SPONSOR DAERAH
KALDERANEWS - Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin melalui Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah  (BPPRD) menggelar Sosialisasi Penerapan Sistem Pajak Daerah Online (Tapping Box) kepada Pelaku Usaha yaitu rumah makan, restoran, dan hotel di Wilayah Kabupaten Muba, Kamis (26/11/2020) di Ruang Rapat BPPRD Muba.
 
Acara sosialisasi ini dibuka oleh Kepala BPPRD Muba Riki Djunaidi AP MSi diwakili Kabid Penagihan dan Pembukuan Solekhan AS, SAg MSi tersebut bekerjasama dengan  
Vendor dari Bank Sumsel Babel Cabang Sekayu, dan diikuti 14 peserta pelaku usaha Kabupaten Muba
 
Dalam sambutannya, Kabid Penagihan dan Pembukuan Solekhan AS SAg MSi menyampaikan ucapan terima kasih kepada pelaku usaha di Muba yang sudah aktif berpartisipasi dalam membantu Pemkab Muba untuk peningkatan PAD.
 
Solekhan juga menjelaskan bahwa Bank Sumsel telah menyediakan alat tapping box ini sebanyak 14 unit dan akan segera dipasangkan di rumah makan dan hotel setelah pelaksanaan sosialisasi tersebut.
 
"Alhamdulillah, setelah sosialisasi ini dilaksanakan, kita akan segera melakukan pemasangan alat Tapping Box ke tempat pelaku usaha. Untuk itu, kami mengucapkan terima kasih kepada para pelaku usaha yang bersedia memasang Tapping Box ini,"ungkapnya.
 
Menurut penjelasan Project Manager Pinisi Elektra Yogi Ogra Fratama, Tapping Box merupakan alat perekam transaksi secara online tersebut untuk lebih memudahkan dalam penggunaannya, setiap tempat usaha yang bersedia dipasang alat ini akan diberikan masing-masing satu unit tablet yang telah terkoneksi dengan yang ada pada pemerintah sebagai alat untuk memantau transaksi. Dengan begitu, aktivitas dari para pengguna tapping box ini bisa langsung terpantau.
 
"Melalui pemasangan Tapping Box ini, diharapkan peningkatan pendapatan daerah akan cukup signifikan. Selanjutnya verifikasi data akurat, karena proses monitoring data dilakukan secara sistem langsung dari sistem wajib pajak (melalui TMD, Pos, hotel aplication dan API) sehingga data transaksi sesuai dengan yang terjadi di WP. Dan juga proses monitoringnya lebih efektif dan efisien,"jelasnya.
 
Lanjut Yogi mengatakan "Alat ini akan memberikan banyak manfaat terlebih dalam upaya mengoptimalkan penerimaan pajak serta menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, baik itu dari wajib pajak maupun dari petugas pajak itu sendiri. Dan bagi pelaku usaha juga akan lebih memberikan kepastian harga bagi para konsumen, serta dapat lebih menertibkan penatausahaan pelaporan keuangan, dan memastikan besaran pajak daerah setiap bulannya,”pungkasnya.
 
Usai melakukan Sosialisasi BPPRD Muba langsung memasang dua Tapping Box tersebut di tempat pelaku usaha yaitu di hotel Ranggonang Sekayu dan Rumah Makan Pagi Sore. Dan 12 unitnya lagi akan dilanjutkan pemasangan tepat pada hari Senin (30/11/2020) mendatang.

KALDERANEWS - Bupati Musi Banyuasin Dr H Dodi Reza Alex Noerdin menggelar Kunjungan Kerja ke Kecamatan Sanga Desa, dalam rangka Silaturahmi dengan tokoh masyarakat, di Halaman SD Negeri 1 Desa Terusan, Kamis (26/11/2020).

Selain bersilaturahmi dan menyerap aspirasi masyarakat, kedatangan Bupati Muba ini juga bermaksud untuk menyampaikan bantuan kepada para petani, serta pelaku usaha di Kecamatan Sanga Desa.

Bantuan tersebut antara lain, dari Dinas Perikanan untuk empat kelompok pengelola hasil perikanan di Desa Terusan, kepada kelompok usaha 3D, Keramat Jati, Muara Rawas Jaya, dan Kelompok Doa Bersama. Kemudian bantuan dari Dinas Perdagangan dan Perindustrian Muba berupa 5 (lima) unit bentor kepada pedagang informal, dan 2 (dua) unit motor rekayasa.

