Sumatera-Selatan

Sumatera-Selatan (913)

KALDERANEWS - Kabar baik  untuk masyarakat Kabupaten Panukal Abab Lematang Ilir (PALI), jika selama ini  jika hendak membuat atau memperpanjang Surat Izin Mengemudi (SIM) harus menempuh waktu selama 2 jam lebih untuk datang  ke Mapolres Muara Enim. Nah kini, masyarakat daerah itu cukup mendatangi pusat layanan  SIM  di Mapolres setempat. Menyusul telah di diresmikannya pusat layanan SIM di Mapolres PALI oleh Gubernur Sumsel H. Herman Deru dan  Kapolda Provinsi Sumsel Kapolda Provinsi Sumsel Irjen Pol. Prof. Dr. Eko Indra Heri, Jumat (2/10) pagi. 
 
Gubernur  H. Herman Deru menegaskan, launching layanan  SIM di Kabupaten PALI merupakan yang pertama di Sumsel yang hadirinya secara langsung, upaya ini merupakan salah satu wujud perhatian pemerintah dalam mendekatkan pelayanan kepada masyarakat PALI.
 
“Ini terobosan yang luar  biasa  yang  dilakukan jajaran Polda Sumsel. Sebab jika sebelumnya orang PALI harus menempuh perjalanan 2 jam ke Muara Enim, Nah sekarang warga di sini cukup datang ke Mapolres PALI jika ingin membuat atau memperpanjang SIM," tegasnya.
 
 
Lebih lanjut Gubrnur Herman Deru mengingatkan seluruh Masyarakat PALI yang sudah berusia 18 tahun untuk segera membuat SIM C untuk kendaraan roda dua dan SIM A untuk pengemudi roda empat. "Jadilah masyarakat yang patuh dan taat hukum. Ini juga salah satu upaya pemerintah menekan  kecelakaan lalu-lintas di Kabupaten PALI," tandasnya. 
 
Sementara Bupati PALI Heri Amalindo menyebutkan dengan adanya kantor pelayanan pembuatan SIM di Mapolres PALK , masyarakat jadi lebih dimudahkan serta lebih  efesiens waktu dan irit tenaga. 
 
Menurut dia, antusias masyarakat PALI untuk dapat mengantongi  SIM cukup tinggi, oleh sebab itu Ia menghimbau dengan dilaunchingnya pusat layanan  SIM ini, warga PALI dapat memanfaatkan paasilitas layanan yang diberikan aparat di Mapolres Pali. “Sehingga kedepan masyarakat PALI lebih taat akan aturan berlalu lintas," ucap Bupati Heri  Amalindo.
 
KALDERANEWS - Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Muba, Jumat (2/10/2020) mengkonfirmasi penambahan 8 kasus terkonfirmasi positif COVID-19. 
 
"Dengan penambahan 8 kasus ini, total pasien yang dirawat ada sebanyak 115 orang," ungkap Jubir Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Muba, Seftiani Peratita SS MKes. 
 
Sefti merinci, adapun penambahan 8 kasus tersebut yakni diantaranya kasus 235 perempuan usia 23 tahun Desa Gajah Muda Babat Supat, kasus 236 perempuan usia 75 tahun Kayuara, kasus 237 laki-laki usia 41 tahun Kayuara, kasus 238 laki-laki usia 13 tahun Desa Lumpatan.
 
"Kemudian, kasus 239 perempuan usia 38 tahun Desa Lumpatan, kasus 240 perempuan usia 27 tahun Sungai Lilin, kasus 241 perempuan usia 43 tahun Sekayu, dan kasus 242 perempuan usia 38 tahun Kayuara," bebernya. 
 
Sefti mencatat hingga 2 Oktober 2020 ada sebanyak 242 kasus terkonfirmasi di Muba. "116 kasus sembuh, 11 meninggal dunia, dan 115 orang masih dirawat," terangnya. 
 
Sementara itu, berdasarkan data update Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Muba 2 Oktober 2020 tercatat ada sebanyak 403 ODP 1 selesai pemantauan masih dipantau 402 orang, 834 kontak erat 659 kontak selesai pemantauan 175 kontak erat yang masih dipantau, 151 PDP 0 proses pengawasan 132 selesai pengawasan.
KALDERANEWS -  Kabar gembira bagi para nelayan di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), pasalnya perjuangan getol demi realisasi kebutuhan nelayan, oleh Bupati Muba Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA ke Kementerian ESDM dengan di back up oleh Pimpinan Komisi VII DPR RI H Ir Alex Noerdin SH MM yang juga mantan Bupati Muba dan Gubernur Sumsel dua periode, alhasil akhirnya nelayan di Bumi Serasan Sekate bakal dapat jatah sebanyak 1.036 paket konversi BBM ke BBG. 
 
