 dikantor desa terdapay 227 desa telah ada jaringan Internet sistem keuangan desa yang dapat dimanfaatkan untuk menginput data warga di Sensus Penduduk Online.

"Akses internet desa tersebut yang bisa kita alihkan sementara untuk input data SP 2020 dan dibantu serta di fasilitasi petugas BPS dan perangkat desa untuk menginput data warga desa masing masing untuk kesuksesan sensus penduduk 2020 secara online dan Saya sudah mengeluarkan Intruksi Kepada Kepala Desa untuk dapat membantu dan Memanfaatkan jaringan Internet siskeudes untuk input data SP 2020 selama 1 bulan ini sesuai tahapan online SP 2020 mari kita bersama sama mensukseskan Kegiatan Sensus Penduduk tahun 2020 ini dengan sebaik baiknya", pungkasnya

KALDERANEWS - PT Angkasa Pura selaku pengelola Bandara Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II mulai Maret akan menerapkan pembayaran parkir non tunai atau chasless. Pembayaran non tunai ini sebagai upaya mendukung pemerintah menggalakkan gerakan non tunai untuk memudahkan pengelolaan uang tunai yang beredar, juga membuat sistem pencatatan administrasinya lebih teratur karena langsung tercatat oleh sistem.

General Manager Angkasa Pura Bandara Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Fahrozi mengatakan, rencana pembayaran parkir non tunai ini memang sebelumnya akan dilaksanakan Februari.

Namun masih ada perbaikan sistem dan lainnya yang masih harus dimaksimalkan sehingga diundur menjadi Maret.

"Saat ini masih menerima pembayaran parkir tunai dan baru akan diterapkan Maret pembayaran non tunainya," ujar Fahrozi.

Pembayaran parkir non tunai nantinya hanya akan menggunakan tiga kartu uang elektronik bank Mandiri e money, Tap cash Bank BNI dan Brizzi Bank BRI.

Penerapan parkir non tunai diakui Fahrozi masih memerlukan sosialisasi karena sebagain masyarakat masih terbiasa bertransaksi menggunakan uang tunai.

Oleh sebab itu nantinya pembayaran parkir ini akan dibuat jalur khusus pembayaran tunai dan non tunai mengantisipasi masyarakat yang tidak memiliki kartu uang elektronik agar tetap bisa keluar dari bandara.

Teknisnya nanti akan ada dua jalur khusus pembayaran tunai yakni jalur mobil dan sepeda motor.

Jadi bagi masyarakat yang memiliki kartu uang elektronik bisa keluar melalui jalur pembayaran non tunai.

Sebaliknya bagi masyarakat yang tidak memiliki kartu uang elektronik bisa keluar melalui jalur pintu pembayaran tunai.

PT Angkasa Pura II menetapkan biaya parkir sepeda motor Rp 3.000 per jam pertama dan jam selanjutnya Rp 2.000, mobil Rp 5 ribu per jam pertama dan Rp 3.000 per jam selanjutnya.

Parkir inap motor Rp 40 ribu per hari, mobil Rp 50 ribu per enam jam pertama dan Rp 3 ribu per jam selanjutnya. Bus atau truk dikenakan biaya parkir Rp 15 ribu per jam pertama dan Rp 3.000 per jam selanjutnya

KALDERANEWS - PT Angkasa Pura II (Persero) pada tahun 2020 memperkuat posisi sebagai The Leading Indonesia’s Airport Company dengan memperkenalkan konsep Adjacent Business sebagai strategi dalam mempercepat pertumbuhan bisnis.

Konsep Adjacent Business sendiri bisa diartikan sebagai diciptakannya lini bisnis baru untuk meraih pasar yang juga baru guna memperkuat bisnis inti (Core Business) PT Angkasa Pura II sebagai pengelola bandara.

President Director PT Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin mengatakan Core Business perseroan selama ini dihasilkan dari bisnis Aeronautika dan Non-aeronautika yang sudah dilakukan berpuluh-puluh tahun, antara lain melalui pengelolaan bandara, peningkatan kapasitas bandara dan pembentukan kawasan khusus di bandara.

“Kami menyebutnya dengan Legacy Business yang dikontribusikan dari Aeronautica Legacy dan Non-aeronautica Legacy,” ujar Muhammad Awaluddin.

Sementara itu, implementasi Adjacent Business adalah untuk menghasilkan pendapatan dari lini bisnis baru di Aeronautika dan Non-aeronautika.

“Melalui konsep Adjacent Business ini, maka PT Angkasa Pura II akan menghasilkan New Wave Business yaitu pendapatan dari bisnis Aeronautica New Wave dan Non-aeronautiva New Wave. Artinya, kami memperluas pasar dari Core Business. Kami tidak menjauh dari bisnis inti. Portofolio usaha perseroan kini bukan hanya Aero dan Non-aero saja, tapi telah secara serius dan terintegrasi masuk ke area bisnis Beyond The Core.”