Berikutnya bantuan dari Dinas Tanaman Pangan Holtikultura dan Peternakan, berupa traktor roda 2 untuk Kelompok Tani Pigi Swalima Desa Ngunang, Kelompok Tani Melati Desa Jud 1. Traktor pompa air 3 Inch untuk Kelompok Tani Amban Jaya Desa Ngulak, Cahaya Ilahi Desa Ngulak II, dan Kelompok Tani Cempedak Air Desa Air Balui, juga penyerahan kartu tani kepada Saharudin warga Desa Air Balui.

Serta penyerahan bantuan dari Badan Amil Zakat Nasional Kabupaten Muba, yakni bantuan pembangunan Pondok Pesantren Darus Ulum Desa Ngulak II sebesar 10 juta, bantuan MCK Masjid Almuhajiri Desa Terusan sebesar 8 juta. Bantuan untuk modal usaha peternak untuk dua orang peternak ay dan satu orang peternak itik Desa Terusan masing-masing 7 juta.

Bupati Dodi berharap dengan bantuan-bantuan itu, dapat membantu masyarakat desa dalam membangun daerahnya, yang turut berpengaruh dalam peningkatan perekonomian di pedesaan, sesuai visi Kabupaten Muba, menuju Muba Maju Berjaya 2022.

"Banyak yang telah kita lakukan namun masih banyak lagi yang sedang dan akan kita laksanakan. Untuk itu kami mohon dukungan dan partisipasi masyarakat Kecamatan Sanga Desa khususnya dan Kabupaten Muba pada umumnya, semoga apa yang telah kita lakukan saat ini dapat lebih baik lagi dimasa-masa mendatang," ujar Dodi.

Camat Sanga Desa Hendrik SH MSi mengucapkan terimakasih atas berbagai bantuan yang diberikan melalui beberapa perangkat daerah tersebut, dan bantuan pembangunan lapangan futsal dari Dinas Pemuda dan Olahraga.

"Mewakil masyarakat Sanga Desa kami mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya, semoga ini menjadi amal ibadah kita, dan dapat meringankan beban masyarakat," ucapnya.

Senada Tokoh Masyarakat Sanga Desa H Kunci Bustam juga menyampaikan ucapan terimakasih kepada Pemerintah Kabupaten Muba yang telah memberikan bantuan.

"Banyak sekali bantuan yang disalurkan Bapak Bupati ke Sanga desa, berarti Bupati memberikan perhatian yang sangat besar kepada masyarakat Sanga desa," tutup Kunci Bustam.

Turut hadir dalam acara ini diantaranya, Wakil Ketua DPRD Muba Jon Kenedi SIp MSi, Kasi Intel Kejari Muba Abu Nawas SH, Kapolsek Sanga Desa Iptu Suventri SH, Danramil 401-02 Babat Toman Kapten Iwan Setiawan, dan Para Kepala Parangkat Daerah Muba.

 

KALDERANEWS - Bupati Musi Banyuasin Dr H Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA melantik dan mengukuhkan 35 orang pejabat administrator dan pengawas pada RSUD Sekayu, RSUD Bayung Lencir, dan RSUD Sungai Lilin secara virtual di Ruang Rapat Bupati Muba, Jumat (27/11/2020).

Nama-nama pejabat yang dilantik pada RSUD Sekayu antara lain, dr Makson Parulian Purba MARS sebagai Direktur RSUD Sekayu, Ridati Murdiyanti SSi MARS Wakil Direktur Administrasi dan Keungan, dr Ira Puspita Mizar Ginting Wakil Direktur Pelayanan, Yulrizal Kepala Bagian Administrasi dan Umum, Agustini SE Kepala Bagian Keuangan, Tika Hadayanti AMF Kepala Bagian Bina Program dan Publikasi, drg Dina Krisnawati Oktaviani Kepala Bidang Pelayanan Medik.

Kemudian NS Efriena Masda Kartiaba SKEP Kepala Bidang Pelayanan Keperawatan, Hj Solehatun Robiah SKM MARS Kepala Bidang Pelayanan Penunjang, Novita Sari Utami SST MKes Kepala Sub Bagian Ketatausahaan pada Bagian Administrasi dan Umum, Raden Ayu Rita Anggraini SST Kepala Sub Bagian Kepegawaian dan Diklat pada Bagian

Administrasi dan Umum, Agus Fitrian ST Kepala Sub Bagian Rumah Tangga dan Perlengkapan pada Bagian Administrasi dan Umum RSUD Sekayu.

