Sumatera-Selatan

Sumatera-Selatan (936)

KALDERANEWS Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten OKI mendapati satu lagi kasus positif Corona. Seorang warga OKI dinyatakan positif setelah spesimennya diperiksa di laboratorium kesehatan di Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel).

"Berdasarkan hasil lab dari Balitbangkes Palembang yang kami terima pada tanggal 1 April satu Pasien dalam Pengawasan (PDP) dinyatakan positif," ujar Juru bicara COVID-19 OKI, Iwan Setiawan, Kamis, (1/3).

Pasien perempuan berusia 20 tahun itu memiliki riwayat perjalanan dari Solo dan Semarang dan dalam perjalanan pulang ke Palembang sudah merasakan tidak enak badan.

"Pasien dengan inisial T merupakan warga Tulung Selapan Ogan Komering Ilir. Sudah melakukan isolasi mandiri sepulang dari perjalanan dan pada tanggal 29 Maret memeriksakan diri di RSMH secara mandiri" jelas Iwan.

Iwan menjelaskan dari hasil wawancara pasien 07 mengeluhkan demam 38 derajat, batuk, dan sesak napas setelah pulang dari perjalanan. Saat ini pasien menjalani isolasi dan perawatan di RSMH, dengan demikian kasus positif Corona di OKI sudah 2 kasus.

Dengan bertambahnya kasus ini Pemkab OKI menghimbau kepada masyarakat untuk menunda terlebih dahulu perjalanan jauh, mengingat kasus corona di OKI merupakan import dari daerah lain. "Jangan pergi dulu apalagi keluar daerah, tetap menghindari keramaian dan tetap menerapkan pola hidup bersih". Gugus tugas juga melakukan tracking kepada keluarga dan lingkungan pasien.

KALDERANEWS - Korem 044/Gapo melaksanakan bhakti sosial donor darah bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Palembang di Balai Prajurit Makorem 044/Gapo, 3 April 2020. Bhaksos donor darah ini digelar dalam rangka mengatasi kekurangan persediaan darah akibat wabah Corona virus Disease (Covid-19).

Danrem 044/Gapo Kolonel Arh Sonny Septiono melalui PLH Kasiter Korem Mayor Inf Banu Tricahyo selaku koordinator kegiatan ini mengatakan, bhakti sosial donor darah ini untuk membantu PMI Palembang yang kekurangan pasokan darah akibat dari anjuran social distancing dan Physical distancing guna menghadapi pandemi Virus Corona (Covid19).

“Ini salah satu upaya kita membantu PMI Palembang dalam rangka memenuhi persediaan darah. Alhamdulillah hari ini kita Korem 044/Gapo telah melaksanakan bhakti sosial donor darah, semoga melalui kegiatan ini bisa membantu kebutuhan darah di Provinsi Sumatera Selatan”. Mulai pagi tadi hingga siang hari ini, kita telah berhasil mengumpulkan 30 kantong darah dengan golongan yang berbeda beda dari 30 prajurit yang bersedia mendonorkan darahnya secara sukarela, pungkas Mayor Banu.

KALDERANEWS - Di tengah situasi maraknya penyebaran virus Covid 19, Pertamina memastikan pihaknya telah mematuhi semua himbauan Pemerintah untuk mengurangi resiko paparan virus di lingkungan kerja. Meski demikian, sebagai perusahaan energi nasional Pertamina menjamin operasional kilang hingga distribusinya berjalan normal, demi memenuhi kebutuhan energi di wilayah Sumatera Bagian Selatan.

 

“Mengacu pada surat edaran perusahaan untuk seluruh pekerja, saat ini aktivitas perkantoran ataupun perjalanan dinas memang dikurangi. Di sisi lain perusahaan juga mengatur mekanisme dan pola kerja terutama operasi kilang, sehingga masyarakat tak perlu khawatir karena seluruh proses bisnis perusahaan tetap berjalan normal seperti biasa,” jelas Manager Communication, Relation & CSR Pertamina Sumbagsel, Rifky Rakhman Yusuf.