“Bila hanya mengandalkan Core Business maka perseoran akan tumbuh secara natural saja, tetapi jika kami mengimplementasikan Adjacent Business maka pertumbuhan PT Angkasa Pura II pasti lebih cepat,” ujar Muhammad Awaluddin.

Adapun Adjacent Business yang telah dijalankan pada tahun ini adalah memperkuat portofolio dari 5 anak usaha, mengembangkan bisnis bengkel pesawat (Maintenance, Repair & Overhaul/MRO), dan program strategic partnership Bandara Kualanamu.

“Konsep Adjacent Business ini merupakan pengembangan portofolio bisnis sebagai bagian dari Transformasi Bisnis dan Portofolio Usaha yang dicanangkan sejak 2016,” ujar Muhammad Awaluddin.

Muhammad Awaluddin mengatakan target pendapatan dari Adjacent Business pada 2020 sebesar Rp130 miliar atau 1% dari target total pendapatan perseroan yang mencapai Rp12,8 triliun.

“Adjacent Business ini akan semakin besar ke depannya, seiring dengan upaya kami menumbuhkan Core Business. Bandara juga perlu memaksimalkan nilai yang dimilikinya untuk berbagai pengembangan,” jelas Muhammad Awaluddin.


Guna mengawal implementasi konsep Adjacent Business ini, maka PT Angkasa Pura II membentuk unit khusus di dalam perseroan yang diberi nama sama yaitu Divisi Adjacent Business.

Divisi Adjacent Business sendiri memiliki brandline Airport Solutions yang berarti sebagai unit yang mampu menyediakan berbagai solusi terkait operasional, pelayanan dan fasilitas di bandara.

Sementara itu portofolio bisnis yang akan dikembangkan adalah X-CODE, yang merupakan akronim dari eXperience, Consumable, Operation, Digital, Entertainment & Life Style dengan target konsumen adalah korporat, bisnis dan personal.

Adapun pengembangan usaha di Adjacent Business ini dilakukan dengan strategi organik dan inorganik sebagai bagian upaya perseroan untuk mengakselerasi pertumbuhan.

KALDERANEWS - Rumah Sakit Muhammad Hoesin (RSMH) Palembang, saat ini masih merawat satu pasien bernisial TH di ruang isolasi, sebelumnya pasien tersebut diketahui memiliki riwayat pejalanan dari Malaysia. Namun, sejauh ini pasien masih dinyatakan terjangkit peneumonia.

 

Ketua Tim Penyakit Infeksi Emerging RSMH Palembang, dr Zen Ahmad, mengatakan Kondisi pasien yang saat ini dirawat di ruang isolasi kondisinya sama dengan pasien yang terjangkit peneumonia pada umumnya. Namun, memang peneumonia ini terdapat klasifikasinya bisa ringan, sedang, maupun berat.

 

"Jadi kalau sudah di rawat di rumah sakit ini pasien yang bersangkutan minimal peneumonia sedang," katanya, Selasa (18/2).

 

Zen bilang, pasien saat ini masih mengalami sesak nafas yang menonjol. Tapi tidak disertai dengan demam, oleh sebab itu pihak RSMH belum menyatakan jika pasien yang bersangkutan suspect virus corona dan masih menyatakan sebagai pasien peneumonia biasa. Meski begitu, pihaknya tetap menjalankan prosedur dan mengirim sampel hasil pemeriksaan ke Jakarta.

 

"Mudah-mudahan dalam 2 hari kedepan hasilnya sudah keluar hasilnya. Pasien sementara ini masih ditempatkan di ruang isolasi," katanya.

 

Menurutnya, pasien peneumonia merupakan hal yang biasa ditangani oleh tenaga medis di RSMH dan menjalani perawatan di ruang Intensive Care Unit (ICU). Bahkan, menjadi penyebab kematian pasien paling banyak di ruang ICU, akan tetapi peneumonia bukan lah virus corona.

 

"Jadi sebenarnya ini hal yang bisa, jangan sampai nanti masyarakat menganggapnya orang yang terkena peneumonia di luar negeri dianggap terkena virus corona," katanya.

KALDERANEWS - Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten OKI mulai melakukan tahapan Sensus penduduk 2020. Tahapannya 15 Februari sampai dengan 31 Maret 2020 sensus penduduk online dan Sensus Penduduk Wawancara pada 1 - 21 Juli 2020. 


Pada tahapan Sensus penduduk Online BPS Kabupaten OKI menarget 20 persen penduduk tercatat. "Segmen perkotaan dan milenial, target kita 20 persen, juga akan didatangi saat Sensus Wawacara pada Juli nanti," ujar Kepala BPS OKI, Yudistira.


Sementara untuk Sensus Wawancara, untuk menjangkau 327 desa di OKI BPS membutuhkan sekitar 1.900 orang  petugas. Menurutnya, seribuan tenaga ini akan melakukan wawancara langsung kepada masyarakat dalam rangka sensus penduduk.


"Kita merekrut dari masyarakat. Sembilan ratus petugas lapangan dan 300 koordinator setiap petugas mencacah 300 kepala keluarga," kata dia.


