SPONSOR DAERAH
Sumatera-Selatan

Sumatera-Selatan (925)

KALDERANEWS - Kapolda Sumsel Irjen Pol Prof. Dr. Eko Indra Heri S., MM Mengikuti Pelaksanaan Kegiatan Entry Briefing Dalam Rangka Pemeriksaan BPK RI Pada Kinerja Atas Penanggulangan Pandemi Covid-19 di Jajaran Polda Sumsel di Ruang Rekonfu Lantai III Gedung Promoter Mapolda Sumsel, Rabu (14/10).

Pimpinan BPK RI menyampaikan bahwa kami sangat bangga ketika Polri mau menerima masukannya. BPK dalam saat ini akan melaksanakan pemeriksaan kinerja ataupun pemeriksaan dengan tujuan tertentu, sasaran nya tidak jauh dari tepat waktu, tepat harga, tepat jumlah. Pemeriksaan kinerja ini terkait dengan kinerja Polri dalam melaksanakan Harkamtibmas dengan situasi pandemi saat ini.

Setiap kegiatan jangan sampai tidak ada renbutnya sehingga untuk produknya tidak tepat sasaran, untuk itulah persiapkan setiap kegiatan renbutnya. Menjadikan pembelajaran bagi kita semua dalam membuat renbut bila memang sudah tidak cocok dengan kegiatan sebelumnya maka akan di rencanakan kedepannya untuk di ubah di sesuaikan dengan kebutuhan.

"Sesuai dengan Undang-Undang ada beberapa point yang menjadi penilaian yang penting dalam pemeriksaan BPK yaitu pemeriksaan keuangan, pemeriksaan kinerja, pemeriksaan dengan tujuan tertentu. Apabila nanti ditemukan adanya penyelewengan anggaran yang ternyata tidak sesuai, maka itu bisa dijadikan temuan," ujarnya.

Sebenarnya permasalahan pandemi covid-19 bukan semata-mata persoalan penyakit ataupun kesehatan akan tetapi lebih penting dari hal tersebut adalah dampak permasalahan ekonomi yang dapat menimbulkan polemik yang sangat berpengaruh dilingkungan masyarakat.

Irwasum Polri juga menyampaikan terima kasih dan apresiasi terhadap BTP dari BPK RI 7 kali berturut - turut dan mengapresiasi kepada Polda Sumsel yang meningkatkan PDK yang lebih dekat kepada masyarakat seperti Warung Mang PDK, adanya Kampung Tangkal dan lain sebagainya.

"Kami juga mengucapkan apresiasi kepada Polrestabes Palembang sudah membantu dengan meminta bantuan waria untuk menciptakan situasi yang kondusif dalam kegiatan Unras UU cipta kerja. Untuk para Kasatwil saya berharap untuk terus menggelorakan bagaimana mengantisipasi pandemi covid-19," imbuhnya.

Kapolda mengucapkan selamat datang kepada Bapak Irwasum, Para Pimpinan BPK RI dan Tim di Polda Sumsel. Berkaitan dengan pandemi covid-19 ada beberapa kegiatan yang dilaksanakan oleh Gugus Tugas untuk mengantisipasi penyebaran covid-19 untuk menciptakan harkamtibmas yang kondusif diwilayah sumsel.

Polda Sumsel dalam hal ini telah melaksanakan berbagai inovasi salah satunya Kampung Tangkal Covid-19 dan memberikan dampak yang positif. Kemudian Polda Sumsel memberikan bantuan korban pandemi covid-19 dengan melaksanakan kegiatan pembagian beras / sembako gratis, setiap hari jum’at kita mengadakan kegiatan Warung Mang Pedeka yang bertujuan untuk berbagi kepada masyarakat yang terdampak pandemi covid-19, ujarnya.

"Mang PDK ini bermaksud untuk mempererat kedekatan antara masyarakat dengan Polri terlebih lagi dengan adanya UU Cipta Kerja yang menimbulkan polemik dilingkungan masyarakat sehingga masyarakat melaksanakan unras penolakan terhadap UU tersebut dan pelaksanaan Unras pun berjalan kondusif. Untuk itulah perlunya kita berkoordinasi, berkomunikasi serta menjalin sinergitas agar situasi kondisi di sumsel dapat berjalan aman, damai dan lancar," pungkasnya.