 

Berdasarkan data hingga triwulan I 2020, capaian produksi minyak dan gas per hari di kilang Pertamina Refinery Unit III Plaju diantaranya memproduksi Premium 13.2 MBCD (million barrel per calender day/juta barel per hari kalender), Bio/Solar 37.8 MBCD, Pertamax 7 MBCD, dan LPG 401 TCD (ton per calender day).

 

Jika melihat stok dan ketahanan produksi per 31 Maret 2020, pada produk Premium mencapai 193 MB (million barrel/juta barel)  yang dapat menjamin kebutuhan lebih dari 10 hari kedepan, Bio/Solar sebesar 382 MB untuk 5 hari, Avtur 9 MB dan Pertamax 107 MB, untuk memenuhi kebutuhan dalam kurun lebih dari 10 hari. Begitupun pada pasokan produk LPG 1.337 MT (metric ton), yang dipastikan aman untuk 4 hari kedepan.

 

Sementara itu, PT Pertamina (Persero) melalui Marketing Operation Region (MOR) II Sumbagsel juga menjamin kelancaran penyaluran BBM jenis Gasoline maupun Gasoil hingga keseluruh pelosok daerah Sumbagsel.  Sebanyak 483 layanan Stasiun Pengisian Bahan Bakar (SPBU), 369 Agen dan lebih dari 15 ribu pangkalan LPG, 6 Fuel Terminal (FT) dan 2 Integrated Terminal (IT), serta 6 Depot Pengisian Pesawat Udara (DPPU) di wilayah Sumbagsel masih beroperasi untuk melayani masyarakat.  Semangat ini disertai dengan kewaspadaan dan upaya preventif medis pada garda terdepan penyaluran BBM ke konsumen, melalui koordinasi dengan SPBU-SPBU dan seluruh stakeholder.

 

Untuk kesiapan stok di Fuel Terminal dan Integrated Terminal juga diyakini dalam kondisi aman. Total stok saat ini untuk produk Gasoline (yaitu Pertaseries yang terdiri dari Premium, Pertalite, Pertamax dan Pertamax Turbo) sebesar lebih dari 62 ribu liter.  Dan total stok produk Gasoil (yaitu Solar/BioSolar, Dexlite dan Pertamina Dex) sebanyak lebih dari 52 ribu liter.

 

“Di masa pandemi Covid-19 ini, kondisi stok produk-produk dapat kami pastikan aman dan dapat kami sampaikan juga jika realisasi konsumsi mengalami penurunan. Himbauan tetap di rumah saja memberikan kontribusi adanya penurunan konsumsi Gasoline sebanyak 6,7% dan Gasoil sebanyak 0.8%.  Dan untuk konsumsi LPG, produk subsidi tabung 3 kg mengalami penurunan 3,1% sedangkan LPG jenis non subsidi untuk rumah tangga naik 14.5%, analisa kami kenaikan ini disebabkan adanya perubahan pola masak di rumah yang meningkat,” jelas Rifky.

 

Ia menambahkan, upaya mitigasi pencegahan Covid-19 masih terus dijalankan untuk menjamin kesehatan pekerja, baik yang sedang Work from Home (WFH) maupun On Shift. Seperti pengecekan suhu tubuh bagi pekerja dan tamu, penyemprotan disinfektan dan pembersihan area kerja, penyediaan masker, hand sanitizer dan vitamin, berbagai sosialisasi pencegahan Covid-19, serta deteksi dini pada karyawan yang dinilai memiliki risiko terpapar virus.

 

“Seiring dengan komitmen kita bersama untuk memerangi pandemi Covid-19, Pertamina dalam situasi sulit ini tetap siap mengantarkan energi terbaik untuk negeri,” tandasnya.

KALDERANEWS - Pemerintah Provinsi Sumatra Selatan mencatat kasus positif korona di wilayah tersebut kini menjadi 11 kasus, atau meningkat dua kali lipat dari beberapa hari lalu. Dan paling banyak, kasus positif datang dari Kota Prabumulih dimana tercatat ada penambahan 3 kasus yang keseluruhannya merupakan penularan transmisi lokal dari pasien EF (54 tahun) yang sudah meninggal dunia akibat korona.