Untuk pejabat yang dilantik pada RSUD Bayung Lencir diantaranya, dr Diyanti Novitasari MARS Direktur RSUD Bayung Lencir, Silvia SKM Kepala Sub Bagian Tata Usaha, dan Ns Andrian SKep sebagai Kepala Seksi Keperawatan RSUD Bayung Lencir.

Sementara pejabat yang dilantik pada RSUD Sungai Lilin, yakni dr Tri Sinarum Direktur RSUD Sungai Lilin, selain itu Bupati Muba juga mengukuhkan dr Zwesty Wisma Devi dilantik sebagai Dokter Umum Puskesmas Balai Agung Kecamatan Sekayu diberi tugas tambahan Kepala Puskesmas Balai Agung Kecamatan Sekayu.

Bupati Muba Dr H Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ berpesan kepada pejabat yang baru dilantik dan dikukuhkan itu dapat melaksanakan tugas sesuai jabatan yang diberikan.

"Semoga saudara-saudara dapat mengemban amanah yang diberikan dengan baik," ujarnya.

Pelantikan ini berdasarkan Peraturan Bupati Muba Nomor 83 tahun 2019 tentang Pembentukan Susunan Organisasi Uraian Tugas dan Fungsi RSUD Sekayu, Peraturan Bupati Nomor 69 tahun 2020 tentang Pembentukan Susunan Organisasi Uraian Tugas dan Fungsi RSUD Sungai Lilin, dan Peraturan Bupati Nomor 70 tahun 2020 tentang Pembentukan Susunan Organisasi Uraian Tugas dan Fungsi RSUD Bayung Lencir.

Turut hadir, Asisten Bidang Administrasi Umum Setda Muba H M Yusuf Amilin, Inspektur Kab Muba Drs RE Aidil Fitri, Kepala BKPSDM Muba Sunaryo SSTP MM, dan Kepala Dinas Kesehatan Muba Dr Azmi Dariusmansyah MARS

 

KALDERANEWS - Realisasi program dan capaian prestasi Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin dan Bupati Muba Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA tidak pernah luput dari perhatian media.

Tak pelak, hasilnya Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin dan Bupati Muba Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA di tahun 2020 ini kembali dinobatkan Humas Indonesia di ajang Anugerah Humas Indonesia (AHI) 2020 sebagai Pemkab Terpopuler dan Kepala Daerah Terpopuler di Media Tahun 2020.

Founder dan CEO PR INDONESIA Group, Asmono Wikan mengatakan, apresiasi ini adalah bagian dari upaya untuk menstimulasi lebih banyak tim komunikasi yang berprestasi.

"Adapun metode penilaiannya berdasarkan jumlah eksposur positif di portal-portal berita mainstream di Indonesia sepanjang 2020. Hasilnya, Pemkab Muba dan Bupati Muba Dodi Reza layak mendapatkan apresiasi dan penghargaan AHI 2020," ungkapnya di sela rangkaian Puncak Perhelatan AHI 2020 yang digelar secara virtual, Kamis (26/11/2020).

Dijelaskan Asmono, penghitungan dilakukan secara kuantitatif dan kualitatif bekerja sama dengan perusahaan media monitoring, Kazee.

"Data dihimpun dari tanggal 1 Januari – 30 September 2020. Antara lain dari sumber media lokal (6.831), sumber media nasional (904), sumber media Internasional (2.218), dan media sosial (FB, Twitter, Instagram, YouTube). Seluruh data selanjutnya dianalisis menggunakan metode kuantitatif oleh mesin Kazee secara real-time," imbuhnya.

"Kriteria penilaian terbagi dua. Yaitu, penilaian berdasarkan Tokoh dan penilaian berdasarkan Organisasi. Kriteria penilaian Tokoh meliputi ekspos, komunikasi, interaksi, kepepimpinan dan kebijakan. Sementara kriteria penilaian Organisasi terdiri dari ekspos, komunikasi, interaksi, kinerja dan prestasi," tambahnya.

Sementara itu, Bupati Muba Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA penghargaan tersebut bukan untuk mengejar eksistensi dan pencitraan di hadapan publik, namun Pemkab Muba terus berusaha dan mempertahankan kepopuleran yang memberikan kontribusi positif untuk masyarakat Muba.

