SPONSOR DAERAH
Sumatera-Selatan

Sumatera-Selatan (925)

KALDERANEWS - Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Muba, Senin (26/10/2020) mengonfirmasi penambahan 4 kasus sembuh dan nihil penambahan kasus konfirmasi positif COVID-19. 
 
"Dengan adanya penambahan 4 kasus sembuh, total ada sebanyak 324 kasus sembuh COVID-19 di Muba," ungkap Jubir Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Muba, dr Povi Pada Indarta SP P. 
 
Povi merinci, hingga 26 Oktober 2020 ada sebanyak 398 kasus terkonfirmasi di Muba. "Yakni diantaranya 324 kasus sembuh, 15 meninggal dunia, dan 59 masih dirawat," bebernya. 
 
Sementara itu, berdasarkan data update Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Muba 26 Oktober 2020 tercatat ada sebanyak 410 ODP 0 masih dipantau 410 orang selesai pemantauan 1.137 kontak erat 982 kontak selesai pemantauan 155 kontak erat yang masih dipantau, 172 PDP 0 proses pengawasan 153 selesai pengawasan.
KALDERANEWS - Setelah berjibaku dengan maksimal, akhirnya kerja keras Bupati Muba Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA dalam upaya mencari jalan keluar untuk mendongkrak harga karet di kalangan petani rakyat berbuah manis.
 
Pasalnya, terhitung mulai Senin 26 Oktober 2020 nanti Pabrik Aspal Karet di Muba akan mulai beroperasional dan menjadi pabrik nyata yang terealisasi di Sumatra Selatan. 
 
"Ya, Senin nanti pengolahan aspal karet berbasis lateks terpravulkanisasi di Muba resmi operasional dan dipusatkan di  Gedung Work Shop Dinas PU PR Muba," ungkap Bupati Muba Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA. 
 
Dikatakan, dengan mulainya operasiobal pabrik pengolahan aspal karet tersebut nantinya akan menampung hasil karet petani rakyat yang tidak hanya berasal dari Muba saja tetapi juga petani karet di seluruh wilayah Sumsel.
 
"Ini langkah konkrit Muba menjawab kesulitan petani karet selama ini, Insya Allah dengan realisasi ini harga karet nantinya bisa stabil dan turut mensejaterahkan petani karet rakyat di Sumsel," harapnya. 
 
Sementara itu, Kepala BAPPEDA Muba Drs Iskandar Syahrianto didampingi Kepala Dinas PU PR Muba Herman Mayori dan Plt Kadisbun Muba Akhmad Toyibir menuturkan dalam rangka uji coba pabrik aspal karet dan uji gelar aspal karet nantinya di Desa Teladan juga akan turut dihadiri Staf Ahli Bidang Keterpaduan Pembangunan Kementerian PUPR yang mewakili Menteri PUPR yakni Ir Achmad Gani Ghazaly Akman M Eng Sc. Kepala Pusat Fasilitasi Infrastruktur Daerah, Sekretariat Jenderal Kementerian PUPR  Riono Suprapto SE ST MT dan Kasatgas Pemanfaatan Aspal Karet Dir Preservasi Dirjen Bina Marga Kementerian PUPR Novri Haryandi ST MA.
 
Lanjutnya, pabrik aspal karet Muba nantinya dapat menyerap 25 ribu ton karet pertahun dari petani rakyat yang tidak hanya di Muba tetapi juga di Sumsel. 
 
"Sedikitnya akan ada sebanyak 25 ribu ton pertahun karet petani yang nantinya dapat terserap oleh keberadaan pabrik pengolahan aspal karet berbasis lateks Pravulkanisasi," tandasnya.
 
KALDERANEWS - Kekayaan tanaman rempah di Sumatera Selatan (Sumsel) kembali diangkat ke permukaan melalui ajang Festival Rempah Sumsel 2020. Gubernur Sumsel H. Herman Deru saat membuka Festival Rempah Sumsel 2020 yang gagas Tim Penggerak PKK Sumsel di halaman Istana Gubernur Griya Agung Palembang, Sabtu (24/10) pagi memberikan apresiasinya atas gagasan yang diambil TP PKK Sumsel tersebut.
 
