SPONSOR DAERAH
Sumatera-Selatan

Sumatera-Selatan (920)

KALDERANEWS -  Sukses dalam pengelolaan zakat, infaq dan sodakoh (ZIS) ASN di lingkungan Kabupaten Musi Banyuasin, kini Kabupaten Muba menjadi percontohan bagi daerah lain.
 
Hal ini dibuktikan dengan adanya Kunjungan Kerja Pansus VI DPRD Kabupaten Bangka beserta rombongan ke Kabupaten Muba dalam rangka Studi Banding Pengelolaan ZIS yang disambut langsung oleh Bupati Muba Dr H Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA melalui Sekda Muba Drs H Apriyadi MSi, Selasa (24/11/2020) di Ruang Rapat Serasan Sekate.
 
Dalam sambutannya, Ketua pansus VI DPRD Kabupaten Bangka Marianto SSos mengucapkan terima kasih atas sambutan yang hangat diberikan oleh Pemkab Muba kepada rombongannya.
 
Marianto juga menerangkan menyampaikan apresiasi kepada Pemkab Muba karena sukses meraih prestasi dari berbagai program program inovasi, terutama dalam hal penerapan Peraturan Daerah (PERDA) Kabupaten Musi Banyuasin Nomor 1 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Zakat, Infak dan Sedekah (ZIS) dan Peraturan Daerah (PERDA) Kabupaten Muba Nomor 2 Tahun 2018 tentang Pesta Rakyat.
 
"Saat ini, kami sedang menggodok perda terkait pengelolaan ZIS, untuk menyempurnakan perda yang pihaknya susun sehingga dapat memberikan hasil yang maksimal efisien dan efektif kepada masyarakat di kabupaten Bangka, maka kami lakukan Studi banding ini,"terangnya.
 
Oleh sebab itu, pihaknya memilih Kabupaten Muba sebagai daerah untuk studi banding, apalagi pengelolaannya di Kabupaten Muba sudah sukses dilaksanakan, dan juga pengelolaan ZIS di Muba ini mendapatkan peringkat ke 7 pengelolaan ZIS terbaik di Indonesia.
 
"Alhamdulillah, hari ini kita dapat kesempatan melakukan studi banding untuk mempelajari Peraturan Daerah Kabupaten Muba Nomor 1 Tahun 2019 tentang Pengelohan Zakat, Infak, dan sedekah. Pada kesempatan ini, Kami ucapkan terima kasih sebesar-besarnya pada Pemkab Muba atas sambutan yang luar biasa ini, dan ucapan terima kasih juga atas kesediaan Pemkab Muba bersama Baznas yang ikhlas berbagi pengalaman dengan kami. Mudah-mudahan apa yang kami dapatkan dari Kabupaten Muba ini bisa kami terapkan juga dengan baik untuk Kabupaten Bangka,"ungkapnya.
 
Hal senada, Bupati Muba Dr H Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA melalui Sekretaris Daerah Drs H Apriyadi MSi dalam sambutannya juga mengucapkan selamat datang.
 
Dikatakan Apriyadi, pihaknya merasa bangga karena ZIS yang dikelolanya dijadikan percontohan bagi kabupaten Bangka.
 
"Kami Pemkab Muba sangat bangga atas kehadiran Pansus VI DPRD Bangka beserta rombongan di Kabupaten Muba. Kami Pemkab Muba dengan senang hati siap untuk membantu dan berbagi pengetahuan terkait Peraturan Daerah Kabupaten Muba Nomor 1 Tahun 2019 tentang Pengelohan Zakat, Infak, dan sedekah serta pengalaman dalam pengelolaan ZIS ini. Mudah-mudahan apa yang kita lakukan hari ini bermanfaat bagi kita semua. Dan Semoga apa yang telah diberikan dapat diterapkan di Kabupaten Bangka bahkan lebih baik dari Kabupaten Muba,"pungkasnya.
 
Turut didampingi, Kabag kesra Ustadz Opi Palopi, Ketua Baznas Muba Drs H Lukmannul Hakim beserta Jajarannya, serta dihadiri Anggota DPRD Kabupaten Bangka Romlan SH, Ruswanto AMd, Firdaus Djohan, Meidan, Dr Zairin Khiffari.
KALDERANEWS - Pasca dikeluarkannya register Bandara Pangeran Abdul Hamid Sekayu oleh Kementerian Perhubungan beberapa waktu lalu, Bupati Musi Banyuasin Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA terus mempercepat target realisasi operasional Bandara Pangeran Abdul Hamid Sekayu. 
 
