Sumatera-Selatan

Sumatera-Selatan (936)

KALDERANEWS - Di masa pandemi Covid-19, menerapkan protokol kesehatan (Prokes) menjadi hal wajib. Untuk itu Prokes bisa diterapkan mulai dari keluarga hingga lingkungan sekitar.

Hal ini seperti yang dilakukan oleh Indah Rizky Ariani atau dikenal dengan sebutan Indah Mujyaer yang merupakan selebgram di Palembang. Ia selalu menerapkan Prokes dimulai dari keluarga hingga lingkungan sekitar.

"Di rumah dan beserta keluarga besar saya sangat mematuhi protokol kesehatan, dalam hal ini khususnya adalah 3M," kata Indah yang juga Ketua TP PKK Kecamatan Kemuning

Indah mengatakan, bahwa anak-anaknya juga diberikan edukasi tentang betapa pentingnya cuci tangan dan memakai masker. Bahkan jika mereka ikut keluar ke Indomaret atau Alfamart, meskipun cuma sebentar sebisa mungkin setalah sampai rumah mandi dan berganti pakaian.

"Saya menerapkan Prokes dalam kehidupan sehari-hari. Hanya saja untuk kebutuhan khusus misalnya dalam rangka iklan produk atau visit kunjungan saat foto dan video buka masker dulu, kalau sudah pakai lagi," kata Indah yang memiliki follower sebanyak 81 ribu lebih.

Sebagai Ketua TP PKK dan Selebgram, Indah juga aktif mengedukasi masyarakat di lingkungan sekitarnya untuk menerapkan Prokes. Tak jarang ia juga membagi-bagikan masker untuk warga dan memberikan bantuan kepada yang membutuhkan.

"Kebetulan saya adalah aktivis sosial yang selalu bergerak untuk membantu banyak masyarakat yang membutuhkan. Secara berkala, saya selalu terjun ke beberapa wilayah untuk memberikan bantuan. Konsen utamanya adalah mereka yang berkebutuhan khusus, apalagi mereka yang tetap berusaha keras untuk mencari uang tidak dengan meminta minta," ungkapnya.

Untuk itulah, ia selalu menyiapkan masker kain didalam mobil dalam jumlah cukup banyak yang sampai saat ini pun selalu ready dibawa kemana-mana. Bahkan baru beberapa hari lalu ia memesan masker sebanyak 2000 pcs, untuk dibagikan kepada masyarakat yang membutuhkan.

"Saya selalu memberikan masker kepada mereka sambil mengedukasi betapa pentingnya pemakaian masker di kala pandemi saat ini. Termasuk juga mengingatkan untuk mengganti maskernya 4 jam sekali dan mengedukasi menggunakan masker yang benar," Kata Indah yang juga sebagai pengusaha.

Bahkan ia tidak sungkan untuk stop di pinggir-pinggir jalan ketika melihat orang-orang yang berkesusahan, misalnya penjual koran dan lain-lain, jika mereka tidak memakai masker diberikannya masker secara gratis. Dengan tak lupa tetap sembari memberikan edukasi singkat tentang Prokes.

"Saya senang membantu orang-orang yang tidak meminta minta. Mereka berjuang dengan kerja keras, tapi tidak dengan menghinakan diri. Saya sangat senang dengan keuletan mereka mengejar rezeki tanpa meminta-minta," katanya.

Masih kata Indah, bahwa sudah sepatutnya percaya bahwa rezeki itu Allah yang punya kekuasaan untuk mengaturnya. Jadi tidak akan sampai mati karena kelaparan kalau mau berusaha.

"Jika orang yang berkebutuhan khusus saja tidak menghinakan diri mereka dengan meminta minta, lalu kenapa kita yang memiliki tubuh lengkap malas sekali untuk berusaha?. Ini saya lakukan untuk memberikan teguran pada orang-orang yang malas, apalagi kalau kerjanya hanya meminta-minta dari orang lain," cetusnya.

Menurutnya, dengan membantu orang-orang yang berkebutuhan khusus membuatnya selalu bersyukur atas kesempurnaan yang Allah titipkan. Banyak pelajaran yang saya justru dapatkan dari mereka yang diberikan kesabaran luar biasa dalam hidup.

"Untuk membantu orang lain yang membutuhkan, saya tidak pandang bulu. Saya tidak hanya membantu orang-orang muslim saja, beberapa waktu lalu saya menjenguk orang yang kerja nya adalah sebagai penjaga gereja. Bagi saya membantu itu tidak pandang bulu," katanya.

KALDERANEWS- Ratusan pengurus dan Ketua Kamar Dagang Industri (KADIN) periode 2020-2025 dari 10 Kabupaten/Kota di Sumatera Selatan, Minggu (6/12/2020) malam secara resmi dilantik secara langsung oleh Ketua Umum KADIN Sumsel Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA di Hotel Santika Premiere Bandara Palembang. 
 
Adapun pengurus dan Ketua KADIN 10 Kabupaten/Kota periode 2020-2025 yang dilantik yakni diantaranya dari Lubuklinggau, Banyuasin, OKU, Mura, Palembang, Muba, Empat Lawang, Prabumulih, OKU Selatan, dan Muaraenim. 
 