Dirinya selaku  Pembina PKK Sumsel menilai inisiasi yang diambil Ketua TP PKK Feby Deru tersebut  luar biasa mengingat   Sumsel selama ini diketahui banyak menyimpan kekayaan alam berupa tanaman rempah, baik yang berfungsi sebagai penyedap rasa masakan atau juga berfungsi sebagai obat-obatan alami atau herbal. Karena itu dia mengharapkan ada edukasi yang berkelanjutan terkait dengan jenis tanaman rempah termasuk manfaat yang dapat diambil  dari tanaman rempah tersebut.
 
"Apresiasi yang luar biasa Saya, buat buk  Feby bersama anggota tim penggerak PKK yang memiliki inisiatif mengangkat kembali potensi rempah Sumsel. Melalui Festival ini kita akan mengetahui apa saja jenis tanaman rempah yang ada disekitar kita. Termasuk manfaatnya dengan memanfaatkan media sosial atau teknologi informasi yang ada," ucap Gubernur.
 
Lebih lanjut Gubernur Herman Deru mengulas sejarah bagaimana bangsa barat, Belanda salah satunya datang ke nusantara untuk mencari rempah-rempah tak terlecuali di wilayah Sumatera menjadi tujuan mereka. Bahkan berujung ingin  menguasai kekayaan rempah Indonesia.
 
"Ini membuktikan bawa daerah kita memang sangat kaya dengan  rempah. Melalui momen ini kita akan kembali angkat kepermukaan diharapkan dapat mengakat harkat dan martabat ekonomi petani kita di tengah Pandemi. Untuk itu PKK Kabupaten/Kota harus aktif terlibat agar rempah ini bisa memiliki nilai komersil," tambahnya. 
 
Sebagai bentuk edukasi yang bekelanjutan Herman Deru meminta Dinas Pendikan dapat menjadikan rempah ini sebagai pembelajaran muatan lokal. Terutama  untuk kalangan anak-anak usia PAUD. "Saya minta kepada Dinas Pendidikan agar ada pengenalan  pengetahuan tanaman rempah ini pada anak-anak usia dini. Agar anak-anak kita mendapatkan informasi yang benar sehingga dapat memelihara tumbuhan rempah yang ada di sekitar mereka," tandasnya.
 
Sementara itu, Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Sumsel Hj. Febrita Lustia HD menjelaskan rempah adalah bagian tumbuhan yang beraroma atau berasa kuat yang digunakan dalam jumlah kecil di makanan sebagai pengawet atau perisa dalam masakan. 
 
Rempah biasanya dibedakan dengan tanaman lain yang digunakan untuk tujuan tanaman obat, sayuran, aroma atau perisa makanan. "Sejarah telah membuktikan hal tersebut, bahkan bangsa-bangsa di eropa datang ke Nusantara untuk berburu dan menguasai rempah negeri kita. 
 
Rempah menjadi  barang dagangan yang paling berharga. Rempah selain digunakan untuk masakan, juga dibuat untuk pengobatan. Memperkaya khazanah kuliner khas daerah, serta bermanfaat meningkatkan kesehatan bagi masyarakat,"  ucap Feby.
 
Dia menyebut,  festival rempah bertujuan untuk mengenalkan keberadaan rempah hasil Bumi Sriwijaya. Selain itu untuk meningkatkan ekonomi masyarakat,  membantu bangkitnya ekonomi kerakyatan dan UMKM yang terdampak Pandemi Covid-19.
 
"Festival ini diikuti oleh  TP PKK Kabupaten / Kota Se Sumsel, Organisasi wanita yang tergabung dalam BKOW, Dewan Rempah Indonesia dan perkumpulan jamu gendong, serta Stand UMKM dan kuliner," tandasnya sembari menyebut selama festival berlangsung digelar  bazar rempah. Talkshow, Demo membuat minuman kesehatan dari bahan baku rempah, Senam bersama, Gebyar Panggang Kemplang, lomba merangkai sayur  dan kegiatan menarik lainnya. Diakhir  acara Gubernur Sumsel Herman Deru didampingi  TP PKK Hj. Febi Deru bersama Forkopimda Sumsel berkenan  meninjau stand rempah utusan dari  Kabupaten/Kota se Sumsel.
 