Hal ini terungkap ketika Plt Kepala Dinas Perikanan Muba Hendra Tris Tomy SSTP MDev mengikuti rapat koordinasi teknis bersama Bidang Perencanaan dan Pembangunan Infrastruktur Migas Kementerian ESDM di J Hotel Tentrem, Yogyakarta, Kamis (1/10/2020). 
 
"1.036 paket konversi BBM ke BBG yang akan dibagikan kepada nelayan nantinya yakni dengan varian I, yaitu mulai dari 5 HP - 7.5 HP," ungkap Plt Kepala Dinas Perikanan Muba Hendra Tris Tomy SSTP MDev
 
Dijelaskan, bahwa Kriteria penerima paket perdana konverter kit untuk nelayan adalah nelayan pemilik kapal kurang dari 5 GT, kapal berbahan bakar bensin, memiliki daya mesin 13 HP, alat tangkap yang digunakan ramah lingkungan, belum pernah menerima bantuan sejenis, memiliki kartu nelayan dan terdaftar dalam Basis Data Terpadu (BDT). 
 
“Pembagian paket perdana konverter kit BBM ke LPG terdiri atas beberapa komponen yaitu mesin penggerak, konverter kit, as panjang, baling-baling, 2 buah tabung LPG 3 kg, as panjang dan baling-baling, serta aksesoris pendukung lainnya (reducer, regulator, mixer, dll),” bebernya. 
 
Ia menargetkan, pembagian bantuan tersebut akan dilaksanakan pada pertengahan Oktober. Sehingga bisa dimanfaatkan lebih cepat oleh nelayan yang ada di Muba. “Secepatnya salurkan bantuannya, sehingga bisa di manfaatkan oleh nelayan nantinya,” tuturnya. 
 
 
Tomy mengungkapkan, bahwa Muba menerima bantuan tersebut bersama 42 Kabupaten dan Kota seluruh Indoensia. Keberhasilan itu, selain dari upaya Dinas Perikanan, adanya bantuan dari anggota DPR RI, komisi VII, H Alex Noerdin.
 
“Tidak dipungkiri bahwa bantuan yang kita peroleh adanya dorongan dari Pimpinan Komisi VII DPR RI Bapak H Alex Noerdin. Selain itu, adanya peluang tersebut cepat ditindak lanjuti dengan segera melakukan pendataan secara dan akurat,” bebernya.
 
Bupati Musi Banyuasin Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA meminta kepada Dinas Perikanan dan stakeholder terkait agar benar-benar mengawasi penyaluran distribusi konversi untuk nelayan nantinya.
 
"Saya tegaskan tidak ada pungutan apapun dalam penyalurannya nanti, karena ini murni bantuan untuk meringankan beban nelayan terlebih di tengah wabah COVID-19," tegasnya. 
 
Pembina dan Penggerak Olahraga Terbaik Indonesia ini berharap, agar bantuan ini nantinya dapat bermanfaat bagi para nelayan di Muba. "Semoga bermanfaat dan dengan konversi ke BBG ini nantinya nelayan Muba dapat lebih hemat dan mudah mendapatkan bahan bakar," ucap Dodi. 
 
 
Ia juga mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan Kementerian ESDM dan support total dari Pimpinan Komisi VII DPR RI Alex Noerdin. "Semoga ini jadi ladang amal dan ibadah bagi kita guna meringankan beban para nelayan di tengah wabah COVID-19," ujarnya. 
 
Sementara itu, Direktur Perencanaan dan Pembangunan Infrastruktur Migas Kementerian ESDM Alimuddin Baso, mengingatkan, proses pendistribusian paket perdana ini harus selesai pada pertengahan Desember 2020 untuk menghindari resiko lewat tahun anggaran. Selain itu, program tersebut merupakan salah satu kegiatan Pemerintah yang manfaatmya dapat langsung dinikmati masyarakat.
 
"Program ini diinisiasi Kementerian ESDM untuk membantu nelayan menggunakan bahan bakar yang lebih bersih dan murah. Di sisi lain, kegiatan ini juga merupakan aspirasi masyarakat melalui wakil-wakilnya di DPR. Dalam pelaksanaannya diperlukan sinergi semua pihak, termasuk dinas yang membidangi kelautan dan perikanan," kata Ali.
 