"Selamat mengemban amanah baru kepada pengurus dan Ketua KADIN di periode 2020-2025," ucap Ketua Umum KADIN Sumsel, Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA. 
 
Bupati Muba ini menambahkan, meski masih dihadapkan pada pandemi COVID-19 namun usai pelantikan ini pengurus KADIN di Sumsel harus tetap maksimal dan optimal memberikan kontribusi positif kepada warga dan masyarakat di Sumsel. 
 
"Dalam kesempatan ini pula saya mengajak seluruh pengurus KADIN Kabupaten/Kota di Sumsel untuk maksimal turut andil memulihkan perekonomian di Sumsel di masa pandemi COVID-19 saat ini," ujar Peraih penghargaan Kepala Daerah Inovatif di Indonesia tersebut. 
 
Sementara itu, Ketua Bidang Organisasi KADIN Sumsel, H Affandi Udji menyebutkan saat ini terdata ada sebanyak 2 ribu lebih anggota yang tergabung dalam KADIN di Sumatera Selatan.
 
"Anggota KADIN di Sumsel ini terus bertambah, terlebih semenjak 5 tahun belakangan ini dibawah kepemimpinan Ketua Umum KADIN Sumsel Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA," ungkapnya.
 
Lanjutnya, 10 perwakilan pengurus KADIN Kabupaten/Kota yang dilantik ini juga akan menjadi peserta Musyawarah Provinsi (Muprov) KADIN Sumsel ke-VII yang akan dilaksanakan Senin 7 Desember 2020. 
 
"Kita berharap agar pelaksanaan Muprov KADIN ke-VII nantinya berjalan lancar dan KADIN Sumsel dapat kembali dipimpin oleh sosok yang pemimpin cerdas dan nyata membawa kemajuan KADIN Sumsel," tandasnya. 
 
Turut hadir dalam rangkaian Pelantikan Ketua Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN) Kabupaten/Kota se-Sumatera Selatan Periode 2020-2025 yakni diantaranya Anggota DPRD Sumsel Fatra Radezayansyah, Sekretaris Daerah Muba Drs Apriyadi MSi, Kepala Dinkominfo Muba Herryandi Sinulingga AP, Plt Kadispopar Muba Muhammad Fariz SSTP MM, dan Plt Kabag Protokol Muba Rangga Perdana Putera SSTP MSi.
KALDERANEWS - Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sumsel H.Nasrun Umar menghadiri Puncak Acara Hari Ulang Tahun ke-21 Dharma Wanita Persatuan (DWP) Sumsel, di Gedung Wanita Seiwijaya Rajawali, Senin (7/12). Di usianya yang demikian itu, Sekda Sumsel berharap peran DWP semakin matang mendampingi ASN serta berkontribusi nyata bagi pembangunan menuju Sumsel Maju untuk Semua.
 
"Usia 21 itu artinya DWP sudah cukup dewasa. Makanya pesan Saya DWP harus semakin dewasa dan matang mengemban tugasnya sebagai pendamping ASN. Selain itu teruslah berperan aktif  mengaktualisasikan diri memberikan kontribusi untuk kemajuan Sumsel," ujarnya.
 
Meski di tengah pandemi, Nasrun menghimbau agar DWP tetap aktif berkiprah terlebih saat ini sudah ada Pergub 37 Tahun 2020 yang dapat dijadikan acuan dalam beraktivitas.  Gubernur mengeluarkan Pergub 37 Tahun 2020 adalah kebijakan yang sangat tepat agar dapat mengantisipasi kehidupan new normal. Masyarakat menurutnya tidak boleh takut tapi dengan virus ini namun harus tetap waspada. 
 
" Karena itu silahkan lakukan program-program DWP tentunya dengan mematuhi regulasi Protokol Kesehatan. Rajin cuci tangan, hindari kerumunan dan pakai masker. Kita pakai masker itu bukan hanya melindungi diri sendiri tapi juga menyelamatkan orang lain," terangnya.
 
Sementara itu, Ketua DWP Provinsi Sumsel Hj. Renny Nasrun Umar memaparkan menginjak usianya yang ke 21, DWP diibaratkan seperti seorang wanita muda cantik smart dan memiliki potensi besar. Sehingga diharapkan DWP dapat mengembangkan dirinya menjadi pendamping setia ASN dalam memajukan organisasi dan mendukung pemerintahan.
 
"Setelah Munas 2019 lalu, Ketua DWP Pusat Erni Guntarti Tjahjo Kumolo mengajak semua bangkit dengan ide baru agar anggota DWP menyesuaikan diri di era digital dalam meningkat perekonomian keluarga," jelas Renny.
 
Lebih jauh dikatakannya, tahun 2020 merupakan tahun yang penuh perjuangan dimana semua orang di seluruh dunia harus melawan virus yang kejam. Untuk itu DWP kata Renny, harus dapat menyesuaikan diri akan dampak Covid 19, dan aktif melakukan pencegahan dengan menerapkan 3 M. yakni Mencuci Tangan, Menghindari Kerumunan dan rajin memakai masker. 
 
Dalam berbagai kegiatan jelas Renny, DWP Sumsel terus berupaya aktif berpartisipasi mengimbangi kegiatan DWP Pusat diantaranya mengikuti webinar-webinar nasional yang sangat edukatif. Juga melakukan berbagai program peningkatan ekonomi keluarga seperti bermitra dengan UMKM, melakukan program hidroponik hingga memelihara lele dalam ember dan eco printing.
 