Bahkan, pada Agustus lalu Pembina dan Penggerak Olahraga Terbaik Indonesia tersebut juga telah melakukan uji coba langsung take off dan landing di Bandara Pangeran Abdul Hamid Sekayu dengan membawa pesawat jenis BN2T/PK - WMR. 
 
"Realisasi operasional bandara Pangeran Abdul Hamid Sekayu terus kita kebut, dan hari ini Pemkab Muba menjajaki kerjasama dengan maskapai Lions Group," ungkap Dodi Reza di sela Rapat Rencana Pengembangan dan Pemanfaatan Bandara Pangeran Abdul Hamid Sekayu di Kantor Lion Operation Center (LOC) – CGK & HLP Tangerang-Banten, Selasa (24/11/2020). 
 
Menurutnya, dengan mempercepat realisasi operasional operasional bandara Pangeran Abdul Hamid Sekayu menjadi bagian membuka pintu masuk selebar-lebarnya untuk mendatangkan investor. 
 
"Dengan fasilitas yang dimiliki bandara Pangeran Abdul Hamid Sekayu tentu percepatan pembangunan infrastruktur dan SDM Muba nantinya akan lebih baik lagi," harapnya. 
 
Dodi menerangkan, operasional bandara Pangeran Abdul Hamid Sekayu nantinya meliputi penerbangan komersil, Air Charter, flying school atau sekolah penerbangan, dan maintenance pesawat. 
 
"Mohon dukungan semua pihak dan warga masyarakat Musi Banyuasin, prinsipnya Pemkab Muba siap memfasilitasi infrastuktur apa saja yang dibutuhkan untuk pelaksanaan optimalisasi bandara, karena ini murni milik Pemkab Muba," bebernya. 
 
Sementara itu, Managing Director Lions Group, Capt Daniel Putut didampingi Aviation adviser Capt Budi Sentosa mengatakan setelah pertemuan ini pihaknya akan mengirimkan staf untuk turut andil percepatan operasional dan optimalisasi Bandara Abdul Hamid Sekayu.
 
"Kerjasama ini akan kami jajaki dengan baik bersama Pemkab Muba," ucapnya.
 
Ia menambahkan, pihak Lions Group kagum dengan fasilitas dan infrastruktur yang dimiliki bandara Pangeran Abdul Hamid Sekayu. "Terlebih rencana pengembangan bandara yang diinginkan pak Bupati nantinya kami yakini akan sangat terjangkau dan berkualitas," ulasnya.
 
Kepala Dinas Perhubungan Muba, Pathi Riduan SE ATD MM menyebutkan adapun infrastruktur yang dimiliki bandara Pangeran Abdul Hamid Sekayu yakni panjang Runway 1.200 x 23 Meter dengan luas 20 hektar, tersedia Ruang Terminal, Hanggar, apron dan perlengkapan Mobil PPK. 
 
"Fasilitas ini akan terus dikembangkan sesuai dengan visi pak Bupati Muba Dodi Reza dan harapan warga masyarakat Muba, apalagi nantinya bandara ini akan menjadi tempat sekolah penerbangan di Sumatera Selatan dan siap membuka diri kerjasama dengan siapapun yang berminat untuk memanfaatkan fasilitas bandara baik untuk sekolah penerbangan," tandasnya.
 
 
 
KALDERANEWS - Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin berkomitmen mendorong percepatan pembentukan Katalog Elektronik atau e-Katalog lokal yang dilakukan bersama Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP).
 
Katalog elektronik lokal merupakan portal katalog produk layanan barang dan jasa yang bisa diakses secara online. Memiliki fungsi yang hampir sama seperti 'online shop' tetapi produk yang tersedia khusus keperluan pemerintah.
 
Sekretaris Daerah Kabupaten Muba Drs H Apriyadi MSi saat memimpin Rapat Koordinasi Persiapan Pelaksanaan Pembentukan
e-Katalog lokal bersama Perangkat Daerah terkait, mengatakan produk yang sudah siap dimasukkan dalam e-Katalog Lokal ini yakni Aspal Karet.
 