 

Karena itu, saat ini Kota Prabumulih masuk dalam zona merah penularan covid-19. Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Sumsel, Yusri menjelaskan, dengan adanya transmisi (penularan) secara lokal maka Prabumulih ditetapkan sebagai zona merah penularan dan penyebaran virus korona.

 

“Suatu wilayah yang sudah ada kasus transmisi lokal maka ditetapkan sebagai Zona merah,” kata dia.

 

Menurutnya, pasca adanya anggota keluarga yang ditetapkan positif Covid-19, maka anggota keluarga lain yang ada kontak erat didorong untuk mengisolasi di rumah masing-masing atau secara mandiri.

 

“Langkah kedepan sesuai dengan prosedur yang ada. Yang kontak erat dilakukan isolasi mandiri, lalu bagi yang ada gejala kita dorong untuk isolasi ke rumah sakit,” ujar Yusri.

 

Kemudian terhadap orang yang kontak ini akan diambil sampel, untuk dilakukan pemeriksaan laboratorium. Sehingga jika hasil positif, yang bersangkutan di rawat di rumah sakit. “Terus dilakukan pemeriksaan dan pemantauan, sampai dengan dua kali hasil negatif baru bisa pulang dan selesai,” kata dia.

KALDERANEWS - Ini wadah bagi yang ingin berbuat,  Kabupaten Musi Banyuasin menggelar kompetisi desain motif gambo muba di tengah wabah covid -19. Mereka yang sekarang lagi bekerja di rumah alias work from home bisa ambil bagian.

Lomba ini digelar dan digagas langsung inisiator jumputan Gambo Muba, Thia Yufada. Mantan presenter berita salah satu TV Swasta Nasional tersebut mengatakan para peserta yang hendak turut serta tidak perlu harus keluar rumah.

Kok bisa?ternyata lomba desain motif Gambo ini yang dihelat pada periode Maret-Juni 2020 tersebut para peserta cukup mendaftar secara online diwebsite http://dekranasdakab-muba.id, hadiahnya juga menarik. Thia yang juga perempuan Inovatif 2019 tersebut menyebut, ada puluhan juta hadiah uang tunai bagi pemenang lomba desain motif Gambo Muba nantinya.

Bagi yang Juara 1 mendapatkan Rp15 juta, Juara 2 mendapat Rp12 juta, Juara 3 meraih Rp10 juta, sedangkan Juara Harapan 1 meraih Rp7,5 Juta, Juara Harapan 2 sebesar Rp6 Juta, dan Juara Harapan 3 berhak atas hadiah uang tunai sebesar Rp5 juta. 

Persyaratan juga tidak rumit, baik WNI maupun WNA boleh ikut. "Merupakan leserta perorangan,karya yang diikutkan juga harus orisinil, peserta tinggal mengisi pendaftaran secara online, jadi gak perlu keluar, cukup dirumah aja," cetus Thia.

Bagaimana konsep desain?Thia mengatakan yang terpenting adalah desain yang diikutsertakan pada lomba harus bisa diaplikasikan pada berbagai platform seperti pada kain, kertas daur ulang, dan material lainnya. "Karya pemenang akan menjadi pemilik panitia. Untuk info lebih lanjut bisa menghubungi kontak yang tertera di website," terangnya.

Diketahui, sebelumnya produk eco fashion Jumputan Gambo Muba ini menarik perhatian banyak pihak baik di level nasional maupun mancanegara, sebelumnya pada pameran UMKM di Jakarta, Presiden RI Joko Widodo pun tampak memborong Gambo Muba.Bahkan, sebelumnya ibu negara RI Iriana Joko Widodo juga tampak memuji dan mengagumi produk Gambo Muba yang berasal dari olahan limba getah Gambir.

Setelah berhasil dan menyedot perhatian banyak pihak khususnya di bidang pecinta fashion, produk eco fashion Gambo Muba juga berhasil memperluas pangsa pasar untuk produk non fashion yakni menjadi bahan untuk kelengkapan furniture dan interior di hotel bintang lima Jakarta.

Thia optimis produk asli daerahnya ke depan dapat terus bersaing. Sehingga memang harus ada inovasi-inovasi kekinian yang terus berkembang.