Bahkan DWP juga ikut bakti sosial korban kebakaran, juga membantu masyarakat yang terdampak covid. Termasuk melakukan penanaman bibit pohon di aliran sungai dan lainnya.
 
"Semangat ini tetap kami hidupkan dengan melaksanakan program kerja rutin, melakukan konsolidasi kabupaten dan kota dan DWP di lingkungan OPD," jelasnya.
 
Adapun tema HUT kali ini adalah Peran Dharma Wanita Persatuan dalam Pemberdayaan Perempuan di Era Digital untuk mendukung terwujudnya ketahanan Keluarga Indonesia.
 
Dalam kesempatan tersebut hadir juga Penasehat DWP Provinsi Sumsel Hj. Febrita Lustia HD, mewakili Ikatri DPRD Sumsel, Samantha Tivani Yasser B.Bus Ketua Persit KCK Daerah II Sriwijaya Shinta Agus Suhardi, dan Ketua DWP Kabupaten/Kota se Sumsel.
 
KALDERANEWS - Bupati Muba Dr H Dodi Reza Alex Noerdin melalui Wakil Bupati Musi Banyuasin Beni Hernedi menghimbau kepada masyarakat agar lebih menggali lagi potensi-potensi yang ada di Bumi Serasan dalam konteks ketahanan pangan, menuju Muba berdaulat pangan.
 
Hal ini disampaikan Wabup Muba pada acara Lauching Program Pemberdayaan Ekonomi Kerakyatan, Badan Pemberdayaan Ekonomi Kerakyatan (BPEK) Muba melalui Program Kemitraan Disektor Urban Farming
dari Kemang Farm, di Dusun IV Desa Kemang Kecamatan Sanga Desa, Sabtu (5/12/2020).
 
Dikatakannya kedaulatan pangan juga sejalan dengan era Pemerintahan Presiden Joko Widodo yang dicantumkan sebagai salah satu program prioritas dalam Nawacita.
 
"Kalau ingin negara berdaulat pangan, itu harus daerah dulu pangannya berdaulat. Kedaulatan pangan artinya pangan yang kita konsumsi sehari-hari itu dari yang kita tanam sendiri," kata Beni.
 
Untuk itu, ia mengatakan Pemkab Muba mendukung Program Pemberdayaan Ekonomi Kerakyatan BPEK melalui Program Kemitraan Disektor Urban Farming dari Kemang Farm, untuk memenuhi kebutuhan pangan di Muba khususnya dalam Kecamatan Sanga Desa sendiri.
 
"Ini luar biasa, contoh bagus gerakan hari ini. Dan ini akan di dukung Pemkab Muba," ujarnya.
 
Wabup Muba juga berharap perusahaan-perusahaan yang ada di Muba membantu membina kegiatan tersebut, untuk menangani atau memulihkan ekonomi dimasa Pandemi Covid-19.
 
"Tolong ini dibangun kemitraannya, agar kegiatan pertanian tersebut berjalan lancar, dengan memperhatikan pendistribusian dan pemasaran produksinya," imbuh Beni.
 
Ketua Kemang Farm Rozali mengatakan urban farming adalah konsep pertanian perkotaan, dengan sistem menggunakan media tanam air (hidroponik), dan merupakan salah satu cara yang mudah untuk masyarakat dalam bertani.
 
"Program ini inisiasi langsung dari Pak Wakil Bupati Muba. Kebun urban farming yang kita buka hari ini insyaallah yang terbesar di Muba dan insyaallah bebas pestisida, dengan menghasilkan sayuran segar sebanyak tiga ton per bulan," ungkapnya.
 
Lanjut Rozali, pihaknya juga membuka kesempatan untuk masyarakat umum, maupun instansi dan perusahaan yang tertarik untuk bertani dengan sistem hidroponik.
 
"Akan kita ajari dari awal, kita bimbing sampai panen, dan juga digaransi pasca panen, artinya seluruh hasil penennya akan kita beli," kata Rozali.
 
Lebih lanjut ia mengatakan bahwa kedepan Kemang Farm akan ada banyak lagi program yang dibangun, diantaranya sektor perikanan, peternakan, UMKM, dan koperasi.
 
"Harapan kami BPEK Muba bisa menjadi simpul utama dari seluruh kegiatan ekonomi berbasis masyarakat," pungkasnya.
 
Dalam kegiatan yang turut dihadiri Anggota DPRD Provinsi Sumsel Susi Imelda Beni Hernedi selaku Ketua BPEK Muba, Kepala Dinas Tanaman Pangan Holtikultura Muba Thamrin, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Muba Ali Badri, dan Kades Kemang Edison itu, dilanjutkan dengan peninjauan kebun hidroponik Kemang Farm.
 
KALDERANEWS - Wakil Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Ir H. Mawardi Yahya menegasakan, di bawah kepemimpinan Herman Deru-Mawardi Yahya (HDMY),  keduanya  akan  menuntaskan masalah yang terkait dengan infrastruktur di Sumsel. Hal itu diungkapkannya saat menerima audiensi Ketua Pemuda Panca Marga Sumsel, Gerry Iskandar, di ruang kerjanya, Jumat (04/12/2020).
 