 
KALDERANEWS - Bupati Muba Dr H Dodi Reza Alex Noerdin melalui Wakil Bupati Musi Banyuasin Beni Hernedi saat melakukan Kunjungan Kerja ke Kecamatan Bayung Lencir menggelar dialog dan monitoring dengan Kelompok Masyarakat Suku Anak Dalam (SAD) yang  menerima Izin Perhutanan Sosial, di Dusun V Desa Muara Medak, Kamis (16/10/2020).
 
Kegiatan ini dilakukan dalam rangka bersilaturahmi dan menyerap aspirasi masyarakat sekitar khususnya dari Kelompok masyarakat SAD.
 
Pada kesempatan tersebut Wakil Sesepuh Kelompok SAD Rusman  menyampaikan aspirasi masalah yang dihadapi Kelompok Tani Hutan (KTH) Usaha Bersama Suku Anak Dalam (SAD) yang diketuai oleh Datuk Hamid.
 
Dikatakannya bahwa KTH tersebut menerima izin pengelolaan hutan seluas 137 hektar dari Presiden Republik Indonesia Joko Widodo pada September 2018 lalu, namun lahan yang diberi izin itu ada yang tumpang tindih dan sudah dikelola oleh masyarakat lain.
 
"Kelompok kami beranggotakan 53 orang. Kami mohon dukungan dari pemerintah daerah supaya kelompok kami dikoordinir sehingga bisa berkembang," pinta Rusman.
 
Menanggapi hal tersebut Wabup Beni mengatakan memang tujuannya untuk memonitor KTH dari Suku Anak Dalam yang mendapat izin perhutanan sosial, sebagaimana nawacita Presiden RI, mengakui orang yang ada disekitar hutan untuk dilindungi dan diberikan izin agar rakyat bisa memanfaatkan serta mengelola hutan.
 
"Kita patut bersyukur dan berterimakasih, karena Pak Jokowi ingin hutan itu memiliki manfaat bagi masyarakat," ujarnya.
 
Terkait dengan masalah yang tengah dihadapi KTH Usaha Bersama SAD, ia mengutarakan kelompok tersebut perlu didampingi pemerintah supaya dapat diselesaikan dan tahu posisi lahan yang diberikan izin.
 
"Tahun 2020 ini kita akan menyusun pembentukan forum penerima izin kehutanan sosial, agar kedepan ada suatu wadah untuk mempermudah kita berkoordinasi juga memberi bantuan," imbuhnya.
 
Senada, menurut Ketua Satuan Tugas Percepatan Penyelesaian Konflik Agraria (SATGAS P2KA) Muba Adios Syafri yang turut mendampingi Wabup Muba, kelompok ini kedepan memang perlu ada pendampingan agar konflik yang dihadapi bisa terselesaikan.
 
"Kedepan kita perlu diskusi, pendamping dan pembinaan. Karena perlu sekali legalitas lahan, supaya bisa dibina, dan dukungan dari pemerintah itu yang penting kedepan," pungkasnya.
 
Setelah dialog Wabup Muba menyerahkan bantuan dari PMI Muba berupa tempat cuci tangan dan masker.

KALDERANEWS - Agenda gelaran rapat konsuktasi  (rakon) PKK se-Sumsel yang berlangsung di Griya Agung, sejak Jumat (23/10/2020) pagi, selain berupa rapat dan pemaparan program kerja  tahun 2021, juga diisi dengan rangkaian kegiatan kunjungan melihat dari dekat koleksi kerajinan yang dipajang di dalam  gedung Kriya Sriwijaya Jalan Pom IX Kampus.

Diajaknya para peserta rakon ini mengunjungi Kriya Sriwijaya ini oleh  Feby Deru bukan tanpa alasan. Dikemukakannya, selain untuk relaksasi dia juga sebagai cara dirinya  mendorong dan membangkitkan semangat para Ketua TP PKK se-Sumsel agar lebih  bersemangat, kreatif  dan inovatif untuk menciptakan produk unggulan baru di daerahnya masing-masing.