“Jadi, kepopuleran yang sudah kita realisasikan selama ini merupakan program-program kerja, serta inovasi Pemkab Muba yang benar-benar dinilai oleh para pihak dan tentunya dirasakan masyarakat Muba,” terangnya.

Dodi mengucapkan terima kasih kepada tim Humas Indonesia yang telah kembali mempercayai dan menobatkan Kabupaten Muba untuk meraih penghargaan dengan kategori Kabupaten Terpopuler di Indonesia. 

"Terima kasih atas kepercayaan ini, dan penghargaan ini tentu tidak terlepas dari kerja keras OPD-OPD di lingkungan Pemkab Muba serta dukungan masyarakat Muba," kata Dodi.

Terpisah, Kepala Dinas Kominfo Muba Herryandi Sinulingga AP menuturkan capaian penghargaan ini tentu tidak terlepas dari sumbangsih informasi dari media-media lokal maupun nasional.

"Prinsipnya Pemkab Muba sangat terbuka memberikan informasi kepada masyarakat dan media, tentu capaian ini juga tidak bisa dipisahkan dari peran awak media yang merupakan mitra Pemkab Muba," tandasnya.

 

KALDERANEWS - Menciptakan inovasi untuk pembangunan dan kemajuan daerah, membuat Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin yang dikomandoi Bupati Dr H Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA terus berinovasi sehingga dapat berkontribusi nyata membangun daerah di era digitalisasi.
 
Kali ini, Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin melalui Dinkominfo Muba bekerja sama dengan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) juga menggelar Sosialisasi Implementasi Persandian untuk Pengamanan Informasi dan Penerapan Tanda Tangan Digital.
 
Sosialisasi dibuka Bupati Muba Dr H Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA diwakili Sekda Muba Drs H Apriyadi MSi dan diikuti oleh seluruh OPD serta Camat se-Kabupaten Muba secara virtual, Selasa (24/11/2020) di Ruang Rapat Sekda Muba.
 
Sekda Muba Drs H Apriyadi MSi dalam sambutannya mengatakan bahwa sosialisasi tersebut dilaksanakan karena masih belum maksimalnya keamanan Perangkat Daerah di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Muba, dan tahun 2019 keamanan data di Muba mengalami masalah yaitu di hacker oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.
 
Oleh sebab itu, Pemkab Muba melalui Dinkominfo Muba mengadakan sosialisasi tersebut selain untuk meningkatkan kinerja serta menjaga keamanan dokumen dikalangan Pemerintah Kabupaten Muba. Selanjutnya sosialisasi hari ini juga memberikan pengetahuan tentang tanda tangan digital, khususnya kepala OPD.
 
"Di era digital ini faktor kemanan informasi merupakan aspek yang sangat penting untuk diperhatikan, karena kinerja tata kelola teknologi informasi dan komunikasi akan terganggu jika informasi sebagai salah satu objek utama mengalami masalah keamanan,"ungkapnya.
 
Dikatakannya penyelenggaraan pemerintahan di era digitalisasi ini mengharuskan kita berinovasi. Inovasi ini dilakukan dalam upaya untuk transparansi, dan efesiensi sumber daya manusia, dan birokrasi layanan publik.
 
"Salah satu bentuk implementasi pengamanan informasi pemerintah adalah penggunaan sertifikat elektronik. Pada tahap awal di Kabupaten Muba direncanakan penggunaan tanda tangan digital (digital signature) melalui e-office," terangnya.
 
Sudah ada Perangkat Daerah dalam Pemerintahan Kabupaten Muba telah menggunakan tanda tangan digital, yaitu Disdukcapil dan DPMTSP. 
 
Oleh sebab itu, Ia minta kepada Perangkat Daerah yang lain juga dapat menerapkan tanda tangan elektronik terhadap dokumen dokumen untuk pengamanan, kecepatan bekerja dan pelayanan kepada masyarakat.
 
Apriyadi juga mengharapkan Pemkab Muba dapat menjalin kerjasama dalam pelaksanaan keamanan informasi dengan BSSN dan BSrE. "Jadi kepada semua Organisasi Perangkat daerah Pemkab Muba agar dapat bekerjasama, bahu membahu, mewujudkan keamanan informasi ini sehingga penyelenggaraan pemerintahan, pelayanan publik dan komunikasi publik yang transparansi, respon yang cepat dalam pelayanan serta efisiensi sumberdaya dapat lebih ditingkatkan lagi,"pungkasnya.
 