"Tekad kami dalam kurun waktu 2 tahun HDMY akan menyelesaikan pembangunan infrastruktur di Sumsel. Ini kami awali dengan pembangunan kantor Gubernur Sumsel di Jalan Mayjen. Yusuf Singadekane, Kelurahan Keramasan, Kecamatan Kertapati, Palembang, juga pembangunan masjid raya Sriwijaya di Jakabaring,” kata Mawardi 
 
Menurutnya pembangunan infratruktur tersebut tetap sejalan  demi tercapainya Sumsel Maju untuk Semua. Bukan saja  urusan infrastruktur jalan dan jembatan namun juga termasuk diantaranya  terkait dengan  pembangunan kantor Gubernur di Kertapati dan masjid Raya Sriwijaya di Jakabaring dan pengerjaan pembangunan jembatan Musi 6 pun segera akan dirampungkan.
 
"Kami tak ingin ada proyek yang mangkrak di bawah kepemimpinan HDMY,” tambahnya.
 
Bukan hannya itu lanjut Mawardi, pembangunan ruas jalan yang menghubungkan kabupaten/kota di Sumsel juga terus  dikebut sesuasi dengan visi misi HDMY mewujudkan jalan mulus bagi masyarakat Sumsel. Untuk mengawal  jalannya pembangunan di Sumsel. Dia berharap ada dukungan dari seluruh elemen masyarakat termasuk diantaranya peran aktif dari Pemuda Panca Marga.
 
"Saatnya Pemuda Panca Marga Sumsel berkontribusi untuk kemajuan Sumsel. Kawal pembangunan yang kami lakukan. Berikan pemahaman kepada masyarakat tentang pentingnya pembangunan itu. Pembangunan kantor Gubernur yang kini telah dimulai bukanlah tanpa alasan. Nah Pemuda Panca Marga dapat ambil alih dengan meluruskan hal ini,”  harapnya.
 
 
Sementara itu, Ketua Umum Pemuda Panca Marga Sumsel, Gerry Iskandar  kepada Wagub Mawardi Yahya menjelaskan hasil Musda Pemuda Panca Marga yang telah dilaksanakan awal November lalu dengan struktur kepengurusan yang baru. Termasuk memaparkan program kerja  yang akan dijalankan  lima tahun kedepan.
 
"Kita juga akan isi dengan kegiatan bakti sosial termasuk  ziarah ke taman makam pahlawan, dan anjangsana ke para veteran,” katannya.
 
Lebih lanjut, di kesempatan itu Gerry menyampaikan permohonan agar Gubernur Sumsel bersedia melantik kepengurusan Pemuda Panca Marga Sumsel yang rencananya akan dilaksanakan pada 22 Januari 2021.
 
“Iya, tentu saja kami akan ikut aktif mengawal pembangunan demi kemajuan Sumsel, untuk itu kita mengharapkan kehadiran pak Gubernur pada saat pelantikan kepengurusan nantinya,” katanya.
KALDERANEWS -  Guru memiliki peranan penting dalam menciptakan bibit-bibit unggul di masa depan. Tugas guru tak hanya sekadar menyampaikan pelajaran untuk dimengerti para siswanya.
Tapi lebih dari itu, seorang guru juga perlu memiliki empati untuk memaksimalkan potensi dalam diri siswa yang diajarnya. Sebab bagaimanapun, selain di rumah anak menghabiskan sebagian besar waktunya di sekolah.
 
Oleh karena itu Bupati Muba Dr H Dodi Reza Alex Noerdin melalui Sekretaris Daerah Kabupaten Musi Banyuasin Drs H Apriyadi MSi berharap guru yang tergabung dalam Organisasi Ikatan Guru Indonesia (IGI) Kabupaten Muba meningkatkan kompetensi diri guna menciptakan generasi yang unggul di era digitalisasi.
 
"Kita yakin kedepan, dengan kualitas guru yang bagus, kita mampu menciptakan generasi-generasi yang unggul," ujar Apriyadi saat menerima audiensi Pengurus Organisasi IGI Kabupaten Muba, di Ruang Rapat Sekda Muba, Jumat (4/12/2020).
 
Lanjutnya saat ini para guru menghadapi siswa dimana teknologi sudah mengalami kemajuan yang pesat. Dunia digital dan media sudah sangat dekat dengan siswa.
 
"Maka dari itu, guru harus terus berinovasi dalam cara mengajar dan meningkatkan kompetensinya," imbuh Sekda.
 
Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Muba Muhammad Ridho mengatakan para pengurus IGI dituntut kedewasaannya, dan etika dalam berorganisasi, sehingga bisa menjadi contoh bagi daerah lain.
 
"IGI adalah organisasi yang dapat memajukan dunia pendidikan. IGI juga dapat bersinergi dengan PGRI dalam melaksanakan program dan kegiatan yang dijalankan," kata Ridho.
 
Sementara Ketua IGI Muba Resta Julius SPd MSi menyampaikan maksud dan tujuan kedatangannya adalah untuk meminta izin pelaksanaan Pelantikan Pengurus IGI Muba pada tanggal 9 Desember 2020 mendatang di Auditorium Pemkab Muba.
 