Diketahui, program Konversi BBM ke BBG untuk nelayan ini telah dilaksanakan selama 5 tahun. Awalnya untuk tahun 2020, direncanakan akan dibagikan 40.000 paket perdana. Namun lantaran pandemi Covid-19, dilakukan recofusing anggaran dan kegiatan ini ditiadakan. 
 
Dalam perjalanannya, DPR meminta agar program ini tetap dilaksanakan untuk membantu daya beli masyarakat dan diputuskan akan dibagikan sebanyak 25.000 paket perdana untuk nelayan. Paket akan dibagikan di 42 kabupaten dan kota di 17 provinsi. 
 
"Paket perdana konversi ini dibagikan Pemerintah secara gratis. Kami minta agar dinas kabupaten atau kota tidak memungut biaya dari nelayan," tandasnya.
 
KALDERANEWS -  Aplikasi Qris Bank Sumsel Babel diyakini dapat mempemudah  pelaku usaha dalam  melakukan transaksi pembayaran non tunai atau secara online. Terlebih  di tengah pandemi Covid 19, aplikasi Qris ini mengurangi aktifitas transaksi kontak secara langsung.
 
Wakil Gubernur Sumsel H. Mawardi Yahya  saat membuka Festival Kuliner Promo Qris Bank Sumsel Babel di Graha Bina Praja Auditorium Pemprov Sumsel, Kamis (1/10) pagi menyebut dimasa Pandemi sekarang ini  dunia usaha jangan sampai lemah. Namun harus tetap berusaha untuk bangkit  dengan mencari peluang usaha model baru salah satunya memanfaatkan aplikasi Qris. Untuk itu dia mengajak semua pihak termasuk jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) Provinsi, Kabupaten/kota untuk terlibat secara langsung dalam usaha menggeliatkan ekonomi masyarakat salah satunya dengan mensosialisasikan pengguaan aplikasi Qris.
 
 
"Banyak kemudan yang didapat dengan penggunaan aplikasi Qris ini," ungkap Wagub Mawardi Yahya. Sementara itu, Direktur Umum Bank Sumsel Babel, Samiludin mengatakan Qris adalah mode layanan dari Bank Sumsel Babel,   sebagai langkah awal untuk membantu pemerintah dalam membangun ekonomi yang kuat di tengah  masyarakat  Sumsel. "Kami Bank Sumsel Babel siap mendukung program Pemprov Sumsel. program Qris ini merupakan bentuk dari upaya membangun ekonomi melalui sektor UMKM," ungkapnya. 
 
KALDERANEWS - Bupati Muba Dr H Dodi Reza Alex Noerdin melalui Sekretaris Daerah Kabupaten Musi Banyuasin Drs H Apriyadi MSi mengikuti upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila tahun 2020 secara virtual di Rumah Dinas Sekda Muba, Kamis (1/10/2020).
 
Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila tahun 2020 secara langsung digelar di Monumen Pancasila, Lubang Buaya Jakarta Timur, dimana Presiden Republik Indonesia Joko Widodo sebagai Inspektur Upacara.
 
Dalam jalannya upacara yang bertema Indonesia Maju Berlandaskan Pancasila tersebut, Ketua DPD RI La Nyala Mattalitti melakukan pembacaan Pancasila, untuk pembacaan dan penandatanganan ikrar dilakukan oleh Ketua DPR RI Puan Maharani.
 
 
Sekda Muba Drs H Apriyadi MSi mengatakan, mengikuti upacara peringatan hari Kesaktian Pancasila 2020 secara virtual adalah sesuai surat edaran Mendikbud RI Nadiem Makarim yang menginstruksikan pada situasi Pandemi COVID-19 ini, semua instansi tingkat pusat, daerah, dan kantor perwakilan RI di luar negeri serta masyarakat mengikuti upacara tersebut secara virtual dikantor masing-masing.
 
"Alhamdulillah bisa kita ikuti dengan lancar dan dalam suasana yang haru," kata Sekda Muba yang dalam dalam kesempatan itu turut didampingi Kepala Badan Kesbangpol Muba H M Soleh Naim dan Kabid SD Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Muba Amran.
 
Apriyadi juga mengingatkan kepada masyarakat akan kemampuan aparatur negara dalam mempertahankan Pancasila, peristiwa G30S/PKI yang terjadi merupakan salah satu bentuk ujian yang berhasil digagalkan.
 