"Hitung-hitung ini semacam rekreasi yang juga tentunya untuk menjalin keakraban. Di sisi lain, saya harapkan setelah mereka berkunjung ke Kriya Sriwijaya, melihat langsung koleksi dan etalase berbagai produk dari 17 kabupaten/kota, para Ketua TP PKK ini bisa lebih kreatif menciptakan inovasi di daerahnya," beber Feby.

Dengan kreativitas yang ada dilanjutkan Feby, secara tak langsung PKK dapat membantu masyarakat khususnya para perajin dan pelaku UMKM untuk tetap melaksanakan produktivitas ekonomi. "Kita tahu selama masa pandemi ini, banyak perajin dan pelaku UMKM yang terdampak. Nah di Kriya Sriwijaya ini kita tampilkan berbagai produk unggulan. Harapan saya PKK kabupaten/kota bisa terinspirasi. Melakukan hal yang sama seperti yang dilakukan provinsi," imbuhnya.

Tampak ikut serta dalam kunjungan ke Kriya Sriwijaya siang itu diantaranya, Ketua TP PKK kota Palembang Selviana Harnojoyo, Ketua TP PKK kota Prabumulih , Ketua TP PKK kabupaten Empat Lawang Hepy Safriani Joncik, dan Ketua TP PKK kabupaten Lahat Lidyawati Cik Ujang.

Saat kunjungan tersebut mereka tampak antusias dan bersemangat juga tekun menyimak penjelasan Feby Deru mengenai produk unggulan yang ditampilkan di Kriya Sriwijaya. Bahkan Ketua TP PKK kabupaten Empat Lawang, Hepy Safriani Joncik menyempatkan diri menenun kain songket dengan pewarna alam. 

Diungkapkannya kunjungan ke Kriya Sriwjaya benar-benar menyenangkan dan memberikan wawasan baru baginya. "Kriya Sriwijaya ini bagus sekali. Ada berbagai produk daerah yang ditampilkan di sini. Tadi saya juga mencoba menenun. Ternyata kain tenun yang tampak indah itu proses pembuatannya tak segampang yang dikira banyak orang," tuturnya.

Hepy mengatakan dia terpicu untuk melakukan hal serupa di tempatnya kelak dengan menciptakan inovasi yang bisa menjadi produk unggulan di Empat Lawang. "Mudah-mudahan kami bisa menciptakan produk unggulan baru yang mampu menjadi ciri khas kami. Apresiasi buat bu Feby yang telah mengajak kami berkunjung ke sini", ujarnya.

KALDERANEWS - Bertahap, komitmen menjaga lingkungan yang berkelanjutan dan sehat terus di implementasikan di kawasan pedesaan wilayah Kabupaten Musi Banyuasin dibawah komando Bupati Muba Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA. 
 
Terbukti, atas komitmen implementasi menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat, salah satu Desa di Muba yakni Desa Bukit Jaya Kecamatan Sungai Lilin diganjar penghargaan Proklim Utama Tahun 2020 dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (Kemen-LHK) yang diserahkan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Dr Siti Nurbaya secara Virtual, Jumat (23/10/2020). 
 
"Atas capaian ini tentu berkat komitmen masyarakat Desa Bukit Jaya Sungai Lilin yang selalu dibina Bupati Muba bapak Dr Dodi Reza Alex dalam upaya menjaga lingkungan pedesaan yang bersih dan sehat," ungkap Sekretaris Daerah Muba, Drs Apriyadi MSi saat mengikuti rangkaian Puncak Festival Iklim Tahun 2020 dalam rangka Menerima Penghargaan Apresiasi Pembinaan Program Kampung Iklim (ProKlim) Tahun 2020 Secara Virtual, Jumat (23/10/2020).
 
Menurutnya, apa yang sudah dilakukan Desa Bukit Jaya Sungai Lilin ini kiranya bisa diikuti dan dimaksimalkan juga oleh desa-desa lainnya di Muba. "Sesuai komitmen pak Bupati Dodi Reza yang sangat konsen menciptakan lingkungan yang sehat, hijau, dan berkelanjutan," urainya.  
 