"Yang dilantik berjumlah 22 orang, yang berasal dari PNS juga guru honor dalam Kabupaten Muba," tandasnya.
KALDERANEWS - Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PU PR) Muba menggelar Acara Peringatan Hari Bakti Pekerjaan Umum ke-75 yang diperingati setiap tanggal 3 Desember, di Danau Ulak Lia Sekayu.
 
Dalam rangkaian Peringatan Hari Bakti PU, Kepala Dinas PU PR Muba H Herman Mayori  mengatakan ada beberapa kegiatan yang dilaksanakan yakni penaburan bunga di Taman Makam Pahlawan Sekayu, dan Pembukaan akses jalan menuju Danau Ulak Lia dari Kelurahan Soak Baru Kecamatan Sekayu sekitar sepanjang 1200 meter dan lebar 8 (delapan) meter.
 
"Kami juga bersama Dinas Lingkungan Hidup Muba menanam pohon, untuk penghijauan disekitar Danau Ulak Lia," ujarnya, Kamis (3/12/2020).
 
Ia mengungkapkan kegiatan-kegiatan yang dilakukan di Danau Ulak Lia Sekayu itu dalam rangka mendukung Kabupaten Muba sebagai tuan rumah Anugerah Pesona Indonesia (API) pada November 2021.
 
"Destinasi wisata yang ada di Muba wajib untuk didukung bersama dari berbagai OPD. Dan kami juga pada tahun 2021 ini, disamping pembangunan jalan,  dianggarkan pula di APBD ada normalisasi Danau Ulak Lia," ungkapnya.
 
Bupati Muba Dr H Dodi Reza Alex Noerdin diwakili Sekretaris Daerah Kabupaten Muba Drs H Apriyadi MSi yang membuka Peringatan Hari Bakti PU tersebut memberikan apresiasi atas apa yang dilakukan oleh Dinas PU PR Muba terkait dengan rangkaian acara yang diselenggarakan, karena bermanfaat bagi masyarakat.
 
"Kegiatan seperti ini memang harus kita dorong di objek wisata. Kami berharap ini dijadikan momentum introspeksi dan evaluasi serta perbaikan, tujuannya untuk lebih meningkatkan pekerjaan yang menjadi tanggung jawab kita bersama, menciptakan infrastruktur yang baik sehingga memberi pelayanan maksimal kepada masyarakat," kata Sekda.
 
Sekda juga menghimbau kepada Organisasi Perangkat Daerah terkait agar secara bersama menjaga kelestarian, juga  pengembangan destinasi wisata Danau Ulak Lia.
 
"Ini adalah aset milik pemerintah daerah, kita minta keroyokan memperbaiiki sekitar danau ini. Selamat Peringatan Hari Bakti Pekerjaan Umum, semoga kedepan kinerja PU PR kita semakin baik, dan penanggulangan infrastruktur semakin berkualitas," tandasnya.
 
Acara dilanjutkan dengan penanaman pohon dan peninjauan pembangunan jalan oleh Sekda Muba, bersama Kapolres Muba AKBP Erlin Tangjaya, Kajari Muba Suyanto SH MH, Kasdim 0401 Muba Mayor Inf M Daud, dan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Muba Andi Wijaya Busro SH MHum, Kepala Dinas Perhubungan Muba H Pathi Ridwan dan Camat Sekayu Marko Susanto.
 
 
 

KALDERANEWS - Untuk menyelamatkan aset-aset negara yang ada di wilayah Sumsel sekaligus optimalisasi pendapatan pajak daerah, Gubernur Sumsel H.Herman Deru terus meningkatkan koordinasinya dengan menggandeng Pimpinan KPK RI Komjen Pol Drs Firli Bahuri MSi. Hasilnya sejumlah kesepakatan perjanjian kerjasama optimalisasi aset daerah dan penerimaan pajak pun dilakukan di Griya Agung, Kamis (3/12) pagi.

Penandatanganan kerjasama itu meliputi 1. Perjanjian kerjasama pemanfaatan kawasan Kenten antara Pemprov Sumsel dengan PT Pertamina. Kemudian Perjanjian kerjasama rekonsiliasi data PBB KB antara Pemprov Sumsel dengan PT. Pertamina (Persero) dan Badan Usaha Niaga Migas untuk kegiatan Niaga Umum BBM. Lalu yang ke-2 adalah penandatanganan MoU dukungan pelaksanaan Piala Dunia U-20 antara Pemprov Sumsel dan PT Angkasa Pura II (Persero). Ke-3 serah terima sertifikat tanah Pemda dan PLN dan ke- empat soft launching Whistle Blower System KPK di Sumsel sekaligus Provinsi pertama di Indonesia.

"Semua ini kita lakukan dengan tujuan untuk pemanfaatan aset. Bukan untuk mencari keuntungan masing-masing karena misi pertama adalah untuk menyelamatkan aset itu sendiri tentunya atas bimbingan KPK," jelas HD.

Lebih jauh peraih penghargaan Gubernur Inovatif 2020 itu juga mengatakan, sangat berterimakasih atas bimbingan yang telah diberikan KPK selama ini. Sehingga pihaknya dapat menyelenggarakan pemerintahan dengan baik dan terbebas dari berbagai tindak pidana korupsi melalui pola pencegahan yang sangat maksimal dari KPK.