"Seperti yang terjadi pada tahun 1965 dulu, dan berhasil digagalkan. Kita harus bersatu menjaga Pancasila dari berbagai ancaman," ujarnya.
 
Menurutnya, Pancasila sebagai asas tunggal sekaligus dasar falsafah bangsa diharapkan mampu membawa masyarakat kepada kehidupan berbangsa dan bernegara yang lebih baik lagi.
 
"Meskipun saat ini kita tengah mendapat banyak cobaan, Muba tetap zero konflik dan masyarakat harus tetap bersatu bersatu. Semoga Pancasila membawa masyarakat bisa lebih maju dan berkembang," tandasnya.
 
 
 
 
KALDERANEWS - Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) melalui Dinas Tanaman Pangan, Holtikultura, dan Peternakan (TPHP) menyebarkan 3.000 vaksin rabies gratis bagi masyarakat yang memiliki hewan peliharaan, terutama kucing, anjing, dan kera. Ribuan vaksin itu disebar secara gratis sebagai bagian dari peringatan Hari Rabies Dunia yang jatuh pada 28 September mendatang.
 
"Kita lakukan penyuntikan vaksin kepada hewan peliharaan. Ini gratis, kita lakukan mulai 14-30 September di empat lokasi yakni Puskeswan Sekayu, Babat Toman, Sungai Lilin, dan Plakat Tinggi," ujar Kepala Dinas TPHP Muba, Ir Thamrin, Senin (14/9/2020).
 
Vaksinasi hewan peliharaan ini, sambung Thamrin, sangat penting dilakukan. Sebab, bukan hanya hewan peliharaan yang terhindar dari penyakit rabies, namun juga sang pemilik hewan.
 
"Kita mengimbau dan mengajak masyarakat yang memiliki hewan peliharaan untuk dibawa ke Puskeswan guna divaksin. Kita terus sosialisasikan ini sesuai dengan program Bupati Muba Dr H Dodi Reza Alex Noerdin yaitu Muba Zero Rabies," kata dia.
 
Sementara, Kabid Kesehatan Hewan (Keswan), Muslimin, menambahkan, hewan penular rabies di Indonesia yaitu anjing, kucing, dan kera. "Sedangkan yang dapat terserang rabies, selain ketiga hewan itu, hewan ternak, semua mamalia dan manusia juga dapat terserang rabies," jelas dia.
 
Penyakit rabies, sambung dia, dapat menyebabkan kematian karena virus rabies yang terdapat dalam air liir hewan yang sakit masuk ke dalam tubuh manusia atau hewan lain dan berjalan melalui susunan saraf perifer (tepi) menuju susunan saraf pusat, sehingga akan merusak otak dan mengakibatkan kematian.
 
"Rabies itu dapat ditularkan melalui gigitan hewan penderita, kontak antara luka dengan air liur hewan atau manusia penderita rabies. Tanda-tandanya mengeluarkan air liur berlebihan, perubahan perilaku, takut air, cahaya atau suara, melipat ekor kedalam antara paha, mengejar atau menggigit sesuatu yang bergerak, sebelum mati terlebih dahulu lumpuh dan kejang-kejang," beber dia.
 
Oleh katena itu, penyakit rabies dapat dicegah dengan memberikan vaksinasi rabies pada hewan peliharaan secara teratur, segera cuci luka gigitan menggunakan air mengalir dan sabun selama 15 menit, segera melapor ke Puskesmas atau pusat pelayanan kesehatan lainnya.
 
"Jadi, ayo warga Muba yang punya hewan peliharaan segera datang ke Puskeswan agar hewannya divaksinasi," tandas dia.
 
Terpisah Bupati Muba Dr H Dodi Reza Alex Noerdin menghimbau masyarakat untuk memanfaatkan kesempatan tersebut, terutama yang memiliki hewan piaraan di rumah, baik anjing, kucing, ataupun kera, dan lain sebagainya yang dapat tertular sekaligus menularkan penyakit rabies.
 
"Ini merupakan kesempatan bagus untuk masyarakat guna memperoleh pelayanan  kesehatan dan perawatan hewan kesayangan, apalagi ini tanpa dipungut bayaran," ujarnya, 
 
 
 
KALDERANEWS - Pengurus Pengurus Forum Bangso Batak Indonesia (FBBI) terus diperkuat di Kabupaten/Kota Sumatera Selatan hingga ke tingkat Kecamatan. 
 