KALDERANEWS - Setelah sebelumnya dianugrahi penghargaan sebagai Kepala Daerah inovatif kategori ekonomi dari Koran Sindo (MNC Group), kini peran aktif Gubernur Sumsel H Herman Deru dalam melakukan pembangunan infrastruktur dan mengembalikan kejayaan Sumsel sebagai daerah Lumbung Pangan di Sumsel, menuai hal serupa. Terbukti, orang nomor satu di Bumi Sriwijaya tersebut kembali dinobatkan dan dianugrahi penghargaan sebagai Gubernur Inovatif dalam membangun infrastruktur dan pengembalian lumbung pertanian di Sumsel dalam acara Kompas Gramedia Award 2020.

Penghargaan tersebut diberikan bertepatan dengan HUT Koran Harian Sriwijaya Post (Kompas Group) yang digelar secara virtual, Senin (12/10) malam. "Kami mengucapkan terima kasih atas penghargaan ini. Tentu penghargaan ini akan lebih memacu kami khususnya Pemprov Sumsel untuk lebih semangat dalam membangun Sumsel ini," kata HD.

Kendati begitu, dia juga berpesan kepada Kompas Gramedia khususnya Sriwijaya Post untuk tidak meninggalkan surat kabar yang selama ini sudah membesarkan namanya. "Saran saya, Sriwijaya Post jangan tinggalkan surat kabar, walau pun di era digital ini. Kita hanya harus menyesuaikan kebutuhan pasar. karena koran ini menjadi kebanggan untuk mendapatkan informasi. Surat kabar adalah hal yang penting dimasyarakat," tuturnya.

Diketahui, diajang Kompas Gramedia Award 2020, tim penilai dari Sriwijaya Post bersama Tribun Sumsel dan tim Kompas Gramedia Award 2020 Sumsel memutuskan memberikan penghargaan kepada 47 pemenang dengan 17 kategori. Bahkan, Ketua TP PKK Provinsi Sumsel Hj Febrita Lustia Herman Deru pun turut diberikan penghargaan dengan kategori Ketua TP PKK peduli keluarga miskin terdampak covid-19.

"Penghargaan ini juga akan menjadi penyemangat kami dalam memberikan bantuan kepada masyarakat dan semoga juga TP PKK dapat terus berkontribusi untuk kemajuan Sumsel. Tak lupa kami juga mengucapkan  selamat ulang tahun untuk Sriwijaya Post," ujar Feby. Selain itu, Rumah Sakit Umum Daerah Siti Fatimah juga mendapatkan penghargaan dengan kategori Rumah Sakit Tanggap Covid-19.

Tidak hanya itu, acara tersebut juga turut dihadiri Bupati/Walikota di 17 Kabupaten Kota serta 3 lembaga penyelenggara Pemilu, 14 lembaga negara dan 12 perusahaan swasta. Tamu yang hadir tersebut juga diketahui menerima penghargaan dari Kompas Gramedia Award 2020.

KALDERANEWS - Upaya peningkatan produksi petani dalam rangka  meningkatkan taraf ekonomi masyarakat terus dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin yang dikomandoi Bupati Dr H Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA bersama Wabup Muba Beni Hernedi diantaranya melalui program Serasi yang diluncurkan pada Tahun 2019 lalu.
 
Program Serasi ini, dinilai berhasil bagi banyak masyarakat, dikarenakan program ini adalah program harapan masa depan petani dalam memenuhi Perekonomian pada sektor lumbung pangan.
 
Seperti yang diketahui, Pemkab Muba melalui Kepala Dinas Tanaman Pangan Holtikultura dan Peternakan (DTPHP) kabupaten Muba Ir A Thamrin mengatakan, bahwa seluas 210 Hektar Lahan petani di desa Sukarami berhasil panen, hal ini berdasarkan Program Serasi kita Pada Tahun 2019. 
 