"Sesuatu yang tidak berguna kami coba manfaatkan dengan maksimal supaya memiliki nilai tinggi dan menghasilkan sesuatu yang luar biasa, terutama untuk perkembangan industri tekstil," ulasnya.

Thia menyebut Gambo Muba sebagai  eco fashion yang mampu mengangkat ekonomi petani getah gambir lantaran memberikan nilai tambah bagi limbah getah gambir dan yg juga sangat penting, mampu meningkatkan penghasilan rumah tangga karena dikerjakan oleh tangan-tangan terampil kaum perempuan penjumput di desa.

Gambo Muba adalah tekstil khas metode jumputan, diwarnai dengan dicelup getah gambir yang awalnya dianggap limbah dan dibuang percuma. Kini Thia mampu mendorong perajin gambir dengan merubah  limbah menjadi pewarna utama kain. Sebagai produk Eco Fashion, Gambo Muba memakai 100 persen pewarna anti kimia.

"Ini menjawab isu international bahwa lebih dari 50 persen limbah kimia berasal dari limbah tekstil. Gambo Muba adalah aksi alternatif dan sumbangan Muba untuk dunia tekstil. Kami tidak menghasilkan limbah kimia tetapi memanfaatkan limbah getah gambir untuk pewarna Gambo Muba," terangnya.

 

KALDERANEWS - Antisipasi penularan wabah Covid-19 atau virus Corona di Kabupaten Musi Banyuasin terus di intensifkan Bupati Muba Dr H Dodi Reza Alex Noerdin. Setelah melakukan Rapid test secara mandiri dengan menyediakan kuota Seribu Rapid tes, kini Bupati Muba Dodi Reza mengalih fungsikan gedung Eks Akademi Perawat (Akper) Pemkab Muba menjadi RS Darurat layanan Covid-19 dalam rangka percepatan persiapan antisipasi lonjakan kasus infeksi di Muba.

Dalam kesempatan meninjau RS Darurat Penanganan  Covid-19 Muba (Eks Akper Pemkab Muba), Kamis (2/4) pagi Bupati Muba Dodi Reza yang diwakili Sekretaris Daerah Muba Drs Apriyadi MSi menyebutkan, dengan memanfaatkan gedung Eks Akper Pemkab Muba sebagai upaya kita untuk mengantisipasi lonjakan ODP (Orang Dalam Pemantauan) dan PDP (Pasien Dalam Pengawasan) Covid-19 di Muba.

"Ruang RS Darurat  Penangganan Covid-19 yang memanfaatkan eks gedung Akper Pemkab Muba  ini letaknya terpisah dari gedung RSUD Sekayu, ini tujuannya untuk meminimalisir penularan bagi pasien lainnya dan apabila ada lonjakan pasien yang statusnya ODP Atau PDP berdasarkan Klasifikasinya dan ini benar-benar safety sesuai komitmen pak Bupati Dodi Reza untuk terus kita berusaha maksimal dalam rangka meminimalisir penularan Covid-19," di Bumi Serasan Sekate ungkap Sekda Muba Drs H Apriyadi MSi.

Dikatakan Apriyadi, saat ini tercatat ada sebanyak 154 ODP dan 2 PDP di Muba. "Jadi upaya pencegahan penangganan Covid-19 dan antisipasinya. Kita telah memikirkan untuk mempersiapkan fasilitas kesehatan untuk menghadapi situasi apapun yang akan terjadi akibat lonjakan ODP maupun PDP di Muba .  Upaya ini  terus digencarkan bersama sesuai protokol Kesehatan tentunya, hingga saat ini Alhamdulillah Muba belum ada yang tercatat Positif Covid-19 masih zero Covid-19", bebernya.

Sementara itu, Direktur RSUD Sekayu dr Makson Parulian Purba menerangkan,fasilitas yang disiapkan di Ruang RS Darurat layanan Covid-19 yang memanfaatkan gedung Eks Akper Pemkab Muba yakni diantaranya menyiapkan tempat screening Covid-19 yang terpisah dengan layanan polikilinik atau IGD RSUD Sekayu serta menyiapkan 4 kamar isolasi dengan fasilitas mesin ventilator dan 30 Tempat Tidur Pasien PDP sehingga total 34 Tempat Tidur tersedia untuk RS Darurat Layanan Covid-19.