Kali ini, pada Jumat (11/9/2020) secara resmi untuk pertama kali di kKabupaten Musi Bayuasin, yakni di Kecamatan Sungai Lilin memiliki organisasi FBBI yang merupakan organisasi wadah perkumpulan dari seluruh sub etnis "puak" Batak. Yaitu Toba, Simalungun, Karo, Pakpak, Mandailing dan Angkola. 
 
Pelantikan pengurus langsung dilakukan oleh Ketua Forum Bangso Batak Indonesia (FBBI)  DPD Sumsel Budi Astera Bangun bersama dengan Ketua FBBI DPC Musi Banyuasin Jhan Krippen Saragih, disaksikan oleh pengurus FBBI DPC Musi Bayuasin dan wagra suku Batak yang ada di Kecamatan Sungai Lilin. 
 
 
"Adapun kepengurusan yang dilantik adalah Thamrin Silitonga sebagai Ketua, Rahmat Sitanggang sebagai sekretaris, dan Open Asrul Nainggolan sebagai bendahara," ungkap Ketua FBBI DPC Musi Banyuasin Jhan Krippen Saragih. 
 
Dikatakan, jumlah peserta yang menghadiri acara pelantikan sengaja dibatasi sekitar lebih kurang empat puluh orang dan dilakukan di ruang terbuka dibawah tenda, dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan masa pandemi covid 19. 
 
"Dengan mengatur jarak posisi duduk, menggunakan masker,  dan cuci tangan yang sudah disediakan di pintu masuk tenda acara," bebernya. 
 
 
Pantauan di lokasi tampak Pengukuhan langsung dilakukan oleh Ketua FBBI DPD Sumsel, Penyerahan bendera Petaka FBBI dan penyematan ulos ketua DPK, menyanyikan lagu O Tano Batak,  serta doa Penutup.
 
Ketua FBBI DPK Sungai Lilin Thamrin Silitonga mengucapkan terima kasih kepada warga masyarakat  bangso batak yang ada di kecamatan sungai lilin atas amanah yg dipercayakan, beliau meminta dukungan untuk dapat melaksanakan tugas dan pelayanan agar visi misi FBBI yakni mempersatukan bangso batak dalam mewujudkan kesejahteraan bangso batak yang ada di bona pasogit dan dimanapun berada,  secara khusus di kecamatan sungai lilin dan sekitarnya.
 
Sementara itu, Ketua FBBI DPD Sumsel Budi Astera Bangun dalam sambutan nya menyampaikan ucapan rasa bangga kepada FBBI DPC Musi Banyuasin yang dikomandoi Ketua DPC Jhan Krippen Saragih. 
 
 
Beliau menyatakan FBBI Muba selalu aktif dalam mengikuti seluruh kegiatan dari DPD diantaranya membantu meringankan beban pengobatan bagi warga batak yang kurang mampu,  melakukan bakti sosial di panti asuhan, pembagian sembako, bantuan portable wash ke beberapa rumah ibadah, membantu warga batak yang terkena musibah kebakaran dan lain lain yg mana kegiatan tersebut bersifat sosial dan rasa  gotong royong. 
 
Beliau juga mengucapkan selamat buat pengurus fbbi DPK Sungai Lilin dan kepada FBBI DPC Musi Banyuasin yang telah berhasil menjadi DPC yang pertama di Sumsel memiliki DPK, walaupun  kepengurusan DPC Muba belum genap setahun, tapi sudah mampu melahirkan satu DPK. Semoga program ini terus dilanjutkan ungkap Bangun. 
 
 
Sementara itu,  Ketua FBBI DPC Musi Banyuasin Jhan Krippen Saragih Berharap kepada seluruh keluarga besar FBBI Musi Bayuasin dapat tetap menjaga situasi kondusifitas dan zerro confict antar suku dan agama yang ada di Kabupaten Musi Bayuasin. 
 
"Marilah kita menjaga toleransi antar suku dan agama,  menanamkan rasa kekeluargaan, kebersamaan gotong royong. Dalam menghadapi masa pandemi ini,  marilah kita membiasakan protokes di lingkungan kita dan semoga masa pandemi segera berlalu dan kita kembali kepada  normal life. Membiasakan Perilaku hidup Bersih dan sehat  (PHBS) yang juga merupakan salah satu program pemerintah," imbuhnya. 
 