"Serasi (Selamatkan Rawa Sejahterakan Masyarakat) adalah Program Kementerian Pertanian (Kementan). Diketahui, Serasi adalah optimalisasi lahan yang terintegrasi dengan upaya peningkatan taraf hidup petani melalui bantuan pengembangan sistem irigasi di lahan rawa dan komoditas pertanian dan peternakan,"ungkapnya.
 
 
Seperti halnya di Kabupaten Musi Banyuasin, Lanjut Thamrin menjelaskan bahwa puluhan ribu hektar lahan masyarakat diberdayakan melalui Program Serasi pada Tahun 2019. Pemberdayaan tersebut, diberikan kepada Para Petani dengan dibentuk Kelompok Tani (Poktan) di masing-masing daerah.
 
"Baru-baru ini, masyarakat desa Sukarami, Kecamatan Sekayu, Kabupaten Musi Banyuasin melaksanakan Panen Gabah bantuan Kementerian Pertanian (Kementan) pada Tahun 2019 yang disalurkan melalui Dinas Tanaman Pangan Holtikultura dan Peternakan (DTPHP),"terangnya.
 
Seluas 210 Hektar lahan Petani di desa Sukarami, kecamatan Sekayu, kabupaten Musi Banyuasin berhasil Panen dari berkat bantuan Program Serasi Tahun 2019 melalui DTPHP Muba.
 
”Didalam lahan seluas 210 Hektar ini terdapat 7 Kelompok Tani (Poktan) yang mendapatkan Bantuan Paket Lengkap dari Dinas kita adalah sebanyak 5 kelompok tani berupa, Pupuk Hayati, Benih Inpari 42, Dolomit dan beberapa bantuan lainnya,” dikatakan Thamrin, Selasa (13/10/2020).
 
 
Thamrin juga menjelaskan, Program ini adalah Program Nasional yang diluncurkan oleh Kementerian Pertanian dan salah satu kabupaten yang berhasil mendapatkan program ini adalah Kabupaten Musi Banyuasin.
 
”Kami berharap dari hasil Program Serasi kita ini, lahan petani yang mendapakan program ini dapat 2 kali tanam yang dulunya hanya bisa dapat 1 kali tanam dan dapat meningka,” ungkap Thamrin.
 
Ditambahkannya, kemarin Kelompok Tani yang melaksanakan panen Gabah Kering Panen (GKP) yaitu adalah Kelompok Sungai Lintah 2 yang terdiri dari 25 orang anggota, diketahui sebelum adanya Program Serasi hanya menghasilkan 4 sampai 5 ton perhektar.
 
”Dengan Hasil ubinan 2,5 x 2,5 meter, kelompok tani tersebut yang dulunya hanya berhasil panen 4 sampai 5 ton perhektar kini bisa meningkat sampai 9 ton perhektar,” ungkapnya.
 
Sementara itu, Ketua Kelompok Tani Sungai Lintah 2 Akmal mengungkapkan, kami terima kasih kepada Pemkab Musi Banyuasin atas bantuan Serasi yang diberikan kepada beberapa kelompok tani termasuk kelompok tani kami berkat Serasi, kami bisa meningkatkan hasil panen kami.
 
” Berkat adanya Program Serasi Kementerian Pertanian yang disalurkan oleh Dinas Tanaman Pangan Holtikultura dan Peternakan (DTPHP) Kabupaten Musi Banyuasin, dari 4 ton kini berkat Serasi menjadi 9 ton perhektar,” ucap Akmal.
 
Akmal berharap, “Ditahun berikutnya kami kepada Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin agar dapat dibangunkan jalan transportasi sepanjang kurang lebih 4 kilometer untuk mempermudahkan kami dalam melaksanakan panen,” pungkasnya.
 
KALDERANEWS - Suasana ramai dan tetap patuh pada protokol kesehatan (protokes) tampak di Danau Siarak Desa Tanah Abang Kecamatan Batanghari Leko, Selasa (13/10/2020). 
 