"Prinsip bahwa kita akan coba untuk menjadikan asapal karet ini untuk menjadi e katalog lokal," kata Sekda, di Ruang Rapat Serasan Sekate, Senin (23/11/2020).
 
Sekda Muba juga mengatakan memasukkan aspal karet kedalam e-katalog lokal bertujuan sebagai payung hukum agar tidak salah menggunakannya.
 
"Untuk itu koordinasilah dengan pihak terkait terutama Dinas PU PR, Dinas Perkebunan, Disperindag, dan perusahaan yang memproduksi, dalam menentukan nilai ekonomisnya," ujarnya.
 
Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Muba Daud Amri SH menuturkan rakor tersebut merupakan tindak lanjut dari instruksi Bupati Muba yang telah melakukan rakor persiapan e-Katalog lokal dengan LKPP pada tanggal 13 November 2020 lalu.
 
"Pada rakor waktu itu komitmen Bupati Muba untuk memasukkan produk lokal Muba kedalam katalog elektronik lokal diantaranya Aspal Karet dan Batik Gambo," ungkap Daud.
 
Daud menambahkan ada beberapa usulan produk dan Perangkat Daerah teknis pengusul produk yakni aspal karet oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Gambo Muba oleh Dinas Perdagangan dan Perindustrian, Beton ready mix oleh Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman, dan Jasa cleaning service oleh RSUD Sekayu, Sekretariat DPRD Muba dan Bagian Umum Setda Muba.
 
Sementara Kepala Bappeda Muba Iskandar Syahrianto menuju katalog elektronik lokal ini merupakan tantangan bagi Pemka Muba. Untuk itu perlu dilakukan penghitung hasil produksi.
 
"Ini adalah terobosan yang menjadi kepastian hukum, kita perlu melakukan pertemuan dengan Jaya Trade untuk menentukan harga," tandasnya.
KALDERANEWS - Meski masih dihadapkan pada pandemi COVID-19, namun Bupati Muba Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA mengajak seluruh elemen dan warga masyarakat Muba untuk tetap kreatif dan inovatif yang tentunya selalu mematuhi protokol kesehatan (Prokes) COVID-19. 
 
"Dengan telah dilantiknya kepengurusan Ikatan Keluarga Keban Air Itam (IKKA) Periode 2020-2025 ini saya mengajak seluruh pengurus untuk selalu mematuhi prokes COVID-19 dan juga mensosialisasikannya ke masyarakat," ujar Bupati Muba Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA saat menghadiri Pelantikan Kepengurusan Ikatan Keluarga Keban Air Itam (IKKA) Periode 2020-2025 di Palembang, Minggu (22/11/2020). 
 
Menurutnya, seluruh elemen organisasi di Muba mempunyai tanggung jawab untuk mensosialisasikan prokes COVID-19 dan mengajak masyarakat di Muba khususnya untuk tetap menjaga kebersihan dan menggunakan masker. 
 
"Ikatan Keluarga Keban Air Itam juga mempunyai peran dan tanggung jawab yang sama, dalam kesempan itu saya ucapkan selamat dengan resmi dilantikan kepengurusan IKKA periode 2020-2025 semoga selalu bisa bersinergi dengan Pemkab Muba," tuturnya. 
 
Sementara itu, Ketua IKA Keban-Air Itam (IKKA), Rubi menyebutkan IKA Keban Air Itam berdiri sejak tahun 1987 dan saat ini warga Keban-Air Itam yang berdomisili di Palembang tercatat ada sebanyak 900 lebih Kepala Keluarga.
 
Menurutnya, sosok kepemimpinan Bupati Muba Dodi Reza sangat terbuka dan mampu merangkul semua golongan. "Kami berharap pak Bupati Muba terus komitmen memberikan kontribusi kemajuan di Muba," harapnya.
 
Lanjutnya, pengurus IKKA periode 2020-2025 juga akan all out mensosialisasikan prokes COVID-19 dan yang paling penting bersinergi dengan Pemkab Muba guna menjaga dan mempertahankan zero konflik Muba.
 
"Semoga keberadaan pengurus IKKA periode 2020-2025 dapat memberikan kontribusi positif dan andil mewujudkan Muba Maju Berjaya di tahun 2022," tandasnya.
 
 
 
KALDERANEWS - Tingkat kepercayaan masyarakat Sumatera Selatan (Sumsel) terhadap kinerja dan pelayanan di RSUD Sekayu semakin meningkat. 
 