"Selamat melayani dan berkarya kepada pengurus fbbi DPK Sungai Lilin,  saya harap pengurus yg dilantik hari ini dapat bersinergi dengan pemerintah kecamatan sungai lilin dan stake holder terkait dalam melaksanakan program kerja dan mewujudkan visi misi FBBI ,  Terimakasih kepada semua pihak yang telah membantu dan Bekerjasama atas seluruh kegiatan FBBI. Horas, Mejuah-juah,  Njuah-juah," tandasnya.
 
 
KALDERANEWS - Bangga sekaligus haru, suasana itulah yang tampak dirasakan Nur Marhama dan Uswatun Hasanah, Jumat (11/9/2020) malam pada rangkaian Penutupan Musabaqoh Tilawatil Qur’an Terbatas ke-XXIX Tingkat Provinsi Sumatera Selatan Tahun 2020 di Masjid Agung Sultan Mahmud Badaruddin Jayo Wikramo Palembang. 
 
Betapa tidak, kedua putri daerah asal Musi Banyuasin ini berhasil dinobatkan dewan juri MTQ untuk mewakili Sumatera Selatan di ajang MTQ tingkat nasional yang akan digelar pada November mendatang di Sumatera Barat. 
 
"Alhamdulillah, capaian ini tentu tidak terlepas dari support yang maksimal diberikan pak Bupati Dodi Reza Alex Noerdin serta warga masyarakat Muba," ungkap Nur Marhama bersama Uswatun Hasanah. 
 
 
Ia mengaku, tak menyangka sama sekali bisa terpilih sebagai Tilawah yang akan mewakili Provinsi di ajang MTQ Tingkat Nasional nantinya. "Semoga nantinya akan meraih hasil yang baik dan mengharumkan nama Musi Banyuasin," harapnya. 
 
Sementara itu, Kabag Kesra Muba Opi Palopi melaporkan, dalam rangkaian pelaksanaan MTQ Terbatas Tingkat Provinsi, Kabupaten Musi Banyuasin berhasil meraih Juara Umum Ketiga
 
"Juara umum 1 kota Palembang sebagai tuan rumah, Juara Umum 2 Kabupaten Ogan Ilir dan Juara umum ke 3 Kabupaten Musi Banyuasin. Terima kasih atas dukungan dan suport dari Bapak Bupati Wakil Bupati dan Sekretaris Daerah serta Para Kepala OPD Muba juga Seluruh Masyarakat Musi Banyuasin," ungkap Opi.  
 
 
Lanjutnya, mudah-mudahan kedepan Muba akan mendapatkan hasil yang lebih Baik. "Untuk peraihan sendiri Uswatun Hasanah dari cabang perlombaan Tahfidz 5 juz dan Nur Marhama Tilawah Remaja Putri," bebernya.
 
Bupati Muba Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA melalui Plt Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Setda Muba H Yudi Herzandi SH MH mengucapkan selamat atas pencapaian yang diraih peserta asal Muba. "Selamat atas peraihan yang diperoleh, persiapkan diri lebih baik lagi untuk ke tingkat nasional nantinya," ucapnya.
 
Yudi menambahkan, semoga capaian yang diraih Uswatun dan Nur akan menjadi inspirasi bagi generasi lainnya di Muba. "Semoga menginspirasi demi capain prestasi dan nama baik Muba," pungkasnya.
 
 
 
 
KALDERANEWS - Salah satu hadiah bidang pembangunan khususnya industri perkebunan di Musi Banyuasin tepat pada hari jadi ke 64 adalah beroperasinya pabrik aspal karet di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba).  Pabrik ini menjadi pabrik pertama di Indonesia sekaligus upaya Pemkab Muba mensejahterakan petani karet. 
 
Pada Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Musi Banyuasin bertajuk Peringatan Hari Jadi ke-64 Kabupaten Musi Banyuasin Tahun 2020, Senin (28/9/2020) lalu dihadapan Gubernur Sumsel Herman Deru, Bupati Musi Banyuasin Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA mengusulkan agar pembangunan jalan provinsi bisa memanfaatkan atau menggunakan aspal karet di Muba. 
 
"Kami mengusulkan kepada pak Gubernur agar pembangunan jalan jalan provinsi bisa menggunakan aspal karet di Muba," diharapkan jika semua jalan jalan provinsi dibangun menggunakan Aspal Karet kita harapkan akan Meningkatkan Harga karet Rakyat mengingat warga sumsel mayoritas petani karet ucapnya. 
 
Pabrik aspal karet di Muba ini  mampu  menyerap 25 ribu ton karet pertahun milik petani rakyat yang tidak hanya di Muba tetapi juga di Sumsel. 
 