Tampak Wakil Bupati Muba Beni Hernedi SIP didampingi warga sekitar serta beberapa OPD diantaranya Plt Kadis Perikanan Hendra Tris Tommy, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Andi Wijaya Busro SH MHum, dan Camat Batanghari Leko Tazarni SSTP, Dispopar dan Dinkominfo Muba membersihkan tumpukan gulma yang memadati Danau Siarak.
 
 
"Kalau dibiarkan bisa menganggu kehidupan biota yang ada di Danau Siarak ini. Jadi, hari ini kita sepakat bersih-bersih gulma bareng warga," ungkap Beni Hernedi. 
 
Dikatakan Beni, terlebih danau ini masuk nominasi Anugerah Pesona Indonesia Awards 2020 dengan kategori Wisata Air. "Oleh sebab itu 
harus kita dorong bersama, membantu menjaga kebersihan dan kelestariannya," tuturnya.
 
Beni juga mengajak kepada seluruh warga Muba khususnya di sekitar daerah Danau Siarak untuk peka menjaga biota sungai dan air agar siklus mahluk hidup lainnya bisa tumbuh dan berkembang lebih baik.
 
"Kesadaran menjaga lingkungan itu ada pada diri kita masing-masing, kita harus lebih peka lagi menjaga lingkungan sekitar," ajaknya.
 
Sementara itu, Plt Kepala Dinas Perikanan Muba Hendra Tris Tommy SSTP juga mengajak warga untuk aktif menjaga sungai dan perairan di sekitar. 
 
"Mari kita jaga sama-sama, kelangsungan hidup yang ada di sungai dan danau ini tanggung jawab kita bersama," ucapnya.
 
Tommy mengingatkan, agar warga tidak melakukan penangkapan ikan dengan cara-cara yang salah seperti meracun dan menyetrum. "Kalau ada yang terbukti melakukan hal-hal tersebut tentu akan dikenakan sanksi pidana sesuai ketentuan yang berlaku," pungkasnya.
 
KALDERANEWS - Gubernur Sumsel H. Herman Deru menerima kunjungan Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Regional 7 Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) di Ruang Tamu Gubernur Sumsel, Senin (12/10) pagi. Pertemuan ini salah satunya membahas soal peningkatan penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) oleh Himpunan Bank Negara (Himbara) di Sumsel.
 
Gubernur Sumsel H. Herman Deru mengatakan ini merupakan kabar gembira bagi masyarakat Provinsi Sumsel. Saat ini menurutnya, KUR ada peningkatan yang cukup signifikan dari jumlah yang tersedia Rp4,4 triliun di Himbara ditambah dengan adanya Kurda Program Pemprov Sumsel mengalami peningkatan penyaluran.
 
"Saat ini penyaluran KUR sudah di atas 50 persen ke masyarakat khususnya untuk pertanian. Sektor pertanian mendominasikan penyaluran dan ini tentu menunjang produksi pangan di Sumsel,"ungkap 
 
Menurut HD percepatan penyaluran KUR juga penyediaan bank wakaf mikro merupakan bagian komitmen Pemprov Sumsel bersama OJK dan institusi lain untuk memulihkan ekonomi baik nasional maupun Sumsel. 
 
"Saya berterima kasih dengan OJK Regional 7 dengan Bank Indonesia dalam hal ini bekerjasama untuk memulihkan ekonomi dan alhamdulillah Sumsel masih menjadi Provinsi yang pertumbuhan ekonominnya sangat," lanjutnya.
 
 
Di sampaikannya mengenai pertumbuhan ekonomi secara umum, bahwa menurut HD sektor pertanian yang sama-sama difokuskan dimulai dari infrastruktur, sarana produksi ( saprodi), pasca panen, tetap akan menjadi kekuatan bagi perekonomian di Sumsel.  "Terima kasih OJK, para petani dan para pelaku UMKM yang menjadi kekuatan ekonomi di Sumsel," tandasnya.
 