 "Langkah ini dilakukan untuk  mencegah terjadinya kontak dengan pasien lain, sehingga pasien non Covid-19 yang berobat di RSUD sekayu terlindungi dari bahaya penularan pandemi Covid-19  yang sedang mewabah", terangnya.

Intinya Pemkab Muba serius dalam melakukan  penangganan wabah Covid-19 agar masyarakat Muba terhindar dari wabah Covid-19 .

"Selain itu juga menyediakan 8 kamar mess bagi tenaga medis agar bisa beristirahat sehingga  bisa fokus  jika nanti ada pasien positif Covid-19," pungkasnya.

KALDERANEWS - Meski sudah dioperasionalkan pada 1 April 2020 nanti, Tol Palembang-Kayu Agung siap untuk ditutup kembali. Hal itu dilakukan apabila pemerintah daerah atau pemerintah provinsi mengambil kebijakan karantina wilayah.

Deputi Pembangunan Jalan Tol Palembang-Kayu Agung PT Sriwijaya Waskita Tol, Yusuf Ar Rosadi mengatakan, tol sepanjang 33 kilometer yang menghubungkan Palembang dengan Kayu Agung itu akan dioperasionalkan mulai 1 April 2020 pukul 07.00 WIB.

"Ini untuk melayani yang dari Kayu Agung sampai Palembang saja, mungkin kalau ada instruksi pemda mengisolasi memblokir langsung kita taati," kata dia.

Ia mengatakan, sebagai upaya untuk mencegah meluasnya virus korona, pihaknya bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten OKI membuat pos khusus untuk pengecekan penumpang.

"Detailnya dari Gugus Tugas dari Pemkab OKI. Di pos itu penumpang akan di cek suhu tubuh dan kesehatannya sebagai upaya memastikan agar virus korona tidak menyebar," jelasnya.

Ia menuturkan, selain itu pihaknya pun mengimbau agar masyarakat menggunakan tongkat saat menempelkan kartu e-Toll. "Jadi kami harapkan pengendara menggunakan tongkat agar tidak banyak menyentuh area yang paling sering di sentuh orang. Kami juha siagakan petugas khusus menggunakan APD untuk mengurangi merebaknya covid-19," tandasnya.

KALDERANEWS - Sebagai upaya mematikan virus korona baru (covid-19), Kepolisian Daerah Sumatra Selatan menyemprotkan disinfektan di wilayah Kota Palembang. Selasa (31/3), penyemprotan disinfektan dibagi dalam tiga tim dengan menggunakan kendaraan armoured water cannon (AWC) Polri dibantu unsur TNi, Damkar dan pendukung lainnya.

Kapolda Sumsel Irjen Pol Priyo Widyanto mengatakan, penyemprotan disinfektan ini dilakukan sebagai upaya membunuh virus yang menyebar dan melekat di ruang publik. Karena itu, semua wilayah di kota Palembang terutama di jalan utama dilakukan penyemprotan disinfektan.

"Kami tidak sendiri. Penyemprotan disinfektan dilakukan bersama TNI, Damkar dan sebagainya. Kami berharap ini menjadi upaya yang bisa mencegah penyebaran virus korona," kata Priyo.

Ia mengatakan, penyemprotan disinfektan juga dilakukan oleh Polres-Polres yang ada di Sumsel. Sebagai upaya memberikan rasa aman dan nyaman bagi maayarakat Sumsel.

"Kita berharap seluruh masyarakat baik yang ada di Sumsel, khususnya yang ada di Kota Palembang bisa mematuhi Maklumat Kapolri, karena pada hakekatnya Maklumat Kapolri dikeluarkan selain untuk mengamankan kebijakan pemerintah juga untuk menjaga keselamatan warga, menjaga keselamatan masyarakat, menjaga keselamatan rakyat dari penyebaran virus korona," jelasnya.

Disebutkan Priyo, dalam Maklumat Kapolri ada empat hal yang perlu dipatuhi oleh seluruh masyarakat. Pertama dihimbau tidak melakukan kegiatan-kegiatan baik yang bersifat sosial kemasyarakatan ataupun keagamaan yang bisa mengumpulkan masyarakat dalam jumlah yang banyak jumlah yang besar yang tentunya rentan terhadap penyebaran virus korona.