Selanjutnya, pemaparan materi oleh Kasi Pelayanan Sertifikasi Elektronik Balai Sertifikasi Elektronik  (BSrE) BSSN Sandhi Prasetiawan SST MAP,  sebagai narasumber dalam sosialisasi ini, menjelaskan implementasi sertifikat elektronik secara digital singnature aspek keamanan adalah legalitas kemudahan, kecepatan, keutuhan, keaslian, untuk mencegah pemalsuan dan penyangkalan data atau informasi transaksi digital. 
 
"Tanda tangan ini sifatnya sah dan valid. Apabila dokumen yang sudah di tanda tangani secara digital, tidak akan bisa di palsukan. Apabila dipalsukan akan muncul pemberitahuan bahwa dokumen invalid,” ujar Sandi
 
Begitu juga Narasumber dari Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), Aris Munanda SST mengatakan keamanan informasi khususnya ranah siber harus dibangun lebih awal pada tahap awareness dan education setiap pemangku kepentingan didalam Pemerintah, setelah kesadaran dan kemampuan telah terbangun, barulah masuk pada proses/prosedur sampai akhirnya pemanfaatan dan pembangunan teknologi keamanannya.
 
"Hacker saat ini tidak berfikir bagaimana strategi melewati keamanan firewal, IDS atau IPS tetapi bagaimana memanfaatkan social engineering dalam memasuki sistem", jelasnya.
 
 
 
KALDERANEWS -  Sukses dalam pengelolaan zakat, infaq dan sodakoh (ZIS) ASN di lingkungan Kabupaten Musi Banyuasin, kini Kabupaten Muba menjadi percontohan bagi daerah lain.
 
Hal ini dibuktikan dengan adanya Kunjungan Kerja Pansus VI DPRD Kabupaten Bangka beserta rombongan ke Kabupaten Muba dalam rangka Studi Banding Pengelolaan ZIS yang disambut langsung oleh Bupati Muba Dr H Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA melalui Sekda Muba Drs H Apriyadi MSi, Selasa (24/11/2020) di Ruang Rapat Serasan Sekate.
 
Dalam sambutannya, Ketua pansus VI DPRD Kabupaten Bangka Marianto SSos mengucapkan terima kasih atas sambutan yang hangat diberikan oleh Pemkab Muba kepada rombongannya.
 
Marianto juga menerangkan menyampaikan apresiasi kepada Pemkab Muba karena sukses meraih prestasi dari berbagai program program inovasi, terutama dalam hal penerapan Peraturan Daerah (PERDA) Kabupaten Musi Banyuasin Nomor 1 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Zakat, Infak dan Sedekah (ZIS) dan Peraturan Daerah (PERDA) Kabupaten Muba Nomor 2 Tahun 2018 tentang Pesta Rakyat.
 
"Saat ini, kami sedang menggodok perda terkait pengelolaan ZIS, untuk menyempurnakan perda yang pihaknya susun sehingga dapat memberikan hasil yang maksimal efisien dan efektif kepada masyarakat di kabupaten Bangka, maka kami lakukan Studi banding ini,"terangnya.
 
Oleh sebab itu, pihaknya memilih Kabupaten Muba sebagai daerah untuk studi banding, apalagi pengelolaannya di Kabupaten Muba sudah sukses dilaksanakan, dan juga pengelolaan ZIS di Muba ini mendapatkan peringkat ke 7 pengelolaan ZIS terbaik di Indonesia.
 
"Alhamdulillah, hari ini kita dapat kesempatan melakukan studi banding untuk mempelajari Peraturan Daerah Kabupaten Muba Nomor 1 Tahun 2019 tentang Pengelohan Zakat, Infak, dan sedekah. Pada kesempatan ini, Kami ucapkan terima kasih sebesar-besarnya pada Pemkab Muba atas sambutan yang luar biasa ini, dan ucapan terima kasih juga atas kesediaan Pemkab Muba bersama Baznas yang ikhlas berbagi pengalaman dengan kami. Mudah-mudahan apa yang kami dapatkan dari Kabupaten Muba ini bisa kami terapkan juga dengan baik untuk Kabupaten Bangka,"ungkapnya.
 