Untuk di ketahui pertumbuhan ekonomi di Provinsi Sumsel saat ini masih sangat baik meski di masa pendemi Covid-19. Hal tersebut tidak lepas dari peran Pemerintah Provinsi Sumsel bersama institusi lainnya dalam mempertahankan pertumbuhan ekonomi Sumsel maupun secara nasional
 
Di masa sulit seperti ini, Pemprov Sumsel bersama mitra kerjanya seperti Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Regional 7 Sumatera Bagian Selatan dan intansi lain terus memberi kemudahan dan keringanan bagi masyarakat. Tak hanya percepatan penyaluran KUR, upaya pemulihan juga dikakukan leasing kepada para debitur untuk meningkatkan daya beli masyarakat.
 
KALDERANEWS - Prioritas pembangunan Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) Tahun 2021 disusun berdasarkan pada isu-isu strategis dan tema pembangunan Tahun 2021 serta sejalan dan sinergis dengan kebijakan pembangunan Provinsi Sumatera Selatan dan Nasional. Demikian diungkapkan Bupati Muba, Dr H Dodi Reza Alex Noerdin saat menyampaikan Nota Keuangan Rencana APBD Kabupaten Muba tahun 2021, dalam Rapat Paripurna DPRD, Senin (12/10/2020).
 
Disampaikan, kebijakan pembangunan tahunan daerah dituangkan dalam RKPD Kabupaten Muba tahun 2021 difokuskan pada empat prioritas sesuai  dengan arag kebijakan yaitu, peningkatan kualitas sumberdaya manusia dan perlindungan sosial, pemulihan ekonomi melalui peningkatan produktivitas, ketahanan UMKM, hilirisasi dan inovasi. Meningkatkan konektivitas, infrasteuktur dasar dan kualitas lingkungan serta ketahanan bencana serta optimalisasi birokrasi.
 
Dalam rapat yang dipimpin Ketua DPRD Muba Sugondo SH, lebih lanjut Bupati menjelaskan, dalam Raperda APBD 2021, Pendapatan Daerah (PAD) direncanakan sebesar Rp 3,201 triliun, terdiri atas Pendapatan Asli Daerah Rp 332,6 milyar,  Pendapatan Transfer sebesar Rp 2,771 triliun, dan lain-lain pendapatan daerah sebesar Rp 97,3 milyar.
 
 
"Pendapatan daerah tahun anggaran 2021 dirancang lebih besar daripada belanja daerah, sehingga terdapat surplus anggaran sebesar Rp 147.354.220.591,” tandas Bupati.
 
PAD sebesar Rp 332,6 miliar terdiri atas pendapatan pajak daerah sebesar Rp 82,3 milyar, retribusi daerah sebesar Rp 9,56 milyar, hasil pengelolaan kekayaan daerah sebesar Rp 17,5 milyar dan lain-lain PAD yang sah sebesar Rp 223,2 milyar.
 
Sementara pendapatan transfer sebesar Rp 2,771 triliun, dengan rincian transfer dari pusat sebesar Rp 2,666 triliun dan transfer antar daerah sebesar Rp 105 milyar. 
 
Bupati mengatakan, belanja daerah direncanakan sebesar Rp 3,054 triliun, terdiri atas belanja operasional Rp 2,034 triliun, belanja modal Rp 737,7 milyar, belanja tak terduga Rp 13,19 milyar, dan belanja transfer Rp 268 milyar.
 
"Belanja daerah dialokasikan kedalam beberapa urusan yaitu, urusan pemerintahan wajib yang berkaitan dengan pelayanan dasar terdiri dari bidang pendidikan, kesehatan, PUPR, PU Perkim, ketentraman dan ketertiban umjm serta perlindungan masyarakat sebesar 62,36 %. Urusan pemerintahan wajib yang tidak berkaitan dengan pelayanan dasar sebesar 9,33 %. Urusan pemerintahan pilihan yang terdiri dari bidang kelautan perikanan, pertanian, perdagangan dan perindustrian sebesar  4,20 %. Unsur pendukung yang terdiri dari Sekretariat Daerah dan Sekretariat DPRD sebesar 8,02 %. Unsur penunjang yang terdiri dari petencanaan, keuangan, dan kepegawaian sebesar 12,78 %. Unsur pengawas 0,85 %. Dan unsur kewilayahan yang terdiri dari kecamatan sebesar 2,46 %, "papar Bupati.
 