"Sedikitnya akan ada sebanyak 25 ribu ton pertahun karet petani yang nantinya dapat terserap oleh keberadaan pabrik pengolahan aspal karet berbasis lateks Pravulkanisasi," terangnya. 
 
Ide Dodi disambut Gubernur Sumsel Herman Deru. Ia mengapresiasi realisasi pabril aspal karet di Muba sebagai inovasi nyata meningkatkan harga karet di kalangan petani rakyat.
 
"Ini inovasi yang sangat baik sekali, semoga nantinya implementasi sangat berdampak positif kepada perekonomian warga Muba khususnya petani karet rakyat," jelasnya. 
 
Di hari yang sama,  Sekda Muba Drs H Apriyadi MSi di lokasi centrifuge (proses pemisahan lateks pekat dan limbah berbahan bokar), Desa Cipta Praja, Keluang merinci adanya produk turunan karet yang diproduksi sslain untuk bahan campuran aspal. 
 
"Yang kita saksikan dengan uji coba mesin centrifuge  ini nyata.  Berjalan dan dikerjakan oleh petani kita. Pengelolaan karet rakyat benar-benar terpenuhi. Karena adanya alat centrifuge karet rakyat dapat di olah untuk memisahkan air dan latex.
 
“Hasil latex dari sini akan dijual ke pabrik latex yang ada di Muba. Bukan itu saja. Kita dorong tumbuh kembang industri rumahan neebahan baku karet. Akan ada hilirisasi yang ditopang industri rumahan. Pabrik sekala kecil ini berupa kelompok pengusaha rumahan yang tersebar di sentra karet Muba. Jenis usahanya berupa pembuatan pabrik sarung tangan karet, tutup tabung gas dan berbagai hasil karet," terang Apriyadi.
 
Saat Apriyadi meninjau pabrik centrifuge di Keluang, diketahui satu mesin mampu menghasilkan latex 4 ton. Sedangkan dari harga antara bokar dan proses centrifuge petani mendapatkan keuntungan jauh lebih besar. 
"Potensi keuntungan lebih petani hingga rp 500 ribu rupiah per ton setelah bokar diproses di pabrik centrifuge ini," kata dia. 
 
Plt Kadisbun A Toyibir menjelaskan proyek rintisan ini akan dilanjutkan dengan pengadaan 2 mesin serupa di tahun mendatang. 
"Insya Allah tahun depan kita akan menambah mesin ini lagi. Sesuai arahan pimpinan dua mesin akan ditempatkan di sentra petani karet," ungkapnya seraya menambahkan perlu upaya merubah pola pikir petani dari penghasil bokar menjadi produsen latex pekat.
KALDERANEWS - Pencegahan dan penanganan kebakaran hutan kebun dan lahan (karhutbunlah) di Musi Banyuasin dari tahun ke tahun senantiasa dapat diatasi dengan maksimal oleh Bupati Muba Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA, meski saat ini masih tengah pandemi COVID-19, namun kesiapsiagaan terus dilakukan dengan baik dan all out.
 
Penanganan dan pencegahan karhutbunlah yang maksimal di Muba tersebut ditandai dengan menurunnya secara drastis hot spot di wilayah Muba. 
 
"Jangan lengah, meski saat ini hot spot menurun drastis. Tim di lapangan harus terus siaga," ungkap Bupati Muba Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA di sela Apel Kesiapsiagaan Personil dan Peralatan Penanggulangan
Kebakaran Hutan, Kebun dan Lahan (Karhutbunlah) Kabupaten Musi Banyuasin Tahun 2020 di Lapangan Bola Kaki Dusun 3 Desa Galih Sari (P.11) Kecamatan Lalan, Selasa (29/9/2020). 
 
Pembina dan Penggerak Olahraga Terbaik Indonesia ini juga mengingatkan kepada seluruh tim dan satgas pencegahan dan penanganan karhutbunlah di lapangan agar tetap waspada selalu menjaga kesehatan dan mematuhi protokes COVID-19. 
 
"Lindungi diri dengan selalu memakai masker, jaga selalu kesehatan sebagai wujud bersama memutus rantai penularan wabah COVID-19 di wilayah Muba," terangnya. 
 
