SPONSOR DAERAH
Sumatera-Selatan

Sumatera-Selatan (925)

KALDERANEWS - Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) dibawah kepemimpinan Bupati Muba Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA dan Wakil Bupati Muba Beni Hernedi SIP melalui Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD Muba) terus memaksimalkan upaya meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Bumi Serasan Sekate. 
 
Termasuk salah satunya kali ini BPPRD Muba melaunching duta Pajak Darah tahun 2020 yang dilaksanakan di aula BPPRD Muba pada 2 November 2020 beberapa waktu lalu yang memilih sebanyak 5 orang untuk menjadi Duta Pajak.
 
Kepala BPPRD Muba, Riki Junaidi AP MSi mengatakan bahwa Launching Duta Pajak ini betujuan untuk meningkatkan pelayanan dan sesialisasi kepada wajib pajak.
 
“Mereka ini merupakan putra dan putri Musi Banyuasin yang akan bertugas membantu kami dalam memberikan pelayanan dan sosialisasi kepada wajib mengenai pajak daerah di kabupaten musi banyuasin, sehingga dapat meningkatkan kesadaran wajib pajak daerah dalam menunaikan kewajibannya yang berdampak pada peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) nantinya.
 
Sekretaris BPPRD, Ardiansyah didampingi Kabid Pemeriksaan Penetapan dan Pelayanan (P4) Juliunus, mengatakan bahwa para duta pajak telah melalui proswa pemilihan dan seleksi. 
 
“Adapun nama duta pajak yg terpilih yaitu 1. Sylvia Utari Liani Seorang Maha Siswi (Politeknik Negeri Bali), 2. Cantika Rohma Sari Mahasiswi Kedokteran Gigi (Unsri), 3. Jelita Tri Puspa Putri TKS di RSUD Sekayu (HUMAS), 4. M. Priantama Gunawan Maha Siswa Hubungan Internasional (Unsri) dan Sania Putri Alnindita Seorang Pramugari Garuda Indonesia," imbuhnya.
 
”Mereka akan kami libatkan dalam kegiatan-kegiatan pelayanan pajak daerah memberikan pemahaman akan pentingnya membayar pajak daerah demi suksesnya pembangunan kabupaten musi banyuasin. Pemilihan duta pajak daerah ini akan menjadi agenda tahunan kedepannya," tambahnya.
 
Sementara itu, Bupati Muba Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA mengatakan inisiasi program tersebut sangat inspiratif dalam upaya bagian meningkatkan PAD di Muba. 
 
"Selama ini juga capaian PAD di Muba selalu sesuai target, semoga ke depan semakin lebih baik lagi," tandasnya.
 
 
 
KALDERANEWS - Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Muba terus gencar meningkatkan skill dan kompetensi Sumber Daya Manusia (SDM) khususnya bagi kalangan generasi millenial pencari kerja (pencaker) asal Muba dalam rangka menyiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) milenial yang berkualitas menghadapi era industri 4.0 dan pasar kerja kompetitif dengan memprioritaskan pelatihan berbasis kompetensi.
 
Salah satunya yang dilakukan pada Jumat (6/11/2020) dimana Disnakertrans Muba memberikan pelatihan dan sertifikasi operator angkat angkut jenis excavator kepada pencaker asal Muba. 
 
"Jadi, pelatihan ini selain memberikan bekal skill untuk mengoperasikan alat berat jenis excavator tetapi juga dibekali legalitas dalam bentuk sertifikasi izin operator," ungkap Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Muba, Mursalin SE MM di sela Pembukaan Pelatihan K3 dan Sertifikasi Operator Pesawat
Angkat Angkut Jenis Excavator Bagi Pencari Kerja Kabupaten Musi Banyuasin, Jumat (6/11/2020) di Hotel Grand Amelia Palembang. 
 
Mursalin menyebutkan, pelaksanaan pelatihan dan sertifikasi tersebut dilaksanakan selama 15 hari dari tanggal 6- 20 November 2020 dan diikuti sebanyak 20 pencaker yang merupakan putra daerah asal Muba dari berbagai Kecamatan di Muba. 
 
"Ke depan pelatihan ini akan diimbangi dengan kegiatan pemagangan ke perusahaan-perusahan dalam wilayah Muba guna lebih mematangkan skill yang didapat dari para pencaker Muba yang belum mendapatkan pekerjaan," terangnya. 
 