KALDERANEWS - Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Muba, Minggu (11/10/2020) mengkonfirmasi nihil kasus konfirmasi. 
 
Namun, ada satu warga asal Kabupaten PALI yang sebelumnya mendapatkan perawatan di RSUD Sekayu dinyatakan meninggal dunia. 
 
"Tidak ada penambahan kasus, hanya saja ada 1 pasien di RSUD Sekayu yang merupakan warga PALI terkonfirmasi COVID-19 meninggal dunia," ungkap Jubir Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Muba, dr Povi Pada Indarta SP P.
 
Povi menyebutkan, warga PALI yang meninggal dunia tersebut berjenis kelamin perempuan usia 56 tahun. "Rencana pemakaman ditanding Marga PALI dan keluarga setuju dimakam dengan protokol COVID-19," terangnya. 
 
Povi mencatat hingga 11 Oktober 2020 ada sebanyak 311 kasus terkonfirmasi di Muba. "188 kasus sembuh, 13 meninggal dunia, dan 110 orang masih dirawat," terangnya. 
 
Sementara itu, berdasarkan data update Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Muba 11 Oktober 2020 tercatat ada sebanyak 408 ODP 6 selesai pemantauan masih dipantau 402 orang, 893 kontak erat 663 kontak selesai pemantauan 230 kontak erat yang masih dipantau, 164 PDP 13 proses pengawasan 132 selesai pengawasan.
KALDERANEWS - Dalam lawatannya menghadiri HUT Kabupaten Ogan Komering Ilir ke-75, Minggu (11/10/20) Gubernur Sumsel H.Herman Deru sempat singgah sekaligus meninjau pengerjaan pembangunan Masjid Al Hayza di Desa Srinanti Kecamatan Pedamaran Kabupaten OKI. Masjid ini istimewa karena menjadi bukti cinta HD beserta ke-13 saudaranya kepada almarhum kedua orang tuanya Hj. Hayani dan H.Hamzah.
 
Di bawah guyuran hujan gerimis HD meninjau langsung pembangunan masjid di lahan seluas satu hektare tersebut. Tak hanya untuk masyarakat beribadah, HD berharap kehadiran Masjid Al Hayza yang berada persis di pinggir jalan poros itu nantinya dapat menjadi pusat pendidikan Islam. Bahkan dengan rancangan bangunan yang indah, Ia berharap masjid Al Hayza akan menjadi sarana syiar Islam di daerah tersebut. 
 
"Ini dipersembahkan untuk umat Islam dan warga Srinanti. Semoga ini bisa dimanfaatkan untuk beribadah baik bagi warga maupun pengendara melintas yang transit. Ini adalah bukti cinta kami 14 saudara kepada kedua orang tua kami. Makanya ini diberi nama Hayza yang merupakan singkatan dari nama mereka Hj. Hayani dan H. Hamzah, " tutur HD.
 
Selama ini kata HD kebetulan di sekitar jalan poros tersebut belum ada masjid yang dapat menampung jamaah dalam jumlah besar. Oleh karena itu Ia berharap keberadaan masjid ini dapat dimanfaatkan dengan maksimal. Ia bahkan bersyukur jika nanti masjid dapat dijadikan sarana untuk melakukan syiar Islam.
 
 
"Kita doakan semoga pembangunan masjid ini sesuai target. Dan kedepan ini menjadi tempat ibadah yang membanggakan dan menjadi tempat wisata religius," ujarnya.
 
Tak hanya tempat ibadah, rencananya kata HD di sekitar komplek masjid juga akan dibuat semacam kolam ikan produktif yang dikelola serius. Mulai dari kolam pemijahan hingga produksi. Untuk bagian ini HD meminta pemerintah desa bersama warga setempat ikut berkontribusi.
 
"Semoga Masjid Al Hayza ini segera selesai dan bisa segera diresmikan sehingga manfaatnya bisa segera dinikmati masyarakat umum," tandas HD.
 