Bupati Ogan Komering Ilir (OKI), Iskandar mengajak masyarakat OKI untuk berpartisipasi penuh dalam Sensus Penduduk 2020.  Orang nomor satu di Bumi Bende Seguguk ini bahkan memerintahkan seluruh ASN di OKI jadi panutan pengisian sensus penduduk online dan mendukung rangkaian sensus penduduk 2020. 


“Sensus ini penting untuk mewujudkan Indonesia satu data serta dasar pemerintah untuk menentukan kebijakan pembangunan kedepan," ujar Iskandar.


Ia mengungkap kunci utama kesuksesan sensus penduduk tahun 2020, adalah partisipasi dari seluruh elemen. "Hajatan besar ini harus didukung oleh semua pihak,” kata Iskandar.


Untuk itu, Iskandar memerintahkan seluruh jajaran pemerintahannya mulai dari tingkat Kabupaten hingga ke desa untuk menjadi panutan pengisian sensus penduduk 2020.

KALDERANEWS - Rapat Koordinasi mengenai Realisasi Penerimaan Retribusi Daerah Tahun 2020 mengenai evaluasi penerimaan retribusi di tahun 2020 membahas laporan penerimaan retribusi dari OPD yang berada di bawah 10 persen. Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Palembang Ratu Dewa mengakui menemukan adanya kendala dari OPD dalam menarik retribusi. "Ini rakor awal terhadap capaian dan optimalisasi retribusi pada 19 OPD," ungkapnya usai menggelar Rakor Optimalisasi Penerimaan Retribusi Tahun 2020, Selasa (18/2/2020).

Dewa menjelaskan ada yang menjadi catatan penting pihaknya bagaimana mengoptimalkan penerimaan retribusi seperti permasalahan dan kendala yang dihadapi oleh tiap tiap OPD serta mencari solusi bersama untuk agar tarhet yang telah di tetapkan dapat tercapai. "Nah ini yang akan kita awal untuk tingkatkan retrubusi ini. Masih ada yang belum mencapai target 10 persen. Ini yang kita akan cari solusinya," katanya.

Adapun beberapa OPD yang masih terkendala mengenai optimalisasi penerimaan retribusi ini seperti pada Dinas Pariwisata, Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan, Dinas Ketenagakerjaan, Dinas Perakape. Bahkan Dewa pun menyoroti titik parkir yang selalu menjadi permasalahan yang menyebabkan tidak optimalnya penerimaan retribusi dari parkir ini. "Optimalisasi penerimaan retribusi parkir ini taruhannya jabatan kepala UPTD, Kepala Bidang dan Kepala Seksinya," tegas Dewa sembari menegaskan kepada OPD yang bersangkutan agar segera menyelesaikan permasalahan parkir ini.

Senada di sampaikan Zuryati mengatakan, dari ke 25 jenis retribusi yang ada, pemakaian ijin mendirikan bangunan (IMB) menjadi target retribusi tertinggi sebesar Rp.61 miliar, kemudian ada retribusi penyediaan lahan parkir tepi jalan Rp.12 miliar. Karena itu untuk memacu pencapaian realisasi, akan diadakan pertemuan setiap bulannya untuk dilajukannya evaluasi serta membahas upaya upaya dan terobosan dari masing masing OPD agar target realisasi retribusinya tercapai.

"Usulan dari PUPR juga sangat bagus dengan membuat gerakan untuk para pejabat di Pemkot yang memiliki tanah agar membuat IMB nya. Jadi dimulai dari lingkungan pejabat Pemkot sendiri," singkatnya. Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Agus Rizal mengakui adanya kendala dalam pencapaian realisasi retribusi seperti kendala titik parkir ,retribusi ijin trayek dan retribusi transportasi angkutan sungai yang terkendala izin dari provinsi

"Untuk parkir, akan di coba dengan sistim informasi perparkiran. Terkait titik parkir yg legal akan di data, awal maret selesai survei bisa di monitoring. Jdi yang selama ini manual, kedepan jukir ada surat tugas dan id card dan QR kodenya," singkatnya.

mgid3

Ad Sidebar

Latest Tweets

Feby Deru Dampingi Iriana Jokowi Sosialisasi Bahaya Narkoba dan Tes IVA Hingga Temui Pengrajin Songket… https://t.co/yxjLiPEQUl
Kunjungi Stan Dekranasda Sumsel, Iriana Jokowi Janji Temui Pengrajin Kain di Palembang https://t.co/6FQb5LcCCy via @tripplesworld
Menang Tipis Atas PSGC Ciamis, Sriwijaya FC Makin Kokoh di Puncak Klasemen https://t.co/V0DFFAlQDG lewat @tripplesworld
Metzelder Diduga Terlibat Kasus Pornografi Anak https://t.co/knEQDSYopZ lewat @tripplesworld
Icardi Tuntut Inter Milan Bayar Kompensasi 1,5 Juta Euro https://t.co/IZVf4wvhGn lewat @tripplesworld
Napoli Boyong Fernando Llorente dari Tottenham https://t.co/FnVARyGvqx
Follow Kaldera News on Twitter