Lanjutnya, pelatihan dan sertifikasi ini dikhususkan bagi pemuda usia produktif dan merupakan putra daerah Muba. "Operator ini sangat dibutuhkan dan menjadi peluang kerja di Muba, oleh sebab itu SDM-nya harus terus dicetak dengan diimbangi kompetensi yang maksimal," ulasnya. 
 
Sementara itu, Bupati Muba Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA diwakili Asisten Bidang Administrasi Umum Setda Muba, Drs Yusuf Amilin MSi mengatakan, pelatihan ini juga merupakan bagian menekan angka pengangguran di Muba. 
 
"Selain itu, Kabupaten Muba juga yang saat ini terus memaksimalkan program peremajaan perkebunan kelapa sawit tentu membutuhkan SDM operator yang handal," katanya.
 
Ia menambahkan, pelatihan-pelatihan seperti ini akan terus dimaksimalkan dan menyisir SDM dan pencaker di Muba hingga ke daerah pelosok. "Semoga mendapatkan hasil yang bermanfaat dan berguna untuk masa depan nantinya para pencaker di Muba," harapnya.
 
Terpisah, Ketua Karang Taruna Muba Chandra Wijaya SH mewakili kaum pemuda mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Pemkab Muba dan Disnaker Muba yang telah melaksanakan pelatihan tersebut.
 
"Pelatihan ini sangat bermanfaat untuk pemuda dalam peningkatan skill dan kemampuan. Mudah-mudahan dengan bermodalkan ilmu yang didapatkan pada pelatihan ini, menjadi jalan kemudahan untuk para peserta pelatihan yaitu pemuda Muba untuk mendapatkan pekerjaan yang baik", harapnya.
 
Pada rangkaian Pembukaan Pelatihan K3 dan Sertifikasi Operator Pesawat Angkat Angkut Jenis Excavator Bagi Pencari Kerja Kabupaten Musi Banyuasin tersebut juga diisi instruktur berkompeten yakni diantaranya Instruktur dari PT United Tractors Ahmad Nur dan Pimpinan PT SASES Ashadi.
 
 
 

KALDERANEWS - Kapolda Sumsel Irjen Pol.Prof.Dr.Eko Indra Heri S. M.M beserta Pejabat utama Polda Sumsel melaksanakan Bhakti Sosial HUT Polairud Ke - 70, di Pesisir Perairan Muara Kumbang kec Mariana Kab
Banyuasin. Dalam pelaksanaannya, Kapolda didampingi Dir Polairud Polda Sumsel Kombes Pol Y S Widodo,SH MH. Kapolda mengatakan dengan dilaksanakannya kegiatan ini, semoga dapat membantu masyarakat pesisir perairan Muara Kumbang, Kecamatan Mariana, Kabupaten Banyuasin.

"Dengan harapan hubungan masyarakat dengan Polri dapat terjalin dengan baik terutama dalam menjaga kamtibmas yang kondusif diwilayah ini jangan dinilai barang atau harganya tapi lihatlah wujud kepedulian Polri kepada Masyarakat dimasa pandemi covid 19," kata Kapolda.

Kedepannya, Dit Polair Polda Sumsel akan terus berupaya untuk meningkatkan kinerja dalam pelayanan kepada masyarakat pesisir. Walaupun dalam pelayanan masih terdapat kekurangan namun tetap melaksanakan pelayanan semaksimal mungkin.

"Kegiatan bakti sosial hari ini merupakan rangkaian kegiatan dari kegiatan Pengobatan massal diMakosat PolAirud dilanjutkan pembersihan enceng gondok dipesisir sungai musi yang dilaksanakan oleh Personil Polairud Polda Sumsel dan Jajaran Dalam rangka Hut Pol Airud Ke 70," tambah Alumni Sepawamil 99, AKBP Rediansyah ST,MH yang juga KasubDit FasHarkan Dit Polairud Polda Sumsel.

KALDERANEWS — Program Satu Jurnalis Satu Youtuber Satu Desa yang di inisiasi oleh Bupati Musi Banyuasin (Muba) Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA dan menjadi pilot project dalam membangun Desa se Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) bertahap mulai dilaksanakan.
 
Sebanyak 21 peserta jurnalis desa yang berasal dari perwakilan desa di Kecamatan Bayung Lencir, mengikuti pelatihan jurnalistik dan youtube di Kantor Kecamatan Bayung Lencir, Kamis (5/11/20).
 