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Muba, Andi Wijaya Busro SH MHum menerangkan adapun keunggulan Desa Bukit Jaya dalam mendapatkan penghargaan Proklim Utama Tahun 2020 yakni diantaranya karena telah berhasil 
dalam upaya pengendalian kekeringan, banjir yaitu Peresapan air dengan biopori, penggunaan kembali air yang sudah dipakai untuk keperluan tertentu dan
pembatasan penggunaan air. Terasering dan tersedia Sistem drainase yang baik.
 
"Kemudian, berhasil dalam upaya peningkatan ketahanan pangan, diantaranya pertanian terpadu (integrated farming), menggabungkan kegiatan pertanian, peternakan, perikanan, dan Pemanfaatan lahan pekarangan," imbuhnya. 
 
"Lalu, upaya pengendalian penyakit terkait iklim yakni pengendalian vektor diantaranya 3M Menguras, Menimbun, dan Menutup, dan juga pengelolaan sampah serta Bank sampah dan Pengomposan, 3R, dan pemanfaatan Biogas kotoran ternak untuk memasak," tambahnya. 
 
Sementara itu, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Dr Siti Nurbaya mengucapkan terima kasih atas komitmen Desa Bukit Jaya di Muba yang telah menyokong untuk menciptakan iklim sehat. 
 
"Secara khusus yang apresiasi Bupati Muba Dodi Reza Alex Noerdin yang sangat komitmen menciptakan lingkungan Muba menjadi lingkungan yang bersih dan sehat hingga ke kawasan pedesaan," ucapnya.
 
Ia menambahkan, apa yang sudah dijalankan dan dilaksanakan Desa Bukit Jaya ini kiranya dapat diimbaskan ke Desa-Desa lainnya di Muba. "Selain itu, Kementerian LHK berharap agar Daerah lainnya dapat mencontoh Desa Bukit Jaya Muba dalam implementasi untuk menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat," tandasnya.

KALDERANEWS - Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel)  H Herman Deru meminta para santri di Sumsel meningkatkan kemapuannya dibidang Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK) khususnya diera digital  saat ini.  Teknologi  digital dinilai efektif jika dimanfaatkan sebagai alat dakwah  menyiarkan Islam.

Apalagi dimasa pendemi covid-19 saat ini,  banyaknya  pesantren yang menerapkan sistem  belajar secara online atau daring dari rumah. Dalam kondisi tersebut  tentunya peran teknologi  digital sangat penting.

"Di hari santri nasional kali ini kita lalui dengan cobaan pandemi covid-19. Banyak pesantren yang terpaksa memulangkan santrinya dan memilih menerapkan sistem pembelajarn jarak jauh melalui sistem daring. Karena itu kita tidak boleh putus asa manfaatkan sarana belajar secara online," ungkap Gubernur Herman Deru, saat memberikan pengarahan ketika hadiri pada acara Puncak Hari Santri Nasional yang digelar di Kampus 3 Pondok Pesantren Muqimus Sunnah Palembang, Kamis (22/10).

Menurut Herman Deru,  meski dengan sekala terbatas belajar secara daring. Namun para santri tetap harus bersyukur disaat pandemi seperti sekarang, keberadaan teknologi digital telah berkembang secara pesat.

"Namun karena kebesaran Allah SWT perkembangan IT itu muncul sehingga sistem pembelajaran dan bekerja dari rumah bisa dilakukan melalui daring," tuturnya. Selain itu, dia juga berharap masyarakat meningkatkan rasa syukur atas nikmat Allah SWT, sehingga tahun ini bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Sumsel tidak terjadi.

"Syukur itu tidak hanya dilakukan saat kita bisa mengatasi bencana, namun saat kita bebas dari bencana juga harus disyukuri. Kita tidak boleh lupa atas nikmat yang diberikan Allah SWT," tegasnya.