Setelah pada Oktober lalu RSUD Sekayu berhasil melaksanakan operasi jantung terbuka terhadap dua pasien penderita jantung dari Provinsi Sumsel, Sabtu (21/11/2020) RSUD Sekayu kembali melaksanakan operasi jantung terbuka terhadap dua pasien dari Palembang dan Muara Enim.
 
Kedua pasien tersebut yakni diantaranya warga Palembang Fanya Salwa Az Zahra usia 2 tahun yang mengalami kelainan jantung dan warga Muara Enim Akbar Syabil usia 1 tahun 11 bulan yang harus operasi PDA. 
 
"Keduanya dilakukan operasi jantung selama 2 jam di RSUD Sekayu yang mendapat penanganan langsung oleh enam dokter, dan berjalan lancar. Sebelumnya kedua pasien ini telah menunggu selama 2 tahun untuk operasi jantung dengan memanfaatkan fasilitas BPJS," ungkap Direktur RSUD Sekayu, dr Makson Parulian Purba MARS. 
 
Lanjutnya, saat ini pula RSUD Sekayu sedang tahap persiapan menyiapkan diri untuk menjadi RS Pusat Jantung Terpadu di Sumsel. 
 
"Dan di level Kabupaten, hanya Muba di Sumsel ini yang siap untuk membedah atau melaksanakan operasi jantung terbuka," terangnya.
 
Makson menjelaskan, RSUD Sekayu telah berhasil mencatatkan sejarah dengan terobosan inovasi terbarunya dan sukses menjadi pelopor layanan operasi jantung terbuka.
 
"Tentu fasilitas RSUD Sekayu ini mendapat support penuh oleh Bupati Muba Dr H Dodi Reza Alex Noerdin," ulasnya.
 
Dikatakan, RSUD Sekayu mempunyai 5 visi pelayanan terbaik untuk masyarakat kabupaten Muba salah satunya yaitu Center of excellent integrated Heart Care.
 
"Ditengah pandemi ini, kita patut apresiasi segala upaya yang telah dilakukan oleh Bupati dan tim RSUD demi keselamatan dan kesehatan yang tidak hanya dirasakan masyarakat Muba tetapi kepada seluruh masyarakat Sumsel," ucapnya.
 
Sementara itu, Tim Dokter Operasi Jantung RSUD Sekayu, dr Barmansyah SpB SpBTKV mengaku keberhasilan pelaksanaan operasi jantung terbuka di RSUD Sekayu ini tentu di support dengan maksimal oleh fasilitas yang lengkap serta Tim Dokter yang mumpuni. 
 
"Pada pelaksanaan operasi jantung kali ini turut dibantu oleh dr. Gama Satria SpB, SpBTKV, dr. Ahmat Umar SpB, SpBTKV, dr Aswin Nugraha SpB SpBTKV, dan dr Heru SpAN KKV," terangnya. 
 
Bupati Muba Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA mengucapkan selamat kepada tim dokter serta turut mendoakan kepada dua pasien agar bisa segera sembuh. "Semoga lekas diberikan kesembuhan dan berkumpul dengan keluarga," harapnya. 
 
Dodi menambahkan, dengan nantinya realisasi RSUD Sekayu menjadi RS Pusat Jantung Terpadu akan menjadi harapan baru bagi penderita jantung di Sumsel. 
 
"Yang jelas masyarakat di Sumsel tidak perlu lagi ke luar Sumsel, dengan sarana prasarana serta tim medis yang dimiliki RSUD Sekayu, Insya Allah bisa mengakomodir kebutuhan untuk pelaksanaan operasi jantung terbuka," ulasnya.
 
Maman Pramanda Subrata orangtua dari Akbar mengucapkan terima kasih kepada Tim Dokter dan RSUD Sekayu yang sangat maksimal dan profesional menangani operasi anaknya Akbar.
 
"Alhamdulillah dengan fasilitas yang dimiliki RSUD Sekayu saya bisa mengobati anak saya yang mengalami sakit jantung, kelengkapan fasilitas dan dokter yang profesional membuat kami sekeluarga sangat puas mendapatkan pelayanan di RSUD Sekayu," pungkasnya.
KALDERANEWS - Ribuan kader GP Ansor yang berasal dari kepengurusan PC Ansor se-Sumatera Selatan, Minggu (22/11/2020) berkumpul di Balai Diklat Kabupaten Banyuasin menyambut kedatangan Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA Bupati Musi Banyuasin yang juga merupakan Ketua Dewan Pembina GP Ansor Sumsel. 
 
