SPONSOR DAERAH

Banyak Ditemukan Transmisi Lokal, Kota Palembang Dinyatakan Zona Merah

KALDERANEWS – Kota Palembang kini ditetapkan menjadi zona merah penyebaran Covid-19. Hal itu usai adanya penambahan 17 kasus positif covid-19 di Sumsel, dimana 15 kasus diantaranya merupakan pasien asal Palembang.

Penetapan ini juga berdasarkan riwayat infeksi Corona yang berdasarkan transmisi lokal. Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Sumsel, Zen Ahmad mengatakan, dengan tambahan kasus terkonfirmasi positif Corona di Sumsel, sampai dengan hari ini tercatat 54 kasus positif Covid-19.

“Kita mengatakan Palembang berada di zona merah. Ini memang hasil dari tracking kasus di awal, ada satu orang yang positif, orang yang terlibat tersebut dilakukan pelacakan,” ujar Zen Ahmad.

Ia menyebutkan, untuk kasus 38 yakni Perempuan, 51 tahun, palembang, status kasus lokal. Kasus 39 merupakan Perempuan, 43 tahun, Banyuasin, status kasus lokal. Kasus 40 dengan jenis kelamin laki laki, 33 tahun, Palembang, status kasus lokal.

 

Untuk kasus 41 yakni laki-laki, 24 tahun, Palembang, status kasus lokal. Kasus 42 yakni perempuan, 22 tahun, Palembang, status kasus lokal. Kasus 43 merupakan laki-laki, 30 tahun, Palembang, status kasus lokal. Kasus 44 merupakan perempuan, 62 tahun, Palembang, status kasus lokal.

 

Kasus 45 yakni laki-laki, 20 tahun, Palembang, status kasus lokal. Kasus 46 merupakan laki-laki, 45 tahun, Palembang, status kasus lokal. Kasus 47 juga merupakan laki-laki, 51 tahun, Palembang, status kasus lokal.

 

Sementara untuk kasus 48 adalah perempuan, 47 tahun, Palembang, status kasus lokal. Kasus 49 merupakan perempuan, 32 tahun, Palembang, status kasus lokal. Kasus 50 dengan jenis kelamin laki-laki, 42 tahun, Palembang, status kasus lokal.

 

Kasus 51 merupakan laki-laki, 32 tahun, Palembang, status kasus lokal. Kasus 52 merupakan laki-laki, 32 tahun, Bandung, status kasus impor. Kasus 53 merupakan perempuan, 55 tahun, Palembang, status kasus lokal. Kasus 54 adalah perempuan, 55 tahun, Palembang, status kasus lokal.

 

“Orang yang tidak bergejala merasa dirinya sehat padahal mereka sudah terinfeksi dan ini bisa saja di dapat di mana mana, oleh karena itu kami imbau untuk tetap lebih banyak di rumah. Tidak usah berkumpul ramai ramai,” tandasnya.

Rate this item
(0 votes)
Last modified on Jumat, 17 April 2020 12:18

Leave a comment

Make sure you enter all the required information, indicated by an asterisk (*). HTML code is not allowed.

mgid3

Ad Sidebar

Latest Tweets

Feby Deru Dampingi Iriana Jokowi Sosialisasi Bahaya Narkoba dan Tes IVA Hingga Temui Pengrajin Songket… https://t.co/yxjLiPEQUl
Kunjungi Stan Dekranasda Sumsel, Iriana Jokowi Janji Temui Pengrajin Kain di Palembang https://t.co/6FQb5LcCCy via @tripplesworld
Menang Tipis Atas PSGC Ciamis, Sriwijaya FC Makin Kokoh di Puncak Klasemen https://t.co/V0DFFAlQDG lewat @tripplesworld
Metzelder Diduga Terlibat Kasus Pornografi Anak https://t.co/knEQDSYopZ lewat @tripplesworld
Icardi Tuntut Inter Milan Bayar Kompensasi 1,5 Juta Euro https://t.co/IZVf4wvhGn lewat @tripplesworld
Napoli Boyong Fernando Llorente dari Tottenham https://t.co/FnVARyGvqx
Follow Kaldera News on Twitter