Kemudian diharapkan kepada masyarakat tidak khawatir berlebihan tapi tetap waspada dengan mematuhi apa yang menjadi himbauan dari pemerintah, baik pemerintah pusat, pemerintah daerah sampai dengan pemerintah terkecil dilingkungan kita masing-masing, RT, RW, Lurah, Camat harus dipatuhi karena pada hakikatnya himbauan-himbauan itu untuk menjaga keselamatan.

Selain itu, diharapkan kepada masyarakat tidak membeli bahan pokok secara berlebihan atau yang dikenal dengan panic buying, beli secukupnya agar stok yang ada di Sumsel, yang ada di Kota Palembang bisa cukup untuk dinikmati oleh seluruh masyarakat, apalagi kemudian sampai dengan melakukan penimbunan-penimbunan terhadap bahan pokok dan itu tidak diizinkan dan melanggar hukum.

Selanjutnya, diharapkan masyarakat tidak memberikan pemberitaan-pemberitaan yang bersifat hoax, tidak mendasar, membuat masyarakat resah, tidak benar dan pasti jajaran Kepolisian akan melakukan tindakan terhadap siapapun yang menyebarkan hoax.

"Itu upaya-upaya kita lakukan untuk kita bisa benar-benar menjaga keselamatan kita, masyarakat Sumsel, masyarakat Kota Palembang, dan hari ini kita menunjukkan kembali kepada masyarakat Kota Palembang bahwa Polri bersama TNI, Unsur Pemerintah Daerah dan stakeholder lainnya kita peduli untuk keselamatan warga," jelasnya.

Oleh karena itu, ia berharap, warga juga peduli akan keselamatannya masing-masing dengan cara mematuhi semua himbauan-himbauan yang diberikan oleh pemerintah pusat, pemerintah daerah sampai dengan pemerintah yang terkecil ditingkat RT.

KALDERANEWS - Bupati Musi Banyuasin (Muba)Dr H Dodi Reza Alex Noerdin memimpin Apel Kesiapsiagaan Pengawasan, Penyemprotan Disinfektan dan Pemeriksaan Orang / Barang Secara Serentak di wilayah perbatasan Kabupaten Muba, dalam rangka pencegahan Penyebaran Virus Covid – 19, Apel berlangsung di Mapolres Muba, Selasa (31/3).

Dalam arahannya Bupati Muba menyebutkan, melihat perkembangan Covid-19 ini Pemkab Muba telah melakukan percepatan dalam pencegahan penyebaran Covid-19, salah satunya telah merelokasi anggaran sebesar 6,1 Milyar, melaksanakan strategi/aksi cepat melakukan pemutusan rantai penularan Covid-19 dengan pemutusan kontak, pemutusan rantai penularan serta tempat berkembang biaknya  Covid-19.

Selanjutnya mempersiapkan sarana dan prasarana penanganan mulai dari alat kesehatan, obat-obatan, barang medis habis pakai serta penyediaan tempat isolasi pasien dalam pengawasan di tiga RSUD dalam wilayah Kabupaten Muba. Untuk tenaga medis beresiko terhadap penularan dan ODP yang dalam pemantauan Puskesmas telah dilakukan Rapid tes  dalam upaya dekteksi dini penularan Covid-19.

Dikatakan Dodi, Apel kesiapsiagaan hari ini untuk memulai pengecekan, pengawasan serta pemantauan dari arus lalu lintas barang dan pergerakan manusia di wilayah perbatasan Kabupaten Muba.

"Disitu kita akan melaksanakan perbatasan selektif dengan para aparat dan tenaga medis akan bekerja bahu-membahu dan dilengkapi Alat Pelindung Diri (APD) lengkap untuk memeriksa secara ketat di wilayah-wilayah perbatasan,"ucap Dodi.