Lantunan ayat suci Alquran serta
Shalawat menghantarkan Dodi Reza memasuki gedung Balai Diklat Kabupaten Banyuasin guna menghadiri rangkaian Penutupan Konferwil PW GP Ansor Sumatera Selatan. 
 
"Saat ini saya minta betul agar para kader GP Ansor di Indonesia khususnya di Sumsel untuk tidak mudah terprovokasi, kita jaga kesatuan NKRI ini bersama-sama," tegas Dodi Reza yang juga Mustasyar PWNU Sumsel ini. 
 
Lanjutnya, melalui GP Ansor Sumsel agar kiranya tetap komitmen dan konsisten menjaga zero konflik seperti yang sudah dirintis sejak 10 tahun belakangan.
 
"Zero konflik di Sumsel ini harus terus dipertahankan, GP Ansor dituntut untuk terus andil mempertahankannya," ucap Cucu Noerdin Pandji tersebut. 
 
Dalam kesempatan itu, mantan Ketua Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Sumsel dua periode ini membeberkan bahwa dirinya pada Oktober lalu bertemu Ketua Umum Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Ansor Yaqut Cholil Qoumas guna melaporkan kesiapan Kabupaten Musi Banyuasin menjadi tuan rumah Kongres Ansor Nasional tahun 2021. 
 
"Insya Allah Muba siap lahir batin menjadi tuan rumah kongres Ansor Nasional 2021, mohon doanya selalu dari semuanya untuk kelancaran dan kesuksesan acara tersebut," bebernya.
 
Dijelaskan Dodi, dalam rangkaian Kongres Nasional GP Ansor nantinya juga akan melaksanakan pemilihan Ketua Umum PP Ansor. 
 
"Akan diikuti peserta PC Ansor seluruh Indonesia jumlah 416 Kabupaten dan masa yang akan hadir kurang lebih 5.000 peserta," terangnya. 
 
Sementara itu, Ketua PW GP Ansor Sumsel Ahmad Zarkasih SHI MM mengucapkan terima kasih kepada Ketua Dewan Pembina GP Ansor Sumsel Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA yang tak henti-hentinya membina dan memberikan support yang maksimal kader GP Ansor di Sumsel.
 
"Beliau (Dodi Reza, baca) tidak hanya sosok yang mengayomi kader GP Ansor dan seluruh elemen pemuda di Sumsel, namun juga sosok Kepala Daerah di Sumsel yang visioner dan kaya akan program inovasi," ucapnya. 
 
Zarkasih mengaku, GP Ansor di Sumsel akan selalu berusaha menjadi Ansor yang Sami'na Wa Atho'na. "Insya Allah GP Ansor dan PC Ansor se-Sumsel bisa selalu turut andil menjaga zero konflik di Sumsel," pungkasnya
KALDERANEWS - Ribuan kader GP Ansor yang berasal dari kepengurusan PC Ansor se-Sumatera Selatan, Minggu (22/11/2020) berkumpul di Balai Diklat Kabupaten Banyuasin menyambut kedatangan Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA Bupati Musi Banyuasin yang juga merupakan Ketua Dewan Pembina GP Ansor Sumsel. 
 
Lantunan ayat suci Alquran serta
Shalawat menghantarkan Dodi Reza memasuki gedung Balai Diklat Kabupaten Banyuasin guna menghadiri rangkaian Penutupan Konferwil PW GP Ansor Sumatera Selatan. 
 
"Saat ini saya minta betul agar para kader GP Ansor di Indonesia khususnya di Sumsel untuk tidak mudah terprovokasi, kita jaga kesatuan NKRI ini bersama-sama," tegas Dodi Reza yang juga Mustasyar PWNU Sumsel ini. 
 
Lanjutnya, melalui GP Ansor Sumsel agar kiranya tetap komitmen dan konsisten menjaga zero konflik seperti yang sudah dirintis sejak 10 tahun belakangan.
 
"Zero konflik di Sumsel ini harus terus dipertahankan, GP Ansor dituntut untuk terus andil mempertahankannya," ucap Cucu Noerdin Pandji tersebut. 
 