KALDERANEWS - Pada tahun 2020 ini Kabupaten Musi Banyuasin dibawah komando Bupati Muba Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA bersama Wakil Bupati Muba Beni Hernedi SIP yang mana keduanya juga menahkodai Lingkar Temu Kabupaten Lestari Indonesia (LTKL) berhasil meminimalisir kebakaran hutan kebun dan lahan (karhutbunlah). 
 
Dalam kesempatan Kegiatan TEDx Countdown yang mengusung tema “Join the Countdown: Action Starts Here”, Sabtu (10/10/2020) Wakil Bupati Muba Beni Hernedi SIP yang juga Ketua Program Informasi & Komunikasi Lingkar Temu Kabupaten Lestari hadir sebagai salah satu pengisi acara menyebutkan bahwa kebakaran hutan dan lahan ini tidak lain disebabkan ‘aktivitas buruk’ di kawasan hutan. 
 
"Akibatnya, peningkatan emisi yang muncul akibat aktivitas lahan yang tidak baik ini mengakibatkan total emisi Indonesia akibat kebakaran hutan dan lahan saja lebih tinggi dari total emisi Amerika Serikat pada tahun itu. Pemerintah pun harus menanggung biaya penanggulangan yang nominalnya lebih besar dari total pendapatan negara dari sektor migas dan sawit," bebernya.
 
 
Melalui kesempatan ini juga, Beni kembali menegaskan target besar dari LTKL sebagai suatu forum gotong royong antar pemerintah kabupaten. “Bahwa hingga tahun 2030, LTKL berupaya untuk menjaga setidaknya 10 juta hektar hutan dan 7 juta hektar gambut terlindungi di wilayah administrasi kabupaten anggota LTKL. 
 
Selain itu, lanjut Beni yang tidak kalah penting adalah peningkatan kesejahteraan untuk sekitar 1 juta kepala keluarga yang tinggal di luar maupun di dalam kawasan ekologi terdampak di kabupaten anggota LTKL. 
 
"Hal ini tidak akan mungkin diwujudkan tanpa ada rasa kebersamaan melalui semangat gotong royong antara seluruh pemangku kepentingan terkait,” ungkapnya. 
 
Hal senada juga disampaikan Octavia Rungkat, yang menyebutkan bahwa hutan adalah bagian dari kita sebagai 
manusia. "Tanpa hutan, kita pun tidak mungkin ada. Octavia atau Yessi juga menyebutkan bahwa dampak dari perubahan iklim dirasakan betul oleh masyarakat di sekitar kawasan sungai utik, terlebih karena keseluruhan 
aktivitas masyarakat di sana sangat mengandalkan kondisi hutan yang terawat," ulasnya. 
 
Andre Christian selaku masyarakat urban pun setuju dengan hal ini. “Untuk masyarakat yang tinggal di perkotaan, banyak yang tidak tahu bentuk hutan itu seperti apa, tidak tahu hubungan konservasi hutan dengan kondisi masyarakat di daerah perkotaan. Padahal oksigen yang kita hirup dan nikmati bersama, kopi yang kita minum setiap pagi, ataupun komoditas-komoditas lain yang banyak kita temukan dan jadi konsumsi bersama masyarakat urban, merupakan hasil hutan dan kualitasnya tergantung dari apakah hutan tersebut terjaga dengan baik atau tidak,” kata Andre.
 
KALDERANEWS - Pemerintah Kecamatan Lais terus mensosialisasikan Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 67 Tahun 2020 tentang wajib mematuhi Protokol Kesehatan (Protokes) COVID-19 meski dihari libur kerja, Sabtu (10/10/2020).
 
Dalam Perbup Nomor 67 tersebut apabila melakukan pelanggaran akan ada denda dan sanksi seperti berupa teguran lisan atau kerja sosial membersihkan fasilitas umum dengan memakai rompi juga dendam uang Rp. 20.000/ orang.
 
Camat Camat Lais Demoon Hardian Eka Suza SSTP MSi, yang memimpin langsung sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat tersebut mengatakan seiring meningkatnya kasus Corona di Bumi Serasan Sekate maka sosialisasi Perbup Nomor 67 tersebut digencarkan hingga ke pelosok-pelosok desa yang ada di Kecamatan Lais.
 