Deru menjelaskan, saat ini berdasarkan Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) di Sumsel dalam tahap normal. "Jika dilihat dari ISPU, udara di Sumsel ini tetap normal. Tidak ada karhutla terjadi. Selain karena kesadaran masyarakat dan kerja keras semua pihak, bebasnya Sumsel dari karhutla ini karena karunia Allah SWT," bebernya.

Disisi lalin, HD juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat dalam kegiatan Hari Santri Nasional tersebut. Sebab meski digelar  dalam suasana pandemi  namun tetap  bisa berlangsung dengan  tetap menerapkan protokol kesehatan. "Kita ucapkan terima kasih karena kegiatan ini tetap menerapkan protokol kesehatan. Sebagai apresiasi, kita berikan satu unit mobil operasional untuk pesantren ini," timpalnya.

Manager Pondok Pesantren Muqimus Sunnah Palembang, mengucapkan terima kasihnya atas perhatian Herman Deru pada dunia pendidikan Ponpes di Sumsel. Sebab melalui Ponpes akan lahir generasi yang bukan saja menguasai ilmu yang bersifat duniawi semata melainkan juga ilmu agama. "Terima kasih atas perhatian pak Gubernur. Termasuk juga perhatiannya dengan membantu memberikan mobil operasional ini," katanya.

Menurutnya, Hari Santri Nasional ini akan menjadi momentum untuk semakin meningkatkan keimanan. "Tentu keimanan harus lebih ditingkatkan. Kita juga akan turut membantu pemerintah dalam membangun Sumsel ini agar semakin baik," pungkasnya.

Turut hadir dalam kegiatan itu, Kakanwil Kemenag Sumsel H Mukhlisuddin, Kepala Perwakilan Sumsel Bank Indonesia Hari Widodo, Uskup Keuskupan Katolik Palembang Mgr Aloysius Sudarso.

KALDERANEWS - Sempat mengalami lonjakan peningkatan trafic kasus konfirmasi positif dan masuk kategori zona merah beberapa waktu lalu, kini Kabupaten Musi Banyuasin akhirnya terhitung pada 18 Oktober 2020 sudah masuk kategori zona orange.
 
Hal ini didasari dengan signifikan turunnya kasus terkonfirmasi positif dan penambahan kasus sembuh yang sangat masif di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba). 
 
"Analisanya per 18 Oktober dan data yang dikeluarkan pada 21 Oktober 2020, jadi satu minggu setelah dinyatakan zona merah kini Muba sudah kembali zona orange, semua harus disiplin, kalau tidak mau kembali ke zona merah lagi. Karena kalau masih ada yg tidak patuh protokol kesehatan, masih abai terhadap kesehatan diri sendiri dan lingkungan, saya jamin Muba akan zona merah lagi", tegas Bupati Muba yang juga Ketua Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Kabupaten Muba, Dr H Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA, Kamis (22/10/2020). 
 
Dodi menjelaskan, adapun indikator Muba masuk kategori zona orange yakni diantaranya dengan adanya Indikator Epidemiologi yakni penurunan jumlah kasus positif dan probable pada minggu terakhir sebesar 50 persen dari puncak, penurunan jumlah kasus suspek pada minggu terakhir sebesar 50 persen dari puncak. 
 
"Kemudian, penurunan jumlah meninggal kasus positif dan probable pada minggu terakhir sebesar 50 persen dari puncak dan penurunan jumlah kasus positif dan probable yang dirawat di RS pada minggu terakhir sebesar 50 persen dari puncak," imbuhnya 
 
"Lalu, penurunan jumlah kasus suspek yang dirawat di RS pada minggu terakhir sebesar 50 persen dari puncak," tambahnya. 
 
Dodi mengatakan, pihaknya juga telah melakukan pemetaaan zona sampai ketingkat desa, melakukan kebijakan PSBB Mikro ditingkat dusun atau RT. "Seperti tidak melakukan kegiatan yg mengajak kerumunan massa seperti hajatan, penundaan semua kegiatan Pemerintah di wilayah zona merah dari hasil pemetaan, dan menyediakan penambahan ruang perawatan di 3 rsud serta penambahan persediaan tempat tidur di gedung sehat," ulasnya.  
 