Dalam kesempatan itu, mantan Ketua Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Sumsel dua periode ini membeberkan bahwa dirinya pada Oktober lalu bertemu Ketua Umum Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Ansor Yaqut Cholil Qoumas guna melaporkan kesiapan Kabupaten Musi Banyuasin menjadi tuan rumah Kongres Ansor Nasional tahun 2021. 
 
"Insya Allah Muba siap lahir batin menjadi tuan rumah kongres Ansor Nasional 2021, mohon doanya selalu dari semuanya untuk kelancaran dan kesuksesan acara tersebut," bebernya.
 
Dijelaskan Dodi, dalam rangkaian Kongres Nasional GP Ansor nantinya juga akan melaksanakan pemilihan Ketua Umum PP Ansor. 
 
"Akan diikuti peserta PC Ansor seluruh Indonesia jumlah 416 Kabupaten dan masa yang akan hadir kurang lebih 5.000 peserta," terangnya. 
 
Sementara itu, Ketua PW GP Ansor Sumsel Ahmad Zarkasih SHI MM mengucapkan terima kasih kepada Ketua Dewan Pembina GP Ansor Sumsel Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA yang tak henti-hentinya membina dan memberikan support yang maksimal kader GP Ansor di Sumsel.
 
"Beliau (Dodi Reza, baca) tidak hanya sosok yang mengayomi kader GP Ansor dan seluruh elemen pemuda di Sumsel, namun juga sosok Kepala Daerah di Sumsel yang visioner dan kaya akan program inovasi," ucapnya. 
 
Zarkasih mengaku, GP Ansor di Sumsel akan selalu berusaha menjadi Ansor yang Sami'na Wa Atho'na. "Insya Allah GP Ansor dan PC Ansor se-Sumsel bisa selalu turut andil menjaga zero konflik di Sumsel," pungkasnya

KALDERANEWS - Bupati Musi Banyuasin Dr H Dodi Reza Alex Noerdin menerima Audiensi Jajaran Bank Negara Indonesia (BNI) Region Sumbagsel dan Lampung di Ruang Audiensi Bupati Muba, Jumat (20/11/2020).

CEO BNI Region Sumbagsel dan Lampung Sunarna Eka Nugraha mengatakan tujuannya menghadap Bupati Muba adalah untuk menyampaikan serta meminta dukungan dari Pemerintah Kabupaten Muba terkait rencana program-program dan kegiatan perbankan BNI.

Yang diantaranya program penyaluran kartu tani, bantuan usaha tani, dan program pendukung e-government seperti aplikasi smart hospital.

"Mohon support nya Pak Bupati, kita diberi amanah menyalurkan kartu tani. Kartu tani ini juga berfungsi sebagai kartu debit, selain itu kita juga bisa memberi bantuan permodalan usaha para petani dengan bunga yang sangat rendah," kata Eka.

Lanjut Eka, di Kabupaten Muba potensi pertanian cukup besar, termasuk perkebunan kemudian industri pengelolaannya.

"Harapannya kami bisa lebih banyak berkontribusi disitu (bidang pertanian dan perkebunan)," imbuhnya.

Untuk Aplikasi Smart Hospital, ia menjelaskan, aplikasi tersebut berfungsi untuk memudahkan pendaftaran pasien atau penjadwalan pertemuan antara dokter dan pasien, memantau persediaan obat, serta transaksi keuangan rumah sakit.

"Agar dalam pengelolaan keuangan lebih transparan dan sinergis," ungkap Eka.

Atas penyampaian dari CEO BNI Sumbagsel dan Lampung tersebut, Bupati Muba Dr H Dodi Reza Alex Noerdin menyambut baik rencana program atau produk-produk yang bisa membantu petani

Selain itu Bupati Dodi menyarankan agar BNI dapat melakukan pendampingan para petani di sektor hilirisasi perkebunan kelapa sawit, karena petani sawit di Kabupaten Muba bakal memiliki pabrik sawit sendiri yang suppliernya dari hasil program peremajaan sawit rakyat (PSR) dan sudah dilakukan seluas 12 ribu hektar. Dimana penerapan corporate farming yang akan dijalankan serta dikelola secara bersama-sama oleh para petani dan terpadu di dalam satu manajemen.

"Kelapa sawit potensinya besar kalau memasukkan program perbankan kesini. Silahkan dikaji, kami intinya siap bantu dan support," ujarnya.