Bupati Muba juga menyampaikan, pengawasan dan pengecekan dilakukan pada pergerakan manusia juga barang dan jasa di wilayah perbatasan, jika terdapat individu ataupun orang yang terpapar ataupun setelah pengecekan secara dini maka secara protokol kesehatan harus masuk dalam kategori ODP, maka akan diarahkan individu/warga tersebut ke fasilitas kesehatan yang ada di Muba. Tujuannya jangan sampai nanti mata rantai penularan virus Covid-19 yang berasal dari wilayah-wilayah diluar Muba masuk kedalam Kabupaten Muba.

Doktor lulusan Universitas Padjajaran ini juga mengatakan, Pemkab Muba sudah mulai dan akan terus memberikan sosialisasi dan edukasi serta melakukan langkah konkret yaitu melakukan penyemprotan disenfektan ke seluruh Sekayu baik  dipemukiman padat penduduk dari wilayah perbatasan hingga Kota Sekayu, yang akan dilakukan Polres Muba, Dinas Kesehatan, BPDD Muba dan Seluruh Aparat mulai dari Camat hingga Kades.

"Kita lakukan upaya tersebut sekaligus di jalur-jalur pergerakan manusia, fasilitas umum, perkantoran dan perumahan agar semua dapat disenfektan secara masif untuk mencegah perkembangbiakan virus corona.

"Saya bersama unsur Forkompimda meneguhkan hati dan berkomitmen kuat bersama-sama masyarakat untuk memerangi Covid-19 atau virus Corona ini,  mudah-mudahan dengan upaya hari ini dapat meminimalisir mata rantai penyebaran Covid-19 ini,"tutupnya.

Apel kesiapsiagaan turut dihadiri Wakil Ketua DPRD Kabupaten Muba Irwin Zulyani, Kapolres Muba AKBP Yudhi Surya Markus Pinem SIK,  Dandim 0401 Muba Letkol Arm Muhammad Saiffudin Khoiruzzamani SSos, Kepala Kejaksaan Suyanto SH MH, Ketua Pengadilan Agama Saifullah Anshari SAg MAg dan Sekretaris Daerah Kabupaten Muba Drs H Apriyadi MSi serta Kepala Perangkat Daerah.

KALDERANEWS - Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin memilih kebijakan memperketat penjagaan dan pemeriksaan lalu lintas orang di pintu-pintu masuk wilayah guna mencegah penularan Virus Corona di Bumi Serasan Sekate.

"Hari ini kita gelar pasukan di Polres Muba untuk memastikan kesiapan petugas dalam melakukan penjagaan dan pengamanan. Kita lakukan pembatasan pergerakan pintu masuk ke Muba. Ada 5 titik yang hari ini kita lakukan pengetatan bekerjasama dengan pihak kepolisian," ujar Bupati Muba, Dodi Reza Alex Noerdin, Selasa (31/3).

Kelima  titik pintu masuk itu yakni pintu masuk perbatasan Kabupaten Muba di Kecamatan Bayung Lencir dengan Provinsi Jambi, Kabupaten Muba di Kecamatan Lais dan Babat Supat dengan Kabupaten Banyuasin, Kabupaten Muba di Kecamatan Sanga Desa dengan Kabupaten Musi Rawas, dan Kabupaten Muba di Kecamatan Sungai Keruh dengan Kabupaten PALI.

"Jadi apabila ada suspect dari luar yang akan masuk ke Muba, terpaksa wajib mengikuti Protokol Kesehatan dan wajib  melakukan isolasi selama 14 hari, Khusus untuk pintu masuk di Jambi dan Pintu Masuk lainya bagi pendatang yang lewat dan terindikasi suspect kita lakukan rapid test dan  kita ada rumah isolasi di Bayung Lencir,"dan Rs Sungai Lilin  tegas Dodi.

Dodi mengambil langkah bijak ini  lantaran Kabupaten Muba berada di tengah dan menjadi daerah lintas  sejumlah kabupaten/kota dan provinsi di Sumatera. Dodi memilih perketatan pintu masuk ketimbang lockdown yang berarti masyarakat sama sekali tidak diperbolehkan beraktivitas diluar rumah.