Bupati Muba Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA mengatakan progam satu jurnalis satu desa ini sebagai wadah bagi putra-putri terbaik desa dalam menyampaikan informasi mengenai desa dan promosi desa. Karena kebutuhan  mengenai informasi dewasa kini sangat tinggi pada era globalisasi yang ditutut keterbukaan informasi publik saat ini.
 
“Ya, jadi melalui pelatihan jurnalis desa ini kita ingin mengajak putri-putri terbaik di desa untuk turut membangun Kabupaten Muba dengan kerja nyata. Salah satunya dengan memberikan informasi positif yang ada pada desa masing-masing lewat pemberitaan yang sesuai etika jurnalistik,”kata Bupati Muba Dodi Reza Alex. 
 
Lanjutnya, selama ini desa mempunyai banyak pemberitaan positif dalam mendukung program pembanguann pemerintah, selain itu banyak desa-desa di Muba memiliki potensi seperti wisata serta adat dan tradisi. Oleh karena itu, dirinya mengajak putra-putri desa untuk bergabung menjadi jurnalis desa dalam membangun desa.
 
“Saya berharap jurnalis desa setelah mengikuti pelatihan dapat memberikan sajian informasi berita positif melalui website desa dan sosial media saat ini. Saya apresiasi Kecamatan Bayung Lencir yang menjadi Pilot Project dilaksanakan jurnalis desa, kedepan kecamatan yang lain harus mengikuti jejak serupa,”tutupnya
 
Terpisah, Kepala Dinas Komunikasi Informatika, Herryandi Sinulingga AP menjelaskan bahwa Program 1 jurnalis dan 1 youtuber 1 desa adalah program yang wajib kita jalankan sebagaimana tuntutan di era keterbukaan  informasi publik saat ini.
 
"Dan kami mengucapkan terimakasih kepada Camat Bayung Lencir yang telah menjalankan program baik ini dan kita juga berharap para peserta yang telah mengikuti kegiatan pelatihan ini khususnya di kecamatan Bayung Lencir dapat memanfaatkan serta mengaplikasikannya serta pemerintah desa bisa memfasilitasi mereka mereka ini untuk mengaktifkan website desa dan mengaktifkan soaial media  baik IG facebook dan sosmed lainnya sebagai wadah informasi dan komunikasi Pemerintahan desa khususnya menyajikan potensi serta informasi postif tentang desa masing-masing," ungkap Sinulingga. 
 
Sementara itu, Camat Bayung Lencir, M Imron SSos MSi, menambahkan pelatihan jurnalis desa yang dilakukan ini merupkan inisiasi Bupati Muba. Pemateri sendiri disampaikan langsung oleh Wartawan Senior yang bertugas di Kabupaten Muba, praktisi media dari Sumsel, dan Youtuber asal Palembang.
 
"Saya harapkan teman-teman yang hadir disini  dapat mengaktifkan kembali website dan medsos desa, jadi 21 desa ini ada semua jurnalis desa. Setelah pelatihan ini diharapkan bisa terus diaplikasikan di desanya masing-masing.
Mari kita bangun desa dengan berita,” tandasnya.
 
KALDERANEWS - Komitmen dan perhatian Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin yang dikomandoi Bupati Dr H Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA bersama Wabup Beni Hernedi terhadap dunia pendidikan dan kesejahteraan guru di Muba sangat luar biasa.
 
Wajar saja, Bupati Muda dan inovatif ini dianugerahi Penghargaan Dwija Praja Nugraha tertinggi di Bidang Pendidikan HUT ke 74 PGRI dan Hari Guru Nasional di tahun 2019 lalu.
 
Contohnya saja hari ini, Bupati Dr H Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA diwakili Sekretaris Daerah Drs H Apriyadi MSi hadir dan membuka secara langsung kegiatan Konferensi Persatuan Guru Republik Indonesia
(PGRI) ke-XXII Kabupaten Muba Tahun 2020 secara Virtual, Rabu (04/11/2020) di Ruang Sekda Muba.
 
Dalam kesempatan ini, Apriyadi mengatakan bahwa Pemkab Muba menyambut baik dan mendukung sepenuhnya kegiatan konferensi tersebut.
 
"Perlu saya sampaikan bahwasanya Bupati Dodi Reza Alex Noerdin sangat komitmen dan sangat memperhatikan betul terhadap dunia pendidikan dan kesejahteraan para guru di Muba. Mudah-mudahan, tahun depan gaji guru di Muba akan semakin meningkat,"ucapnya.
 