"Kemudian, peningkatan yustisi terhadap disiplin protokol khusus di wilayah tersebut, pelaksanaan tracking screening komunity,  Menyediakan penambahan ruang perawatan dan penambahan ruangan," dan menggalakkan penggunaan herbal untuk meningkatkan imun warga," terangnya. 
 
Lanjut Dodi, Pemkab Muba dan Gugus Tugas mengucapkan terima kasih dengan masyarakat Muba yang selalu patuh pada protokol kesehatan dan selalu memakai masker. 
 
"Saya juga mengucapkan terima kasih kepada Forkopimda dan tim Gugus Tugas yang selalu all out dan maksimal dalam upaya penanganan dan pencegahan COVID-19 di Muba," ucapnya. 
 
Sementara itu, Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Muba, Herryandi Sinulingga AP mengajak masyarakat dan seluruh elemen masyarakat di Muba untuk bersatu padu disiplin mematuhi 3 M.
 
"Selalu meminimalisir kerumunan dan social distancing dan terpenting selalu menggunakan masker saat berada di luar ruangan," tegasnya. 
 
Kadin Kominfo ini mencatat,  hingga 21 Oktober 2020 ada sebanyak 372 kasus terkonfirmasi COVID-19 di Muba yakni diantaranya 287 kasus sembuh, 15 meninggal dunia, dan 70 yang masih dirawat," 
 
Sementara itu, berdasarkan data update Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Muba 21 Oktober 2020 tercatat ada sebanyak 410 ODP 2 selesai pemantauan masih dipantau 408 orang, 988 kontak erat 669 kontak selesai pemantauan 335 kontak erat yang masih dipantau, 171 PDP 8 proses pengawasan 144 selesai pengawasan.

KALDERANEWS - Gubernur Sumsel H Herman Deru melepas tim ekpedisi deklarasi Sumpah Pemuda, di Desa Ulak Pandan Kecamatan Merapi Barat Kabupaten Lahat, Rabu (21/10). Dimana tim yang terdiri dari anggota Pramuka, Mahasiswa Pecinta Alam, Polri dan TNI tersebut akan melakukan pengibaran bendera merah putih dan pembacaan ikrar Sumpah pemuda, di atas puncak Bukit Serelo.

HD mengaku bangga dengan kegiatan tersebut. Sebab hal itu menandakan jika semangat para pemuda di Sumsel tetap membara. "Ini merupakan bukti semangat para pemuda di Sumsel  tidak pernah surut. Dengan semangat para pemuda ini tentu Sumsel akan semakin maju," kata HD.

Sebab itu, dia menginginkan pemuda Sumsel harus ambil bagian menjadi garda terdepan menggelorakan semangat persatuan. "Pemuda Sumsel harus menjadi garda terdepan dalam mengelorakan semangat di bidang apapun. Kami tentunya akan mendukung agar semangat ini terus berkembang," tuturnya.

Tidak hanya semangat persatuan, menurut dia, semangat bergotong royong juga harus dikedepankan. Terlebih di saat wabah covid-19 seperti sekarang ini. Semangat bergotong royong dinilai menjadi salah satu faktor yang bisa memutus mata rantai penyebaran covid-19.

"Meski berbeda, kita tetap harus bersatu dan bergotong royong. Dengan semangat itu, mata rantai penyebaran covid-19 dapat diputus. Semangat gotong royong memang harus dilakukan dalam upaya edukasi penerapan protokol kesehatan," paparnya.

Selain akan mengibarkan bendera dan membacakan ikrar sumpah pemuda, ekpedisi itu juga bertujuan untuk mempromosikan wisata alam khususnya yang ada di Sumsel. Hal itu juga mengingat Sumsel sendiri memiliki alam yang tak kalah bagusnya dengan daerah lain.

"Ini juga akan mampu mendorong wisata alam di Sumsel. Selain itu, ini juga akan membangkitkan semangat para pemuda untuk menjaga alam. Sumsel ini memiliki aset alam yang luar biasa dan perlu dijaga kelestariannya," tegasnya sembari berharap misi ini berjalan dengan lancar.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut diantaranya Bupati Lahat Cik Ujang, Kapolres Lahat AKBP Achmad Gusti Hartono, Wakpolres Prabumulih Kompol Masnoni, Ketua DPRD Lahat Fitrizal Homizi, FKPD Lahat dan peserta ekspedisi.