Dodi menegaskan, agar kepada semua pihak terutama warga masyarakat Muba di daerah rentan karhutbunlah untuk tidak membuka wilayah dengan cara membakar.
Begitu juga dengan para perusahaan jika ada yang tidak mengikuti standar dalam penyiapkan sarana dan prasarana nya dengan baik. 
"Tentu akan ada sanksi tegas berupa sanksi pidana menanti. Mari secara bersama kita jaga alam Muba ini," tegasnya. 
 
Ia juga meminta, di masing-masing Kecamatan untuk selalu melapor data hot spot secara berkala serta melakukan evaluasi. "Camat wajib siaga di tempat, intinya jangan anggap remeh potensi karhutbunlah yang tentu dapat merugikan masyarakat banyak," urainya. 
 
Lanjutnya, upaya yang terus dilakukan dalam pencegahan dan penanganan karhutbunlah di Muba yakni diantaranya terus melakukan sinkronisasi antara Satuan Tugas Provinsi dengan Kabupaten. Membagi habis tugas pengendalian karhutbunlah dengan melibatkan stakeholder terkait baik provinsi, kabupaten dan kecamatan. Menerapkan sanksi tegas kepada pelaku yang membuka lahan apabila ada yang membuka lahan dengan cara membakar. 
 
"Kemudian, optimalisasi peralatan alat produksi pertanian yang ada pada kelompok tani
untuk membantu pemadaman kebakaran. Memperkuat sarana prasarana pemadaman serta personil terlatih pada regu pemadam kebakaran perusahaan perkebunan maupun hutan tanaman industri. Mengaktifasi posko-posko karhutbunlah yang ada di perusahaan, masyarakat peduli air, penduduk petani peduli api dan lainnya. Dan pemanfaatan dana desa untuk karhutbunlah  baik untuk peralatan maupun operasional dengan mematuhi ketentuan yang ada," jelasnya. 
 
Sementara itu, Dandim 0401 Muba Letkol Arh Faris Kurniawan SST MT didampingi Kapolres Muba AKBP Erlin Tangjaya SH SIK menuturkan, hot spot di wilayah Muba saat ini menurun drastis, hal ini juga diperkuat dengan kondisi cuaca yang basah dan tim penanganan dan pencegahan karhutbunlah yang sangat maksimal bertugas di lapangan.
 
"Tentu ini tidak terlepas dari dukungan yang maksimal oleh Bupati Muba Dodi Reza yang sangat intens dan all out dalam upaya penanganan dan pencegahan karhutbunlah di wilayah Muba," ucapnya. 
 
Ia menambahkan, peran serta seluruh lapisan dan warga masyarakat Muba sangat dibutuhkan dalam upaya penanganan dan pencegahan karhutbunlah. "Mari kita jaga hutan, serta tekan potensi hot spot di wilayah Muba," tandasnya. 
 
Dalam kesempatan Apel Kesiapsiagaan Personil dan Peralatan Penanggulangan
Kebakaran Hutan, Kebun dan Lahan (Karhutbunlah) Kabupaten Musi Banyuasin Tahun 2020 di Lapangan Bola Kaki Dusun 3 Desa Galih Sari (P.11) Kecamatan Lalan juga turut dihadiri, Kejari Muba Suyanto SH MH,  Kepala Laksana (Kalap) BPBD Provinsi Sumsel H Iriyansah, Anggota DPRD Muba Iwan Aldes, Sekretaris Daerah Muba Drs Apriyadi MSi, Kepala Perangkat Daerah terkait,   Para camat serta perwakilan Perusahaan yang berdomisili di Kecamatan Lalan.
Ad Sidebar

Latest Tweets

Feby Deru Dampingi Iriana Jokowi Sosialisasi Bahaya Narkoba dan Tes IVA Hingga Temui Pengrajin Songket… https://t.co/yxjLiPEQUl
Kunjungi Stan Dekranasda Sumsel, Iriana Jokowi Janji Temui Pengrajin Kain di Palembang https://t.co/6FQb5LcCCy via @tripplesworld
Menang Tipis Atas PSGC Ciamis, Sriwijaya FC Makin Kokoh di Puncak Klasemen https://t.co/V0DFFAlQDG lewat @tripplesworld
Metzelder Diduga Terlibat Kasus Pornografi Anak https://t.co/knEQDSYopZ lewat @tripplesworld
Icardi Tuntut Inter Milan Bayar Kompensasi 1,5 Juta Euro https://t.co/IZVf4wvhGn lewat @tripplesworld
Napoli Boyong Fernando Llorente dari Tottenham https://t.co/FnVARyGvqx
Follow Kaldera News on Twitter