Apriyadi juga mengatakan PGRI adalah mitra pemerintah, dan yakin PGRI akan menyusun program kerja yang dapat mendukung kelanjutan pembangunan di Kabupaten Muba untuk lima tahun kedepan.
 
ia juga berharap agar para peserta dapat memilih pengurus PGRI Kabupaten Muba Masa Bhakti XXII tahun 2020-2025 yang dapat menjalankan roda organisasi dengan penuh rasa tanggung jawab.
 
"Semoga melalui Konferensi Kabupaten XXII PGRI Muba ini, diharapkan dapat mempertinggi rasa solidaritas anggota. Semoga dalam kurun waktu tak terbatas, PGRI dapat memotivasi untuk senantiasa berprestasi seoptimal mungkin melalui perwujudan kinerja organisasi secara efektif, konsepsional, yang efektif sehingga dapat meningkatkan SDM yang pada gilirannya bermuara pada kesejahteraan,"katanya.
 
Sementara, Ketua Umum PB PGRI Prof Dr Unifah Rosyidi M Pd menyampaikan apresiasi dan mengucapkan terima kasih atas  komitmen Bupati Dodi terhadap kesejahteraan guru di Muba.
 
Ia juga berharap daerah atau Kabupaten lain dapat meningkatkan gaji para guru honorer ditingkatkan seperti gaji guru honorer yang ada di Kabupaten Muba.
 
 "Saya apresiasi sekali pak Bupati Dr H Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA atas perhatian terhadap kesejahteraan para guru di Muba, dengan adanya kenaikan gaji ini, semoga dapat meningkatkan mutu pendidikan dan kualitas guru," ungkapnya.
 
Senada, Ketua PGRI Sumsel diwakili Lukman Haris dan Ketua PGRI Kabupaten Muba Indra Prasad juga menyampaikan apresiasi dan mengaku bangga kepada Bupati Dodi Reza yang sangat komitmen terhadap kualitas pendidikan dan kesejahteraan guru.
 
Menurutnya, satu-satunya pemimpin daerah yang sudah menaikan gaji honor guru K2 dari Rp1 juta menjadi Rp1,8 juta dan kepada Guru Tidak Tetap (GTT) dari Rp1 juta menjadi Rp1,5 juta.
 
"Bupati Muba Dr H Dodi Reza Alex Noerdin memang pimpinan yang sangat mengayomi dan sangat peduli terhadap berbagai bidang, salah satunya bidang pendidikan dan kesejahteraan gaji guru. Kami bangga dengan Pak Bupati beserta jajarannya. Dan semoga Kabupaten Muba semakin maju dan terdepan,"pungkasnya.
 
 
 
KALDERANEWS - Meski kompetisi Liga 2 Indonesia musim ini sudah dipastikan tidak akan digelar, namun Muba Babel United tetap melakukan persiapan guna mewujudkan target lolos ke Liga 1 Indonesia kedepannya. 
 
Salah satunya melalui kegiatan Penandatanganan Perjanjian Sponsorship antara Muba Corporate Forum dengan Bank Sumsel Babel, Selasa (3/11) di Sekayu.
Acara dihadiri langsung oleh Bupati Musi Banyuasin Dr H Dodi Reza Alex Noerdin, Wakil Bupati Muba Beni Hernedi, Ketua MCF Joko Pranoto dan Direktur Pemasaran BSB Antonius Prabowo Argo.
 
Ketua MCF, Joko Pranoto menyatakan bahwa pihaknya saat ini tetap berkomitmen mendukung Laskar Ranggonang walau dalam kondisi yang sulit. 
 
"Situasi memang tidak seperti yang dibayangkan awalnya dan tidak normal. Namun kami dari MCF akan mencari formula yang tepat agar tetap dapat mensupport tim kebanggaan Muba ini," tegasnya saat memberikan sambutan.
 
Dirinya menyebut bahwa pihaknya juga menargetkan Bobby Satria dan tim dapat berprestasi maksimal kedepannya. 
 
"Yang jelas kami akan senantiasa mendukung agar MBU dapat naik kasta yang lebih tinggi, di awal tahun nanti kami akan bergerak kembali dan menyusun perencanaan yang lebih baik," tambahnya.
 
Sementara itu, Direktur Pemasaran BSB Antonius Prabowo Argo menjelaskan bahwa proses kerjasama ini sudah berjalan cukup lama. 
 