Terkait penertiban  aset Pemprov di Kenten atau biasa dikenal dengan lapangan golf selama ini diakui HD memang belum begitu produktif dikarenakan pemanfaatannya masih belum maksimal oleh karena itu atas inisiasi bersama dari Pertamina dan Provinsi Sumatera Selatan diharapkan kedepan dapat dilakukan pengelolaan  yang  lebih bermanfaat bagi masyarakat

"Insya Allah ini akan segera terbangun dan bermanfaat bagi masyarakat. Dan tentunya juga ini akan berdampak terhadap pendapatan asli daerah. Tapi inisiasi ini tentu tidak akan berjalan jika tidak dijembatani oleh KPK. Untuk itu Terima kasih sekali pada KPK yang telah memberikan masukan pada kami dan masing-masing pihak sehingga semua ini dapat terjadi. Berikutnya setelah MoU ini akan menjadi Memorandum of Action," tegasnya.

Yang tak kalah penting jelas HD adalah soft launching Whistle Blower Sistem yang juga terealisasi atas kerjasama Pemprov Sumsel dengan KPK. Sehingga Provinsi Sumatera Selatan dapat menjadi provinsi pertama yang menyelenggarakan sistem ini.


"Dengan adanya Whistle Blower Sistem ini mudah-mudahan azas transparansi yang selalu kita dengungkan dapat segera dirasakan oleh masyarakat," tambah HD.


Lalu mengenai soal serah terima sertifikat tanah HD mengakui Pemprov sangat terbantu dengan program sertifikat tanah Prona dari pemerintah pusat. Iapun berencana meneruskannya menjadi program daerah dan diperuntukkan bagi masyarakat yang belum tercover Prona. 


Dimana targetnya semua lahan bersertifikat guna mengurangi sengketa dan membantu pemilik hak tersebut kenggunakan sertifikat untuk berekonomi dengan mengagunkannta di perbankkan.


Di tempat yang sama, Ketua KPK RI Komjen Pol Drs Firli Bahuri MSi mengungkapkan dalam rangka menjamin terlaksananya seluruh program yang disusun oleh pemerintah maka KPK melaksanakan tugas pokoknya tugas KPK sesuai undang-undang nomor 19 tahun 2019 dimana disebutkan yang pertama adalah melakukan pencegahan supaya tidak terjadi korupsi.


"Jadi hari ini kita lakukan salah satu kegiatan untuk mencegah tidak terjadinya korupsi. Kemudian yang kedua adalah kita melakukan kegiatan yang kita kenal dengan melakukan koordinasi dengan instansi yang berwenang melakukan pemberantasan korupsi dan instansi yang melaksanakan tugas pelayanan publik," jelas Firli.


Selanjutnya Firli menjelaskan dalam rangka melakukan pencegahan terjadinya korupsi ada beberapa strategi yang dilakukan KPK. Pertama menurutnya karena sesungguhnya pemberantasan korupsi itu bisa dilakukan dengan cara baik memberikan edukasi kepada masyarakat sebagai bentuk pencegahan supaya tidak terjadi korupsi.


"Hal itu dimaksudkan supaya mencegah korupsi dan sebagai upaya mengembalikan kerugian uang negara," jelasnya.


Firli mengatakan KPK di dalam upaya pemberantasan korupsi melalui intervensi pencegahan supaya tidak terjadi korupsi dengan menerapkan 8 program yang dikembangkan di dalam sistem monitoring pencegahan korupsi. Salah satunya adalah dengan mewujudkan optimalisasi pendapatan negara dan pendapatan daerah.


"Salah satu wujud nyatanya adalah kesepakatan peningkatan pendapatan daerah melalui pajak bahan bakar kendaraan bermotor yang selama ini kita memonitor tentang penggunaan supply-and-demand bahan bakar di pompa pompa bensin. Hari ini kita kembangkan dengan monitoring terkait dengan pajak bahan bakar kendaraan bermotor di sungai dan di laut karena selama ini itu tidak menghasilkan pendapatan daerah padahal Sumatera Selatan aktivitas dan gerak barang dan orang melalui sungai maupun lautan yang ada di Sumatera Selatan itu cukup tinggi," jelasnya.


Oleh karena itu lanjut Firli, KPK menginisiasi mengajak seluruh pihak untuk meningkatkan utilisasi pendapatan daerah sekaligus juga program yang lain KPK yang menginisiasi intervensi pemerintah daerah khususnya Sumatera Selatan untuk penertiban aset. Mengingat selama ini aset cenderung tidak digunakan secara optimal dan memicu terjadi pengurangan atau susut nilai harta daripada aset tersebut.


Hadir dalam kesempatan tersebut secara virtual Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR) Sofyan Djalil, Koordinator Wilayah II Korsupgah KPK, Asep Rahmat Suwandha, Wakil Ketua DPRD Provinsi Sumsel Kartika Sandra Desi, dan sejumlah pejabat tinggi lainnya di Sumsel.**

 
 
 
 
KALDERANEWS - Seperti yang sudah diketahui bersama Kabupaten Musi Banyuasin cukup banyak memiliki destinasi wisata baik itu sebagai tempat wisata pendukung maupun permanen. Untuk melakukan pengembangan wilayah terhadap destinasi wisata tersebut,  Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin bersama dengan  OPD terkait membahas Revisi Rencana Induk Pengembangan Pariwisata Daerah (RIPPDA) di Ruang Rapat Randik, Selasa (1/12/20). 
 