Bupati Dodi juga meminta pihak BNI menyiapkan paparan terkait program apa saja yang bisa di support Pemerintah Kabupaten Muba.

"Silahkan ditindaklanjuti, yang mana yang bisa disupport," tandasnya.

Kegiatan ini turut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Muba Drs H Apriyadi MSi, Kepala BPKAD Muba Mirwan Susanto SE MM, Kepala Bappeda di Wakili Kabid Perekonomian Pendanaan Pembangunan Agus Arisman, Kadinkominfo Muba diwakili Kasi Hubungan Media dan Kemitraan Yettria SKM MSi, Wakil Pimpinan Wilayah BNI Palembang Penta, BM BNI Cabang Musi Palembat Firdaus Andiko, dan Pimpinan Bidang Bisnis dan Pemasaran BNI Musi Palembang Jeffri Dinata.

 

KALDERANEWS - Berbagai upaya dilakukan dalam melakukan pencegahan Kebakaran Hutan, Kebun dan Lahan (Karhutbunlah) di Kabupten Musi Banyuasin (Muba). Salah satunya dengan adanya bantuan dari Pemerintah Pusat dalam hal ini Dana Alokasi Khusus (DAK) Kementan RI dalam pembuatan embung dan sumur bor.

 
Terdapat sembilan kelompok tani (Koptan) dalam Kabupaten Muba yang diberikan bantuan pembangunan embung dan sumur bor oleh pemerintah. Bantuan tersebut diberikan guna mengatasi krisis air serta cadangan air jika menghadapi bencana karhutbunlah.
 
Plt Kepala Dinas Perkebunan Ahmad Toyibir SSTP MM menjelaskan bahwa pembangunan embung dan sumur bor ini berada di sembilan desa dalam kabupaten Muba. Bantuan embung dan sumur bor tersebut  berdasarkan usulan dari kelompok tani.
 
"Bantuan pembangunan embung dan sumur bor ini berasal dari DAK dari Kementan RI. Jadi Koptan tersebut mengusulkan untuk dibangunkannya embung dan sumur bor, kemudian kita serahkan ke Kementan RI nanti semua proses pihak pusat yang melakukan seleksi,”kata Toyibir, Rabu (18/11/20).
 
Bantuan embung ini digunakan sebagai tempat penyimpanan air dengan adanya embung dan sumur bor ini maka tidak khawatir lagi saat terjadi kebakaran hutan dan lahan karena ada cadangan air.
 
"Saat ini pengerjaanya masih sedang berjalan, pembangunan dilakukan dilahan milik kelompok tani secara swakelola oleh masing-masing kelompok penerima tidak menggunakan pihak ketiga atau rekanan,”ungkapnya. 
 
Proses pembangunan embung dan sumur bor saat ini sudah mencapai 60 persen lebih.  "Pembangunan embung dan sumur bor ini pengerjaanya diharapkan cepat selesai sehingga bisa langsung digunakan para petani maupun masyarakat, karena diketahui bersama bahwa embung memiliki manfaat begitu besar,”jelasnya.
 
Adapun kelompok tani yang mendapatkan bantuan antara lain, Sumur Bor di Desa Macang Sakti Kecamatan Sanga Desa Kelompok UPPB, Sumur Bor di Desa Kasmaran Kecamatan Babat Toman Koptan Alhamdulillah, Sumur Bor di Desa Kasmaran Kecamatan Babat Toman Kopta Sidomoro, Sumur Bor di Desa Toman Kecamatan Babat Toman, Koptan Bayung Jaya.
 
Embung Air di Desa Toman Kecamatan Babat Toman Koptan Megapro, Embung Air di Desa Bukit Indah Kecamatan Plakat Tinggi Koptan Semar Desa, Embung Air di Desa Sialang Agung Kecamatan Plakat Tinggi Kopta Karya Bakti, Embung Air di Desa Karang Anyar Kecamatan Lawang Wetan Kopta Sejahter Desa, Embung Air di Desa Sindang Marga Kecamatan Sungai Keruh Koptan Kejora Desa.
 
Salah satu Ketua Kelompok Tani, Jumadi menyebutkan bahwa saat ini pembangunan untuk sumur bor di kelompoknya memasuki pengerjaan sekitar 70 persen. Pihaknya memastikan pengerjaan yang dilakukan tepat waktu agar sumur bor ini dapat dimanfaatkan dengan baik.
 