"Proses begitu panjang, kami akan terus mensupport agar tim MBU dapat berkancah di level yang lebih tinggi, tidak hanya nasional namun juga internasional.
Sebagai sponsor kami juga menuntut pemain agar dapat terus berlatih keras dan maksimal sehingga bisa berprestasi, karena tidak hanya masyarakat Muba yang akan bangga namun juga kami selaku sponsor, kami berharap kerjasama ini dapat terus terjalin kedepannya. Ini juga bagian dari support kami kepada Muba yang merupakan pemegang saham terbesar kedua di BSB," bebernya.
 
Bupati Muba, Dr H Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA juga berkeyakinan bahwa MBU kedepannya akan mampu memenuhi target lolos ke Liga 1 Indonesia nantinya.
 
"Saya pertama mengucapkan terima kasih kepada MCF yang sudah dan akan terus mengkoordinir perusahaan di Sekayu. Saya punya keyakinan juara Liga 2 juga bisa direbut. Sebelumnya klub di Sumsel sudah pernah menorehkan tinta emas tersebut. Saya berharap ada klub dari Sumsel yang bisa lolos ke Liga 1, syukur-syukur keduanya bisa sama-sama lolos nantinya," harapnya.
 
Dalam kesempatan tersebut, Dodi juga mendapatkan kejutan perayaan ultahnya yang ke-50 dari seluruh skuad MBU. Kapten tim Bobby Satria dan Titus Bonai menjadi perwakilan pemain mencicipi kue ultah yang sudah dipersiapkan sebelumnya.
 
Sementara itu, Manajer MBU Achmad Haris mengatakan setelah acara ini seluruh anggota tim mendapat libur sembari menunggu kepastian kick off lanjutan kompetisi Liga 2 Indonesia.
 
"Pemain kita liburkan terlebih dulu sambil kita menunggu jadwal pasti kick off Liga 2 nantinya, kemungkinan mereka baru akan kita kumpulkan sekitar 6-8 minggu sebelum kick off untuk berlatih kembali sesuai dengan permintaan tim pelatih," ujarnya usai acara.
KALDERANEWS - Pelayanan publik di Kabupaten Musi Banyuasin sejak dua tahun belakangan dibawah kepemimpinan Bupati Muba Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA dan Wakil Bupati Muba Beni Herneri SIP makin canggih dan berkualitas, tidak hanya diimbangi dengan kecanggihan teknologi tetapi juga pelayanan yang baik dan cepat juga terus dimaksimalkan. 
 
"DPMPTSP Kabupaten Musi Banyuasin telah memberikan kemudahan bagi para pelaku usaha dalam penerbitan izin usaha. Bermodalkan E-KTP, Email, dan NPWP (jika diperlukan), tak perlu menunggu lama, hanya 15 menit (dengan catatan tidak ada masalah dari server pusat), surat izin usaha dapat terbit dan dicetak," ungkap Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Erdian Syahri Ssos Msi.
 
Dikatakan, mekanisme penerbitan izin usaha tersebut melalui sistem perizinan online, yaitu Online Single Submission (OSS). "Para pelaku usaha akan dipandu oleh petugas DPMPTSP Kabupaten Musi Banyuasin untuk mengakses laman OSS di www.oss.go.id," terangnya.
 
Kemudian, pelaku usaha diminta untuk mengaktivasi akun dan mendaftarkan usahanya. Selanjutnya, OSS akan menerbitkan Nomor Induk Berusaha (NIB). 
 
"Pelaku usaha diminta memilih bidang usahanya, kemudian OSS akan menerbitkan izin usaha yang diajukan, dapat berupa Izin Usaha Mikro dan Kecil (IUMK) atau juga berupa Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP)," jelasnya.
 
Erdian menambahkan, DPMPTSP Kabupaten Musi Banyuasin berharap dengan adanya inovasi ini, ke depannya masyarakat dalam melakukan kegiatan usahanya benar-benar sesuai aturan karena telah memiliki izin usaha yang lengkap. 
 
"Ini juga demi terwujudnya legalitas dan kepastian berusaha dalam tertib administrasi perizinan," ulasnya. 
 
Begitu juga dengan izin profesi, utamanya izin profesi bidang kesehatan, DPMPTSP Kabupaten Musi Banyuasin menjanjikan kemudahan dalam pengurusan izin profesi. Hanya dalam 60 menit sejak permohonan diajukan pada sistem, izin profesi dapat langsung terbit dan dicetak (jika berkas lengkap sesuai dengan ketentuan dan aturan yang berlaku). 
 