Bupati Musi Banyuasin Dr H Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA melalui Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Muba Ir H Yusman Sriyanto MT mengatakan, untuk laporan akhir dalam Penyusunan Rencana Induk Pengembangan Pariwisata Daerah (RIPPDA) di Kabupaten Musi Banyuasin harus bisa menentukan fokus untuk melakukan pengembangan wilayah pada destinasi wisata. Setelah menentukan titik fokus, diiringi dengan kegiatan sosialisasi yang baik agar bisa menimbulkan daya tarik bagi masyarakat dan para wisatawan.
 
"Dari langkah-langkah inilah kita bisa melakukan pengembangan serta kemajuan bagi daerah kita Musi Banyuasin khususnya di bidang pariwisata, Karena nanti akan ada perkembangan dan sektor lain pun ikut terlibat sehingga dapat saling menguntungkan serta menimbulkan kesejahteraan bagi masyarakat,"ucapnya.
 
Dengan demikian Pemerintah Kabupaten Muba sebagai pendorong untuk pembangunan dan pengembangan kepariwisataan, membuat dua sasaran yaitu ekonomi yang berfungsi sebagai penerimaan devisa, pemerataan pendapatan masyarakat, dan pemerataan lapangan kerja. Kemudian sasaran budaya yang dapat mendorong terpeliharanya kebudayaan di daerah dengan tujuan wisata baik yang bersifat material maupun immaterial, dengan demikian usaha pembangunan kepariwisataan dan kebudayaan terdapat kaitan antar satu dengan yang lain.
 
"Semoga rencana ini bisa dilakukan dengan tepat sasaran, yang dapat berimbas pada perkembangan ekonomi dan budaya yang didalam perkembangan tersebut ada kajian ilmiah,"ucapnya.
 
Sementara itu, Plt Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata Muhammad Fariz SSTP MM mengatakan, Rencana Induk Pengembangan Pariwisata Daerah (RIPPDA) sebagai tolak ukur dalam pengembangan wilayah wisata untuk itu, Pariwisata di Kabupaten Muba harus dapat dikemas lebih baik lagi, sehingga keuntungan yang dihasilkan dari pariwisata lokal akan memberikan manfaat untuk masyarakat setempat. Hubungan antara pemangku kepentingan, seperti hotel, petani dan nelayan setempat harus mulai dibangun dengan landasan yang kuat.
 
"Dengan terciptanya hubungan yang saling mendukung untuk menjaga destinasi wisata antara semua pihak yang terkait hingga masyarakat setempat, akan menjadi nilai tambah bagi para wisatawan yang datang, Karena melihat ada kekompakan positif yang terjadi di daerah ini. Untuk saat ini yang menjadi titik fokus dalam pengembangan wilayah yaitu pesona dari Danau Ulak Lia,"pungkasnya.
KALDERANEWS - Walaupun tengah dihadapi dengan pandemi COVID-19, tidak menyurutkan semangat Inovator Gambo Muba Hj Thia Yufada Dodi Reza untuk eksis menciptakan berbagai Inovasi guna mempertahankan   produk eco fashion Gambo Muba.
 
Salah satunya, Pemkab Musi Banyuasin melalui Disperindag Muba  menggelar Webinarb dan Talkshow Gambo Muba dengan Tema “Aset Ekonomi Kabupaten Musi Banyuasin” dan sekaligus Penyerahan Piala Juara Lomba Desain Motif Jumputan jumputan Gambo Muba Tahun 2020 Secara Virtual, Selasa (1/12/1/2020) di Ruang Rapat Guest House Griya Bumi
Serasan Sekate.
 
Acara ini menghadirkan langsung salah satu dewan juri dari Sumatera Selatan Yudi Suhairi, Kepala Disperindag Muba  Azizah dan diikuti oleh 53 peserta lomba desain motif Gambo Muba.
 
Dalam kesempatan ini, Ketua TP PPK Muba Hj Thia Yufada Dodi Reza mengatakan bahwa produk khas Muba Gambo Muba adalah salah satu icon industri kerajinan yang berbasis pemberdayaan masyarakat terutama kaum perempuan dan dibangun berdasarkan kearifan lokal dengan memanfaatkan pewarnaan alami limbah getah gambir.
 
Menurutnya, Gambo Muba dalam kurun waktu yang relatif singkat, telah berkembang pesat serta telah mendapat tempat tersendiri di kalangan masyarakat, tidak saja masyarakat Kabupaten Muba tetapi juga telah merambah sampai pada tingkat nasional bahkan internasional. 
 
"Bagaimana tidak, dari hanya ada 4 perajin di tahun 2017 tumbuh menjadi 93 perajin di 2019, begitupun jumlah perdagangan dari 2017 hanya Rp30 juta, di tahun 2019 menjadi Rp1,2 Miliyar,"katanya.
 
Artinya, lanjut Thia tumbuh berkali-kali lipat, termasuk getah gambir yang dulu tidak bernilai kini dihargai puluhan ribu rupiah, bahkan penghasilan para perajin tumbuh drastis dari hanya Rp200-650 ribu rupiah, kini bisa jutaan rupiah perbulannya.
 