"Tidak ada istilah libur maka kami dari Kecamatan Lais bersama Kapolsek, Babinsa, Kepala Puskesmas, karang taruna Kecamatan Lais, hingga Kepala Desa bersama mensosialisasikan Perbup Nomor 67 tahun 2020 tersebut," kata Demoon.
 
Dikatakannya kegiatan itu dilakukan dengan berkeliling kampung, menyampaikaan kepada masyarakat terutama di areal pasar baik pedagang maupun pembeli agat terus mematuhi Protokes sekaligus mensosialisasikan Perbup Nomor 67 tersebut dengan cara 3 M yakni Memakai Masker, Mencuci Tangan dan Menjaga Jarak. 
 
 
"Alhamdulillah, masyarakat sudah menyadari bahaya penyebaran Pandemi COVID-19, rata-rata warga sudah memakai masker, memang ada satu atau dua orang warga yang tidak memakai masker," bebernya.
 
Lanjut Demoon, bagi warga yang kedapatan tidak memakai masker maka akan diberi kalung kertas yang bertuliskan Pelanggar Protokol Kesehatan. Ia juga menerangkan tentang sanksi lisan maupun tertulis dan sekaligus membagikan masker kepada sipelanggar tersebut. 
 
Memang di Kecamatan Lais ada seorang warga yang terkonfirmasi positif sekarang dalam perawatan InshaAllah akan segera sembuh dan kami yakin apabila warganya mematuhi Protokes maka Kecamatan Lais ini akan memasuki zona hijau," imbuhnya.
 
Sementara Ketua Karang Taruna Kecamatan Lais Ahmad Fauzi SSi, menyampaikan bahwa berkat kegigihan Camat Lais mensosialisasikan Perbup Nomor 67 Tahun 2020 itu maka Kecamatan Lais akan berada di zona hijau, mengingat masyarakatnya telah menyadari bahaya Pandemi Covid-19.
 
"Kini masyarakat di Kecamatan Lais telah mematuhi Protokes dan mentaati Perbup Nomor 67 buktinya ketika kami berkeliling kampung rata-rata warga yang keluar rumah memakai masker, walau demikian sosialisasi Perbup Nomor 67 Tahun 2020 terus dilakukan," tuturnya.
 
Ahmad Fauzi mengajak masyarakat selalu mematuhi Perbup Nomor 67, selain itu ia juga mengajak masyarakat menerapkan perilaku hidup bersih. 
 
"Kalau keduanya diterapkan maka InshaAllah kita terhindar dari Pandemi tersebut," tandasnya.
 
Sosialisasi itu juga dihadiri Babinsa Lais Setda Jerry, Sekcam Lais Marsofi SKM MM, Kepala Puskesmas Gardu Harapan Alexander SKM MKes, dan Kepala Desa Tanjung Agung Barat Ahyar DS.
 
 
 
 

mgid3

Ad Sidebar

Latest Tweets

Feby Deru Dampingi Iriana Jokowi Sosialisasi Bahaya Narkoba dan Tes IVA Hingga Temui Pengrajin Songket… https://t.co/yxjLiPEQUl
Kunjungi Stan Dekranasda Sumsel, Iriana Jokowi Janji Temui Pengrajin Kain di Palembang https://t.co/6FQb5LcCCy via @tripplesworld
Menang Tipis Atas PSGC Ciamis, Sriwijaya FC Makin Kokoh di Puncak Klasemen https://t.co/V0DFFAlQDG lewat @tripplesworld
Metzelder Diduga Terlibat Kasus Pornografi Anak https://t.co/knEQDSYopZ lewat @tripplesworld
Icardi Tuntut Inter Milan Bayar Kompensasi 1,5 Juta Euro https://t.co/IZVf4wvhGn lewat @tripplesworld
Napoli Boyong Fernando Llorente dari Tottenham https://t.co/FnVARyGvqx
Follow Kaldera News on Twitter