“Banyak sekali pak manfaatnya sumur bor ini jika telah selesai terutama untuk kebutuhan perkebunan, rumah tangga, bahkan untuk dalam mengatasi bencana karhutbunlah. Pembangunan ini kita mengajukan ke pemerinah dan Alhamdulillah di setujui,”ungkapnya.
 
Sementara itu, Bupati Muba Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA mengungkapkan, pembuatan embung dan sumur bor ini bagian dari untuk mengantisipasi karhutbunlah di Muba. 
 
"Sehingga pasokan air dipastikan aman dan juga untuk memenuhi kebutuhan masyarakat sehari-hari," urainya.
 
Kepala Daerah Inovatif Tahun 2020 ini menambahkan, meskipun Muba zero karhutbunlah namun upaya-upaya pencegahan terus dilakukan. "Termasuk salah satunya dengan pembuatan embung dan sumur bor yang sudah kita lakukan ini," tandasnya.

 

KALDERANEWS - Gubernur Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) H. Herman Deru menerima audiensi Walikota Lubuklinggau, H SN Prana Putra Sohe di ruang tamu Kantor Gubernur Sumsel, Kamis (19/11/20). Dikesempatan itu Herman Deru  menyambut baik rencana pembangunan kawasan wisata terpadu di Lubuklinggau. Sebagai bentuk apresiasi, Pemerintah Provinsi akan membantu Pemda Lubuklinggau dalam proses pembuatan danau yang akan berfungsi sebagai lokasi serapan air dan destinasi wisata masyarakat setempat. 

"Kita dukung upaya ini. Karena bisa memberikan multi efek, selain sebagai lokasi wisata dan serapan air namun juga memacu datangnya wisatawan ke Lubuklinggau. Ini akan bermuara pada kesejahteraan masyarakat sekitar," katanya.

Sementara itu Walikota Lubuklinggau, H SN Prana Putra Sohe dalam kesempatan itu menyampaikan programnya  pembuatan kawasan Wisata Terpadu yang berlokasi di Petanang, Lubuklinggau. Dijelaskan Prana, pihaknya telah menyediakan tanah seluas 125 hektar yang saat ini telah dibangun jalan poros oleh Gubernur Sumsel, H Herman Deru beberapa waktu lalu. 

"Ini akan menjadi pusat wisata dan ekonomi baru di Kota Lubuklinggau. Ini adalah kawasan wisata terpadu," ungkapnya usai bertemu Gubernur Sumsel, Herman Deru. Dijelaskan, di kawasan wisata terpadu tersebut akan memiliki sejumlah fasilitas seperti danau, penginapan, lapangan golf dan sejumlah fasilitas pendukung lainnya. 

"Tahap pertama sudah selesai, sudah ada lahan, ada jalan poros dan embungnya atau danau serapan air. Alhamdulillah selain telah membuat jalan porosnya, pak Gubernur juga akan membantu penggalian danau ini," ujarnya. Dikatakannya, proses pembangunan lokasi wisata terpadu tersebut akan dilakukan secara bertahap hinnga terselesaikan, termasuk dengan menggandeng pihak ketiga. Menurutnya, pembangunan danau sendiri akan menelan dana yang cukup besar karena memiliki luas mencapai 25 hektar.

Halaman 1 dari 66

mgid3

Ad Sidebar

Latest Tweets

Feby Deru Dampingi Iriana Jokowi Sosialisasi Bahaya Narkoba dan Tes IVA Hingga Temui Pengrajin Songket… https://t.co/yxjLiPEQUl
Kunjungi Stan Dekranasda Sumsel, Iriana Jokowi Janji Temui Pengrajin Kain di Palembang https://t.co/6FQb5LcCCy via @tripplesworld
Menang Tipis Atas PSGC Ciamis, Sriwijaya FC Makin Kokoh di Puncak Klasemen https://t.co/V0DFFAlQDG lewat @tripplesworld
Metzelder Diduga Terlibat Kasus Pornografi Anak https://t.co/knEQDSYopZ lewat @tripplesworld
Icardi Tuntut Inter Milan Bayar Kompensasi 1,5 Juta Euro https://t.co/IZVf4wvhGn lewat @tripplesworld
Napoli Boyong Fernando Llorente dari Tottenham https://t.co/FnVARyGvqx
Follow Kaldera News on Twitter