Semula produk Gambo Muba hanya fokus pada produk eco fashion berupa kain jumputan dengan pewarnaan limbah getah gambir. Namun seiring dengan kemajuan industri kreatif tingkat nasional dan internasional, maka produk gambo muba telah melakukan berbagai inovasi guna memperkaya varian produk. 
 
"Saat ini produk gambo muba telah menjangkau produk furniture, home décor,  art living dan lainnya,"ungkap Thia.
 
Thia juga menegaskan pentingnya untuk terus berinovasi dalam setiap pengembangan produk daerah, tidak terkecuali produk unggulan Gambo Muba merupakan langkah cepat guna terus menjamin keberlangsungan dan eksistensi suatu produk terutama dalam menghadapi cepatnya perkembangan industri kreatif di era pembangunan 4.0 saat ini. 
 
"Kita tidak dapat menjamin eksistensi suatu produk apabila kita tidak mampu mengantisipasi setiap perubahan, perkembangan dan tuntutan pasar terhadap suatu produk industri baik menyangkut kerajinan, maupun industri kreatif lainnya. Oleh karena itu, diperlukan langkah-langkah cerdas, cepat dan tepat dalam rangka meningkatkan kualitas produk dan mengantisipasi dinamika pasar di era sekarang ini,"terangnya.
 
Dikatakannya, Pemkab Musi Banyuasin senantiasa memberikan dukungan yang seluas-luasnya bagi setiap usaha kreatif dan umkm di Kabupaten Musi Banyuasin, salah satunya adalah terus membuka jalinan kerjasama dengan semua pihak yang berkompeten dalam pengembangan produk. hal ini dimaksudkan agar produk unggulan Kabupaten Musi Banyuasin terus mengembangkan diri dan berinovasi guna menjawab tantangan perkembangan dan persaingan yang semakin ketat di era globalisasi saat ini. 
 
"Saya mengucapakan selamat kepada para pemenang Lomba Desain Motif Jumputan Gambo Muba. Dan saya juga memberikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh peserta yang mengikuti lomba. Mudah-mudahan dengan adanya kegiatan ini produk Gambo Muba dapat terus berkembang tidak saja fokus pada kerajinan tenun, tetapi nantinya dapat melahirkan karya-karya gemilang yang memiliki varian yang beragam serta mampu bersaing tidak saja di pasar nasional tetapi juga di kancah internasional,"harapnya.
 
Plt Kadisdagprin Muba Azizah SSos MT mengatakan lomba disain motif jumputan gambo dimulai sejak bulan Maret hingga bulan Juni 2020. Ada sekitar 50 an peserta dari penjuru tanah air yang ikut serta hingga terpilih 6 pemenang. 
 
Pihaknya terus mengembangkan sentra produksi gambo, juga terus melakukan upaya promosi. "Baik nasional hingga internasional, melalui pameran, melalui ajang fashion seperti Jakarta Fashion Week maupun nantinya akan mendirikan rumah promosi gambo," terangnya. 
 
Sementara, salah satu juri Yudi Suhairi (Grafic Designer, Kekraf Palembang) dalam sambutannya mengapresiasi Inovasi yang dibuat tersebut sehingga dapat secara bertahap meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat, khususnya untuk kaum perempuan dan kaum Muda saat ini.
 
Apalagi terkait dengan terlaksananya lomba tersebut, menurut Yudi apa yang telah dilakukan Pemkab Muba melalui Disperindag ini sudah sangat tepat untuk meningkatkan motif ekonomi masyarakat.
 
Ia pun mengatakan siap berkolaborasi untuk meningkatkan promosi dan pemasaran melalui media. "Lomba gambo ini sangat tepat sekali dilakukan untuk meningkatkan kecintaan masyarakat khususnya dapat meningkatkan kreativitas komunitas Muda. Harapan kedepanya bisa mengangkat konten lokal atau identitas lokal,"pungkasnya.
 
Adapun pemenang lomba sebagai berikut Juara I Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya., Juara II Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya., Juara III Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya., Juara Harapan I Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya., Juara Harapan II Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya., dan Juara Harapan III Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya..
Halaman 1 dari 67

mgid3

Ad Sidebar

Latest Tweets

Feby Deru Dampingi Iriana Jokowi Sosialisasi Bahaya Narkoba dan Tes IVA Hingga Temui Pengrajin Songket… https://t.co/yxjLiPEQUl
Kunjungi Stan Dekranasda Sumsel, Iriana Jokowi Janji Temui Pengrajin Kain di Palembang https://t.co/6FQb5LcCCy via @tripplesworld
Menang Tipis Atas PSGC Ciamis, Sriwijaya FC Makin Kokoh di Puncak Klasemen https://t.co/V0DFFAlQDG lewat @tripplesworld
Metzelder Diduga Terlibat Kasus Pornografi Anak https://t.co/knEQDSYopZ lewat @tripplesworld
Icardi Tuntut Inter Milan Bayar Kompensasi 1,5 Juta Euro https://t.co/IZVf4wvhGn lewat @tripplesworld
Napoli Boyong Fernando Llorente dari Tottenham https://t.co/FnVARyGvqx
Follow Kaldera News on Twitter