"Kalau saat ini lockdown belum kita lakukan dan hanya masyarakat diimbau dan diminimalisir  keluar rumah, jika tak penting itu dan baiknya bekerja dari rumah , Tujuan semua ini  yang kita lakukan untuk dapat meminimalisir virus covid 19 masuk muba adalah dengan pembatasan dan memperketat masuk wilayah Ini yang kita lakukan karena posisi Kabupaten Muba berada di tengah dan menjadi tempat transit. Jadi  pengetatan perbatasan dan apabila terdapat yang terindikasi harus kita persiapkan Penanganannya berdasarkan Protokol Kesehatan.

Kendati memperketat penjagaan di pintu masuk, orang nomor satu di Bumi Serasan Sekate ini memastikan kebutuhan logistik masyarakat Muba tetap terpenuhi. "Barang-barang kebutuhan pokok kita perbolehkan masuk atau melintas. Sebab yang kita periksa itukan orangnya. Kita jamin pasokan untuk Muba aman termasuk saat Ramadhan dan lebaran nanti," tegas dia. 

Selanjutnya untuk pengaman jaringan sosial bagi pekerja harian warga kurang mampu dan kebutuhan kedepan bagi warga Muba  dalam

Percepatan penanganan covid 19 saat ini Tim TAPD menyisir 30 persen  dari anggaran APBD MUBA  2020 dan dipastikan terkumpul 500 milyar  untuk penangan covid 19 termasuk jaringan pengaman sosial selama bencana ini.

Kapolres Muba, AKBP Yudhi Surya Markus Pinem mengatakan, pihaknya bersama Kodim 0401/Muba terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat terkait bahaya virus Corona dan langkah-langkah pencegahan yang dapat dilakukan masyarakat secara mandiri. Termasuk sosialisasi Maklumat Kapolri No. Mak/2/III/2020. Diantaranya masyarakat diminta untuk tidak mengadakan kegiatan sosial yang melibatkan orang atau massa dalam jumlah besar. Baik ditempat umum maupun dilingkungan sendiri.

Sementara Komandan Kodim 0401  Letkol Arm. Muhsyaiffudin Khoiruzzamani S.Sos menyatakan bahwa Seluruh kodim siap dan kami setiap hari sesuai SOP yang kami jalankan  telah  melaksanakan sosialisasi dan penyemprotan disinfektan baik pagi sore dan sosialisasi pada malam hari oleh jajaran kodim koramil dan babinsa di setiap desa l/ kelurahan secara bergilir secara Mandiri untuk pecegahan covid 19 dan Juga Kita Bersama sama jajaran Forkopimda menajalankan komitmen bersama untuk meminlimalisir serta pecegahan covid 19 dimuba serta dalam kesempatan ini bahwa pada tanggal 1 april kami imbau seluruh warga Musi Banyuasin melaksankan sholat magrib dan dilanjutkan sholat hajat dirumah masing masing kita medoakan kiranya  wabah ini segera dapat teratasi ujarnya.

"Sosialisai terus kita lakukan, kita juga bersama Kodim 0401/Muba dan Sat Pol PP Muba melakukan razia untuk meminta masyarakat yang berkumpul agar membubarkan diri. Ini dilakukan sebagai bentuk pencegahan," tandas dia.

 

mgid3

Ad Sidebar

Latest Tweets

Feby Deru Dampingi Iriana Jokowi Sosialisasi Bahaya Narkoba dan Tes IVA Hingga Temui Pengrajin Songket… https://t.co/yxjLiPEQUl
Kunjungi Stan Dekranasda Sumsel, Iriana Jokowi Janji Temui Pengrajin Kain di Palembang https://t.co/6FQb5LcCCy via @tripplesworld
Menang Tipis Atas PSGC Ciamis, Sriwijaya FC Makin Kokoh di Puncak Klasemen https://t.co/V0DFFAlQDG lewat @tripplesworld
Metzelder Diduga Terlibat Kasus Pornografi Anak https://t.co/knEQDSYopZ lewat @tripplesworld
Icardi Tuntut Inter Milan Bayar Kompensasi 1,5 Juta Euro https://t.co/IZVf4wvhGn lewat @tripplesworld
Napoli Boyong Fernando Llorente dari Tottenham https://t.co/FnVARyGvqx
Follow Kaldera News on Twitter