Mekanisme penerbitan izin profesi yang dimaksud adalah melalui aplikasi perizinan siCANTIK Cloud. Pemohon yang datang ke kantor akan dipandu petugas layanan untuk mengakses laman siCANTIK Cloud pada www.sicantikui.layanan.go.id
 
"Pemohon diminta untuk mengaktivasi akun dan mendaftarkan izin profesinya. Selanjutnya, petugas pemberi layanan akan melakukan verifikasi dan validasi kelengkapan berkas permohonan yang diajukan. Setelah semuanya dinyatakan lengkap dan sesuai, izin profesi yang diajukan akan diproses untuk kemudian ditandatangani secara elektronik. Kurang lebih 60 menit sejak permohonan diajukan, maka pemohon sudah dapat mengantongi izin profesinya," bebernya.
 
"Adapun izin profesi bidang kesehatan yang dimaksud selesai dalam 60 menit adalah Izin Praktek Perorangan Dokter Umum/Dokter Gigi/Dokter Spesialis, Izin Praktek Bidan, Izin Praktek Perawat, Izin Refraksionis Optisien, Izin Terapi Wicara, Izin Fisioterapis, Izin Praktek Perawat Anastesi, Izin Kerja Radiografer, Izin Praktek Terapis Gigi dan Mulut, Izin Rekam Medik, Izin Kerja Tenaga Sanitarian, Izin Praktek Tenaga Kefarmasian, Izin Praktek Apoteker, Izin Praktek Tenaga Gizi, dan Izin Praktek Ahli Tenaga Laboratorium Medik," tambahnya.
 
Sementara itu, Bupati Muba Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA menegaskan, Pemkab Muba sangat konsisten dan komitmen dalam mewujudkan pelayanan publik yang ramah, mudah, cepat, dan transparan. 
 
"Tidak hanya di DPMPTSP saja, namun seluruh pelayanan publik di Muba akan terus ditingkatkan kualitas pelayanannya demi kepentingan warga masyarakat Muba," ucapnya. 
 
Dodi menambahkan, terkait kemudahan kepengurusan izin usaha menjadi prioritas Pemkab Muba. "Ini juga demi meningkatkan perekononian warga masyarakat Muba," sebutnya.
 
Lanjutnya, Pemkab Muba juga telah mendapatkan anugerah predikat Zona Hijau Pelayanan Publik dari Ombudsman RI. "Ini salah satu capaian konkrit bahwa Pemkab Muba sangat serius meningkatkan kualitas pelayanan publik," pungkasnya.
 
 
 
KALDERANEWS - Tepat 1 November 2020 hari ini, genap sudah usia Bupati Muba Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA menginjak usia emas yang ke 50 tahun. 
 
Bupati dengan segudang prestasi ini dibanjiri ucapan selamat, bahkan satu hari sebelumnya tampak ramai-ramai kalangan komunitas, petani, hingga Tokoh Agama dari Muba meramaikan jagad media sosial dengan ucapan ultah untuk Bupati Muba. 
 
Hari inipun, Minggu (1/11/2020) ucapan selamat ulang tahun untuk Bupati Muba Dodi Reza masih ramai di media sosial. Tidak hanya itu, ucapan-ucapan tersebut dikemas dengan video kreatif yang masih berseliweran di media sosial. 
 
"Semoga pak Dodi selalu diberikan kesehatan, dan tetap menjadi Pembina dan Penggerak Olahraga Terbaik di Indonesia," ucap Ketua Asosiasi Pelatih Sepakbola Indonesia, Yeyen Tumena pada ucapan singkat ultah Bupati Muba DRA yang diabadikan melalui video. 
 
Tidak hanya Yeyen Tumena, bahkan sejumlah pelaku olahraga nasional dan internasional yakni diantaranya Head Coach Sabah FC Malaysia Kurniawan, Pembalap Nasional Rifat Sungkar, Sportcasters Rendra Sudjono, dan aktor internasional Joe Taslim juga turut mengabadikan video singkat untuk ucapan ultah ke Bupati Muba DRA. 
 
Selain itu, Kepala Daerah Inovatif di Indonesia tersebut mendapatkan ucapan dan doa dari sejumlah Tokoh Agama, petani, komunitas media sosial, penyandang disabilitas, dan atlet PPLP-D Muba yang masing-masing mengabadikannya dalam bentuk video singkat.
 