KALDERANEWS - Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Dinkominfo) akan segera meluncurkan Aplikasi Satu Data Musi Banyuasin. Dilaksanakannya kegiatan ini dalam rangka kesiapan Pemkab Muba dalam mendukung penyelenggaraan satu data Indonesia.
 
Demikian dijelaskan Kepala Dinkominfo Kabupaten Muba Harryandi Sinulingga AP melalui Sekretaris Dinkominfo, Hj Nurzahrawati SPd MT pada saat rapat laporan pendahuluan Satu Data Musi Banyuasin, bertempat di Virtual Room Dinkominfo Muba, Rabu (21/10/2020).
 
Dikatakan Nurzahrawati, tujuan dari kegiatan pengadaan Aplikasi Satu Data yakni, membangun portal data berupa Aplikasi Satu Data Kabupaten Muba, menjadi portal integrasi data dan informasi dari setiap OPD di Kabupaten Muba dan menjadi portal berbagi pakai kebutuhan data dan informasi Pemkab Muba.
 
Program kegiatan ini merupakan aplikasi berbasis WEB yang dientry oleh seluruh Organisasi Perangkat Daerah di lingkungan kerjanya masing-masing. Sesuai arahan Bupati Muba Dr H Dodi Reza Alex Noerdin, hal ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam memenuhi kebutuhan publik dalam mencari dara dan informasi melalui satu sumber data.
 
“Keberhasilan Aplikasi Satu Data ini sangat bergantung dan dipengaruhi atas adanya informasi dari masing-masing sektor yang dimiliki perangkat daerah sesuai tugas pokok dan fungsinya,” ujar Nurzahrawati.
 
Disampaikan Sekretaris Dinkominfo, bahwa Bupati juga meminta para Kepala perangkat daerah untuk memberikan konstribusi data sesuai dengan kewenangannya terhadap aplikasi Satu Data Muba secara periodik sesuai dengan kewenangannya.
 
“Seluruh perangkat daerah berkewajiban memberikan konstribusi data ke aplikasi Satu Data Muba secara rutin dan melakukan update data, serta mengintegrasikan pengelolaan data yang sudah ke aplikasi Satu Data Muba,” pungkasnya.
 
Menurut paparan pihak PT Sawerigading Multi Kreasi, pembangunan Satu Data di Kabupaten Muba memiliki spesifikasi teknis yaitu, penentuan lingkup kegiatan, identifikasi dan pengumpulan data terkait, penyiapan basis data dan pembangunan.
 
"Selain itu pembangunan Satu Data Kabupaten Muba dengan menampilkan data sektoral yang bersumber dari enam OPD dalam bentuk grafik, tabular dan peta. Juga menampilkan monitoring Bantuan Sosial di Desa"bebernya.

mgid3

Ad Sidebar

Latest Tweets

Feby Deru Dampingi Iriana Jokowi Sosialisasi Bahaya Narkoba dan Tes IVA Hingga Temui Pengrajin Songket… https://t.co/yxjLiPEQUl
Kunjungi Stan Dekranasda Sumsel, Iriana Jokowi Janji Temui Pengrajin Kain di Palembang https://t.co/6FQb5LcCCy via @tripplesworld
Menang Tipis Atas PSGC Ciamis, Sriwijaya FC Makin Kokoh di Puncak Klasemen https://t.co/V0DFFAlQDG lewat @tripplesworld
Metzelder Diduga Terlibat Kasus Pornografi Anak https://t.co/knEQDSYopZ lewat @tripplesworld
Icardi Tuntut Inter Milan Bayar Kompensasi 1,5 Juta Euro https://t.co/IZVf4wvhGn lewat @tripplesworld
Napoli Boyong Fernando Llorente dari Tottenham https://t.co/FnVARyGvqx
Follow Kaldera News on Twitter