Hal senada, Bupati Muba Dr H Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA melalui Sekretaris Daerah Drs H Apriyadi MSi dalam sambutannya juga mengucapkan selamat datang.
 
Dikatakan Apriyadi, pihaknya merasa bangga karena ZIS yang dikelolanya dijadikan percontohan bagi kabupaten Bangka.
 
"Kami Pemkab Muba sangat bangga atas kehadiran Pansus VI DPRD Bangka beserta rombongan di Kabupaten Muba. Kami Pemkab Muba dengan senang hati siap untuk membantu dan berbagi pengetahuan terkait Peraturan Daerah Kabupaten Muba Nomor 1 Tahun 2019 tentang Pengelohan Zakat, Infak, dan sedekah serta pengalaman dalam pengelolaan ZIS ini. Mudah-mudahan apa yang kita lakukan hari ini bermanfaat bagi kita semua. Dan Semoga apa yang telah diberikan dapat diterapkan di Kabupaten Bangka bahkan lebih baik dari Kabupaten Muba,"pungkasnya.
 
Turut didampingi, Kabag kesra Ustadz Opi Palopi, Ketua Baznas Muba Drs H Lukmannul Hakim beserta Jajarannya, serta dihadiri Anggota DPRD Kabupaten Bangka Romlan SH, Ruswanto AMd, Firdaus Djohan, Meidan, Dr Zairin Khiffari.
KALDERANEWS - Pasca dikeluarkannya register Bandara Pangeran Abdul Hamid Sekayu oleh Kementerian Perhubungan beberapa waktu lalu, Bupati Musi Banyuasin Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA terus mempercepat target realisasi operasional Bandara Pangeran Abdul Hamid Sekayu. 
 
Bahkan, pada Agustus lalu Pembina dan Penggerak Olahraga Terbaik Indonesia tersebut juga telah melakukan uji coba langsung take off dan landing di Bandara Pangeran Abdul Hamid Sekayu dengan membawa pesawat jenis BN2T/PK - WMR. 
 
"Realisasi operasional bandara Pangeran Abdul Hamid Sekayu terus kita kebut, dan hari ini Pemkab Muba menjajaki kerjasama dengan maskapai Lions Group," ungkap Dodi Reza di sela Rapat Rencana Pengembangan dan Pemanfaatan Bandara Pangeran Abdul Hamid Sekayu di Kantor Lion Operation Center (LOC) – CGK & HLP Tangerang-Banten, Selasa (24/11/2020). 
 
Menurutnya, dengan mempercepat realisasi operasional operasional bandara Pangeran Abdul Hamid Sekayu menjadi bagian membuka pintu masuk selebar-lebarnya untuk mendatangkan investor. 
 
"Dengan fasilitas yang dimiliki bandara Pangeran Abdul Hamid Sekayu tentu percepatan pembangunan infrastruktur dan SDM Muba nantinya akan lebih baik lagi," harapnya. 
 
Dodi menerangkan, operasional bandara Pangeran Abdul Hamid Sekayu nantinya meliputi penerbangan komersil, Air Charter, flying school atau sekolah penerbangan, dan maintenance pesawat. 
 
"Mohon dukungan semua pihak dan warga masyarakat Musi Banyuasin, prinsipnya Pemkab Muba siap memfasilitasi infrastuktur apa saja yang dibutuhkan untuk pelaksanaan optimalisasi bandara, karena ini murni milik Pemkab Muba," bebernya. 
 
Sementara itu, Managing Director Lions Group, Capt Daniel Putut didampingi Aviation adviser Capt Budi Sentosa mengatakan setelah pertemuan ini pihaknya akan mengirimkan staf untuk turut andil percepatan operasional dan optimalisasi Bandara Abdul Hamid Sekayu.
 
"Kerjasama ini akan kami jajaki dengan baik bersama Pemkab Muba," ucapnya.
 
Ia menambahkan, pihak Lions Group kagum dengan fasilitas dan infrastruktur yang dimiliki bandara Pangeran Abdul Hamid Sekayu. "Terlebih rencana pengembangan bandara yang diinginkan pak Bupati nantinya kami yakini akan sangat terjangkau dan berkualitas," ulasnya.
 
Kepala Dinas Perhubungan Muba, Pathi Riduan SE ATD MM menyebutkan adapun infrastruktur yang dimiliki bandara Pangeran Abdul Hamid Sekayu yakni panjang Runway 1.200 x 23 Meter dengan luas 20 hektar, tersedia Ruang Terminal, Hanggar, apron dan perlengkapan Mobil PPK. 
 