"Semoga bapak Bupati selalu diberikan kesehatan, terus memiliki kemampuan memimpin yang luar biasa, dan makin dicintai masyarakat Muba," ucap Ketua PWNU Sumsel KH Amiruddin Nahrawi MPdI. 
 
Sementara itu, Bupati Muba Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA mengucapkan terima kasih kepada berbagai pihak yang telah mengucapkan peringatan hari kelahiran ke-60 kepada dirinya.
 
"Insya Allah semua pihak yang telah mendoakan dikabulkan Allah SWT dan menjadi amal ibadah kita masing-masing," ucap Dodi Reza.
 
Kepala Daerah Terpopuler di Indonesia ini menambahkan, di usia ke-50 tahun ini dirinya berharap dapat selalu memberikan kontribusi positif untuk masyarakat khususnya di Muba.
 
"Semoga bisa terus berbuat kebaikan untuk semua lapisan dan bermanfaat bagi semua orang," tandasnya.
KALDERANEWS - Tidak hanya mengasah nyali dan mental saja, namun olahraga ekstrim Panjat Tebing juga diyakini dapat meningkatkan imunitas untuk melawan COVID-19. 
 
Hal ini diungkapkan Wakil Bupati Muba Beni Hernedi SIP yang juga merupakan Ketua Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Sumatra Selatan saat menjadi narasumber pada Seminar dan Webinar Nasional Olahraga Panjat Tebing di Masa Pandemi Dengan Tema Meningkatkan Imunitas Melawan Covid-19 Melalui Olahraga Panjat Tebing, Sabtu (31/10/2020) di Graha Politeknik Negeri Sriwijaya (Polsri) Palembang. 
 
"Dengan olahraga panjat tebing semua otot dalam tubuh akan bekerja secara keras dan maksimal, tentu jika dilakukan secara rutin bukan tidak mungkin dapat menambah massa otot dan  menambah daya tahan tubuh dan meningkatkan kinerja jantung," ungkap Beni Hernedi. 
 
Lanjutnya, Panjat tebing membutuhkan daya tahan tubuh yang fit dan dengan sendirinya jika dilakukan secara efektif serta berkala tentu akan meningkatkan daya tahan tubuh. 
 
"Nah, dengan meningkatnya imunitas tubuh tentu dapat menangkal penularan COVID-19 melalui olarahga panjat tebing ini," jelas Ketua PMI Muba tersebut. 
 
Beni menambahkan, saat ini FPTI Sumsel telah melakukan seleksi tim Pelatnas U-17 dan U-16. "Seleksi telah dilakukan, dan Sumsel dipastikan mengirim 4 atlet panjat tebing yakni dua atlet putra dan dua atlet putri," bebernya. 
 
Sementara itu, Kepala Bidang Dokter Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Provinsi Sumsel, Feri Pahrizl SKM MKM menuturkan, olahraga panjat tebing dapat memacu kinerja jantung yang bekerja lebih keras sehingga memompa darah ke seluruh bagian tubuh sekaligus melancarkan sirkulasi peredaran darah.  
 
"Manfaat yang dirasakan dengan olahraga panjat tebing dapat meningkatkan massa otot dan banyak juga manfaat yang didapatkan untuk kesehatan tubuh kita," terangnya. 
 
Ketua Panitia Seminar dan Webinar Nasional Olahraga Panjat Tebing di Masa Pandemi, Ahmad Romadon mengaku, banyak ilmu dan pemahaman baru yang diperoleh dari rangkaian seminar tersebut, terlebih rangkaian seminar diisi oleh sejumlah narasumber berkompeten yang berkecimpung pada olahraga Panjat Tebing.
 
"Kegiatan ini diikuti oleh pelaku olahraga panjat tebing dari 10 Provinsi di Indonesia yang ikut serta dalam rangkaian webinar dan juga dihadiri perwakilan pengurus FPTI Sumsel," jelasnya. 
 
Romadon menambahkan, kegiatan seminar ini juga menjawab kegalauan pelaku olahraga panjat tebing di Sumsel yang selama masa pandemi ini dilema untuk melaksanakan latihan. 
 
"Dengan penjelasan narsum berkompeten pada rangkaian seminar ini menjawab semua kegalauan kami selaku pelaku olahraga panjat tebing," ucapnya. 
 