"Fasilitas ini akan terus dikembangkan sesuai dengan visi pak Bupati Muba Dodi Reza dan harapan warga masyarakat Muba, apalagi nantinya bandara ini akan menjadi tempat sekolah penerbangan di Sumatera Selatan dan siap membuka diri kerjasama dengan siapapun yang berminat untuk memanfaatkan fasilitas bandara baik untuk sekolah penerbangan," tandasnya.
 
 
 
KALDERANEWS - Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin berkomitmen mendorong percepatan pembentukan Katalog Elektronik atau e-Katalog lokal yang dilakukan bersama Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP).
 
Katalog elektronik lokal merupakan portal katalog produk layanan barang dan jasa yang bisa diakses secara online. Memiliki fungsi yang hampir sama seperti 'online shop' tetapi produk yang tersedia khusus keperluan pemerintah.
 
Sekretaris Daerah Kabupaten Muba Drs H Apriyadi MSi saat memimpin Rapat Koordinasi Persiapan Pelaksanaan Pembentukan
e-Katalog lokal bersama Perangkat Daerah terkait, mengatakan produk yang sudah siap dimasukkan dalam e-Katalog Lokal ini yakni Aspal Karet.
 
"Prinsip bahwa kita akan coba untuk menjadikan asapal karet ini untuk menjadi e katalog lokal," kata Sekda, di Ruang Rapat Serasan Sekate, Senin (23/11/2020).
 
Sekda Muba juga mengatakan memasukkan aspal karet kedalam e-katalog lokal bertujuan sebagai payung hukum agar tidak salah menggunakannya.
 
"Untuk itu koordinasilah dengan pihak terkait terutama Dinas PU PR, Dinas Perkebunan, Disperindag, dan perusahaan yang memproduksi, dalam menentukan nilai ekonomisnya," ujarnya.
 
Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Muba Daud Amri SH menuturkan rakor tersebut merupakan tindak lanjut dari instruksi Bupati Muba yang telah melakukan rakor persiapan e-Katalog lokal dengan LKPP pada tanggal 13 November 2020 lalu.
 
"Pada rakor waktu itu komitmen Bupati Muba untuk memasukkan produk lokal Muba kedalam katalog elektronik lokal diantaranya Aspal Karet dan Batik Gambo," ungkap Daud.
 
Daud menambahkan ada beberapa usulan produk dan Perangkat Daerah teknis pengusul produk yakni aspal karet oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Gambo Muba oleh Dinas Perdagangan dan Perindustrian, Beton ready mix oleh Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman, dan Jasa cleaning service oleh RSUD Sekayu, Sekretariat DPRD Muba dan Bagian Umum Setda Muba.
 
Sementara Kepala Bappeda Muba Iskandar Syahrianto menuju katalog elektronik lokal ini merupakan tantangan bagi Pemka Muba. Untuk itu perlu dilakukan penghitung hasil produksi.
 
"Ini adalah terobosan yang menjadi kepastian hukum, kita perlu melakukan pertemuan dengan Jaya Trade untuk menentukan harga," tandasnya.

KALDERANEWS - Gubernur Provinsi Sumatera Selatan, H Herman Deru mengatakan, keberadaan Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) sangat dibutuhkan sebagai wadah mengakomodir para pengusaha muda di Sumsel. 

Dijelaskan Deru, HIMPI Sumsel harus merangkul semua pengusaha muda dan tidak menjadi organisasi eksklusif atau hannya untuk orang tertentu saja. 

"HIMPI harus menjadi organisasi milik semua pengusaha muda, tidak boleh menjadi organisasi yang ekslusif. Dan pemerintah ada di belakanganya untuk menggiring agar menjadi pengusaha yang besar yang dapat memberikan pembinaan bagi pemuda yang berprofesi pengusaha," ungkap HD usai membuka Musdalub HIPMI Sumsel di Excelton Hotel Palembang, Sabtu (21/11/20).

HD juga mengajak pengurus HIPMI yang akan terpilih  dalam Musda itu nantinya untuk melakukan berbagai inovasi agar bisa berefek bagi semua lapisan masyarakat.

"Jadi pengurus harus yang kaloboratif, yang mengakomodir semua pihak. Jangan terlihat eksklusif, sesekali melakukan kegiatan menyentuh ranah mikro," ucapnya. 

HD menjelaskan, siapan orangnya pengusaah merupakan profesi mulia karena bisa memberikan lapangan pekerjaan bagi orang lain yang membutuhkan kerja.

"Mudah-mudahan pengurus organisasi ini serius untuk bekerja, dan memberikan dampak positif baik bagi kemajuan anggotanya," ucapnya. 

HD juga mengajak HIPMI Sumsel agar memperjelas bisang kepengurusan seperti membidangi UMKM dengan banyak melakukan koordinasi dan komunikasi agar berjalan dengan lancar. 

"Saat ini persaingan sangat kompetitif, sehingga pelaku usaha dituntut berinovasi, melakukan perbaikan sistem dan manajemen, serta harus pintar melihat peluang yang berkembang sesuai kemajuan teknologi," harapnya.

KALDERANEWS - Meski masih dihadapkan pada pandemi COVID-19, namun Bupati Muba Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA mengajak seluruh elemen dan warga masyarakat Muba untuk tetap kreatif dan inovatif yang tentunya selalu mematuhi protokol kesehatan (Prokes) COVID-19. 
 
"Dengan telah dilantiknya kepengurusan Ikatan Keluarga Keban Air Itam (IKKA) Periode 2020-2025 ini saya mengajak seluruh pengurus untuk selalu mematuhi prokes COVID-19 dan juga mensosialisasikannya ke masyarakat," ujar Bupati Muba Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA saat menghadiri Pelantikan Kepengurusan Ikatan Keluarga Keban Air Itam (IKKA) Periode 2020-2025 di Palembang, Minggu (22/11/2020). 
 
Menurutnya, seluruh elemen organisasi di Muba mempunyai tanggung jawab untuk mensosialisasikan prokes COVID-19 dan mengajak masyarakat di Muba khususnya untuk tetap menjaga kebersihan dan menggunakan masker. 
 
"Ikatan Keluarga Keban Air Itam juga mempunyai peran dan tanggung jawab yang sama, dalam kesempan itu saya ucapkan selamat dengan resmi dilantikan kepengurusan IKKA periode 2020-2025 semoga selalu bisa bersinergi dengan Pemkab Muba," tuturnya. 
 
Sementara itu, Ketua IKA Keban-Air Itam (IKKA), Rubi menyebutkan IKA Keban Air Itam berdiri sejak tahun 1987 dan saat ini warga Keban-Air Itam yang berdomisili di Palembang tercatat ada sebanyak 900 lebih Kepala Keluarga.
 
Menurutnya, sosok kepemimpinan Bupati Muba Dodi Reza sangat terbuka dan mampu merangkul semua golongan. "Kami berharap pak Bupati Muba terus komitmen memberikan kontribusi kemajuan di Muba," harapnya.
 
Lanjutnya, pengurus IKKA periode 2020-2025 juga akan all out mensosialisasikan prokes COVID-19 dan yang paling penting bersinergi dengan Pemkab Muba guna menjaga dan mempertahankan zero konflik Muba.
 
"Semoga keberadaan pengurus IKKA periode 2020-2025 dapat memberikan kontribusi positif dan andil mewujudkan Muba Maju Berjaya di tahun 2022," tandasnya.
 
 
 
Halaman 1 dari 98

mgid3

Ad Sidebar

Latest Tweets

Feby Deru Dampingi Iriana Jokowi Sosialisasi Bahaya Narkoba dan Tes IVA Hingga Temui Pengrajin Songket… https://t.co/yxjLiPEQUl
Kunjungi Stan Dekranasda Sumsel, Iriana Jokowi Janji Temui Pengrajin Kain di Palembang https://t.co/6FQb5LcCCy via @tripplesworld
Menang Tipis Atas PSGC Ciamis, Sriwijaya FC Makin Kokoh di Puncak Klasemen https://t.co/V0DFFAlQDG lewat @tripplesworld
Metzelder Diduga Terlibat Kasus Pornografi Anak https://t.co/knEQDSYopZ lewat @tripplesworld
Icardi Tuntut Inter Milan Bayar Kompensasi 1,5 Juta Euro https://t.co/IZVf4wvhGn lewat @tripplesworld
Napoli Boyong Fernando Llorente dari Tottenham https://t.co/FnVARyGvqx
Follow Kaldera News on Twitter