Turut hadir menjadi narasumber dalam rangkaian Seminar dan Webinar Nasional Olahraga Panjat Tebing di Masa Pandemi tersebut Ketua FPTI Sumsel yang juga Wakil Bupati Muba Beni Hernedi SIP, Pembantu Direktur III Polsri Ahmad Zamheri ST MT, Kepala Bidang Dokter Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Provinsi Sumsel, dan atlet panjat tebing Hinayah dan diisi moderator yakni Kabiro Humas FPTI Sumsel Sidratul Muntaha. 
 
Pada kegiatan tersebut, Wakil Bupati Muba Beni Hernedi SIP turut didampingi Plt Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata Muba Muhammad Fariz SSTP MM, dan Kepala Dinas Kominfo Muba Herryandi Sinulingga AP.
 
Selain itu, turut memeriahkan rangkaian kegiatan tersebut juga diisi Fun Climbing di spot panjat tebing Kampus Politeknik Negeri Sriwijaya.
 
 
 
KALDERANEWS - Setelah melewati tahapan tes seleksi tertulis SKD dan SKB CPNS Tahun 2019, akhirnya secara resmi, Jumat (30/10/2020) Badan Kepegawaian Negara (BKN) melalui Badan Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Muba mengumumkan hasil kelulusan akhir peserta CPNS Kabupaten Musi Banyuasin (Muba). 
 
"Setelah mengikuti tes SKD dan SKB untuk 241 formasi ada sebanyak 229 peserta yang dinyatakan memenuhi penilaian dari panitia pusat," ungkap Kepala BKPSDM Muba, Sunaryo SSTP MM. 
 
Sunaryo menyebutkan, pengumuman kelulusan CPNS bisa diakses melalui website bkpsdm.mubakab.go.id. "Kami juga menyediakan akses scan barcode agar peserta CPNS Muba bisa melihat hasil kelulusan," urainya. 
 
Dikatakan, Peserta yang dinyatakan lulus seleksi CPNS Formasi Tahun 2019 diarahkan melakukan 
pemberkasan secara digital melalui akun masing-masing peserta di https://sscn.bk.go.id dengan 
mengisi Daftar Riwayat Hidup (DRH) dan mengunggahnya bersama dokumen lain yang diminta 
dalam proses pemberkasan paling lamabat tanggal 10 Nopember 2020.
 
Sementara itu, Bupati Muba Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA, mengucapkan selamat kepada peserta yang resmi dinyatakan lulus CPNS Muba Tahun 2019 setelah berhasil melewati tahapan tes seleksi.
 
"Saya ucapkan selamat bagi peserta yang dinyatakan lulus, bagi peserta yang belum lulus harus tetap semangat karena pintu menuju kesuksesan berkarir masih terbuka lebar," ungkap Pembina dan Penggerak Olahraga Terbaik Indonesia ini. 
 
Dodi Reza menegaskan, bagi peserta yang resmi dinyatakan lulus CPNS Muba nantinya akan mempersiapkan diri untuk mengurus Nomor Induk Pegawai (NIP). 
 
"Saya tegaskan tidak ada pungutan dalam mengurus NIP ini, kalau ada oknum yang meminta uang segera laporkan," tegasnya. 
 
Ia berharap, peserta yang lulus menjadi CPNS Muba dapat bekerja dengan baik dan turut andil mewujudkan Muba Maju Berjaya di tahun 2022. "Selamat mengabdi untuk Kabupaten Muba, dan menjadi Abdi Negara yang berkualitas," pungkasnya.

mgid3

Ad Sidebar

Latest Tweets

Feby Deru Dampingi Iriana Jokowi Sosialisasi Bahaya Narkoba dan Tes IVA Hingga Temui Pengrajin Songket… https://t.co/yxjLiPEQUl
Kunjungi Stan Dekranasda Sumsel, Iriana Jokowi Janji Temui Pengrajin Kain di Palembang https://t.co/6FQb5LcCCy via @tripplesworld
Menang Tipis Atas PSGC Ciamis, Sriwijaya FC Makin Kokoh di Puncak Klasemen https://t.co/V0DFFAlQDG lewat @tripplesworld
Metzelder Diduga Terlibat Kasus Pornografi Anak https://t.co/knEQDSYopZ lewat @tripplesworld
Icardi Tuntut Inter Milan Bayar Kompensasi 1,5 Juta Euro https://t.co/IZVf4wvhGn lewat @tripplesworld
Napoli Boyong Fernando Llorente dari Tottenham https://t.co/FnVARyGvqx
Follow Kaldera News on Twitter